Pages

Kanwil Kemenag Prov. Jawa Timur Sampaikan Konsep Moderasi Beragama di Kantor Kemenag Banyuwangi

Banyuwangi (Warta Blambangan) Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Mufi Imron Rosyadi memberikan pembinaan kepada Penyuluh Agama Islam di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang diikuti oleh Penyuluh Agama Islam PNS, PPPK maupun perwakilan Penyuluh Agama Islam Non PNS, Jumat (15/03/2023) dengan tema “Meningkatkan wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama”. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Banyuwangi yang berada di ujung Pulau Jawa ini dihuni dengan masyarakat multi etnis, multi budaya dan multi agama, namun mereka dapat hidup berdampingan secara rukun tanpa adanya gesekan yang berarti. 

Penyuluh Agama Islam yang merupakan tokoh masyarakat mempunyai peran penting dalam rangka ikut serta menjaga harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat dengan bahasa agama yang mudah diterima. Menyinggung performa penyuluh, Roni (panggilan Chaironi Hidayat) menyampaikan bahwa penyuluh merupakan cerminan ASN Kementerian Agama. “sosok Penyuluh Agama merupakan tokoh panutan yang menjadi cerminan ASN Kementerian Agama secara keseluruhan” kata Roni. 
Dalam pembinaannya, Mufi Imron Rosyadi menyampaikan bahwa Bangsa Indonesia memiliki keaneka ragaman yang kompleks, heteroginitas, majemuk dari sisi bahasa, etnis, budaya, agama dan kemajemukan bisa menjadi kekayaan bangsa Indonesia potensi baik jika dikelola dengan baik tetapi bisa menjadi sesuatu yang mengancam disharmoni di masyarakat, jika tidak dikelola dengan baik. Karenanya Kabid Penamas Zawa berpesan agar para penyuluh menjadi garda terdepan pemerintah dalam menjaga harmonisasi dalam hubungan bermasyarakat. “menurut penelitian, - Indeks keagamaan, dari 30 negara bahwa Indonesia penduduk paling religius, Prof. Husen askary, bahwa negara yang paling banyak mengaplikasikan nilai-nilai islam justru bukan negara islam, tapi negara Firlandia, Swedia, Norwegia, Belgia, Indonesia urutan 61, arab saudi urutan 91 dan kuwait urutan 111” katanya.

Mufi juga mengingatkan tentang tugas kementerian Agama yakni Kementerian Agama mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan Negara, dan untuk tugas penerangan Agama menjadi tanggung jawab para penyuluih yang bukan hanya melakukan penyuluhan secara tatap muka saja, tetapi dapat juga melalui platform digital. “Penyuluhan mampu menembus batas ruang dan waktu dalam waktu cepat, dapat dilakukan tanpa biaya dan energi yang besar, karena pengguna Medsos setiap tahunnya terus bertambah dan dapat diakses di mana aja dan kapan saja” katanya. 

Menyinggung tentang Moderasi beragama, Mufi menyampaikan bahwa Bukan agamanya yang harus dimoderasi, melainkan cara pandang dan sikap umat beragama dalam memahami dan menjalankan agamanya yang harus dimoderasi dan dengan moderasi beragama, seseorang tidak ekstrem dan tidak berlebih-lebihan saat menjalani ajaran agamanya. Lebih lanjut Mufi menyampaikan bahwa Moderasi Beragama bukan hal absurd yang tak bisa diukur. Keberhasilan Moderasi Beragama dalam kehidupan masyarakat Indonesia dapat terlihat dari tingginya empat indikator utama berikut ini serta beberapa indikator lain yang selaras dan saling bertautan.

Kemenag Banyuwangi adakan Tausiyah Usai Sholat Dzuhur Berjamaah

Banyuwangi (Warta Blambangan) Mengawali Ramadhan 1445 H atau 2024 Masehi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi mengadakan berbagai kegiatan keagamaan sebelum pelaksanaan tugas sehari-hari, seperti tadarus Al-Qur’an sebelum pelaksanaan kerja, serta Kultum setelah Sholat Duhur berjamaan.
Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat mengikuti tadarus Al-Qur’an bersama ASN pada Seksi Bimbingan Masyarakat Islam dihari pertama hari kerja, Rabu (13/03/2024) di Masjid Ar Royan, yang direncanakan setiap hari dibaca 2 juz oleh ASN secara bergiliran. Roni menyampaikan bahwa tadarus ini tetap dilaksanakan secara bergiliran dengan tidak mengabaikan tugas-tugas sehari-hari terutama tugas layanan langsung kepada masyarakat, karenanya pengaturan jadwal harus disesuaikan dengan layanan pada masyarakat. Mengawali tausiyah setelah Sholat Dzuhur berjamaah, Roni membahas tentang ayat kewajiban melaksanakan ibadah berpuasa yang merupakan sebuah kewajiban bagi umat Islam yang bukan hanya untuk ritual Ibadah saja, tetapi mempunyai manfaat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Dirinya juga menyampaikan agar ASN di bulan Ramadhan ini lebih giat melayani masyarakat dengan mengingat pahala yang akan diraih semakin besar ketika layanan tersebut dilakukan di bulan Ramadhan. “Dalam berpuasa, tidurnya orang beruasa sudah dinilai ibadah, apalagi aktifitasnya dalam layanan masyarakat”, katanya. Kegiatan tadarus dan Kultum setelah sholat Dzuhur berjamaah ini dilakukan secara bergiliran, untuk tadarrus dilakukan setiap seksi sedangkan tausiyah dilakukan secara bergiliran dan diikuti oleh semua ASN Kementerian Agama yang beragama Islam. (Team)

Langit Mendung, Pos Pantau Hilal Alas Purwo Roboh Disapu Angin

Banyuwangi (Warta Blambangan) Tim Badan Hisab dan Rukyah (BHR) Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang dipimpin H. Moh. Jali yang juga dihadiri Tim Pengadilan Agama Banyuwangi, organisasi keagamaan LDII dan Nahdlatul Ulama, para akademisi dari IAI Ibrahimy Genteng, STIB Banyuwangi melalaikan pantau hilal di Alas Purwo Mendung dan angin kencang sempat menerpa Pos Pantau, namun tak menyurutkan Tim untuk melakukan tugasnya meskipun gagal, Ahad (10/03/2024)
Pantauan hilal yang digelar di Pantai Pancur, Desa Kutorejo Kecamatan Tegaldlimo diwarnai angin kencang dan hujan deras yang menyebabkan tenda pemantau hilal roboh proses pantauan hilal di wilayah yang masuk kawasan Taman Nasional Alas Purwo tersebut dapat diselesaikan.   “Hasilnya ufuk di barat mendung, tidak terlihat hilalnya karena ketinggiannya masih seperempat derajat, 0 derajat 12 menit,” kata H. Moh. Jali Dari Tim BHR Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi pada media ini Tenda pantau hilal roboh diterjang angin Pantauan hilal yang digelar di Pantai Pancur, Desa Kutorejo Kecamatan Tegaldlimo diwarnai angin kencang dan hujan deras yang menyebabkan tenda pemantau hilal roboh.  Meski demikian, proses pantauan hilal di wilayah yang masuk kawasan Taman Nasional Alas Purwo tersebut dapat diselesaikan.   “Hasilnya ufuk di barat mendung, tidak terlihat hilalnya karena ketinggiannya masih seperempat derajat, 0 derajat 12 menit,” kata Tm Badan Hisab dan Rukyah (BHR) Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Ghufron Mustofa. Dia juga menyampaikan bahwa syarat seharusnya adalah minimal 3 derajat dengan elongasi minimal 6,4 derajat.  “Untuk saat ini elongasinya hanya 2 derajat,” ujar Ghufron. Hasil hilal tersebut lanjutnya akan dilaporkan ke Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi untuk diteruskan ke Kemenag RI untuk bahan sidang isbat awal Ramadhan.  Sementara itu berdasarkan Keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas, Ramadhan tahun ni jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024.

Adapun 134 titik rukyatul hilal sebagai berikut:

Kemenag Umumkan 134 Lokasi Rukyatul Hilal di Seluruh Indonesia Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengumumkan tempat untuk Rukyatul Hilal di 134 lokasi di seluruh Indonesia sebagai penunjuk awal bulan Ramadan 1445 Hijriah. Jadwal Sidang Isbat tersebut adalah pada hari Ahad, 10 Maret 2024 dimulai pukul 17.00 WIB di Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama. Mulanya Kemenag akan memaparkan posisi hilal awal Ramadan 1445 Hijriah berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi) oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag RI, dimulai pukul 17.00 WIB. Selanjutnya Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1445 Hijriah yang akan digelar secara tertutup setelah salat Magrib. Sidang ini akan menggunakan data hisab dan juga hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh Tim Kemenag di 134 lokasi di seluruh Indonesia. Konferensi pers hasil Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1445 Hijriah yang akan disiarkan melalui media sosial Kemenag RI. Untuk memantau secara langsung mengakses tautan live streaming melalui Channel YouTube Bimas Islam, Channel YouTube Kemenag RI, media sosial Bimas Islam, Kemenag RI, dan NU Online. Dengan demikian, diharapkan hasil dari sidang isbat ini akan memberikan kejelasan dalam menentukan awal Ramadan 1445 Hijriah dan awal puasa Ramadan 2024 bagi umat Islam di Indonesia. Berikut daftar lengkap 134 lokasi titik Aceh 1. Obs. Tgk Chik Kuta Karang 2. Tugu 0 Km Kota Sabang 3. Bukit Blang Tiron Lhokseumawe 4. Pantai Lhok Geulumpang 5. POB Suak Geudeubang 6. Pantai Nancala Teupah Barat Simeulue Sumatera Utara 7. Anjungan Lantai IX Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro No. 30 Medan. 8. Observatorium Ilmu Falak (OIF) Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Panglima Denai Medan 9. Gedung Kebudayaan Sumatera Barat 10. Puncak Langkisau Carocok Painan Kabupaten Pesisir Selatan 11. Dusun Kayu Gadang Desa Santur Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto 12. Bukit Langkuik Kecamatan Bonjol 13. Puncak Gunung Medan 14. Lantai 3 Gedung DPRD Kab. Pasaman Barat di Padang Tujuh 15. Puncak Dama Kel.Kampung Jawa Kota Solok 16. Taeh Bukik 17. Bukik Ampangan 18. Kubu Jawi 19. BPTU Padang Mengatas Nagari Mungo 20. Pantai Gandoriah Kota Pariaman 21. Kantor Kemenag Kabupaten Solok Selatan 22. Jorong Sikaladi Nagari Pariangan 23. Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar di Cubadak 24. Bukit Sipora Jaya 25. Balkon, Rocy Hotel Bukittinggi 26. Puncak Lawang Kecamatan. Matur Kabupaten Agam 27. Sitinjau Laut, Jalan Raya Solok-Padang 28. Pantai Tiram Kecamatan Ulakan Tapakis 29. Puncak Nganang Kecamatan Luhak Riau 30. Pantai Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis Kepulauan Riau 31. Pantai Tanjung Setumu Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengumumkan tempat untuk Rukyatul Hilal di 134 lokasi di seluruh Indonesia sebagai penunjuk awal bulan Ramadan 1445 Hijriah. Jadwal Sidang Isbat tersebut adalah pada hari Ahad, 10 Maret 2024 dimulai pukul 17.00 WIB di Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama. Mulanya Kemenag akan memaparkan posisi hilal awal Ramadan 1445 Hijriah berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi) oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag RI, dimulai pukul 17.00 WIB. Berikut daftar lengkap 134 lokasi titik pemantauan hilal awal Ramadan 1445 H atau 2024 M di seluruh Indonesia: Aceh 1. Obs. Tgk Chik Kuta Karang 2. Tugu 0 Km Kota Sabang 3. Bukit Blang Tiron Lhokseumawe 4. Pantai Lhok Geulumpang 5. POB Suak Geudeubang 6. Pantai Nancala Teupah Barat Simeulue Sumatera Utara 7. Anjungan Lantai IX Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro No. 30 Medan. 8. Observatorium Ilmu Falak (OIF) Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Panglima Denai Medan 9. Gedung Kebudayaan Sumatera Barat 10. Puncak Langkisau Carocok Painan Kabupaten Pesisir Selatan 11. Dusun Kayu Gadang Desa Santur Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto 12. Bukit Langkuik Kecamatan Bonjol 13. Puncak Gunung Medan 14. Lantai 3 Gedung DPRD Kab. Pasaman Barat di Padang Tujuh 15. Puncak Dama Kel.Kampung Jawa Kota Solok 16. Taeh Bukik 17. Bukik Ampangan 18. Kubu Jawi 19. BPTU Padang Mengatas Nagari Mungo 20. Pantai Gandoriah Kota Pariaman 21. Kantor Kemenag Kabupaten Solok Selatan 22. Jorong Sikaladi Nagari Pariangan 23. Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar di Cubadak 24. Bukit Sipora Jaya 25. Balkon, Rocy Hotel Bukittinggi 26. Puncak Lawang Kecamatan. Matur Kabupaten Agam 27. Sitinjau Laut, Jalan Raya Solok-Padang 28. Pantai Tiram Kecamatan Ulakan Tapakis 29. Puncak Nganang Kecamatan Luhak Riau 30. Pantai Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis ADVERTISEMENT BY ANYMIND Kepulauan Riau 31. Pantai Tanjung Setumu Jambi 32. Rooftop MTs N 2 Model Kota Jambi, Jambi 33. Hotel The Aryaduta Palembang ADVERTISEMENT BY ANYMIND Bangka Belitung 34. Pantai Tanjung Raya Penagan Bangka 35. Pantai Tanjung Kalian Muntok Bangka Barat 36. Pantai Tanjung Pendam Belitung Bengkulu 37. Mess Pemda lantai 3 (tiga) Provinsi Bengkulu. Jalan Pasar Pantai Kelurahan Malabero Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu Lampung 38. POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda Lampung Selatan 39. Kampus ITERA, Jati Agung, Lampung Selatan 40. Pantai Labuhan Jukung, Krui, Pesisir Barat DKI Jakarta 41. Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta 42. Masjid Hasim Asyari Jakarta Barat 43. Pondok Pesantren Hidayatullah Basmol Jakarta Barat 44. Pulau Pramuka Kepulauan Seribu Jawa Barat 45. Pantai Pasirlasih, Kabupaten Pangandaran 46. Pantai Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya 47. Pantai Pondok Bali, Kabupaten Subang 48. Imah Noong, Kabupaten Bandung Barat 49. Albiruni (UNISBA) 50. Pantai Baro Gebang, Kabupaten Cirebon 51. POB Cibeas, Kabupaten Sukabumi 52. Bosscha Lembang, Kabupaten Bandung Barat 53. Tower Observatory Hilal Manalusu Cikelet, Kabupaten Garut 54. POB Gunung Putri Sukamanah, Kota Banjar 55. SMA Astha Hannas, Kabupaten Subang Banten 56. Pantai Anyer 57. UIN SMHB Serang 58. Komplek Mercusuar Cikoneng, Anyer Jawa Tengah 59. Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang 60. BOP Watu Layar Binangun, Kecamatan Lasem 61. Pantai Jetis, Kecamatan Grabag 62. Pantai Ujungnegoro, Kandeman 63. Pantai Padelan, Kecamatan Ayah 64. Rooftop Hotel Aston Cilacap 65. pantai Kartini, Kecamatan Jepara 66. Menara Masjid Agung Nurul Kalam 67. Pantai Alam Indah 68. Ma'had Aly TBS Kudus 69. Pelabuhan Tanjung Kendal 70. Bukit Sukobubuk, Kecamatan Margorejo 71. Menara Pandang, Purwokerto Barat 72. Pantai Wisata Dewi Mangrove Sari 73. POB PPMI Assalaam Pabelan, Kecamatan Kartasura 74. UIN KH. Abdurrahman Wahid Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 75. POB Syekh Bela Belu Parangtritis Yogyakarta 76. Markaz JAC Depok Sleman 77. Bukit Brambang Patuk Gunungkidul 78. Lantai 3 Bandara YIA Jawa Timur 79. Masjid Al Hikmah Puger 80. Pantai Srau Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan 81. POB Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang 82. Pantai Wotgalih Kec. Yosowilangun Kabupaten Lumajang 83. Pantai Gebang Bangkalan 84. Pelabuhan Taddan Sampang 85. Pantai Pancor 86. Pantai Plengkung 87. Gumuk Klasi Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Pasuruan, Alamat: Krampyangan 88. Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur 67127 89. Lantai 3 Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso 90. MAN. 3 Kediri Kandangan Kediri 91. Bukit Gandrung Tanggulasi Medowo Kandangan 92. Bukit Banjarsari Wonotirto Kabupaten Blitar 93. Observatorium Jokotole IAIN Madura (Pamekasan) 94. Gunung Sekekep Pulung 95. Ibnu Syatir PP Al-Islam Joresan 96. Watoe Dhakon Observatory Fakultas Syariah IAIN Ponorogo 97. Observatoruim Darul Huda Mayak Ponorogo 98. Lereng Gunung Pandan Ds. Tulung Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun 99. Ds. Dagangan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun 100. Pantai Tanjung Kodok Lamongan 101. Bukit Wonocolo Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro 102. Bukit Condro Dipo Kebomas Gresik 103. Pelataran Command Center lt 9 Kominfo Gedung Pemkab Malang. 104. Pantai Taneros Kec. Ambunten Kabupaten Sumenep 105. Menara Rukyatul Hilal Desa Banyururip Kecamatan Senori Kabupaten Tuban Kalimantan Barat 106. Pantai Indah Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Tengah 107. Menara Masjid Raya Darussalam Palangkaraya 108. Lantai atas Aquarius Boutique Hotel 109. Pantai Teluk Bogam Kabupaten Kotawaringin Barat 110. Pelabuhan Segintung Kabupaten Seruyan Kalimantan Timur 111. Puncak/Lantai Atas Hotel Plaza Mulia Kalimantan Selatan 112. Zury Expres Hotel, Banjarmasin Kalimantan Utara 113. Taman Berlabuh Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara Bali 114. Pantai Patra Jasa Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Nusa Tenggara Barat (NTB) 115. Pantai Loang Baloq Ampenan Mataram Nusa Tenggara Timur (NTT) 116. Rooftop Gedung Pelayanan BMKG NTT Sulawesi Selatan 117. Rooftop Mall GTC Makassar 118. Appabatu Desa Parak, Kecamatan Bontomanai Sulawesi Barat 119. Tanjung Mercusuar Sumare, Simboro Kabupaten Mamuju Sulawesi Tenggara 120. Pantai Bahari Kecamatan Tanggetada Sulawesi Utara 121. Area Parkir Apartemen MTC Mega Mas Manado Gorontalo 122. Pantai Desa Botu Barani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten. Bone Bolango, Gorontalo Sulawesi Tengah 123. Desa Marana Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala 124. Desa Lamo, Kecamatan Pagimana Maluku 125. Karang Panjang, Kota Ambon 126. Desa Latulahat, Kota Ambon 127. Desa Wakasihu, Maluku Tengah 128. Hotel Tirta Kencana Jl. Raya Amahusu No.1, Kota Ambon Maluku Utara 129. Pantai Ropu Tengah Balu, Kecamatan Sahu Kabupaten​​​​​​​ Halmahera Barat 130. Pantai Afe Taduma, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate Papua 131. Pantai Lampu Satu Merauke Papua Barat 132. Pantai Masni SP 7 Kabupaten Manokwari 133. Hotel Waigo, Jl.Yos Sudarso, Kota Sorong 134. Kampus STAI Al Mahdi Jl. Sam Ratulangi Kabupaten Fakfak, .

Orang itu Pingsan di Depanku

Setelah Sholat subuh di Masjid Nabawi, saya tidak langsung pulang, seperti biasa saya jalan jalan disekitar Masjid yang sampai saya meninggalkan Masjid ini meski belum pernah mengitarinya, sehingga tidak tahu pasti bersapa luas Masjid ini sebenarnya. Seperti biasa saya berdiri pada sebuah tembok sekitar satu setengah meter diluar pintu enam, pintu dimana menuju hotel kami. Saya bisa melihat ribuan jamaah yang keluar dari pintu tersebut, dan jamaahpun bisa mengensali saya, kadangkala mereka mendekati saya dan ingin pulang bersama secara rombongan. Maklumlah dihari hari awal di kota Madinah banyak jamaah yang sesat jalan karena salah dalam memilih gang atau keliru saat berbelok arah, meski sebenarnya hotel kami sangat mudah untuk dicari dari pintu enam ini. Beberapa jamaah berhenti sebentar disekitar taman diluar pintu enam, dimana banyak burung dara bertebaran disini, pedagang dengan lapak lapak kecil juga tak henti hentinya menawarkan dagangan dengan bahasa Indonesia yang terlihat kaku. Beberapa jamaah mampir di Masjid Umamah yang ada di luar pintu enam. Masjid ini tidaklah besar, tempatnya disebelah kiri setelah keluar dari pintu enam , Umamah adalah Nama Shahabat Nabi dari Kaum Anshor yang mula mula masuk Islam, sebelah kanan ada Masjid Abu Bakar yang juga tidak terlalu luas. Beberapa jamaah menyempatkan diri ziarah dan masuk kedalam masjid tersebut. Pagi itu setelah saya berkeliling sekitar pintu enam, saya ingin ke Musium Perjalanan Nabi, seperti pagi sebelumnya, saya duduk duduk disekitar taman burung ( sebutan kami untuk menandai tempat dari hotel menuju pintu enam yang banyak burung daranya, meski tidak banyak tanaman ), saya mulai mendekati kembali ke Halaman Masjid Nabawi setelah payung payung raksasa mulai mekar, sebuah pemandangan yang tidak didapatkan ditempat lain. Saya memasuki Masjid lagi untuk melalukan Sholat Dhuha. Saya sengaja Sholat didalam masjid sambil mengambil air zamzam daan memasukkan kedalam botol semprotan. Saya sudah berjanji dengan beberapa jamaah untuk berangkat bersama ke Musium Perjalanan Nabi dan dilanjutkan ke Maqom Baqi’, kita sepakat berkumpul di Carpacking 5, sebuah tempat dihalaman belakang Masjid Nabawi dimana dibawahnya ada tempat parkir Mobil, memang karena adanya perluasan halaman Masjid Nabawi, jalanan disekitar Masjid berada di terowongan dibawah halaman tersebut, termasuk tempat parkirnya, begitu juga dengan tempat wudlu yang berada di bawah halaman. Ketika saya keluar dari Masjid Manawi, tepat didepan saya secara mengejutkan ada seorang laki laki sekira usia lima puluhan diatas kursi roda kejang kejang, dari mulutnya keluar sedikit busa, beberapa tentara keamanan Masjid mendekat memberikan pertolongan dengan mengangkat orang tersebut dan membaringkan ke lantai. Tidak ada jamaah yang oleh mendekat, mungkin takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Mata saya memburu diantara jamaah mungkin ada teman atau saudara dari jamaah tersebut, ternyata tidak ditemukan, saya juga heran, mengapa juga jamaah dengan kursi roda ini ke Masjid sendirian, Akhirnya merepotkan juga saat terjadi musibah seperti ini. Saya mendekati jamaah tersebut dan menunjukkan kartu identitas sebagai petugas PPIH, karena dalam kondisi seperti ini hanya petugas dengan identitaslah yang diperkenankan mendekat, namun saya tidak dapat berbuat banya selain mengamankan barang barang terpenting miliknya. Kondisi jamaah masih juga belum membaik hingga datang ambulan dari RSAS. Tidak ada pilihan bagi petugas yang sedang menghadapi jamaah yang sedang memburuhkan pertolongan meskibukan dari anggota jamaah kloternya kecuali ikut dalam ambulan tersebut dengan mengabaikan rencana ke Musium perjuangan nabi. Ambulan membawa jamaah ke RSAS Al Anshor, sebuah rumah sakit yang berlokasi di sekitar Masjid Nabawi, rumah sakit ini tidaklah terlalu besar, namun fasilitasnya sangat komplit. Pasien yang datang langsung mendapatkan penanganan, pemeriksaan lengkap untuk mengetahui secata detail penyakitnya. Saya menanda tangani berkas berkas dalam bahasan Arab dan inggris yang diperlukan dari jamaah yang ternyata dari Embarkasi Solo ini. Sekali kali saya membuka kamus bahasa Arab pasaran yang saya simpan dalam android, agar saat berkomunikasi dengan pegawai rumah sakit tidak terlalu terlihat plonga plongo, sesekali terpaksa dengan Bahasa Inggris jika sudah mentok tidak dapat menggunakan Bahasa Arab, yang terpenting kami sama sama memahami maksudnya. Saya menghubungi Ketua Kloter dari pasien dengan menggunakan Android yang dibawa pasien tersebut, sambil menunggu tim kloternya datang, saya berjalan jalan melihat kondisi sekitar rumah sakit, kebetulan ada dua orang jamaah asal Medan yang ingin menjenguk saudaranya yangdirawat di RSAS Al Anshor, dia menunjukkan dapih B sebagai identitas saudaranya yang dirawat dirumah sakit tersebut, saya mengarahkannya untuk menemui resepsionis, dan oleh resepsionis diberikan sebuah catatan kecil dengan menggunakan Bahasa Arab tanpa harokat dan yang kemudian diarahkannya ke loket. Beberapa saat kemudian kedua orang ini kembali dengan tersenyum bingung menunjukkan kepada saya bahwa dia diberi obat saat berada di loket. Saya ingin menolong orang ini, namun saya juga harus menjaga pasien yang saya bawa sertaa menunggu tiem kloternya, Akhirnya kedua jamaah tersebut saya suruh untuk bertanya kepada petugas yang ditemuinya dengan menunjukkan Dapih B serta berkata Aena Pasien Hadha hingga kemudian ditunjukkan tempatnya. Ternyata ampuh juga mantra yang saya berikan kepadanya meski saya juga nggak terlalu yakin apakah benar atau tidak bahasa Arab tersebut. Hari menjelang siang ketika Team Kloter dari Solo datang, kedatangannya agak lambat karena harus berkoordinasi dengan sektor sebab tidak tahu alamat RSAS Al Anshor, sementara saya juga tidak tahu bagaimana nantinya saya kembali ke Hotel dimana saya menginap. Jika saya harus jalan kaki, saya harus melangkahkan kaki ini kemana ?? sedangkan saya tidak tahu arah didaerah mana saya sekarang berada. dan satu satunya jalan untuk sampai ke Hotel adalah saya harus naik taksi sendiri denhan sopir yang tiodak mengeti Bahasa Indonesia sama sekali, apalagi Bahasa Osing

Bimtek PPIHK Tiga Provinsi Selesai

Surabaya (Warta Blambangan) Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter Embarkasi Surabaya Terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan yang diikuti 530 peserta dari Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali dan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dilaksanakan sejak 29 Pebruari 2024 sampai 9 Maret 2024 ditutup oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Dr. Husnul Maram di Hall Muzdalifah Asrama Haji Surabaya. Dalam penutupan kegiatan yang dilakukan sejak sholat subuh hingga hampir tengah malam tersebut dilakukan untuk menyiapkan jamaah haji Embarkasi Surabaya sejumlah 106 kloter (Kelompok Terbang) yang setiap kloter dipimpin oleh satu orang Ketua Kloter, seorang Pembimbing Ibadah Kloter dan Tiga orang tenaga Kesehatan. Hadir dalam penutupan tersebut disamping Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya Gatarman, Kepala Bidang PHU (Penyelenggara Haji dan Umroh) Provinsi Jawa Timur Dr. Abdul Haris, Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Bali Dr. Nasihudin, juga para fasilitator, baik dari Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan maupun para praktisi yang menjadi narasumber maupun fasilitator. Dalam sambutannya, Husnul Maram menyampaikan bahwa mabrurnya jamaah haji bagi petugas adalah ketika sukses membersamai jamaah. "pahala bagi petugas haji lebih besar ketika menjalankan tugas dibandingkan dengan ibadah sunah di tanah suci" kata Maram. Berkaitan dengan pelaksanaan Bimbingan Tehnis, Husnul Maram menyampaikan bahwa peserta Bimtek saat ini sangat istimewa, karena diikuti oleh peserta terbanyak dibandingkan tahun sebelumnya, dan mengikuti kegiatan tanpa ada yang meninggalkan kegiatan. Disamping itu para peserta, dari pendidikan banyak yang strata tiga hingga profesor, begitupun dengan tenaga kesehatan yang juga banyak dari dokter spesialis. Menyinggung tentang pemberangkatan haji, Husnul Maram menyampaikan bahwa dalam pemberangkatan haji tahun ini fast track atau pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan di Bandara Juanda Surabaya, sehingga ketika berada di Bandara Arab Saudi tidak perlu lagi pemeriksaan imigrasi. Tentang pelaporan administrasi, Husnul Maram mengingatkan bahwa saat ini semua pelaporan secara online, dan diharapkan para petugas haji disarankan mempunyai paket data yang kuat, sehingga tidak menghambat pelaporan dan koordinasi. Kepada media ini, salah satu peserta asal Kabupaten Banyuwangi Syafaat menyampaikan bahwa selama Bimbingan Teknis berlangsung banyak yang baru dalam penyelenggaraan haji tahun ini yang harus disampaikan kepada jamaah. Dirinya menyampaikan bahwa para PPIHK akan menyampaikan semuanya kepada jamaah haji diwilayahnya.

Sambut Ramadlan, Takmir Masjid Jamik Baiturrahim Kepanjen Bina 100 lebih Imam Masjid & Mushola

Rabu, 06 Maret 2024- 22:21 Jelang datangnya bulan Suci Ramadan, Takmir Masjid Baiturrahim di Desa Curungrejo, Kepanjen, Kabupaten Malang, telah memberikan pembinaan terhadap para imam masjid dan mushola. Pemberian pembinaan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada imam rowatib di masing-masing mushola dan masjid, yang akan memimpin/menjadi imam sholat rowatib dan taraweh selama bulan Ramadan. Ketua Takmir Masjid Baiturrahim, H.Mohamad Iksan mengatakan, terdapat 100 lebih orang Imam yang terdiri dari lima masjid dan 33 musola mengikuti pembekalan serta pembinaan tersebut. "Pada kegiatan pembinaan ini kami menghadirkan pengasuh utama Gus Athoillah Mursyid salah satu pengasuh PPAI Al-Karomah," Lebih lanjut dia mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan bagian dari salah satu pelaksanan "Program Menyambut dan Menjemput Berkah Ramadan 1445H/2024M" yang diadakan oleh Masjid Jamik Baiturrahim Curungrejo Kepanjen. "Secara keseluruhan rangkaian kegiatan Ramadhan ada 10 Program unggulan. Rangkaian program ini diawali dengan pembinaan terhadap Imam Masjid serta Mushola," ucapnya. Sedangkan sepuluh program unggulan itu disebutkannya, Buka Puasa Gratis, Pesantren Ramadhan, Nuzulul Qur'an, Kuliah Subuh, tausiyah dan sebagainya. Sedangkan khusus untuk pembekalan terhadap Imam tersebut, sebagai bentuk penyegaran agar dapat menjalankan tugasnya sebagai imam dengan sebaik mungkin sesuai kaidah ilmu tajwid terutama dalam hal bacaan surat Al-Fatihah, Surat-surat pendek dan syarat rukun sholat "Ini sebagai bentuk penyegaran tentang tata cara salat terutama bacaan surat Al-Fatihah sebagai salah satu syarat dan rukun salat," urainya. Melalui pelatihan yang digelar Takmir Masjid Baiturrahim Curungrejo-Kepanjen ini diharapkan saat Ramadlan dengan sebaik mungkin dan sesuai tuntutan. (*) 
 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger