Pages

Kemenag Kab Banyuwangi Siap Laksanakan Porseni MI ke 8

Banyuwangi (Warta Blambangan) Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) MI Tingkat Provinsi Jawa Timur ke 8 di Kabupaten Banyuwangi Siap dilaksanakan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin  Ahad (15/10/2023) meninjau lokasi venue seni di beberapa lokasi yang sudah ditentukan.



"Insyaallah semua tempat sudah ready, termasuk persiapan streaming  sehingga event ini dapat disaksikan secara live" kata Amak.


Salah satu tempat yang dijadikan perlombaan bidang seni adalah Jawa Pos Radar Banyuwangi sebagai tempat pelaksanaan lomba Puisi. Dipilihnya Radar Banyuwangi, karena pengalaman beberapa kali melakukan lomba dibidang baca puisi.


General Manager Jawa Pos Radar Banyuwangi Rahman Bayu Sasono menyampaikan bahwa sebuah kehormatan kegiatan Porseni dilaksanakan di tempatnya.


Adapun tempat yang digunakan venue selain Radar Banyuwangi adalah Aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Masjid Agung Baiturrahman, Aula MAN 1 Banyuwangi  Aula SMP 1 Giri, Gedung Juang 45 dan Gedung Wanita Paramita Kencana.

Babak Pertama Indonesia Vs Brunei, Masih Unggul Garuda Muda, Berikut Hasil Skornya

 Banyuwangi (Warta Blambangan) Tim sepak bola Timnas Indonesia akan menantang Brunei Darussalam. Kali ini, Indonesia bertemu Brunei dalam babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026.


Kedua kesebelasan ini bertanding di Stadion Gelora Bung Karno pada Kamis 12 Oktober 2023.
Permainan dari kedua tim sangat menyerang. Sayangnya, Brunei Darussalam harus kebobolan terlebih dahulu.

Di babak pertama, Indonesia langsung tancap gas membobol gawang Brunei dua gol sekaligus.
Gol Indonesia itu diciptakan oleh Dimas Drajad di menit 7. Dan Rizki Ridho di menit 12.

Jadi skor di babak pertama unggul Garuda Muda dengan kedudukan skor 2-0.

Kuliah Umum Kankemenag Kab Banyuwangi di IAI Ibrahimy

Banyuwangi (Warta Blambangan) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin menyampakan kuliah umum dengan tema Ketahanan Keluarga  Menuju Ketahanan Bangsa, Kamis (12/10/2023) di auditorium  KHR. Asad Syamsul Arifin.



Dekan Fakuktas Syariah Rudi Miswanto menyampakan bahwa dipilihnya tema jnj dengan mengingat bahwa Keluarga sebagai organisasi terkecil sangat penting artinya untuk Ketahanan Keluarga.

"Ketahanan bangsa harus dimulai dengan Ketahanan keluarga" kata Rudi.


Begitupun yang disampaikan Dr. Azis Fanani, Wakil Rektor I mewakili Rektor yang sedang menjalankan dinas luar, menyampakan rasa terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama yang bersedia memberikan kuliah umum didampingi salah satu Kepala KUA Kecamatan yakni Gufron Musthofa serta Pengusun Bahan Pembinaan Keluarga Sakinah Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Syafaat.

"ada 3 hal pusat pendidikan menurut Ki Hajar Dewantoro, yakni Pendidikan Formal  Informal dan Non Formal" kata Azis.

Lebih lanjut Azis menyampaikan bahwa pendidikan dalam Keluarga sangat penting artinya untuk peningkatan pendidikan nasional dalam Ketahanan bangsa.



Pemateri pertama KH  Abdul Azis Fanani yang juga Dosen Institut Agama Islam Ibrahimy menyampakan tentang  Ketahanan Keluarga dalam rangka menuju ketahanan bangsa.

"Ketahanan keluarga diawali dengan dimensi legalitas yang dalam hal ini adalah pencatatan nikah" katanya.

Lebih lanjut pengasuh pondok pesantren Shofia Rogojampi ini menyampaikan tentang pentingnya ketahanan ekonomi dalam Ketahanan Keluarga.

"Kalau dipanggil adzan sholat jumat, naka tinggalkan jual beli, dan setelah Sholat maka bertebaranlah di muka bumi, hal ini berarti mencari nafkah itu penting" kata Azis Fanani.

Kepada para mahasiswa, Abdul Azis Fanani menyampakan bahwa dalam berkeluarga, seringkali mendapatkan pasangan yang menurutnya kurang ideal. Dalam hal ini Azis menyampaikan bahwa jodoh yang didapat itulah yang terbaik.


Dalam paparannya Amak menyampaikan tentang program keluarga Sakinah dan keluarga Maslahat.

"Keluarga Sakinah adalah keluarga yang bahagia dan sejahtera lahirbatin sebagai sumber ketenangan jiwa, memberikan kebaikan dan kemaslahatan bagi setiap orang yang ada di dalamnya secara adil, bermartabat dan manusiawi" kata Amak.


Amak juga menyampaikan bahwa perguruan tinggi mempunyai peran penting dalam gerakan keluarga sakinah, hal ini disampaikan Amak bukan hanya mahasiswa dalam arti individu, tetapi juga secara kelembagaan yang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 876 Tahun 2023 tentang Gerakan Keluarga Sakinah.


Tentang tugas dan fungsi Kementerian Agama, Amak menyampaikan bahwa Kementerian Agama menangani semua agama yang diakui di Indonesia.

Lebih lanjut Amak menyampaikan bahwa untuk urusan pernikahan dilakukan oleh KUA Kecamatan sebagai unit terdepan dalam layanan pernikahan.

"di KUA Kecamatan ada Pojok Cinta (pojok cerita indah tentang kita) sebagai ruang konsultasi masalah rumah tangga dan yang terkait dengan masalah keluarga dan remaja.

"dengan gerakan Keluarga Sakinah saya berharap alumni Ibrahimy sebagai agen keluarga sakinah" kata Amak.


Dalam sesi tanya jawab, beberapa Mahasiswa dengan berapi-api menyampaikan banyak pertanyaan kepada para Narasumber.

Terkait dengan banyaknya perceraian yang disebabkan media sosial, Azis menyampaikan bahwa yang paling penting adalah kepercayaan antara suami dan isteri dan saling menjaga. Hal ini juga di amini Amak Burhanudin asal Kediri.

Maulid Nabi Fest, Cara SDN 1 Lateng Ingatkan Teladan Nabi Muhammad SAWb

Banyuwangi (Warta  Blambangan Berita Kemenag) Maulid Nabi Muhammad SAW di meriahkan dengan berbagai kreasi di setiap sekolah, begitupun dengan SD Negeri 1 Lateng yang memperingati maulid nabi dengan menggelar Maulid Nabi Fest dan di tutup dengan Gebyar Maulid Nabi. Kegiatan Maulid Nabi Fest ini di meriahkan dengan 3 jenis lomba yaitu lomba nasyid berkelompok untuk kelas 1-2, lomba tari islami untuk kelas 3-4 dan lomba teater Islami untuk kelas 5- 6.



Dalam sambutannya, Ibu Rohmaniyah, S.Pd.I selaku pelaksana tugas kepala sekolah SD Negeri 1 Lateng menuturkan,

"Ketiga lomba ini sengaja kami gelar dengan tujuan supaya kegiatan yang bernapaskan Islami bisa bergaung di sekolah yang menerapkan kurikulum merdeka dan banyak raih prestasi nan inovasi," tutur Bu Nia sapaan akrabnya.


Selain itu, Bu Nia juga berharap dengan adanya Maulid Nabi Fest di SD Negeri 1 Lateng ini siswa bisa meneladani akhlaq Rasulullah dan tertanam nilai karakter Rasulullah melalui proses pembelajaran yang di sajikan melalui kegiatan nasyid dengan memadukan juri Vira Rizky Rachmanti   dengan guru dan paguyuban, tari islami memadukan juri Peni Susilowati guru  IGTKI YPM kolaborasi dengan guru dan paguyuban, serta teater Islami yang memadukan juri seniman seperti Bung Aguk Darsono dari Sanggar Merah Putih'45 yang kolaborasi dengan guru dan paguyuban."Lomba antar kelas namun laksana lomba antar SD,luar biasa,materi ilmu dan pengalaman guru bisa diterapkan dalam seni pertunjukan yang penuh tuntunan!" ungkap apresiasi Bung Aguk Darsono yang biasa bina baca puisi,pidato dan bercerita,fragmen di ekstrakurikuler sekolah dan madrasah.


Kemudian serangkaian acara di tutup dengan Gebyar Maulid yang di awali dengan lomba dan kirab jodang dengan juri H. Abdullah Fauzi pembina Teater Tongkat Sandhi kolaborasi dengan guru dan paguyuban, haflatul Qur'an juz 30, penampilan pemenang lomba dan di akhiri dengan dongeng islami oleh Kak Hari.


"Alhamdulillah, 3 hari melaksanakan Maulid Nabi Fest dan keesokannya di laksanakan gebyar maulid berjalan lancar mulai 2-5 Oktober. Semoga serangkaian kegiatan maulid Nabi ini senantiasa bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari serta kita mendapat syafaat Rasulullah di yaumil akhir kelak," pungkasnya. SDN 1 Lateng juga mengikuti Liga Puisi 3 Radar Banyuwangi dan Workshop Pantomin Teater DKB. (Vina YS/Aguk/WB)

P3K Kemenag Yang Ditugaskan Di Luar Kabupaten Banyuwangi, Dikembalikan Dengan Penugasan

Banyuwangi (Warta Blambangan) Sejumlah 79 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja  (P3K) dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menerima Surat Penugasan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi  Selasa (10/10/2023) di aula bawah.


Didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Moh. Jali, Amak menyampaikan agar para P3K mempunyai inovasi dalam melaksanakan kerja.

"Bagi yang sebelumnya ditugaskan di luar Kabupaten Banyuwangi, bersyukurlah mulai hari ini kembali ke satker masing-masing" kata Amak.


Doktor lulusan UIN SATU tersebut berpesan agar tidak adalagi ASN yang hadir di Kantor hanya untuk absen, kemudian keluar tanpa disertai surat tugas, dengan mengingat saat ini para P3K bukan tenaga honorer lagi, tetapi sudah ASN.


"sebagaimana disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur kemarin, bahwa P3K mempunyai hak yang sama dengan PNS untuk menduduki jabatan tertentu" Jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut surat penugasan diserahkan kepada masing-masing Kepala MTsN dan MAN yang membawahi para P3K, sedangkan untuk P3K penyuluh Agama Islam dan Penghulu diterima perwakilan dari Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Syafaat.


Secara kompak para P3K menyampaikan ikrar siap menjalankan tugas sesuai dengan SK dan Surat Penugasan yang mereka terima, terlebih bagi mereka yang sebelumnya hampir satu bulan bertugas di luar Kabupaten Banyuwangi.

Para Jawara MTQ Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi  (Warta Blambangan) Meskipun belum juara umum, Kafilah MTQ XXX Kabupaten Banyuwangi pada ajang Tingkat Provinsi Jawa Timur di Kota Pasuruan yang ditutup oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Stadion Untung Suropati, Ahad (08/10/2023) dan dibuka dengan penampilan Hadad Alwi yang menampilkan lagu-lagu Shalawat. Kafilah MTQ membawa beberapa kemenangan. Selain Ahmad Syaifuddin Amin sebagai juara pertama Musabaqah Tafsir Al-Qur’an (MTA) Bahasa Indonesia, dua cabang lainnya juga mendapatkan Juara.



Meskipun belum juara pertama, Khamidatus Sholehah yang tampil dalam Musabaqah Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz putri berhasil menjadi juara ketiga dan berhak mendapatkan tropy dan uang pembinaan yang diserahkan Gubernur Jawa Timur sebesar Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). 

Kepala Bagian Kesra Kabupaten Banyuwangi Yusdi Irawan yang hadir dalam penutupan acara atas nama LPTQ Kabupaten Banyuwangi memberikan apresiasi kepada seluruh peserta l, terutama para juara.


Tidak seperti Amin yang pernah dua kLi juara MTQ Nasional cabang Tafsir Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, Khamidah baru pertama kali masuk final baru pertama masuk final di tingkat Provinsi Jawa Timur.

"Semoga diberi kelancaran pada MTQ Nasional" kata Amin.



Selain dua orang yang masuk ke babak final, di cabang MSQ (Musabaqah Syarhil Qur'an) putri mendapatkan juara harapan ketiga, mereka adalah Nelis Sabrina Dita, Siti Nur Cholisah, dan Nur Qusnifa Sari.

Salah satu pendamping Kafilah dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Syafaat menyampaikan bahwa sebenarnya di cabang MSQ putri berpeluang untuk menang, dengan mengingat potensi tilawah yang baik, namun karena ada kealpaan dibidang lainnya, mereka gagal ke babak final.

"dari nilai yang langsung dimunculkan pada layar, kita dapat mengevaluasi dimana letak kekurangannya" kata Syafaat.


Kafilah MTQ Kabupaten Banyuwangi langsung bertolak ke Banyuwangi usai mengikuti upacara penutupan, hal ini dikarenakan jika harus menginap lagi akan menyita banyak tenaga, karena letak penginapan yang jauh dari kota.

"kita langsung tolak kembali ke Banyuwangi agar bisa istirahat di rumah" kata Syamsul Huda, salah satu pembina.


Ditempat terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin memberikan apresiasi kepada para juara san seluruh peserta. Amak menyampaikan bahwa pada MTQ Provinsi Jawa Timur ke XXI mendatang yang akan dilaksanakan di Kabupaten Jember, pihaknya bersama LPTQ Kabupaten Banyuwangi akan menyiapkan kembali dengan target perolehan juara semakin banyak.

"semoga pada MTQ Provinsi Jawa Timur ke XXXI Kabupaten Banyuwangi dapat masuk lima besar" katanya


Lebih lanjut Amak menyampaikan bahwa setiap selesai lomba memang harus ada evaluasi, sehingga dapat diambil langkah yang lebih baik dalam mempersiapkan dan pembinaan pada event berikutnya.

Satu Peserta MTQ Kabupaten Banyuwangi akan Maju Ditingkat Nasional

Banyuwangi (Warta Blambangan) Ahmad Syaifuddin Amin  peserta Musabaqah Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia dari Kafilah Kabupaten Banyuwangi mendapatkan nilai tertinggi dalam final yang dilaksanakan di Gedung Harmoni Kota Pasuruan, Sabtu (07/10/2023). Gedung tua peninggalan Belamda yang dulu bernama Societeit Harmonie tersebut menjadi saksi dari perolehan juara satu-satunya yang diperoleh Kafilah MTQ Kabupaten Banyuwangi. Gedung Harmoni mulai dikerjakan tahun 1858 dan digunakan sebagai tempat perkumpulan (societeit) dan pesta orang Belanda. Pada Event MTQ XXX Provinsi Jawa Timur, edung ini dipergunakan venue Musabaqoh Tarsir Bahasa Indonesia dan Musabaqoh Tafsir Bahasa Inggris.

Amin yang pada MTQ Nasional di Banjarmasin menjadi juara pertama Tafsir Bahasa Inggris, pada MTQ XXX Provinsi Jawa Timur menjadi peserta termuda dalam final bidang Tafsir Bahasa Indonesia. Hal ini mengingat usia Amin yang baru 26 tahun, jauh lebih muda dibandingkan dua finalis lainnya yang usianya diatas 30 tahun.

"Alhamdulillah berkah bimbingan ustad dan ustadzah kami bisa" kata Amin.

Mahasiswa Doktoral dari salah satu Universitas ternama di negeri jiran Malaysia ini benar-benar menyiapkan dirinya dalam mengikuti MTQ Provinsi Jawa Timur. Beberapa kemenangan dalam event sebelumnya tidak menyurutkan langkah untuk terus menambah pengetahuan bersama pembinanya, Nyai Siti Nikmaturrohmah dari Kecamatan Muncar.

Ketekunan Amin patut ditiru oleh siapapun yang ingin sukses, meskipun dalam filan yang disiarkan secara live tersebut, Amin terlihat kurang sehat, hingga panitia memberikan air mineral disaat sesi penjurian, Amin terlihat tenang dan mampu meraih nilai tertinggi di cabang tersebut.


Beberapa kali Amin yang pernah nyantri di pesantren Minhajut Thullab Sumberberas ini mengikuti MTQ mulai dari remaja. Masih terbayang dirinya ketika masih MTs mengikuti ajang MTQ ditingkat Kabupaten Banyuwangi, dan pulangnya diajak makan ikang bareng-bareng dengan semua peserta dari Kecamatan Muncar, pada saat pembinaan di Kabupaten Banyuangi juga diajak berenang di kolam renang di Desa Kemiren Kecamatan Glagah.

Salah satu pendamping MTQ Kabupaten Banyuwangi yang mengikuti MTQ di Pasuruan Syafaat menyampaikan bahwa untuk saat ini hanya 2 peserta yang dapat menembus final yang salah satunya adalah Ahmad Syaifuddin Amin  di cabang Musabaqoh Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia. 

Ketua LPTQ Kabupaten Banyuwangi Arif Setiawan menyampaikan bahwa tahun ini ada dua peserta yang tembus final, selain Ahmad Syaifuddin Amin  peserta Musabaqah Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia, juga ada peserta Musabaqoh Hifdzil Qur'an (MHQ) 30 Juz Khamidatus Sholeha yang juga masuk final.
"MHQ 30 juz putri meaih terbaik ketiga, Alhamdulillah" kata Arif.

MTQ XXX Provinsi Jawa Timur akan ditutup oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah IndarParawansa di Stadion Untung Suropati kota Pasuruan, Ahad, (08/10/2023) dan akan di umumkan tempat pelaksanaan MTQ XXXI dua tahun mendatang. (syaf)
 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger