Pages

Bimbingan Manasik Haji Mandiri Jamaah Haji

 Banyuwangi (Warta Blambangan) Kemandirian jamaah haji dalam beribadah sangat penting, hal ini disampaikan Syafaat ketika menyampaikan materi Manasik haji di Masjid Amal Bakti Muslim Pancasila, Rabu (01/04/2024) yang diikuti 84 Jamaah Non KBIHU diwilayah Kecamatan Rogojampi dan Sekitarnya.

Koordinator pelaksana kegiatan Asrori menyampaikan bahwa kelompok ini telah melakukan Bimbingan Manasik dengan menghadirkan narasumber kompeten, terutama dari ASN Kementerian Agama yang pernah bertugas sebagai PPIH Kloter.

Kepala KUA Kecamatan Rogojampi H. Rosyidin menyampaikan bahwa KUA Kecamatan melaksanakan manasik haji sepanjang masa, sehingga sudah menjadi kewajiban bagi KUA Kecamatan untuk memfasilitasi kelompok yang ingin mengikuti bimbingan manasik haji.

"untuk jamaah haji yang berangkat tahun ini satu bulan sekali diadakan bimbingan manasik" kata Rosyidin.


Salah satu jamaah Haji Khairul Anam menyampaikan bahwa meskipun dari Kementerian Agama telah ada jadwal manasik haji selama enam hari, namun pertemuan seperti ini juga sangat bermanfaat, terutama bagi dirinya yang saat ini menjabat Camat Blimbingsari yang tidak dapat mengikuti sepenuhnya manasik haji yang dilaksanakan di hari kerja.

"metode bimbingan manasik dengan sistem diskusi ini sangat menarik, terlebih dengan petugas haji" katanya.

Syafaat menyampaikan tentang tehnis pelaksanaan haji, mulai dari kegiatan di asrama haji hingga kegiatan selama di Saudi Arabia.

Yang menarik, Syafaat juga menyampaikan tentang tempat-tempat ziarah selama melaksanakan ibadah haji.

"selama pelaksanaan haji, setiap jamaah yang melakukan kegiatan diluar kegiatan bersama, agar melaporkan kepada petugas kloter" kata Syafaat

Sendratari "Sang Penari" dan "Bangku Kosong" Sukses Digelar di Ketapang Indah Hotel

Didik Nini Thowok di antara para penari Banyuwangi

Banyuwangi – Hotel Ketapang Indah Banyuwangi menjadi pusat perhatian para pecinta seni pada Senin, 30 April 2024, dengan suksesnya pentas sendratari teatrikal "Sang Penari" dan "Bangku Kosong".
Acara yang digelar di pelataran taman pinggir pantai Selat Bali ini disutradarai oleh Romo Andreas Adhi Prasetyo, atau yang akrab disapa Romo Adhi, seorang pegiat seni dan rohaniawan di Banyuwangi, Dan sebagai bintang tamu adalah penari kondang Didik Nini Thowok dari Jogjakarta.

Orkestra Pengiring Sendratari

Diawali dengan sendratari "Sang Penari", penonton diajak dalam perjalanan emosional seorang manusia yang belajar menari. Cerita ini tidak hanya tentang gerakan tubuh yang indah, tetapi juga menggali makna keberanian, kejujuran, dan kesederhanaan dalam mencapai impian. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh seni Banyuwangi, termasuk Ketua Dewan Kesenian Banyuwangi, Bapak Hasan Basri, serta pengamat seni budaya senior Banyuwangi, Bapak Aekanu dan Bung Aguk Darsono.

"Sang Penari mengajarkan kita bahwa menari bukan hanya tentang gerakan, tetapi juga tentang belajar menjadi pribadi yang tangguh dan rendah hati," kata Romo Adhi dalam sambutannya.


Seluruh adegan sendratari tersebut dipenuhi dengan keindahan visual alam yang memukau, ditemani latar belakang alam pantai Selat Bali dan pohon kelapa yang mempesona.

General Manager Ketapang Indah Hotel, Fred Reynold, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini sebagai bagian dari komitmen hotel dalam mendukung seni dan budaya melalui CSR.

Pada sesi kedua, acara dilanjutkan dengan sendratari "Bangku Kosong" di Ballroom Ketapang Indah Hotel, “Bangku Kosong” adalah tari teatrikal karya cipta Andreas Adhi Prasetyo.
Cerita ini mengisahkan tentang perjalanan seorang anak yang meninggalkan keluarganya untuk merantau, namun pada akhirnya menyadari pentingnya kehangatan keluarga. Pesan moral yang diusung adalah tentang pentingnya menghargai orang tua dan selalu meminta doa restu dari mereka.


Adegan sendratari ini ditutup dengan momen istimewa saat "Ibu" dalam sendratari "Bangku Kosong" meniupkan lilin kue ulang tahun, yang ternyata adalah Ibunda dari Romo Adhi sendiri. Suasana haru dan bahagia menyelimuti penonton, menambah kesan mendalam atas pertunjukan ini.

"Melalui 'Bangku Kosong', saya ingin mengajak semua orang untuk merenungkan arti keluarga dan menghargai peran orang tua dalam hidup kita. Dan jangan lupa untuk selalu meminta restu kepada orang tua kita." ucap Romo Adhi, sambil tersenyum penuh makna.

Keseluruhan acara seni ini tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai kehidupan dan kebudayaan dalam masyarakat Banyuwangi. (AW)

Pesan Kesehatan untuk Jamaah Haji Kabupaten Banyuwangi

 Banyuwangi (Warta Blambangan) Dokter Kloter PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) dr. Hj. Zuwwidatul Husna mengingatkan agar jamaah haji Indonesia tetap menjaga kesehatan, dengan mengingat musim haji tahun ini cuaca di Saudi Arabia hingga mencapai 50 derajat. Hal ini disampaikan dalam Bimbingan Manasik Haji, Selasa (30/04/2024) pada Manasik Haji Kecamatan yang diikuti jamaah haji Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo.


Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kecamatan yang diselenggarakan mulai 29 April sampai 6 Mei 2024 di Aula Pesantren Al-falah tersebut pada hari kedua selain diisi oleh Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK) juga disampaikan materi tentang perjalanan haji yang disampaikan H.Syafaat, S.H., M.H.I. yang menyampaikan perjalanan haji dari mulai Embarkasi, perjalanan dalam pesawat serta puncak haji.

Ning Wida (panggilan akrab Zuwwidatul Husna) menyampaikan bahwa dari Embarkasi akan diberikan satu botol semprotan dan masker yang harus dibawa jamaah untuk perlindungan diri jamaah agar tidak mudah terserang penyakit.

"ibadah haji diikuti oleh umat manusia seluruh dunia yang kita tidak tahu kesehatan mereka, apakah mereka mempunyai penyakit menular maupun tidak" kata Ning Wida.


Sementara itu Syafaat menyampaikan bahwa  jamaah haji Indonesia di dominasi Jamaah Haji Lansia, dan ada sembilan ikhtiar yang dilakukan Kemenag untuk mewujudkan Haji Ramah Lansia di 2023, yaitu: 1) pelibatan ahli geriatri dalam menyusun pedoman; 2) menyusun buku pedoman Manasik Haji Ramah Lansia; 3) menyiapkan sarana transportasi (bus shawalat) ramah lansia; 4) menyediakan ruang tunggu khusus dan menyusun skema penempatan jemaah lansia di hotel; 5) mengurangi kegiatan seremonial di embarkasi; 6) menggelar bimbingan teknis bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan penekanan pada semangat Haji Ramah Lansia; 7) mengedukasi jemaah lansia agar tidak memaksakan diri dan memberikan pemahaman tentang berbagai alternatif kemudahan dalam ibadah haji; 8) melibatkan jemaah haji lainnya untuk meningkatkan kepedulian terhadap jemaah lansia; dan 9) menjalin sinergi lintas pihak dalam penyediaan kursi roda.

Nobar Sepakbola Piala Asia U-23 Indonesia vs Uzbekistan

 Banyuwangi (Warta Blambangan) Pertandingan sepak bola U-23 antara Indonesia melawan Uzbekistan juga disaksikan bersama insan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dengan Nobar di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Senin (29/04/2024) 


Aktivis AP24 Gelar Acara Halal Bi Halal dan Tegas Menolak Kecurangan dalam Pemilu 2024

 


Banyuwangi (28/04/2024) - Kedai Makmoer menjadi saksi akrabnya silaturahmi dan semangat kebersamaan para aktivis dan pengurus Anis Presiden 2024 (AP24) Banyuwangi dalam acara Halal Bi Halal pada hari Minggu, 28 April 2024.

Dalam suasana yang hangat, mereka merayakan tema "Alhamdulillah. Kami Bukan Bagian Dari Kecurangan Pada Pemilu 2024" sebagai bentuk syukur atas pelaksanaan tugas mereka yang dilakukan dengan integritas tinggi, bebas dari kecurangan, dan penuh kehormatan.

Acara yang dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, aktivis sosial kemasyarakatan, dan pengasuh Pondok Pesantren seperti Uztad Gufron, Haji Imam, Agus Nuryadi, Zaenal, Ikhsan, dan David, menjadi ajang untuk menyuarakan keprihatinan terhadap fenomena politik belakangan ini yang dipenuhi dengan rekayasa dan kemungkaran.

Para aktivis juga mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah pusat dan daerah yang dinilai tidak tepat dan tidak sesuai bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.



Sebagai bagian dari kesepakatan akhir acara, mereka bersama-sama mengucapkan ikrar untuk terus berjuang melawan kemungkaran dan mengawal negara ini menuju masa depan yang lebih baik, yang beradab dan bebas dari segala bentuk kemungkaran.

Dalam situasi politik yang semakin menantang, para aktivis AP24 menunjukkan komitmen mereka untuk tetap berdiri teguh dalam prinsip-prinsip kejujuran, keadilan, dan kebenaran demi masa depan yang lebih baik bagi negeri ini. (AW)

Halal Bihalal Komunitas Meriah, Radio Planet FM Rayakan Ulang Tahun ke-27

 

Tiup Lilin Hari Jadi Planet FM

Banyuwangi, 28 April 2024 - Suasana keakraban dan kebersamaan memenuhi pelataran Radio Komunitas Planet FM di desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, saat acara Halal Bihalal Komunitas yang juga sekaligus memperingati hari jadi Radio Planet FM yang ke-27.

Acara yang dihadiri oleh perwakilan pengurus Jaringan Radio Komunitas Indonesia, Ibu Indah Catur Chyaningtyas, Pengurus dan Pembina Jaringan Radio Komunitas Kabupaten Banyuwangi, serta beberapa alumni awak Radio Planet FM dan Founder Radio Planet FM, Hadi Purwanto yang akrab disapa Mas Venus, berlangsung meriah.


Dalam sambutannya, Bung Aguk Darsono, yang memiliki nama asli Agus Wahyu Nuryadi, menyampaikan bahwa meskipun siaran radio dan televisi kini sudah jarang diminati oleh sebagian besar generasi muda karena maraknya media sosial seperti Tiktok, Youtube, dan Facebook, radio harus tetap dapat berperan dalam fungsi sosial dan ibadah, selain sebagai hiburan bagi para penggemarnya.

Mas Venus, selaku Founder Radio Planet FM, turut membagikan berbagai suka dan duka dalam perjalanan merintis Radio Planet FM bersama rekan-rekannya yang setia. Ia sangat berharap bahwa keberadaan Radio Planet FM dapat menjadi media silaturahmi dan persahabatan di antara pendengar dan komunitasnya.


Acara yang penuh makna ini ditutup dengan tiup lilin dan potong kue tart ulang tahun oleh Mas Venus dan para kru Radio Planet FM, menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh komunitas.

Radio Planet FM, dengan semangatnya yang tetap berkobar, menunjukkan bahwa radio komunitas masih memiliki tempat istimewa dalam hati masyarakat, menjadi lebih dari sekadar medium hiburan, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan. (AW)




Ketapang Art Fair

 Banyuwangi (Warta Blambangan) Para pelukis di Banyuwangi mengadakan pameran lukisan di Jasmine Beach Watudodol, Sabtu (27/05/2024) yang diikuti 53 pelukis.


Ketua panitia pelaksana kegiatan Kent Ali menyampaikan bahwa pameran ini dimaksudkan menjadi wadah mengaktualisasikan karya terindahnya.

Kegiatan yang dibuka Ketua Dewan Kesenian Belambangan (DKB) Hasan Basri ini akan berlangsung hingga tujuh hari kedepan.

"untuk selanjutnya tempat ini akan dijadikan sebagai galeri" kata Kent Ali.

Salah satu pelukis perempuan yang mengikuti kegiatan tersebut Meliantina menyampaikan bahwa dirinya mengikuti pameran ini juga sebagai tempat untuk silaturahim dengan para penulis lainnya.


"saya menampilkan lukisan bentuk tipografi, yakni memadukan huruf dan objek" kata Melly.

Melly yang menampilkan topografi warna pink ini menyampaikan bahwa dirinya tertarik dengan seni lukis karena kekuatan seni itu sangatlah dahsyat.

"seperti Cleo Patra yang dapat menghancurkan sebuah negara yang ingin negaranya dengan kekuatan cinta" kata Dosen IAI Ibrahimy Genteng ini.

Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat yang hadir dalam pameran tersebut menyampaikan bahwa dengan adanya galeri ini akan menambah ruang bagi insan seni untuk menunjukkan hasil karyanya.

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger