Pages

Maulid Nabi di MAN 2 Banyuwangi

Madrasah aliyah Negeri (MAN)2 Banyuwangi telah melaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Yang  dilaksanakan hari Selasa,(19/11). Dan di ikuti oleh siswa siswi mulai dari kelas 10-12 di semua jurusan.kegiatan ini juga melibatkan mubalig yaitu KH. Ahmad Khusairi yg kebetulan beliau adalah alumni dari MAN 2 Banyuwangi Angkatan ke 3.

Kegiatan ini di laksakan di aula masjid At'taawun. Dari kegiatan ini di mulai dengan pembacaan sholawat dan bacaan surah al fatihah.kegiatan demi kegiatan berjalan dengan lancar.para siswa mengikuti kegiatan ini dengan hikmat dan penuh semangat. Apalagi saat tim Hadrah Man 2 Banyuwangi sedang tampil mereka sangat antusias. Banyak dari mereka berteriak dalam bersholawat menunjukkan kesukaan dan kebanggan mereka atas nabi Muhammad SAW.

Tujuan dari kegiatan ini iyalah demi menciptakan siswa siswi Man 2 Banyuwangi yang sadar dan ingat atas perjuangan nabi Muhammad SAW. Dan juga bertepatan dalam acara khotmil Qur'an yg setiap pagi di baca oleh siswa siswi. "Dan semoga anak anak dapat menanamkan rasa cinta terhadap Nabi Muhammad SAW".ujar hisyam Guru (Difari)

Siswa MI Islamiyah Glenmore Juara Geopark Green Run



Kesuksesan kembali diraih putra terbaik MI Islamiyah Glenmore yang berhasil menyabet Juara 1(M. krisna) dan Juara 2( Hadi Saputro) kategori SD/MI, dalam even Banyuwangi  festival "Alas Purwo Geopark Green Run" Ahad, (17/11) dimana sebelumnya Krisna berhasil meraih Juara  Pertama dalam Pekan Olahraga dan seni jenjang Mi Tingkat Provinsi Jawa  Timur di Lumajang.
Alas Purwo Geopark Green Run menyajikan tantangan tersendiri bagi para perari trail run. Tak kurang dari 500 pelari mengikuti serunya trek yang disajikan dalam Alas Purwo Geopark Green Run tersebut.
Alas Purwo Geopark Green Run adalah kompetisi lari dengan rute alam bebas (trail run) di kawasan TN Alas Purwo Kecamatan Tegaldlimo yang telah ditetapkan sebagai geopark nasional dan cagar biosfer dunia. Tak heran, berlari di kawasan ini memang terasa lebih sejuk di tengah terik mataharidiantara pepohonan jati dan Mahoni yang berusia puluhan tahun.
Kepala MI Islamiyah Glenmore Afandi menyambut baik anak didiknya yang berhasil menjadi nomor satu dalam lomba untuk katagori 5K  tersebut “ ini merupakan salah satu motivasi bagi anak anak untuk tetap giat berlatih agar kedepan menjadi juara pada even Internasional” ungkapnya.
Alas Purwo Geopark Green Run, menurut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, sengaja diselenggarakan untuk mendorong event sport tourism di ujung timur Jawa. Perpaduan antara olahraga dan wisata memang menunjukkan trend yang cukup tinggi dalam dunia pariwisata.
"Ini adalah bagian dari Banyuwangi untuk memasarkan sport tourism ke dunia. Anugerah bentang alam Banyuwangi yang luar biasa ini, cocok untuk berbagai event sport tourism. Ini perlu kita dorong terus," ujar Abdullah Azwar Anas, Bupati Banayuwangin ketika membuka Festival tersebut.(Syaf)

Jalin Keakraban. HD Proktor Kemenag Jatim adakan Outbound

Disela kegiatan inti Rapat koordinasi Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional (Capesun) yang diselenggaran tanggal 12 s/d 14 November 2019, HelpDesk Proktor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur juga diajak outbound dengan dipandu oleh team dari Kusuma Agrowisata Hotel dan Resort Kota Batu.
Outbound merupakan bentuk dari pembelajaran segala ilmu terapan yang disulasikan dan dilakukan di alam terbuka, meskipun kadang juga dilakukan didalam ruangan. Seperti yang diikuti oleh HD Proktor dari kementerian Agama se Provinsi Jawa Timur, dimana seorang pemandu berada ditengah tengah lingkaran yang secara reflek dibuat oleh para peserta agar dapat melihat arahan pemandu tersebut, karena meskipun sang pemandu yang tidak seksi tersebut menggunakan pengeras suara, namun terasa kurang afdhol jika peserta tidak memandang wajahnya. Outbound merupakan inovatif yang ditemukan oleh cendikiawan berkebangsaan Jerman yang bernama Dr. Kurt Hant. Beliau lahir di Jerman pada tanggal 5 Juni 1886. Ilmu dan ide terapan pendidikan inovatif outbound Kurt Hant bertahan dan berkembang sampai saat ini. Dengan kegiatan tersebut diharapkan para HD yang selama ini membantu kesulitan para proktor madrasah dalam pelaksanaan Ujian, dimana mereka saling berkomunikadi di dunia maya, dalam outbound tersebut mereka dapat beriteraksi secara bebas dalam permainan menarik yang membutuhkan kerjasama dalam senbnuah team. “selama ini kami berkerja dalam sebuah team melalui saluran dunia maya, namun dalam outbound ini kita dituntuk kerjasama dalam dunia nyata” ungkap Suliyat, HD Nasopnal yang dikalangan Proktor sering dipanggil Pakde tersebut.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Ahmad Sruji bahtiar ketika membuka Workshop menyampaikan bahwa Team yang solid merupakan kunci kesuksesan sebuah pekerjaan. Kabid pendma juga berpesan agar para HD tetap kompak dan sabar dalam mendampingi proktor se Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu Kasi Kurikulum dan Evaluasi Bidang Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Imam Syafii menyampaikan bahwa maksud diadakan outbound tersebut agar para HD dari Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Jawa Timur tersebut semakin akrab, dan tidak sungkan ketika saling berkomunikasi dalam Group Whataap. “kami berharap dengan adanya outbound ini padaa HD semakin kompak” ungkap pria asal Jember tersebut.
Sementara itu Syafaat, HD dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi sangat terkesan dengan kegiatan yang diadakan Bidang Pendidikan Madrasah kementerian Agama Provinsi Jawa Timur tersebut. “materi yang padat yang kita ikuti dalam ruangan, diimbangi dengan outbound yang tentunya juga sangat bermanfaat bagi kekompakan Team” ungkapnya.
Matahari terbangun dari mimpi indah, kupu kupu menikmati sinar di antara belahan buah apel dan tawa yang merona. HD Kemenag Jawa Timur terbangun diantara semak selimut dingin Kota Batu, ketika cahaya mentari menyapa melalui lubang kecil yang mampu menyampaikan perasaan cinta dalam hati yang mendendam semal
am.

MAN 2 Banyuwangi Wakili Lomba Kadarkum Tingkat Provinsi

Madrasah aliyah Negeri (MAN)2 Banyuwangi telah menjadi salah satu perwakilan di ajang Kompetisi Keluarga Sadar Hukum (KADARKUM). Dilaksanakan pada 13 S.d 14,November di Kanwil kemenhumkam surabaya. MAN 2 Banyuwangi telah di wakili oleh Hikam Fajar siswa kelas 12 Ips. Dan Kab.Banyuwangi telah meraih juara harapan 1 dari lomba KADARKUM tersebut.

Perwakilan Banyuwangi yaitu berjumlah 7 orang dari berbagai sekolah yg ada di banyuwangi.SMAN 1 genteng 2,SMAN 1 Banyuwangi 2,SMAN 1 pesanggaran 2, Dan MAN 2 Banyuwangi 1. Semua peserta tersebut telah mengikuti babak -babak yg di siapkan oleh Kab.Banyuwangi. Mereka di berikan tentoring dan di siapkan dengan matang dalam ajang kompetisi ini. Karna Kab.Banyuwangilah yg mewakili dari keresidenan Besuki.

Semoga dengan adanya perwakilan Man 2 Banyuwangi di ajang Kompetisi tersebut para siswa siswi termotifasi. Dan kami berharap di tahun ke depan ada yg meneruskan perjuangan Hikam di bidang KADARKUM.

Apresiassi Pencairan TPG Kab. Banyuwangi oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur

Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang dilakukan setiap bulan, mendapat apresiasi dari kepala Seksi Kurikulum dan evaluasi Bidang pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur Imam Syafii, hal ini disampaikan Imam Syafii ketika membuka Rapat koordinasi Calon Peserta ujian Nasional Tahun Pelajaran 2019/2019 se jawa Timur yang diselenggaran di Hotel Kusuma Agrowisata Kota Batu. “ Kami berharap tahun berikutnya pencairan di Kabupaten lainnya juga dilakukan setiap bulan” ungkap Kasi asal Kabupaten Jember tersebut.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Ahmad Sruji Bachtiar menyampaikan banyak terima kasih terhadfap para HD (Helpdesk) Ujian Nasional dimana fungsi HD ini dalam pelaksanaan ujian sangat vital, Sruji Bachtiar juga memberikn apresiasi terhadap ketangguhan dan kerja sama antar HD dimana selalu kompak dan saling membantu ketika ada permasalahan terkaoit Ujian Nasional. “Tanpa Kerjasama yang baik antar HD, Ujian Nasional tidak akan berjalan dengan baik” ungkapnya. Lebih lanjut Sruji Bachtiar menyampaikan bahwa dengan adanya HD Nasional dari Jawa Timur, sangat membantu untuk menjadikan Jawa Timur terdepan dalam pelaksanaan Ujian Nasional. “Jawa Timur merupakan barometer Indonesia, jika pelaksanaan di jawa timur Sukses, maka se Indonesia dianggap Sukses” ungkapnya.
Sementara itu Analis data dan Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan kemenag Kabupaten Banyuwangi Syafaat, yang hadir bersama HP Provinsi Jawa Timur dari MTsN 1 Banyuwangi Alan rahmana Putra menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut disamping sharing permasalahan terkait dengan Ujian Nasioanal, juga ajang silaturakhim antar HD. “selaama ini antar HD serinbng berkomunikasi melalui media sosial, dengan kegiatan semacam ini dapat mengenal lebih lengkap” ungkapnya. (Syafaat)

Mahasiswa Unggul Bersama Kemenag Banyuwangi

             PLP (Pengenalan Lapangan Pendidikan) Pelayanan Terpadu satu pintu yang dilaksanakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi mendapat apresiasi dari Ketua Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) IAIDA Blokagung Banyuwangi. Banyuwangi (4/11). Dalam kesempatan tersebut Kepala Prodi Manajemen Pendidikan Islam Harun Arrosyid, beliau menyampaikan bahwa dirinya sangat bersyukur dengan diterimanya Mahasiswa MPI Magang di Kementerian Agama, terlebih dengan dilakukannya layanan satu pintu pada Kementerian Agama tersebut, “Kami titipkan mahasiswa kepada kementerian agama agar memperoleh pengalaman
dibidang manajemen kependidikan yang dilakukan pada Kementerian Agama” ungkapnya.
Sementara itu Analis Data dan Informasi Kemenag Kabupaten Banyuwangi oleh Syafaat menyambut baik dengan kehadiran para mahasiswa tersebut, terlebih dengan volume pekerjaan yang harus ditangani Kementerian Agama yang lebih dari 400 lembaga dan ribuan guru madrasah tersebut perlu penanganan serius, para mahasiswa diajarkan aplikasi simpatika dimana aplikasi ini wajib dikuasai oleh para guru dan pengelola madrasah. “Saya bangga dengan Mahasiswa dan juga santri dari Pondok Pesantren Blokagung yang berani masuk dalam dunia perkantoran Kemenag” ungkapnya.
Adanya beasiswa yang diterbitkan oleh kemenag juga mendapatkan paresiasi dari beberapa lembaga pendidikan. Apresisasi terhadap Kementrian Agama juga disambut baik oleh Bendahara Umum IAIDA.”Adanya beasiswa yang diadakan oleh kemenag terhadap peserta didik yang memiliki prestasi baik itu non-akademik maupun akademik” ungkapnya.
Kegiatan PLP (Pengenalan Lapangan Pendidikan) yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa IAIDA selama 40 hari, diharapkan dapat memberikan manfaat atau membuka lowongan pekerjaan bagi beberapa mahasiswa yang berada di Kemenag atau Perkantoran khususnya.  Pengalaman sangatlah mahal harganya, maka dari itu gunakan pengalaman itu sebaikmungkin agar memeberikan suatu inovasi serta motivasi untuk menuju kesuksesan. (Hilda)

Bangunan Nyentrik MINU Tegalsari Banyuwangi


Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama yang berlokasi di Desa/Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi bangunannya terlihat sangat berbeda dengan bangunan Seolah pada umumnya. Seperti yang terlihat pada hari Jumat (1/10) ketika Tim Audit dari Badan Pemerinksa Keuangan  (BPK) mkelakukan audit terhadap bantuan yang diterima lembaga tersebut dari kementerian Agama Republik Indonesia. Lampu warna warni dari bangunan bernuansa paras gempal tersebut.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Desa/Kecamatan Tegalsari. Lukman Hakim menyampaikan bahwa pihaknya sengaja membuat bangunan dengan nuansa alam dimana bentuk bangunan tersebut berbeda dengan bentuk sekolah atau madrasah lainnya “ banyak warga yang melintas depan madrasah yange menengok madrasah tersebut dimalam hari, beberapa diangtaranya berhenti sekedar selfi didepan madrasah” ungkapnya.
Sementara itu Andi Subhi A Kadir, Ketua Sub Tim BPK yang memeriksa hasil dari Bantuan Pemerintah melalui Kementerian Agama menyampaikan bahwa bantuan dari pemerintah merupakan salah satu bentuk stimulan, dan masih diperlukan peran serta dari masyarakat, terlebih bagi Lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat. Melihat bentuk bangunan tiga lantai dari Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) yang lain dari biasanya tersebut, ketua Tim yang murah senyum tersebut.
Dalam kesempatan tersebut Lukman hakim juga menjelaskan bahwa lembaganya disamping membuat bangunan unik, juga mempunyai beberapa unit usaha yang dapat mendukung kebutuhan madrasah. “disamping kantin sekolah yang dimiliki, madrasah juga memopunyai usaha lain, diantaranya sebagai penyalur air minum dalam kemasan merk AQNU” ungkapnya.

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger