Pages

Penyuluh Agama Hindu Tingkatkan Kemampuan Literasi

Banyuwangi (Warta Blambangan) Para Penyuluh Agama Hindu ASN pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi melakukan diskusi peningkatan kemampuan literasi  terutama dibidang penulisan, diskusi yang digelar di ruang


Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Hindu, Selasa (21/11/2023) dipimpin oleh Penyelenggara Hindu Oksan Wibowo, juga dihadiri Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat. 

Para Penyuluh dengan berbagai aktivitas penyuluhan kepada masyarakat Hindu di Kabupaten Banyuwangi tersebut kedepan bukan hanya melakukan penyuluhan secara ofline, tetapi juga akan memanfaatkan media digital.

Oksan menyampaikan bahwa dengan adanya tenaga penyuluhan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) sejumlah 3 orang, sehingga saat ini Penyuluh ASN Agama Hindu ada 4 orang, ditambah Penyuluh Agama Hindu Non PNS sejumlah 8 orang.

"dengan diskusi ini kemampuan dibidang literasi akan terus kita tingkatkan" kata Oksan.

Syafaat menyampaikan bahwa Komunitas Lentera Sastra bertekat untuk terus menggelorakan semangat literasi dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.

"penyuluhan melalui media online merupakan sebuah keniscayaan, peningkatan kemampuan terus kita lakukan" kata Syafaat. (syaf)

Kankemenag Kab Banyuwangi Tutup Workshop Jurnal Ilmiah Lentera Sastra

Banyuwangi (Warta Blambangan) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi H. Chaironi Hidayat menutup Workshop Penulisan artikel Jurnal Ilmiah yang diselenggarakan Komunitas Lentera Sastra, Kamis (16/11/2023) setelah kegiatan tersebut berlangsung sejak Sabtu (11/21/2023) yang diikuti 116 peserta. 


Roni (panggilan akrabnya) menyampaikan terima kasih kepada para Narasumber yang telah menularkan ilmunya diantaranya Profesor Dr. Indriya Mulyaningsih, M.Pd. Guru Besar IAIN Syeh Nurjati Cirebon, Syafaat, S.H., M.H.I. Ketua Komunitas Lentera Sastra Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Reza Faishol, S.Kom., M.Pd. Dosen Pasca Sarjana IAI Ibrahimy Genteng dan Dr. Nur Anim Jauhariyah, S.Pd.I., M.Si Dosen UIMSYA (Universitas KH. Mukhtar Syafaat) Blokagung Kecamatan Tegalsari.
Roni mengingatkan bahwa dalam Islam jika mengingat wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad tersirat dan tersirat tentang pentingnya literasi.
"Literasi dalam arti luas yakni bagaimana seseorang menerima dan mengolah informasi dan menyampaikan kepada orang lain sesuai keilmuan yang ada" katanya
Lebih lanjut mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep ini menyampaikan bahwa dirinya akan memberikan fasilitas yang dibutuhkan dalam perkembangan literasi dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.

Ketua Komunitas Lentera Sastra menyampaikan bahwa semua hasil karya dalam workshop ini akan dibukukan, baik cetak ataupun elektronik (e-Book).
Syafaat menyampaikan bahwa pada awalnya peserta dibatasi maksimal 80 peserta saja, tetapi saat pembukaan peserta yang tidak mendaftar juga hadir, dan nggak tega ketika ditolak.
"mereka menyadari ketika harus berdesakan di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi" kata Syafaat.
Dalam pertemuan tersebut Profesor Indri  mereview karya peserta yang sudah masuk beberapa hari sebelumnya.
Beberapa masukan yang diberikan guru besar IAIN Syeh Nurjati tersebut mampu memberikan wawasan tentang bagaimana menulis jurnal.
"setiap yang disampaikan harus mempunyai dasar dan sumber yang jelas" kata Indri.
Pertemuan terahir ini benar-benar dimanfaatkan oleh para peserta yang mengikuti kegiatan hingga hari keenam (syaf)

Giat PHBS Siswi MI Darun

Banyuwangi (Warta Blambangan) Sebagai salah satu madrasah rintisan Adiwiyata, MI Darun Najah II giat melaksanakan kampanye PHBS kepada siswa dengan kegiatan Sosialisasi Hidup Sehat Untuk Mencegah Diabetes Pada Anak Selasa (14/11/2023) di lantai 2 masjid Darun Najah diikuti oleh 80 siswi kelas 2 dan kelas 5.


Kegiatan ini menghadirkan nara sumber mahasiswa fakultas kedokteran, kesehatan, dan Ilmu Alam Universitas Airlangga Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Hewan sebanyak 7 orang. 

Materi yang diberikan dalam sosialisasu ini sangat bervarisi dan lebih banyak mengajak siswa interaktif dengan berdialog , Gerak dan lagu, praktek CTPS, juga fun game sehingga siswi tidak merasa bosan, diakhir kegiatan dibagikan kepada siswa contoh makanan sehat untuk dikonsumsi berupa buah segar dan susu.

Kepala MI Darun Najah II majidatul Himmah menyampaikan bahwa "Penting bagi siswi dibekali dengan PHBS di madrasah agar tidak jajan sembarangan, dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan. Tentunya harus ada  dukungan dari orang tua agar pembiasaan PHBS dapat berjalan sesuai harapan". 

Salah satu nara sunber Dzikra Ghaniya mengungkapkan bahwa mereka sangat terkesan dengan semangat siswi MI Darun Najah II saat mengikuti kegiatan ini dan berterima kasih sudah diberikan kesempatan untuk memberikan sosialisasi pada tugas project mata kuliah Komunikasi Dan Layanan Kesehatan Dasar. (Eni).

Dosen UIMSYA Menyampaikan Trik Menulis Opini

Banyuwangi (WartaBlambanga)Dr. Nur Anim Jauhariyah, S.Pd., M.Si Pengelola Jurnal UIMSYA (Universitas KH Mukhtar Syafaat) menjadi Narasumber dalam pelatihan penulisan jurnal yang diselenggarakan Komunitas Lentera Sastra pada hari keempat, Selasa (14/11/2023) yang diikuti peserta pelatihan artikel Jurnal Nasional maupun Internasional yang dilaksanakan sejak Sabtu (11/11/2023)


Anim (nama panggilannya) menyampaikan bahwa ketika kita menulis kemudian kehabisan ide, maka kita bisa searching di media online agar ide bisa muncul kembali.

“kita sudah terbiasa menulis, setidak tidaknya selain artikel jurnal juga opini dalam media online, dan itu dapat dikembangkan” kata Anim.

Lebih lanjut Anim menyampaikan bahwa kita dapat memanfaatkan data sekunder untuk penulisan karya tulis, sedangkan tema penulisan bagi penulis pemula, Anim menyarankan agar menulis sesuatu yang benar-benar dipahami.

Anim berharap guru dan ASN dapat mengisi beberapa jurnal yang dikelola perguruan tinggi, sehingga para guru bukan hanya mencari referensi, tetapi dapat menjadi sumber informasi melalui tulisannya masing-masing.

Ketua komunitas Lentera sastra menyampaikan bahwa pada pertemuan keempat ini panitia sengaja menghadirkan narasumber yang juga pengelola jurnal agar semakin banyak pengelola jurnal yang dikenal oleh para guru.

Syafaat berharap dengan latihan menulis yang terus-menerus diakukan, kemampuan menulis keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi terus akan meningkat, yang tulisannya bukan hanya dimuat di media lokal, tetapi juga tembus Jurnal Nasional maupun Internasional.(syaf)

Workshop Jurnal Ilmiah Kemenag Kab Banyuwangi

Banyuwangi (Warta Blambangan) Terminal Literasi Pegawai Kementerian Agama (Lentera Sastra) menggelar pelatihan menulis jurnal ilmiah, Sabtu (11/11/2023) di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Secara ofline yang dilanjutkan Secara online hingga Rabu (15/11/2023) yang diikuti lrbih dari seratus peserta dari para guru dan ASN.



Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat melalui Kasi Pendma menyampaikan bahwa semangat literasi dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi harus tetap ditingkatkan meskipun berganti pimpinan.

"program menarasikan kegiatan dan mengunggah ke web merupakan salah satu cara untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat" kata Kasi Pendma.


Adapun para Narasumber yang memberikan materi dalam kegiatan yang digelar lima hari berturut-turut tersebut adalah  Profesor Dr. Indriya Mulyaningsih, Guru Besar IAIN Syeh Nurjati Cirebon, Syafaat  Ketua Lentera Sastra serta Reza Faishol  dari IAI Ibrahimy Genteng.


Para Narasumber tersebut bukan hanya memberikan materi tentang penulisan Karya Tulis Ilmiah, tetapi juga memberikan pendampingan secara online kepada para peserta.

Kasi Pendma Dimyati menyampaikan bahwa penulis terbaik akan diberikan reward dalam Kemangi Award yang digelar dalam rangka Hari Amal Bakti ke 78 Kementerian Agama Republik Indonesia.


Sementara itu Syafaat dalam paparannya menyampaikan tentang tehnis menulis KTI yang sesuai dengan kondisi kekinian. 

"tulis tentang kondisi maupun pengamatan atau penelitian riil di madrasah, karena tulisan kita harus dapat dipertanggungjawabkan Secara ilmiah" kata Syafaat.


Tentang tema tulisan, Syafaat menyampaikan bahwa tidak perlu terlalu jauh, tetapi yang ada disekitar, hal ini sangat bermanfaat setidak tidaknya bagi lembaga itu sendiri.

Tentang publikasi jurnal, para Narasumber menyampaikan tehnis yang harus dilakukan agar karya tulis dapat di muat dalam jurnal Nasional maupun internasional.

Panitia HAB Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Laksanakan 15 Kegiatan

Banyuwangi (Warta Blambangan) Pelaksanaan Hari Amal Bakti (HAB) ke 78 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2024, di Kabupaten Banyuwangi telah diawali dengan beberapa kegiatan, hal ini disampaikan Aris Papudi  Ketua Umum HAB Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi bersama Yasin Alibi dan Syafaat di Radar Banyuwangi, Jumat (10/11/2023) bersama tim Humas HAB Kementerian Agama.


Aris yang menjabat sebagai Penyelenggara Bimas Katolik tersebut menyampaikan bahwa baru tahun ini di Kabupaten Banyuwangi Ketua Umum Panitia HAB dijabat oleh pejabat Non Muslim, yang pada tahun sebelumnya hanya di Seksi atau bidang.
Aris menyampaikan bahwa dipilihnya 15 kegiatan bukan tanpa alasan, mengingat hal ini berkaitan dengan angka 78.
"15 itu hasil penjumlahan angka 7 dan 8 yang di mistis jadi 15" kata Aris yang membuat semua yang mendengarkan tertawa.

Lebih lanjut Aris menyampaikan bahwa beberapa kegiatan telah dilakukan seperti tari kolosan sepuluh ribu siswa dan orang tua RA (Raudlotul Athfal) di Pantai Marina Boom dengan melafalkan Asmail Husnah, dan Tarian kolosal dalam Pembukaan PORSENI MI Tingkat Provinsi Jawa Timur di Stadion Diponegoro.

Pelaksanaan kegiatan dengan menggandeng media ini sangat penting dengan mengingat peran media dalam penyampaian berita kepada masyarakat.
"kita berikan kesempatan kepada panitia HAB dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi untuk melakukan podcast" kata Samsudin Adlawi  Direktur Radar Banyuwangi. (syaf)

Buket Buku Lentera Sastra untuk Pisah Sambut Kankemenag Kab Banyuwangi

Banyuwangi (Warta Blambangan) Pisah sam sambut pejabat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dari pejabat lama Dr. Moh Amak Burhanudin kepada pejabat baru Chaironi Hidayat, 


Rabu (08/10/2023) bukan hanya dihadiri pejabat dari Kementerian Agama saja, melainkan juga dari Forpinda,, Sastrawan  dan Budayawan di Kabupaten Banyuwangi.

Komunitas Lentera Sastra memberikan kado istimewa untuk Dr. Moh Amak Amak Burhanudin yang menduduki jabatan baru sebagai Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, buket buku karya Lentera Sastra diserahkan kepada Amak yang pada tahun ini menerima anugerah Bapak Inspirator Literasi Kementerian Agama Kabupaten Kabupaten Banyuwangi.
Amak menyampaikan bahwa semangat literasi harus terus dikembangkan meskipun berganti pimpinan.
Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa Amak merupakan sosok yang sangat peduli dengan perkembangan literasi.
"tampilannya dalam Liga Puisi 3 Anak Merah Putih sangat menginspirasi bagi ASN di Kabupaten Banyuwangi" kata Syafaat.
Dalam sambutan perpisahan di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Amak menyampaikan bahwa di Banyuwangi dapat menyelesaikan program doktor, dan berangkat haji bersama keluarga.
"yang hebat adalah ASN Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, karena jika tidak ada dukungan, maka semua program tidak akan berhasil" kata Amak.
Yang lebih menarik adalah tampilan perubahan Kantor yang lebih menarik, terutama ruang PTSP yang lebih luas.
Amak menyampaikan terima kasih kepada Lentera Sastra yang tidak henti-hentinya menyerukan literasi dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat yang memperkenalkan diri sebagai Pejabat yang baru menyampaikan bahwa sebagai junior sangat berat menggunakan Pejabat lama dengan berbagai Inovasi yang telah dilakukan.
Pejabat seusia pejabat yang lama ini  merasa bukan baru, dengan mengingat pejabat asal Situbondo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep sudah beberapa kali berguna berkunjung berkunjung di Kabupaten Banyuwangi.
"saya merasa tugas di Kabupaten Sumenep sangat berat, dan tidak  kalah beratnya tugas di Kabupaten Banyuwangi" kata Roni.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melalui saluran seluler mengucapkan terima kasih atas kerja sama Kementerian Agama dibawah Kepemimpinan Moh Amak Burhanudin dengan Jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Mewakili Bupati Banyuwangi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Arif Setiawan menyampaikan bahwa meskipun kepemimpinan Amak tidak sampai dua tahun, namun penuh dengan inovasi.
"membuat inovasi tidaklah gampang, namun untuk mempertahankan juga sulit" kata Arif.
Lebih lanjut Arif menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan, terlebih dengan berkurangnya tenaga PNS yang harus digantikan dengan media digital. (syaf)
 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger