Pages

Penyerahan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Kemenag Kab Banyuwangi

Banyuwangi (Warta Blambangan) Surat Keputusan pengangkatan P3K Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi diserahkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Rabu (15/08/2023). Sebelumnya para calon P3K tersebut mengikuti acara pelantikan secara Hybride oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas. 



Untuk keseluruhan tenaga PPPK sejumlah 29.035 dan di Banyuwangi sendiri terbagi menjadi beberapa kategori, diantaranya Tenaga Pendidik sebanyak 118 dan Kategori Penyuluh sejumlah 37 orang serta Penghulu sejumlah 4 orang yang akan ditempat tugaskan di KUA Kecamatan.


Secara live Menteri Agama Republik Indonesia dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat dan agar terus bersyukur, sekaligus menjadikan momen ini sebagai motivasi untuk berkerja dan berusaha memajukan Kemenag dan instansi.


Euforia para P3K setelah menerima SK melakukan sesi foto di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi bersama Dr. Moh. Amak Burhanudin.

MTsN 12 Banyuwangi di Ajang Karate International

Banyuwangi (Warta Blambangan) Agustus adalah bulan yang spesial bagi NKRI. Tetapi tidak hanya itu, Agustus juga menjadi bulan yang spesial bagi MTsN 12 Banyuwangi. Pasalnya, di bulan Agustus ini salah satu siswa kelas VII Olahraga MTsN 12 Banyuwangi yang sebelumnya meraih juara 1 karate kelas kata usia 12 -14 tahun tingkat nasional di Jember, kini kembali  meraih prestasi tingkat internasional. Siswa tersebut bernama Mochammad Fayyat Zahir.  


Zahir, nama sapaannya berhasil meraih juara 1 Kata Perorangan Pemula Sabuk Hitam dalam ajang International Karate Championship Yogyakarta Open Tournament III 2023. Turnamen tersebut dilaksanakan di Gor Among Rogo Yogyakarta, 10-14 Agustus 2023.

Peserta dalam ajang ini terdiri dari 139 kontingen, kurang lebih berjumlah 3000 orang. Peserta secara keseluruhan berasal dari 12 Provinsi dan 75 Kabupaten di Indonesia. Kemudian, terdapat pula peserta dari luar negeri, meliputi negara Malaysia, Brunei, dan India. Turnamen karate yang diselenggarakan oleh Persatuan Olahraga Karate Indonesia (ForKi) ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu.

Herny Nilawati kepala MTsN 12 Banyuwangi ini merasa bangga di kelas olah raganya terdiri dari siswa-siswa yang memang berprestasi di bidang olah raga. “Semoga di kelas olah raga ini akan bermunculah Zahir-Zahir yang lain di tingkat nasional dan internasional tidak hanya karate tapi juga dibidang olah raga lainnya” ungkap Herny penggagas kelas olah raga di MTsN 12 Banyuwangi ini.

Zahir sendiri dalam pertandingan ini total menghadapi delapan lawan yang terbagi ke dalam dua babak. Zahir melalui proses yang cukup panjang untuk bisa berada di tahap ini. Salah satu yang terpenting adalah latihan yang disiplin dan menjaga kebugaran tubuh. 

Berkat prestasi yang diraihnya, Zahir mendapatkan penghargaan dari madrasah berupa bea siswa pendidikan.

Ditempat terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin memberikan apresiasi yang sangat luar biasa atas prestasi siswa dari MTsN yang terletak di ujung utara wilayah Kabupaten Banyuwangi ini, prestasi membanggakan ini bukan hanya milik Kementerian Agama saja, tetapi juga membawa nama harum Kabupaten Banyuwangi ditingkat Nasional.

"terus pertahankan dan tingkatkan prestasi, baik akademik dan non akademik' kata Amak.(fir/her)


MI Darun Najah II Upacara Hari Pramuka bersama Camat Banyuwangi

Banyuwangi (Warta Blambangan) Salam Pramuka! Pekik khas dalam kegiatan Pramuka yang diiringi dengan tepuk pramuka sebanyak dua kali membakar semangat peserta upacara memperingati Hari Pramuka ke 62 Senin (14/08/2023). Kegiatan upacara peringatan Hari Pramuka dilaksanakan bersama MI Darun Najah I, MI Darun Najah II, dan MTs Darun Najah di halaman MTs Darun Najah. Ada yang berbeda pada Upacara hari Pramuka hari ini yaitu sebagai Pembina Upacara adalah Camat Banyuwangi Hartono.


Hartono selain membacakan sambutan dari Ketua Kwarda Banyuwangi, Kak Sugirah yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Banyuwangi, beliau juga berpesan kepada siswa untuk menenjadi anak yang shalih-shalihah, taat kepada Allah SWT dan patuh terhadap orang tua. 

“Pramuka harus berbakti kepada kedua orang tua” kata Hartono.

Hartono juga berpesan kepada Kakak Pembina bahwa sebagai tenaga pendidik yang bertugas mentranfer knowledge juga harus bisa mengemban amanah untuk memberikan pendidikan terbaik kepada murid-murid di MI dan MTs Darun Najah sebagai generasi emas dimasa yang akan datang.  


Tema Hari Pramuka tahun 2023 “Mari wujudkan Sumber Daya Manusia Yang Profesional Dan Proporsional Demi Kemajuan Bangsa Indonesia”. Tema ini tentunya sejalan dengan tujuan kegiatan pramuka, salah satunya adalah agar siswa bisa mandiri. Selain kegiatan upacara, pada malam hari akan diadakan kegiatan Pawai Lampion mulai dari depan Pemkab Banyuwangi hingga taman Blambangan.

Kepala MI Darunnajah 2 Majidatul Himmah menyampaikan bahwa sebuah kehormatan bagi insan Madrasah bahwa Kakak Pembina Upacara pada Madrasah Darunnajah adalah Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) yakni Camat Banyuwangi.  

“Kehadiran Camat Banyuwangi sebagai salah satu bukti bahwa Gerakan Pramuka pada Madrasah mempunyai arti sangat penting bagi kelanjutan pendidikan kepramukaan” kata Majid. (Eni)

Pembinaan Kepala KUA Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi

 Pembinaan Kepala KUA Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi


Banyuwangi (Warta Blambangan( Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. Moh. Amak Burhanudin di aula atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, senin (14/085/2023) memberikan pembinaan terhadap 24 Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi.


Dalam kesempatan tersebut Amak menyampaikan bahwa pada saat ini pemanfaatan media social sangat penting untuk sarana informasi layanan kepada masyarakat, hal ini dengan mengingat saat ini sangat jarang masyarakat tidak mengenal dunia media sosial, kareanya pemanfaatan media sosial sebuah keniscayaan.

“dengan media online tersebut informasi tentang layanan terhadap mesyarakat lebih mudah disampaikan kepada masyarakat” kata Amak.

Terkait PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) amak berharap agar para Kepala KUA Kecamatan mengingatkan para P#K yang ada diwilayah kerjanya agar hadir dalam Penyampaian SK Pengangkatan PPPK Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2022 secara serentak yang dilakukan secara daring oleh Menteri Agara Republik Indonesia.


Amak juga berharap agar para Kepala KUA Kecamatan melakuan inovasi layanan yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar layanan semakin cepat dan akurat. Hal ini dengan mengingat saat ini denganpemanfaatan tehnologi, hal tersebut sangat mungkin terjadi.

Amak juga mengingatkan agar para Kepala KUA Kecamatan lebih cermat dalam layanan pada masyarakat, hal ini dengan mengingat pemanfaatan tehnologi tersebut bisa jadi dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk pemalsuan dokumen dan lain-lain.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi didam[ingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam dan Ketua APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia) Cabang Banyuwangi. (Syaf)

Sosialisasi Sertifikat Halal dan Ekonomi Kreatif Desa Sepanjang

 Banyuwangi (Warta Blambangan) Kepala Desa Sepanjang Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi menyambut baik Sosialisasi Sertifikat Halal yang dilakukan di Balai Desa Sepanjang terhadap para Pelaku Usaha UMKM yang ada diwilayah desanya, Minggu (13/08/2023) oleh Pendamping Produk Halal Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi H. Syafaat, S.H., M.H.I dan H. Imam Mustaqim, S.H.I.


Acara yang dimotori Mahasiswa KKN IAII (Institut Agama Islam Ibrahimy) Genteng, tersebut selain sosialisasi, juga pendampingan untuk mendaftarkan NIB (Nomor Induk Berusaha) yang dilakukan para Mahasiswa.
"Dengan adanya kegiatan ini, untuk pengajuan sertifikat halal  UMKM Desa Sepanjang dapat dijadikan percontohan untuk wilayah Kecamatan Glenmore" Kata Rojikin.

Kepala Desa Sepanjang berharap sertifikat halal yang diproses oleh para Mahasiswa KKN IAI Ibrahimy Genteng ini selesai sebelum masa KKN berahir.
Lebih lanjut Rojikin menyampaikan bahwa yang dimaksud dengan pembangunan bukan hanya pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga pembangunan dibidang ekonomi.
"branding sebuah produk sangat penting untuk pemasaran sebuah produk' kata Rojikin.
Kepala Desa Sepanjang tersebut juga berkeinginan membentuk klaster klaster UMKM yang akan dibantu oleh Pemerintah Desa Sepanjang.

Syafaat sebagai Pendamping Proses Produk Halal (PPH) sangat berterima kasih atas inisiatif para Mahasiswa KKN dalam mensosialisaikan dan membantu proses sertifikasi produk halal bagi pelaku UMKM.
"jikalau sertifikat halal belum terbit sampai berakhirnya masa KKN, proses akan tetap dilanjutkan dan dikirim secara online" kata Syafaat.
Koordinator KKN Kelompok XI IAII di Desa Sepanjang menyampaikan bahwa dengan kegiatan ini semoga UMKM Desa Sepanjang menjadi contoh UMKM di desa lainnya di Kecamatan Glenmore.

Rohimah sebagai pemateri bidang ekonomi kreatif menyampaikan trik tentang pengemasan usaha, dan bagaimana memasarkannya.

Dosen pembimbing lapangan Firma Yudha memberikan apresiasi yang setinggi ttingginya terhadap yang dilakukan para Mahasiswa KKN yang sangat peduli terhadap para Pelaku Usaha untuk dibantu dalam proses NIB dan sertifikat halal. (syaf)

Juri Cilik Dalam Lomba Puisi Dan Menyanyi MI Darun Najah II Banyuwangi

Banyuwangi (Warta Blambangan) Menjadi juri dalam lomba Puisi dan menyanyi mungkin hal yang mustahil bagi siswi kelas 3 MI. Akan tetapi tidak begitu bagi siswi MI Darun Najah II. Dalam kegiatan Ekstra kurikuler Sabtu (12/08/2023), dimomen bulan Agustus ini diadakan lomba puisi dan menyanyi khusus bagi siswi yang mengikuti ekstra kurikuler Puisi. Siswi yang sudah mampu Puisi dan menyanyi dengan baik dan sering menjadi juara diberi tugas menjadi juri cilik yang akan menilai teman-temannya yang menjadi peserta lomba.

Sebagai juri menyanyi Aulia Izzatun Nisa kelas 4 dan Berlian Ramadhani kelas 3, sedangkan juri Puisi Siti Rohimah Elbahiroh dan Adelia Corina kelas 5. Mereka telah beberapa kali menjadi juara dalam lomba yang diikutinya, baik ditingkat Kecamatan maupun ditingkat Kabupaten. 


Menggali potensi siswi tidak hanya dengan materi memberikan materi puisi saja akan tetapi penting juga bagi siswi yang sudah mampu dibidangnya untuk mengembangkan kemampuan bidang penjurian. Begitu kata kepala MI Darun Najah II Majidatul Himmah saat menerima laporan dari juri cilik tentang hasil penilaiannya. 

“para siswa tidak hanya diajarkan bagaimana mereka menjadi peserta, kegiatan, namun juga sebagai panitia dan juga juri dalam kegiatan tersebut” kata Majid.

Lebih lanjut Majid menyampaikan bahwa dari hasil laporan juri cilik ini, mereka juga professional untuk menjadi juri dari teman-temannya, tidak ada keberpihakan dengan para peserta. Mereka mampu menjelaskan bagaimana keunggulan peserta yang menjadi pemenangnya.

MI Darun Najah II beberapa tahun terahir menggiatkan ekstrakurikuler dibidang pengembangan bakat dan minat, terutama dibidang seni. Untuk seni baca puisi dan menyanyi dipercayakan kepada sanggar merah putih 45 pimpinan Agus Wahyu Nuryadi, sedangkan dipidang karya tulis MI Darun Najah II menggandeng Lentera Sastra.

Selain lomba dibidang seni, pada bulan Agustus ini juga terbit Buku Karya Tulis siswa dari pelatihan yang dilaksanakan bersama Lentera Sastra, yang diharapkan menjadi pelecut bagi siswa untuk terus mengembangkan bakat dan minat dibidang literasi dan sastra.(Eni)

MGMP Bahasa Osing SMP Pengimbasan Ke Guru Bahasa

Banyuwangi (Warta Blambangan) Musyawarah Guru Mata Pelajaran  (MGMP) Bahasa Osing mengadakan kegiatan revitalisasi Bahasa Using untuk 77 guru Bahasa Jawa dan  Bahasa Indonesia. Ada 13 Kecamatan menjadi sasaran kegiatan regenerasi calon pengampu guru-guru bahasa Osing.



 Kegiatan berlangsung di depan Warung Kemarang tepatnya Sanggar Lukis Pelataran Tamansuruh-Glagah,Senin 7 Agustus untuk wilayah utara dan  untuk selatan diigelar di Omyah Using Daepong Watukebo Blimbingsari,Selasa 8 Agustus.


 Adapun pemateri dari kegiatan tersebut berasal dari hasil workshop yang dilaksanakan oleh Balai Bahasa Jawa Timur pada tanggal 10 - 15 Juli 2023 di Uniba.Lalu  peserta menjadi  pemateri dengan 4 wilayah pengimbasan. Wilayah pengimbasan terbagi menjadi empat bagian wilayah 1 khusus Banyuwangi Kota sedangkan. Wilayah 2 terdiri dari Kecamatan Giri, Kalipuro, Glagah dan licin. Wilayah 3 terdiri atas Kecamatan Blimbingsari, Kabat, Rogojampi dan Songgon. Adapun Kecamatan wilayah 4 terdiri dari empat Kecamatan juga yaitu Srono, Singojuruh, Cluring dan Sempu. Terdapat total 58 sekolah negeri dan swasta yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.  Adapun tujuan dari kegiatan revitalisasi Bahasa Using ini yakni bagaimana membumikan kembali bahasa Using untuk murid melalui pembelajaran baik itu secara eksternal maupun intra dalam berbagai macam lintas mata pelajaran.Pengurus MGMP yang baru batita ini juga dari berbagai mapel yang punya semangart peduli dan satya bhakti bumi berpijak langit terjunjung.

 

Kasie SMP Didik Eko Wahyudi,S Pd   saat pembukaan  di  Sanggar Lukis Pelataran Ilyasin Tamansuruh menyampaikan, "Sekolah merupakan gerbang utama untuk meregenerasi bahasa ibu. Karena bahasa Ibu dari Banyuwangi adalah bahasa Using, maka bagaimana siswa-siswi mengetahui mengenal dan memahami Banyuwangi dari seluruh aspek alam geopark, adat, budaya dan sejarah maupun segala seni yang berpadu dalam keharmonisan kebhinekaan global!" ungkapnya seraya kesuwun ke MKKS Negeri dan Swasta yang turut mbrejag tangi nguri-nguri. 


Seluruh pemateri  yang berasal dari lintas mapel menyampaikan 7 materi yang sesungguhnya sangat tidak asing dalam kehidupan keseharian, diantaranya mendongeng berpidato, puisi, nembang,  melawak, cerita pendek, menulis serta mengucapkan Bahasa Osing dengan pola merdeka belajar.


Yeti Chotimah M.Pd selaku ketua MGMP Bahasa Osing berharap "Kegiatan revitalisasi ini merupakan ajang silaturahmi dan menyamakan persepsi bahwa Bahasa Using sangat patut digandrungi dan  dilestarikan.  Para guru bahasa baik itu Jawa, Indonesia maupun Inggris bisa menjadi promotor untuk pelestarian bahasa Osing di lingkungan sekolah!" Ujar pengajar IPA dan Seni Budaya ini  seorang  guru penggerak angkatan 7 yang juga pengurus Dewan Kesenian Blambangan ini.


 Pada kegiatan tersebut, Slamet Hariyadi alias Penyet sebagai salah satu maestro Fasda Kabupaten  untuk praktek stand up comedy Pemateri  Widyaningsih,S.Pd  pemateri lawak atau dalam Bahas Osingnya ngewer. 


 Menguatkan secara keseluruhan, Drs. H.Alfian,M.Pd selaku Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi  dalam sambutannya pada  Roadshow  Bahasa Using di Resto Daipong Watukebo, "Ayo mulai sekarang semangat yang tinggi untuk terus menerapkan profil pelajar Pancasila dengan muatan budaya dan pelestarian bahasa Osing.  Karena sudah banyak budaya maupun bahasa yang mati jika dunia pendidikan Tidak memulai peduli dalam proses pelestarian bahasa osing utamanya penutur bahasa osing.  Ayo juga galakkan gerakan bahasa osing melalui media sosial yang dimotori oleh MGMP Bahasa osing baik itu YouTube, Twitter, IG, Fb maupun medsos yang lainnya. Setiap orang yang tinggal di Banyuwangi  mempunyai kewajiban untuk melestarikan seni budaya dan bahasa osing agar menumbuhkan rasa nasionalisme serta kepedulian terhadap Banyuwangi!" ujar kakek yang baru dapat anugrah cucu kembar perempuan.


 Masih menurut Alfian yang lahir di Sumenep, "jika sekolah internasional pengantarnya menggunakan bahasa asing. Bagaimana sekolah di Banyuwangi tidak hanya menggunakan bahasa pengantar Indonesia tetapi juga bisa menyisipkan pengantar dalam bentuk bahasa daerah yaitu  Madura atau Jawa serta osing!" tegasnya seraya sampaikan kebijakan politik pemimpin Banyuwangi menentukan arah pelestarian dan punahnya kearifan lokal di era global yang batas negara sekedar admitrasi. (Aguk/WB)

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger