BANYUWANGI – Transformasi pendidikan berbasis teknologi menjadi perhatian serius kalangan pendidik di Banyuwangi. Hal tersebut tercermin dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar PGRI Banyuwangi bersama unsur Pergunu Banyuwangi pada Senin (22/6/2026) di Warung Lumpang, Kecamatan Giri.
FGD dipimpin Ketua PGRI Banyuwangi, H. Shodik, sementara Ketua PC Pergunu Banyuwangi, H. Wijanarko, mengikuti jalannya diskusi melalui sambungan video call karena sedang menjalankan tugas di luar kota. Adapun kehadiran Pergunu dalam forum tersebut diwakili oleh jajaran Pengurus PAC Pergunu Kota Banyuwangi.
Dalam pertemuan itu, kedua organisasi membahas peluang kolaborasi untuk mendukung program nasional Gerakan 1 Juta Guru Mahir Coding dan AI. Banyuwangi dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah pelopor dalam peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi digital dan kecerdasan buatan.
H. Shodik menegaskan bahwa penguasaan teknologi, khususnya coding dan AI, menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari dalam dunia pendidikan modern. Guru dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan sekaligus memanfaatkan teknologi sebagai sarana meningkatkan kualitas pembelajaran.
Sementara itu, H. Wijanarko menyampaikan bahwa Pergunu siap mengambil bagian dalam agenda besar tersebut. Menurutnya, sinergi antarorganisasi profesi guru akan mempercepat pemerataan kompetensi digital di kalangan pendidik, baik di sekolah maupun madrasah.
Dari hasil diskusi tersebut, muncul proyeksi ambisius untuk melatih sekitar 5.000 guru Banyuwangi setiap tahun dalam bidang coding dan AI. Program yang dirancang tidak hanya berupa pelatihan dasar, tetapi juga pendampingan penerapan teknologi dalam penyusunan perangkat ajar, pembuatan media pembelajaran, pengelolaan kelas digital, hingga pemanfaatan AI untuk mendukung proses belajar mengajar.
Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem pendidikan yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan semakin banyak guru yang menguasai teknologi digital, Banyuwangi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi muda yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (HKL)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jaga kesopanan dalam komentar