Pages

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

PKB dan PCNU Banyuwangi Perkuat Sinergi untuk Menghadirkan Kemaslahatan Umat

 


Banyuwangi – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi menerima kunjungan silaturahim Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi di Meeting Room PCNU Banyuwangi, Kamis (2/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi forum untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergi, kolaborasi, dan kontribusi bersama dalam mendukung program-program kemasyarakatan.

Ketua DPC PKB Banyuwangi, Zaki Mubarok, menegaskan bahwa PKB memandang NU sebagai rumah besar yang memiliki peran strategis dalam menjaga kehidupan masyarakat tetap rukun dan harmonis. Oleh karena itu, hubungan yang telah terjalin selama ini harus terus diperkuat melalui kerja sama yang nyata.

Menurutnya, DPC PKB Banyuwangi secara rutin setiap bulan menyalurkan tasyaruf hikmah kepada PCNU Banyuwangi dan LAZISNU sebagai bentuk penghormatan sekaligus dukungan terhadap gerakan sosial dan pemberdayaan umat yang dijalankan Nahdlatul Ulama.

"Ke depan, kami berharap sinergi ini tidak berhenti pada silaturahim, tetapi berkembang menjadi kolaborasi program yang lebih besar. Kami juga berharap NU dapat memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar program-program yang menyentuh kepentingan masyarakat memperoleh dukungan penganggaran yang memadai," ujar Zaki Mubarok.

Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum PKB bahwa hubungan PKB dengan NU tidak lagi perlu dipertanyakan. Kini saatnya seluruh energi diarahkan untuk membangun kemanfaatan bagi masyarakat melalui kerja sama yang produktif.

Ketua PCNU Banyuwangi, H. Achmad Turmudzi, menyampaikan apresiasi atas silaturahim yang dilakukan DPC PKB Banyuwangi. Menurutnya, komunikasi yang baik merupakan modal penting dalam membangun kebersamaan demi kepentingan umat dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa PCNU Banyuwangi tetap konsisten menjalankan Khittah Nahdlatul Ulama dengan menjaga posisi sebagai organisasi kemasyarakatan keagamaan yang tidak terlibat dalam kepentingan politik praktis maupun urusan internal partai politik. NU membuka ruang komunikasi dengan semua pihak selama bertujuan menghadirkan kemaslahatan.

"NU tidak ingin menjadi bagian dari persoalan politik praktis. Tugas NU adalah merawat persaudaraan, menjaga persatuan, dan menghadirkan kesejukan di tengah masyarakat. Semua partai politik memiliki tujuan untuk mengabdi kepada masyarakat, sehingga yang perlu dikedepankan adalah nilai hikmah dalam setiap langkah," ungkap H. Achmad Turmudzi.

Ia menambahkan, semakin banyak tindakan yang memberikan manfaat dan menghadirkan simpati di tengah masyarakat, maka akan semakin besar pula empati dan kepercayaan yang tumbuh. Karena itu, sinergi antara NU dan berbagai elemen, termasuk PKB, perlu terus diperkuat dalam bingkai kemaslahatan bersama.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat kolaborasi, serta membangun sinergi dalam berbagai program sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat demi mewujudkan Banyuwangi yang ayem, tentrem, dan semakin sejahtera.(HK)




Wisata Religi Madin SMPN 3 Rogojampi ke Makam Datuk hingga ke Gerbang Raung

Banyuwangi (Warta Blambangan) Sebagai ungkapan syukur dan apresiasi bagi santri berprestasi, Madrasah Diniyah SMP Negeri 3 Rogojampi mengadakan Wisata Religi dan Tadabur Alam dengan naik Bus Legowo, Rabu, 1 Juli 2026.


Direktur Madin, Muslih,S.Ag., menyampaikan bahwa yang diajak adalah 24 santri peraih peringkat 1 dan 2 di kelasnya beserta Dewan Asatiz. Mereka adalah penggerak awal inovasi pada tahun ajaran 2024–2025 yang langsung mendapat penghargaan dari Kementerian Agama. Prestasi pada Festival Anak Saleh pun berhasil diraih. Madin dilaksanakan pada jam ke-0 setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis, dengan tambahan jam belajar sesekali ba’da Zuhur hingga pukul 14.00 bagi anak yang perlu pengayaan.

Ustaz Mahrus Ali, S.Ag.,M.Pd. yang memimpin kafilah mengungkapkan bahwa perjalanan ini bertujuan ngalap berkah kepada para waliyullah dan masyayikh, dengan harapan Program Madin terus berjalan baik, peserta didik semangat mengaji, serta menjadi anak saleh/salehah yang bisa mendoakan orang tuanya.

Perjalanan dimulai dari SMPN 3 di Jalan Ki Hajar Dewantara 18-A, Gitik, sebelah Stasiun Kereta Rogojampi, menuju Makam Datuk Malik Ibrahim di Kampung Arab, Lateng, Banyuwangi Kota. Juru kunci keturunan ke-6 Datuk, Bang Munib, menerima rombongan dengan ramah dan hangat.

Dengan pertimbangan teknis dan waktu, dalam perjalanan rombongan juga bertawasul ke makam Mbah Mas Saleh, Kyai Saleh Lateng, dan Habib Hadi Al-Haddar. Saat melintasi Tukang Kayu, rombongan membaca Ummul Kitab untuk KH Harun, KH Faqih, dan KH Maksum Syafi’i, dilanjutkan ke KH Wahid Kertosari.


Bus sengaja melewati Muncar untuk bertawasul ke KH Mannan, KH Askandar, dan Wali Hasan. Melewati Kebondalem, bus berhenti di Lapangan Kampus Umsyiya Blokagung. Suasana ramai karena bertepatan dengan penyambutan santri baru dari seluruh nusantara. Kafilah salat Zuhur di Ponpes Darussalam, lalu menuju makam KH Mukhtar Syafa’at.

Usai tahlil singkat, Ustaz Mahrus Ali, alumni pondok terbesar di Bumi Blambangan, menjelaskan profil pengasuh yang mendirikan pondok pada zaman penjajahan. “Alhamdulillah, banyak alumninya yang menjadi pengasuh pondok besar maupun kecil, menjadi guru, dan menjadi orang yang bermanfaat di masyarakat,” tambah menantu mubalig Ustaz Ghofar ini.

“Kami senang diajak ngalap berkah ke makam ulama untuk menjadi inspirasi agar cinta Al-Qur’an dan mau belajar agama,” ungkap Az-Zahra yang kini naik ke kelas 9. “Dan nyaman swafoto di destinasi wisata alam Gerbang Raung,” tambah Nabila.

Plt. Kepala SMPN 3, Dra. Hj. Sri Utami, mengapresiasi MGMP Agama dan Dewan Asatiz Madin yang sabar dan telaten membimbing peserta didik mengenal huruf hijaiyah hingga tartil dan tilawah. “Semoga menjadi amal saleh untuk keberkahan ilmu dan keluarganya.”

Sementara itu, Ketua Komite, Ir. Isnain, menyambut baik inovasi Madin yang hasilnya dirasakan peserta didik dan memberi kesan positif bagi orang tua. “SMPN 3 memang bagus dalam proses pembentukan karakter berakhlakul karimah sekaligus mencetak kader bangsa yang disiplin lewat pramuka dan ragam ekstrakurikuler yang kreatif serta berprestasi. Terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi melalui dana, waktu, dan doa untuk kebaikan dan kemajuan bersama,” tuturnya sambil tersenyum. Ia menambahkan bahwa pihaknya masih terbuka untuk menerima 17 murid baru dengan datang langsung ke sekolah yang sebelumnya bernama SKKP ini. (Bung Aguk/Yeti Ch)

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger