Pages

Rapat Zoometing Pencegahan Perkawinan Anak

 

Banyuwangi (Warta Blambangan) United States Agency for International Development dengan Program Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif, Efisien dan Kuat (USAID ERAT) mengadakan Rapat koordinasi tentang pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Banyuwangi, Kamis (15/02/2024) melalui zoometing yang diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan dan beberapa pihak lainnya.


Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial PP dan KB Heni Sugiarti menyampaikan bahwa perkawinan anak cukup pelik untuk penanggulanggannya, hal ini mengingat banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya perkawinan anak.

Hal ini juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang diwakili Kasi Bimas Islam yang menyampaikan bahwa Kementerian Agama telah melakukan beberapa upaya dalam pencegahan perkawinan anak melalui beberapa program, diantaranya BRUS (Bimbingan Remaja Usia Nikah) yang dilakukan di sekolah-sekolah serta KUA Goes to School, Binwin (Bimbingan Perkawinan) bagi calon mempelai dan lain-lain.

“setiap ada yang akan mengajukan perkawinan dibawah umur, dilakukan pemeriksaan dan panasehatan dulu di KUA Kecamatan, dan jika tetap akan melaksanakan perkawinan dibawah umur maka akan ada surat penolakan adanya perkawinan yang selanjutnya yang bersangkutan akan mengajukan dispensasi ke Pengadilan” katanya.


Perkawinan anak menjadi bahasan penting dalam rapat dinas Kepala KUA Kecamatan di aula atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, yang juga mengikuti jalannya Rapat koordinasi pencegahan perkawinan anak ini.

Dalam rapat koordinasi tersebut semua sepakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan terhadap perkawinan anak, dengan cara melakukan sosialisasi terhadap anak-anak untuk dapatnya menjaga diri agar tidak melakukan perkawinan anak dengan keterpaksaan karena telah melakukan hubungan yang seharusnya belum boleh dilakukan.(tim)

 

Ketua KPPS di Banyuwangi Meninggal Dunia saat Bertugas

 


Banyuwangi (Warta Blambangan) Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS di Banyuwangi dikabarkan meninggal dunia.

Ketua
Ya, dia adalah Dulhanan (50) Ketua KPPS TPS 18 asal Dusun Pasinan Timur, Desa Singojuruh, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), KPU Banyuwangi, Dian Purnawan.



"Benar kabar duka itu," ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu 14 Februari 2024.
Atas nama KPU Banyuwangi pihaknya turut berduka cita atas meninggalnya Ketua KPPS 18.

"Kami turut berduka cita sedalam dalamnya atas meninggalnya anggota penyelenggara kami," jelasnya.

Untuk itu pihaknya menegaskan agar semua anggota KPPS bisa menjag kesehatan.

Mendiang sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Rogojampi
Hingga berita ini ditulis, pihak petugas medis hingga Humas Rumah Sakit PKU Muhammadiyah enggan berkomentar saat dikonfirmasi lantaran sedang menangani pasien. (TIM)

Pemilih di Banyuwangi Meninggal di Bilik Suara

Banyuwangi (Warta Blambangan) Seorang perempuan paruh baya di Banyuwangi meninggal di Bilik Suara sebelum menggunakan hak pilihnya pada Pemilu, Rabu 14 Februari 2024.


“Bu Ngatiyem usianya sekitar 65 tahun,” kata Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Banyuwangi Dwi Anggraini Rahman, Rabu (14/2/2024) di konfirmasi melalui sambungan telepon.

Dwi menjelaskan bahwa korban (pemilih) sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) merupakan pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12 di Desa Seneporejo Kecamatan Siliragung Banyuwangi Jawa Timur. 

Selanjutnya, Berdasarkan penelusuran dari petugas KPU mengkonfirmasi langsung kepad keluarga, si ibu Ngatiyem berusia sudah sepuh tersebut diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi. 
Dimana dalam keterangan yang didapatkan dari keluarga terkait dengan Kronologinya, bermula ketika korban yang awalnya korban saat datang ke TPS seperti warga pada umumnya, namun saat memasuki bilik suara.

"Ngatiyem sempat mengeluh pusing diduga karena melihat terlalu banyak tulisan,"jelasnya.
Ngatiyem dipastikan belum menggunakan hak pilihnya karena lebih dulu pingsan dan di kabarkan sudah dengan kondisi meninggal dunia. 

“Informasi awal seperti itu,” tutur Dwi. 

Dwi sebagai Ketua KPU Banyuwangi menyampaikan duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Mahasiswa UIN KHAS Selesaikan PKL pada KUA KecamatanKementerian Agama Kabupaten Banyuwangi

Sebanyak 102 mahasiswa Fakuktas Dakwah UIN Kyai Achmad Siddiq Jember mengakhiri program PKL (Praktek Kerja Lapangan) yang tersebar di beberapa KUA Kecamatan Kabupaten Banyuwangi, Selasa (13/2/2024).

Acara ceremony penarikan mahasiswa itu dilaksanakan di aula Kemenag Banyuwangi. Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Kemenag beserta beberapa pejabat, Wakil Dekan fakultas dakwah, dan beberapa Dosen pembimbing.

Wakil Dekan Fakultas Dakwah, Dr. H. Minan Jauhari, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa, PKL merupakan aktifitas akademik program fakultas dakwah yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa. Dimana orientasi PKL kata dia, lebih pada fungsi kepenyuluhan agama dalam rangka mengaktualisasikan keilmuan dakwah.


"Kami berharap, alumni PKL mampu merespon persoalan dakwah, karena fungsi kepenyuluhan agama sangat strategis", kata Minan.

Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat dalam arahannya menyampaikan, bahwa program PKL sebagai bekal informasi awal dalam menyampaikan keilmuan. 

"Apapun yang diperoleh saat PKL harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari hari", kata Roni panggilan akrabnya 

Dirinya juga mengajak kepada seluruh mahasiswa untuk menguasai beberapa kompetensi. Yakni materi substantif, metodologi dakwah yang baik, kompetensi sosial, dan komptensi personal.

"Sebagai mahasiswa seyogyanya menjadi person yang baik di tengah masyarakat", pesannya 

Diakhir arahannya Roni, berharap seluruh peserta PKL menjadi orang sukses. "Jangan lupakan kampus, Guru, dan Dosen, tetap sambung silaturahmi", pungkasnya. (Team)

Caleg Termuda DPRD Banyuwangi, Gelar Acara Pengobatan Gratis

 


Rachel Puspa Angela, Caleg Termuda DPRD Banyuwangi, Gelar Acara Pengobatan Gratis "Peduli Rachel SEHAT"

Banyuwangi - Sabtu, 10 Februari 2024, menjadi momen istimewa bagi warga lingkungan RW 1, Kelurahan Karangrejo Banyuwangi ketika Caleg termuda DPRD Kabupaten, Rachel Puspa Angela dari PDI Perjuangan, mengadakan kegiatan bakti sosial yang tak terlupakan. Dengan tema, "Peduli Rachel: Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis Rachel SEHAT (Selamanya di Hati)", acara tersebut mendapat animo luar biasa bagi masyarakat di lingkungan RW 1, Kelurahan Karangrejo.

Kegiatan yang dimulai pukul 8 pagi tersebut, didukung oleh Klinik Terapis Omah Sehat Bunda Banyuwangi, milik Bunda Niken Kurnia, menampilkan kolaborasi yang luar biasa antara politik dan pelayanan kesehatan. "Tadi saya lihat di buku regestrasi pelayanan sudah lebih dari 260 orang yang terlayani. Saat saya tinggalkan, masih ada antrian sekitar 6 orang lagi," kata Andre Sang Andromeda, salah satu relawan pemenangan Rachel, yang tak bisa menyembunyikan antusiasme masyarakat terhadap acara tersebut.


Dalam waktu kurang dari satu hari, lebih dari 260 orang mendaftar untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis.

"Dengan turut terlibat dalam kegiatan semacam ini berarti kita sudah turut ambil bagian dalam investasi berharga untuk masa depan negara kita tercinta," ujar Bunda Niken Kurnia, terapis kesehatan yang memimpin tim pengobatan, sambil merasa bersyukur dan puas melihat respons positif dari masyarakat.

Menurutnya, kesehatan masyarakat adalah aset berharga yang harus dijaga. "Dengan sehat, masyarakat menjadi lebih produktif, lebih berprestasi, dan lebih bersyukur," tambahnya. Keberhasilan acara ini menunjukkan bahwa kerja keras dan kepedulian Rachel Puspa Angela serta kerjasama dengan pihak terkait membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat Banyuwangi. (AW)



Salam Satu Aspal

 

Salah satu kegiatan dalam rangka sosialisasi Caleg Setyo Ponco Utomo

BANYUWANGI (9/2/2024) - Menyelami Sosok Caleg Setyo Ponco Utomo: Suara Komunitas Driver Banyuwangi

Dibalut dalam semangat kebersamaan dan harapan untuk membawa perubahan, Setyo Ponco Utomo, seorang putra terbaik dari komunitas driver wisata Banyuwangi, mengambil langkah besar dengan menjadi Calon Legislatif DPRD Banyuwangi untuk DAPIL-8 (Giri, Licin, Kalipuro, dan Wongsorejo) melalui Partai Nasdem.

Sebagai perwakilan dari komunitas driver dan pelaku wisata, Setyo Ponco Utomo telah merasakan secara langsung perjuangan hidup sebagai orang kecil yang berhasrat membawa perubahan substansial bagi masyarakat kecil di Kabupaten Banyuwangi.

 



Ia menyadari potensi besar pariwisata Banyuwangi dan percaya bahwa pengembangan sektor pariwisata akan membawa berkah ekonomi bagi masyarakat lokal. Banyuwangi, sebagai destinasi impian bagi wisatawan lokal dan internasional, diharapkan oleh Setyo Ponco Utomo untuk memberikan manfaat ekonomi yang merata, termasuk bagi para komunitas driver wisata.

Dengan tekad kuat, Setyo Ponco Utomo memilih untuk berjuang di dalam sistem pemerintahan melalui jalur legislatif, yaitu menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyuwangi.

Dalam upayanya untuk meraih dukungan, Setyo Ponco Utomo tidak hanya mengandalkan aktivitas politik,  tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, seperti olahraga bersama masyarakat dan kegiatan bakti sosial.


Jika diberi kepercayaan, Setyo Ponco Utomo bertekad membawa perubahan yang nyata. Ia akan memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan yang memadai, perekonomian yang berkelanjutan, dan pertanian yang produktif. Dengan integritas dan komitmen, ia siap bertanggung jawab sepenuhnya kepada rakyat Banyuwangi, dengan kesejahteraan mereka sebagai prioritas utamanya. Dalam slogan "Salam Satu Aspal"-nya, Setyo Ponco Utomo menjanjikan kesatuan dan dedikasi untuk memperjuangkan kepentingan bersama komunitasnya dan masyarakat Banyuwangi secara keseluruhan.(AW)



Suara Harapan dan Perubahan

 

H. Saimi Saleh

Saimi Saleh: Suara Harapan dan Perubahan untuk JATIM III

H. Saimi Saleh, namanya terus menjadi sorotan di tengah masyarakat saat musim kampanye Pemilu 2024, dengan berbagai kegiatan mulai dari Sholawat Akbar hingga berbagai acara sosial kemasyarakatan yang dihelatnya.

Sebagai calon anggota DPR RI dari PKS dengan nomor urut 1 di Dapil Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso, Saimi Saleh adalah seorang pengusaha sukses yang telah mengukir rekam jejak panjang di dunia politik, sosial, dan bisnis.

Pada tahun 2021, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengangkatnya sebagai Dewan Pakar PKS Jawa Timur, serta mengakui peran besar yang telah dimainkan oleh almarhumah ibunya yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur, dan almarhum ayahnya dari Palembang, Sumatera Selatan, dalam memperjuangkan masalah sosial.

 

H. Saimi Saleh bersama Reporter Deni dalam sebuah acara Podcast

Tidak mengherankan, jika kemudian PKS memilih untuk menempatkannya sebagai calon anggota legislatif DPR RI 2024 – 2029 untuk daerah pemilihan JATIM III (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso), mengingat Saimi Saleh telah lama bermukim di Surabaya, Jawa Timur, bersama tiga putranya.

Masyarakat sangat berharap bahwa Saimi Saleh, dengan pengalaman dan kepeduliannya terhadap masalah sosial, dapat menjadi perwakilan yang efektif dalam memperjuangkan nasib para petani, pedagang, nelayan, dan rakyat kecil, terutama mereka yang bergerak di sektor UMKM.

Siap menjadi pesuruh rakyat dalam melayani aspirasi di parlemen

Isu-isu seperti kenaikan harga sembako, harga bahan bakar yang melambung, dan ketersediaan bahan bakar seperti solar diharapkan dapat ditangani dengan kebijakan dan tindakan yang berwawasan manajerial yang dimiliki oleh Saimi Saleh.

Masyarakat pun berharap agar Saimi Saleh, yang membawa slogan "PANGAN MURAH, KERJA GAMPANG, SEHAT MUDAH", dapat membawa perubahan positif bagi daerah pemilihannya dan menjadi suara bagi mereka yang membutuhkan di tingkat nasional. Dengan visi dan komitmennya, diharapkan Saimi Saleh dapat menjadi pemimpin yang mampu memberikan solusi bagi tantangan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihannya serta di tingkat nasional. (AW)




 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger