Banyuwangi (Warta Blambangan) Maraknya pelecehan seksual dan penculikan serta kekerasan terhadap anak di bawah umur di Banyuwangi, serta kabupaten dan Provinsi sebelah (di luar jatim), Bupati Banyuwangi ipuk Azwar Anas mengantisipasi hal pencabulan dan penculikan di Bumi Blambangan dengan menggandeng semua stake holder untuk terjadinya hal yang tidak diinginkan di Banyuwangi tercinta, dengan mengadakan Rapat Koordinasi Pencegahan Kekerasan Anak di Pendopo Shaba Swagata, Selasa (14/02/23).
Rakorda Pencegahan Kekerasan Anak
Banyuwangi (Warta Blambangan) Maraknya pelecehan seksual dan penculikan serta kekerasan terhadap anak di bawah umur di Banyuwangi, serta kabupaten dan Provinsi sebelah (di luar jatim), Bupati Banyuwangi ipuk Azwar Anas mengantisipasi hal pencabulan dan penculikan di Bumi Blambangan dengan menggandeng semua stake holder untuk terjadinya hal yang tidak diinginkan di Banyuwangi tercinta, dengan mengadakan Rapat Koordinasi Pencegahan Kekerasan Anak di Pendopo Shaba Swagata, Selasa (14/02/23).
Wong Blitar Ikut Wangi Di Bumi Blambangan
Banyuwangi (Warta Blambangan) Paguyuban Warga Blitar yang tinggal di Banyuwangi (Pawartawangi) memaknai 31 tahun usianya yang lahir 12 April 1992,bertempat di Resto Kalimaya Karangrejo,Minggu (12/02/23),adakan selamatan yang ditandai tumpeng,jajan pasar,jena ng abang putih serta pecel Blitar.
Rangkaian acara yang ditandai sekar gending kebanggaan Langgam Blitar dan Bung Karno (Putra Fajar) dipandu Hj Sukarsih, acara yang dihadiri 45 orang itu berlangsung gayeng.Hiburan karaoke lagu nostalgia dan keroncong maupun campursari jawa,menambah sumringah paguyuban yang mengumpulkan sanak kadang itu.
Ketua Pawartawangi, Soejianto yang tahun 60an bareng orangtuanya babat Tegaldlimo sebagai petani, sampaikan bagaimanapun rasa kangen tanah kelahiran itu mesti ada. Dan terima kasih pada pendiri paguyuban baik yang telah terlebih dulu menghadap Tuhan maupun kini yang bisa hadir dengan keadaan fisik yang perlu teraphy rutin.Berharap silaturahmi ini terus berkelanjutan dalam persaudaraan dan berkebudayaan.
Dibumbui Edi Soeyatno pensiunan guru SDN Kepatihan mengenai makna jajan pasar dan tumpeng serta jenang abang putih."Selain merah putih itu bendera negara kita,merah itu lambangkan darah seorang ibu dan putih dari sumber kehidupan seorang bapak yang mapak atau jemput menata sebuah keluarga!" tuturnya dalam bahasa jawa kromo halus.Beliau yang berbusana beskap berharap setiap insan mau bertaqwa dan nguri-nguri seni budaya.
Puncak acara ditandai potong tumpeng yang diserahkan ke H.Mulyani Soesanto yang awal ke bumi Blambangan saat ditugasi menjadi guru di SDN 2 Tembokrejo Muncar dan pensiun sebagai Kepala SMPN 1 Rogojampi 1994.Juga ada buket bunga dan bunga mawar merah yang diterima Hj Ummi Rahayu.
Hj.Chasiastoetie Soeherman,Ketua Yayasan Gerontologi Abiyoso yang diundang dalam acara tersebut merasa senang bisa hadir di acara yang semuanya kenal ini."Namun saya berharap ke depannya mau ajak anak kita untuk bisa nguripi blarak ngumpulno balung pisah.Dan bagus juga undang Bung Aguk Darsono dari Komunitas Gotong-royong'45 serta pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dalam naungan bakesbangpol dari unsur etnis Jawa untuk menambah berkah manfaat dalam denyut nadi kehidupan dan pembangunan di Kabupaten Banyuwangi!" ungkap nenek 83 tahun ini.(Aguk/AM/JN)
Kisah Sukses MI Darunnajah 2 Juara Buma Competition 2023.
Launching Al-Qur’an Terjemah Berbahasa Osing
Jember (Warta Blambangan) Setelah melalui proses panjang, Al-Qur’an terjemah berbahasa osing akhirnya resmi di launching, Jum’at (10/02/23), di gedung GKT Lantai 3 UIN KHAS Jember. Hadir dalam kegiatan launching tersebut Kepala Balitbang dan Diklat Kemenag RI, Prof. Suyitno, Rektor UIN KHAS Jembet Prof. Babun Suharto, Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, Jafar, Kepala Kantor Kemenag Kab. Banyuwangi, Dr. Moh. Amak Burhanudin dan Asisten II Pemkab Banyuwangi Dwi Yanto.
“Inilah yang kami inginkan. Akademisi tidak hanya melakukan penelitian atau kegiatan ilmiah yang bermanfaat untuk diri sendiri, tapi menghasilkan karya akademik yang manfaat untuk masyarakat”, ujar Prof. Suyitno, mengawali sambutan sesaat sebelum melakukan launching Al-Qur’an terjemah osing tersebut.
Pejabat yang tampak tegas dan lugas ini juga mengapresiasi semua yang terlibat dalam proses penyusunan karya ini. Hal senada di sampaikan Prof. Babun Suharto, Rektor UIN KHAS yang mengaku sangat bangga dan terima kasih atas pencapaian tim penyusun terjemah Al-Qur’an berbahasa osing itu.
“Ini merupakan Al-Qur’an dengan terjemah bahasa daerah yang kesekian, juga merupakan sumbangsih nyata UIN KHAS pada masyarakat umum, khususnya masyarakat Banyuwangi,” terang Rektor UIN KHAS Jember, Babun Soeharto dalam sambutannya.
Lebih lanjut Babun menyampaikan bahwa mekakuu proses lebih dari tiga tahun dalam penyelesaian terjemahan Al-quran Bahasa Osing ini.
“Setelah melalui proses panjang dan berliku, alhamdulillah semua bisa kita tuntaskan. Terimakasih kepada semua tim yang terlibat” pungkasnya.
Ketua tim penerjemah, Akhmad Musollin, yang juga Guru MAN 1 Banyywanfi mengatakan, terdapat beberapa kesulitan dalam proses penerjemahan Al-qur’an bahsa using ini. Diantara adalah, tentang dialeg.
“Untuk dialeg memang belum ada kesepakatan, akhirnya kemarin disepakati bahwa huruf “O” diganti dengan huruf “U” guna memudahkan pembacaan,” katanya.
Mushollin menambahkan, bahwa penerjemahan ini disesuaikan dengan ilmu yang ada dalam al-qur’an. “Tidak semata-mata diterjemahkan dari bahasa Indonesia ke Using, tapi harus urut sesuai ilmu nahwu dan shoraf-nya,” imbuhnya
Ditempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dan Asisten II Pemkab, menyampaikan kebanggaannya atas launching tersebut. Keduanya mengaku menyambut baik Karya yang luar biasa ini.
“Sebagai bentuk dukungan, ASN Kemenag Banyuwangi untuk tahap pertama ini sudah memesan sebanyak 250 eksemplar. Jumlah ini bisa jadi masih akan terus bertambah. Ini kebanggaan bagi kita warga Banyuwangi” tegas Amak
Sementara itu launching ditandai dengan proses penempelan telapak tangan Kepala Balitbang Diklat dan Rektor UIN KHAS secara bersamaan pada layar yang telah disediakan. Penyerahan Al-Qur’an secara simbolik juga di berikan kepada kepala Kantor Kemenag dan Asisten II Pemkab Banyuwangi.
Kemenag Kab Banyuwangi Ikutkan Penyuluh Pelatihan Pendamping PPH
Banyuwangi (Warta Blambangan) Program Pelatihan 30.000 Pendamping PPH tahun 2023 yang diselenggarakan BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal ) bagi Penyuluh Agama Islam yang dimulai hari ini secara daring, diikuti oleh Penyuluh Agama Islam yang belum mengikuti. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin, di KUA Kecamatan Genteng Kamis (09/02/23) menyampaikan bahwa pendampingan bagi pelaku UMKM sangat penting. Pelatihan secara online tersebut dilaksanakan hingga 11 Pebruari 2023.
"pendampingan
bukan hanya dapat dilakukan penyuluh bidang produk halal, tetapi semua
penyuluh" ungkapnya.
Lebih
lanjut Amak menyampaikan bahwa Kabupaten Banyuwangi sebagai jujugan wisata
dibutuhkan kepastian kehalalan produk. Hal ini penting dengan mengingat produk
UMKM bukan hanya dipasarkan pada jaringan lokal, namun juga dipasaran global.
Dihadapan para Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Genteng, Amak juga menyinggung maraknya NAPZA, terutama di kalangan remaja, yang perlu ditanggulangi dengan penyuluhan baik melalui majelis taklim maupun melalui lembaga pendidikan dalam program KUA Goes to School.
Sementara itu ditempat terpisah, Syafaat dari Bimas Islam menyampaikan bahwa dari LPPPH (Lembaga Pengawasan dan Pendamping Produk Halal) yang ada, para Penyuluh memilih di tiga tempat yaitu UIN Maliki Malang, Uniba Banyuwangi dan UIN Khas Jember.
“lita tidak mengarahkan para penyuluh pada sati LPPPH, kita serahkan
kepada mereka untuk memilih” ungkapnga.
Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menargetkan agar semua Penyuluh Agama Islam menjadi Pendamping PPH, sehingga akan mempercepat prpgram SEHATI (Sertifikat Halal Gratis) sistim Self Declare (syaf)
Bupati Banyuwangi Berangkatkan Rombongan ke GOR Delta Sidoarjo
Banyuwangi (Warta Blambangan) Sebanyak 18 bus dan 60 kendaraan kecil rombongan Nahdliyin dan simpatisan Senin (06/02/23) diberangkatkan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani di dep⁶an Kantor PC-NU menuju Gelora Delta Sidoarjo untuk mengikuti Puncak Peringatan 1 Abad NU Tahun 2023.
Rombongan Kabupaten Banyuwangi tersebut dibagi dalam dua jalur, selain yang berangkat melalui Utara, juga melalui Selatan melalui titik pemberantasan di Terminal Wiroguno Kecamatan Genteng.
Dalam sambutannya Bupati Ipuk berpesan kepada seluruh warga nahdliyin yang berangkat ke Sidoarjo untuk menata niat.
“Niatkan ibadah, jangan berniat untuk bersenang, jaga kesehatan agar nantinya bisa kembali lagi ke Banyuwangi”, demikian pesannya.
Ipuk yang juga istri dari Menteri PAN RB Azwar Anas juga secara khusus berpesan kepada para sopir yang mengangkut rombongan untuk tidak ngebut-ngebut dan mengutamakan keselamatan.
Sementara itu Ketua PC NU Banyuwangi GUS Maki mengingatkan kepada Banser yang menyertai rombongan untuk memastikan keamanan rombongan.
“Jangan sampai ada satupun jamaah yang hilang, karena di lokasi kegiatan tidak hanya ribuan tapi jutaan orang berkumpul untuk mengikuti kegiatan 1 Abad NU di Sidoarjo”, demikian kata Gus Maki.
Seperti diketahui, dalam rangka 1 Abad NU, PB NU menggelar puncak acara 1 Abad NU yang dipusatkan di Gelora Delta Sidoarja pada tanggal 7 Februari 2023.
Kegiatan tersebut akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan para menterinya juga para Kyai NU seluruh Indonesia.
PC NU Banyuwangi sendiri mengirim ribuan jamaah nahdliyin ke acara puncak 1 abad NU di Sidoarjo, jamaah tersebut terdiri dari para pengurus NU mulai dari PC, MWC, dan Banom NU, tidak ketinggalan juga para guru-guru madrasah se Kab. Banyuwangi.
Dalam memeriahkan satu abad NU, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin mengimbau agar setiap KUA Kecamatan dan Madrasah memasang Baner Ucapan Selamat terhadap perhelatan akbar ini.
"Kita ikut menyambut satu abad NU yang salah satu caranya adalah memasang Ucapan selamat" ungkapnya.
Lebih lanjut Amak menyampaikan bahwa hal ini dilakukan dengan mengingat peran besar NU dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang salah satunya saat ini adalah sebagian besar madrasah dibawah binaan Kementerian Agama yang swasta adalah berorientasi Nahdlatul Ulama.(Syaf)
Kemenag Buka Rekruitmen Pendamping Produk Halal
Jakarta (Warta Blambangan) Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal akan
















