Pages

Kisah Nabila Jadi Anggota Forum Anak

 Hallo kenalin nama ku Nabila Patricia Elita usiaku 15 tahun dan aku masih duduk di bangku SMP 1 Licin.



Disini aku mau ceritain pengalamanku bergabung di FORUM ANAK, aku bergabung di FORUM ANAK pada tahun 2022 tinggkat kecamatan dan alhamdulillah saya dipercaya mewakili kabupaten banyuwangi ke FORUM ANAK PROVINSI. 


Saya sebagai anak-anak sangat bangga dengan adanya forum resmi ini yang dimana kita bisa berargumen tanpa takut salah dan selayaknya suara kita di dengar oleh orang dewasa. Banyak banget pengalaman seru yang saya dapet dari bergabung di FORUM ANAK ini salah satunya bisa bertemu dengan ayah bunda dari berbagai bidang pemerintahan, mendapatkan ilmu baru, mendapatkan pengalaman baru, dan yang paling seru mendapatkan teman baru.



Dan saya baru saja mendapatkan pengalaman baru dari  WORKSHOP PENYUSUNAN AKSI DAERAH  (RAD) 

KABUPATEN LAYAK ANAK (KLA) di gedung Minak Jinggo yang  dimana salah satu pesertanya adalah FORUM ANAK yang dimana kita dapat menyapaikan bebas argumen untuk menunjang kegiatan positif dan ramah anak di kabupaten banyuwangi.

Saya bertemu banyak orang dengan jabatan dan profesi yang berbeda-beda, termasuk dengan P Syafaat dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang pernah memberi materi pada acara Duta Cegah Kawin Anak yang dilaksanakan di Uniba setahun yang lalu.

Mungkin cukup sampai disini saya menceritakan pengalaman saya bergabung di FORUM ANAK semoga cerita saya bisa membangkitkan rasa semangat untuk anak muda Banyuwangi

Workshop Hasilkan Draf RAD Kabupaten Layak Anak.

 


Banyuwangi (Warta Blambangan) Workshop Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) di aula Minak Jinggo, Senin hingga Selasa (17/05/2023) menghasilkan Draf RAD KLA lima tahun kedepan.

Dalam kegiatan yang dipandu oleh Fasilitator KLA tersebut merangkum usulan dari beberapa Dinas/Instansi yang berkaitan dengan KLA, termasuk juga dunia usaha, Perwakilan Kecamatan dan Desa serta Farum Anak  dan penyandang difabelitas.

Fasilitator KLA Farida Hanum menyampaikan bahwa Draf yang sudah disusun akan dimatangkan oleh tim kecil yang telah disepakati.
"ada perwakilan semua klaster untuk mematangkan draf yang telah disusun" kata Hanum.

Peserta Forum Anak dari Kecamatan Licin  Nabila menyampaikan bahwa dengan adanya Forum Anak ini  keinginan anak dapat disampaikan kepada orang dewasa dalam forum resmi.
"Kita diberi kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat" kata Siswa SLTP ini.
Begitu juga yang disampaikan Forum Anak dari Kecamatan Srono Bilqis Syifa Azizah, mantan ketua Osis yang sekarang duduk di Kelas sembilan ini mengambil banyak manfaat dengan adanya Forum Anak.

Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Syafaat menyampaikan bahwa Kementerian Agama ada di hampir semua Klaster.
"mulai dengan yang berhubungan dengan hal sipil, pendidikan formal maupunnon formal, masalah keluarga, Rumah Ibadah, ada di Kementerian Agama" kata Syafaat.

Kepala Dinas Sosial PP dan KB Henik Setyorini menyampaikan bahwa dalam KLA ini kita membentuk super tim yang saling melengkapi satu dengan yang lainnya.
"KLA bukan hanya tentang data, tetapi bukti konkret dalam pelaksanaan" katanya.

Ditempat terpisah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin menyampakan bahwa Kementerian Agama mendukung penuh KLA di Kabupaten Banyuwangi, baik Lembaga pendidikan Formal maupun non formal dibawah naungan maupun binaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. (syaf)

Pembinaan, Halal Bil Halal, dan Kenal Pamit Pengawas KKMI Kecamatan Banyuwangi


Banyuwangi (Warta Blambangan) Tak kenal maka ta’aruf, usai pelaksanaan Assesmen Madrasah (AM) tingkat Madrasah Ibtidaiyah, KKMI kecamatan Banyuwangi melaksanakan 3 acara dalam satu kegiatan, yaitu Pembinaan, Halal bil Halal serta Kenal Pamit Pengawas kecamatan Banyuwangi hari Senin (15/05/2023) di Dakon Resto Glagah.  Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Tenaga Pendidik dan Kependidikan di MI kecamatan Banyuwangi.  
Selain Pembinaan, kegiatan ini juga bertujuan agar seluruh tenaga Pendidik dan kependidikan di MI kecamatan Banyuwangi bisa saling kenal, karena sejak Pandemi Covid tidak pernah ada pertemuan yang melibatkan seluruh guru MI se kecamatan Banyuwangi, sehingga banyak wajah baru yang tidak saling kenal satu sama lain. Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan kenal pamit Pengawas Madrasah di KKMI kecamatan Banyuwangi  yang semula bapak Badrus melakukan serahterima jabatan kepada Mohamad Saerofi selaku pengawas baru yang bertugas di MI kecamatan Banyuwangi sejak tanggal 8 Mei 2023.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dimyati. Beliau menyampaikan pergantian pengawas harus diikuti dengan penyerahan tongkat estafet kepada pengawas baru, sehingga apa yang sudah dilakukan pengawas sebelumnya dapat dilanjutkan oleh pengawas baru secara berkeninambungan, lebih lanjut Dimyati mengatakan  bahwa ada beberapa program Kemenag yang harus kita respon secara cepat, diantaranya adalah Sertifikasi Halal pada Kantin Madrasah, Madrasah Ramah Anak, serta Saka Sana Saku. Dukungan dari Kepala Madrasah dan guru sangat diharapkan agar semua program-program Kementerian Agama dapat terlaksana sesuai target yang diharapkan.
Sebagai penutup para pendidik mendapatkan tausiah  yang disampaikan oleh ustadz Makruf Abu Bakar, beliau berpesan sebagai pendidik harus bisa menjadi tauladan bagi anak didiknya serta satu hal yang tidak kalah penting adalah guru harus mendoakan murid-muridnya dengan penuh keikhlasan agar menjadi anak yang solih dan solihah dan sukses di masa depan nanti.(Eni)

Up-Grading Pendamping Produk Halal Kabupaten Banyuwangi

 Banyuwangi (Warta Blambangan) Satgas Sertifikasi Halal Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi mengadakan Upgrading Pendamping Proses Produk Halal (PPH) di aula bawah MAN 1 Banyuwangi, Senin (15/05/2023) diikuti oleh 42 peserta yang lolos Pendamping PPH tahun 2023.



Ketua Satgas Halal Kabupaten Banyuwangi Drs. Moh. Jali menyampaikan bahwa dengan adanya Upgrading ini kemampuan Pendamping PPH meningkat.
"terutama yang belum melakukan pendampingan, setelah ini silakan melakukan pendampinganan" kata Jali.

Para Pendamping PPH ini siap untuk melakukan pendampingan bagi para pelaku PPH untuk mendapatkan sertifikat halal secara gratis.

Dalam kesempatan tersebut, para Pendamping PPH bukan hanya diajarkan bagaimana memproses sertifikat halal melalui ptsp.halal go.id tetap juga membantu para pelaku usaha untuk mendaftarkan NIB (Nomor Induk Berusaha).
Jali menyampaikan bahwa lebih jelas bagi para pelaku usaha dapat datang ke KUA Kecamatan terdekat.
Salah satu Pendamping PPH, Syafaat menyampaikan bahwa para Pendamping PPH juga melayani konsultasi secara online. 

"bisa kok menghubungi WA PPH atau hubungi saya di 082338630738" kata Syafaat (syaf)

Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak


 Banyuwangi (Warta Blambangan) Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengadakan workshop Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2023, Senin- Selasa (15-16/05/2023) di aula Minak Jinggo Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi yang diikuti oleh 50 orang peserta, perwakilan dari Dinas, Instansi dan Lembaga terkait. Hal ini dilakukan dengan tujuan memberi acuan bagi upaya-upaya pengembangan Kabupaten Layak Anak di Banyuwangi  secara menyeluruh dan berkelanjutan.


Kepala Dinas Sosial  Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Henik Setyorini, menyampaikan bahwa Workshop ini dilatar belakangi keinginan menjadikan Kabupaten Banyuwangi sebagai Kabupaten Layak Anak. Dengan mengingat Anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan
keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Sebagai penerus bangsa yang kelak bertanggung jawab dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia maka setiap anak harus dipastikan mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk hidup, tumbuh,
berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabatnya, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Dalam upaya menjamin pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Bayuwangi,
"terbitnya Peraturan Daerah Banyuwangi nomor 7 Tahun 2018 menjadi payung hukum bagi penyusunan program-progam pemerintah dalam penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak dan penguatan Forum Anak" kata Henik
Lebih lanjut Henik menyampaikanbahwa, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan workshop
Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak yang akan menjadi acuan  dalam merealisasi mandat Peraturan Daerah tersebut.
"target jangka pendek adalah Kabupaten Banyuwangi lolos verifikasi dari data KLA yang kita unggah" Kata Henik lagi.
Dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak, kita adalah super team dari beberapa Dinas maupun  Instansi.
Untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten saja, namun harus didukung oleh semua elemen masyarakat baik Lembaga Swadaya Masyarakat maupun media massa, serta institusi pusat maupun provinsi.
Selain melibatkan aparat penegak hukum, Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak juga melibatkan Kementerian Agama, dengan mengingat Kementerian Agama bukan hanya menaungi Lembaga pencatatan pernikahan di KUA Kecamatan saja, terapi juga Lembaga pendidikan keagamaan dan Lembaga lain di masyarakat.
Mewakili Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Syafaat yang hadir dalam Rakor tersebut menyampaikan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dalam upaya pencegahan perkawinan anak, telah melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat melalui KUA Kecamatan, dengan beberapa programnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin menyampakan bahwa berbagai upaya telah dilakukan baik melalui lembaga formal seperti sekolah dan Madrasah, juga tempat ibadah, kepedulian terhadap tumbuh kembang anak juga dilaksanakan melalui RIRA (Rumah Ibadah Ramah Anak) dan melalui Majelis Taklim. (syaf)

Peran Penting SEKAR WANGI Dalam Mengendalikan Potensi Bonus Demografi Untuk Pembangunan Berkelanjutan

SEKAR WANGI Ambil Peran Penting Dalam Mengendalikan Potensi Bonus Demografi Melalui Partisipasi dan Advokasi Anak dan Remaja Sebaya dalam Pembangunan Berkelanjutan.


Youth Center PKBI Cabang Banyuwangi baru saja melantik 17 pengurus periode 2023-2025 yang diberi nama "SEKAR WANGI" atau Sebaya Kader Relawan Banyuwangi. Pada pertemuan kedua, para pengurus telah mendapatkan pembekalan dari Direktur Eksekutif YC Sebaya Jatim, Zahrotul Ulya, S.Kep., M.M., dan Ketua PKBI Jatim, Dr. Noer Saudah, S.Kep, M.Kes, terkait konseling remaja dan materi kesehatan seksual dan reproduksi di Indonesia.



Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Tamanbaru Banyuwangi pada Kamis, 11 Mei 2023, bertujuan untuk meningkatkan mental dan keahlian anggota Youth Center PKBI SEKAR WANGI dalam hal advokasi anak dan remaja sebaya, sekaligus memperkenalkan materi kesehatan seksual dan reproduksi yang lebih dalam.

Kegiatan ini merupakan bentuk upaya  mengembangkan keterampilan dan kemampuan anak dan remaja sebaya untuk memimpin dan mengorganisir aksi-aksi sosial yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan, melalui program-program advokasi dan kampanye sosial yang melibatkan anak dan remaja sebaya.

Materi pelatihan yang disampaikan secara interaktif  dan  berkelompok.  Peserta dibagi menjadi 5 kelompok untuk memberikan pendapat terkait studi kasus yang telah diberikan dengan menuliskan faktor yang disebabkan, dampak dan juga upaya bagaimana PKBI terutama dari YC ini menanggulangi penyebab yang ada di studi kasus tersebut. Setelah itu, para peserta melakukan pengelompokkan untuk memberikan pendapat terkait dua kasus yakni kekerasan seksual dan pernikahan dini.

Dalam sesi presentasi hasil studi kasus terkait, para peserta memberikan latar belakang masalah, faktor penyebab, dampak, dan upaya yang harus dilakukan untuk menangani masalah tersebut. Setelah itu, dilakukan sesi konseling group, di mana para peserta diajarkan cara melakukan konseling kelompok yang dibimbing oleh Kak Pricil dan Kak Rima.

Selain itu, para peserta juga diberikan penjelasan mengenai jobdesk masing-masing divisi yang ada di YC PKBI SEKAR WANGI, serta penentuan koordinator masing-masing divisi dan reposisi. "Memang tupoksi sesuai SK yang tertulis namun pada prakteknya fleksibel saling membantu dan kolaborasi!" tutur Kak Rima dengan senyum semangat memperhatikan kapasitas organisasi dan publik speaking peserta yang luar biasa.



Wakil Ketua YC PKBI SEKAR WANGI, Derisca Tiara, mengungkapkan kegembiraannya melalui proses 3 bulan yang akhirnya berhasil melantik, melatih, dan terwujud nama serta tupoksi advokasi. "Semoga terus kompak dan bermanfaat buat sejawat dan masyarakat, menyongsong generasi emas 2045!" ucap calon perawat yang juga aktif di Promotor UKS dan relawan Forum Banyuwangi Sehat.

Perihal penting, menarik dan patut disyukuri  bahwa  pada kesempatan itu Bapak HM. Eko Susanto, SH, yang merupakan Penasehat PC PKBI dan telah aktif selama 45 tahun di BKKBN, Paguyuban KB Lestari Pembauran Blambangan, serta PKBI,  mengungkapkan bahwa tongkat estafet kaderisasi di organisasi tersebut telah berjalan dengan baik dan bermartabat. Bapak  HM. Eko Susanto, SH juga menyampaikan bahwa keluarganya telah memutuskan untuk menghibahkan rumah mereka di Jl KH Agus Salim 100 Banyuwangi untuk digunakan sebagai kegiatan Klinik Youth Center dan menjadi sekretariat PKBI.


Pada kesempatan lainnya di sela-sela istirahat siang, Andre Waluyo Founder Aplikasi Gata alias Aplikasi Keluarga Tangguh,  mengenalkan serta mendemokan aplikasi  asli Bhumi Blambangan tersebut kepada salah seorang narasumber  Sebaya Kader Relawan  Jatim. - “Wah, aplikasi  ini sangat menarik dan bermanfaat sekali ya Pak, mungkin ke depan kita bisa bekerja sama”,  kata mbak Narasumber yang pintar dan manis tersebut. :)  (mas gesa/selvie/AWN/wartablambangan)


YC PKBI SeKaR Wangi Terbentuk dan Siap Advokasi Anak dan Remaja Sebaya

Banyuwangi (Warta Blambangan) Guna meningkatkan mental dan keahlian anggota Youth center PKBI Periode 2023-2025 yang telah dilantik oleh YC PKBI Jatim di Warung Seblang terkait konseling remaja sekaligus pengenalan lebih dalam mengenai materi kesehatan seksual dan reproduksi di Indonesia. Pada pertemuan kedua telah terbentuk nama dari Youth center cabang banyuwangi  yaitu dengan sebutan SEKAR WANGI yang dipadankan Sebaya Kader Relawan Banyuwangi.  Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Tamanbaru Banyuwangi,Kamis,11 Mei 2023.



Pertemuan hari kedua merupakan kelanjutan usai dapat pembekalan di hari pertama oleh Direktur Eksekutif YC Sebaya Jatim Zahrotul Ulya, S.Kep., M.M. dan Ketua PKBI Jatim Dr.Noer Saudah,S.Kep,M.Kes.


Pelatihan diikuti 17 pengurus yang terdiri dari mahasiswa Stikes,Unair,Uniba,Stikom,Untag serta yang sudah sarjana dengan mengabdi sebagai guru Mtsn 1 dan pengelelola usaha PKK Tukangkayu. Fasilitator yang bertugas pada pertemuan kedua adalah Nafila Ikrima S.Psi dan  Priskilla Narendra,P.si selaku Pengurus Daerah YC Jatim yang didampingi Humas PKBI Banyuwangi Aguk Wahyu Nuryadi dan Pengembangan SDM PKBI Yeti Chotimah,M.Pd.



Materi pelatihan interaktif yang memadukan materi melalui via LCD Proyektor dan Peserta dibagi menjadi 5 kelompok untuk memberikan pendapat terkait studi kasus yang telah diberikan dengan menuliskan faktor yang disebabkan, dampak dan juga upaya bagaimana PKBI terutama dari YC ini menanggulangi penyebab  yang ada di studi kasus tersebut. Setelah itu dengan melakukan pengelompokkan guna untuk memberikan pendapat terkait studi kasus yang telah diberikan terdiri dari 2 kasus yakni kekerasan seksual dan pernikahan dini. Setelah berdiskusi dengan kelompok masing-masing ada sesi presentasi hasil studi kasus terkait (latar belakang masalah, faktor, dampak dan upaya yang harus dilakukan untuk menangani dari masalah tersebut), lalu ishoma, setelah itu lanjut konseling group dimana kita diajarkan cara untuk melakukan konseling kelompok yang dibimbing oleh Kak Pricil dan Kak Rima yang smart, lalu menjelaskan jobdesk masing-masing divisi yang ada di YC PKBI SEKAR WANGI serta penentuan koordinator masing-masing divisi serta reposisi."Memang tupoksi sesuai SK yang tertulis namun pada prakteknya fleksibel saling membantu dan kolaborasi!" tutur Kak Rima dengan senyum semangart memperhatikan kapasitas organisasi dan publik speaking peserta luar biasa.


Wakil Ketua YC PKBI SekarWangi Derisca Tiara mengungkapkan gembira melalui proses 3 bulan "akhirnya dilantik,dilatih,terwujud nama dan tupoksi advokasi,"semoga terus kompak sinergi dengan PIK R, insan genre BKKBN,UKS,Pramuka dan bermanfaat buat sejawat dan masyarakat menyongsong generasi emas 2045!" tutur calon perawat yang juga aktif di Promotor UKS dan relawan Forum Banyuwangi Sehat ini.

Juga amat bersyukur dan tafakur Penasehat PC PKBI HM.Eko Susanto,SH yang usia sudah kepala 8 dan aktif 45 tahun di BKKBN,Juang Kencana,Paguyuban KB Lestari Pembauran Blambangan serta PKBI ini tongkat estafet kaderisasi sudah berjalan mulus bermartabat."Saya juga sudah musyawarah keluarga bahwasannya rumah saya di Jl KH Agus Salim 100 kami hibahkan untuk kegiatan Klinik YC dan jadi sekretariat PKBI!" ucapnya haru sembari suguhi konsumsi tamu Jatim dan SEbaya KAder Relawan Banyuwangi.(Selvie/AWN/JN)

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger