Kemenag Umumkan 134 Lokasi Rukyatul Hilal di Seluruh Indonesia
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengumumkan tempat untuk Rukyatul Hilal di 134 lokasi di seluruh Indonesia sebagai penunjuk awal bulan Ramadan 1445 Hijriah. Jadwal Sidang Isbat tersebut adalah pada hari Ahad, 10 Maret 2024 dimulai pukul 17.00 WIB di Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama.
Mulanya Kemenag akan memaparkan posisi hilal awal Ramadan 1445 Hijriah berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi) oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag RI, dimulai pukul 17.00 WIB.
Selanjutnya Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1445 Hijriah yang akan digelar secara tertutup setelah salat Magrib. Sidang ini akan menggunakan data hisab dan juga hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh Tim Kemenag di 134 lokasi di seluruh Indonesia.
Konferensi pers hasil Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1445 Hijriah yang akan disiarkan melalui media sosial Kemenag RI. Untuk memantau secara langsung mengakses tautan live streaming melalui Channel YouTube Bimas Islam, Channel YouTube Kemenag RI, media sosial Bimas Islam, Kemenag RI, dan NU Online. Dengan demikian, diharapkan hasil dari sidang isbat ini akan memberikan kejelasan dalam menentukan awal Ramadan 1445 Hijriah dan awal puasa Ramadan 2024 bagi umat Islam di Indonesia.
Berikut daftar lengkap 134 lokasi titik
Aceh
1. Obs. Tgk Chik Kuta Karang
2. Tugu 0 Km Kota Sabang
3. Bukit Blang Tiron Lhokseumawe
4. Pantai Lhok Geulumpang
5. POB Suak Geudeubang
6. Pantai Nancala Teupah Barat Simeulue
Sumatera Utara
7. Anjungan Lantai IX Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro No. 30 Medan.
8. Observatorium Ilmu Falak (OIF) Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Panglima Denai Medan
9. Gedung Kebudayaan Sumatera Barat
10. Puncak Langkisau Carocok Painan Kabupaten Pesisir Selatan
11. Dusun Kayu Gadang Desa Santur Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto
12. Bukit Langkuik Kecamatan Bonjol
13. Puncak Gunung Medan
14. Lantai 3 Gedung DPRD Kab. Pasaman Barat di Padang Tujuh
15. Puncak Dama Kel.Kampung Jawa Kota Solok
16. Taeh Bukik
17. Bukik Ampangan
18. Kubu Jawi
19. BPTU Padang Mengatas Nagari Mungo
20. Pantai Gandoriah Kota Pariaman
21. Kantor Kemenag Kabupaten Solok Selatan
22. Jorong Sikaladi Nagari Pariangan
23. Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar di Cubadak
24. Bukit Sipora Jaya
25. Balkon, Rocy Hotel Bukittinggi
26. Puncak Lawang Kecamatan. Matur Kabupaten Agam
27. Sitinjau Laut, Jalan Raya Solok-Padang
28. Pantai Tiram Kecamatan Ulakan Tapakis
29. Puncak Nganang Kecamatan Luhak
Riau
30. Pantai Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis
Kepulauan Riau
31. Pantai Tanjung Setumu
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengumumkan tempat untuk Rukyatul Hilal di 134 lokasi di seluruh Indonesia sebagai penunjuk awal bulan Ramadan 1445 Hijriah. Jadwal Sidang Isbat tersebut adalah pada hari Ahad, 10 Maret 2024 dimulai pukul 17.00 WIB di Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama.
Mulanya Kemenag akan memaparkan posisi hilal awal Ramadan 1445 Hijriah berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi) oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag RI, dimulai pukul 17.00 WIB.
Berikut daftar lengkap 134 lokasi titik pemantauan hilal awal Ramadan 1445 H atau 2024 M di seluruh Indonesia:
Aceh
1. Obs. Tgk Chik Kuta Karang
2. Tugu 0 Km Kota Sabang
3. Bukit Blang Tiron Lhokseumawe
4. Pantai Lhok Geulumpang
5. POB Suak Geudeubang
6. Pantai Nancala Teupah Barat Simeulue
Sumatera Utara
7. Anjungan Lantai IX Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro No. 30 Medan.
8. Observatorium Ilmu Falak (OIF) Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Panglima Denai Medan
9. Gedung Kebudayaan Sumatera Barat
10. Puncak Langkisau Carocok Painan Kabupaten Pesisir Selatan
11. Dusun Kayu Gadang Desa Santur Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto
12. Bukit Langkuik Kecamatan Bonjol
13. Puncak Gunung Medan
14. Lantai 3 Gedung DPRD Kab. Pasaman Barat di Padang Tujuh
15. Puncak Dama Kel.Kampung Jawa Kota Solok
16. Taeh Bukik
17. Bukik Ampangan
18. Kubu Jawi
19. BPTU Padang Mengatas Nagari Mungo
20. Pantai Gandoriah Kota Pariaman
21. Kantor Kemenag Kabupaten Solok Selatan
22. Jorong Sikaladi Nagari Pariangan
23. Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar di Cubadak
24. Bukit Sipora Jaya
25. Balkon, Rocy Hotel Bukittinggi
26. Puncak Lawang Kecamatan. Matur Kabupaten Agam
27. Sitinjau Laut, Jalan Raya Solok-Padang
28. Pantai Tiram Kecamatan Ulakan Tapakis
29. Puncak Nganang Kecamatan Luhak
Riau
30. Pantai Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis
ADVERTISEMENT BY ANYMIND
Kepulauan Riau
31. Pantai Tanjung Setumu
Jambi
32. Rooftop MTs N 2 Model Kota Jambi, Jambi
33. Hotel The Aryaduta Palembang
ADVERTISEMENT BY ANYMIND
Bangka Belitung
34. Pantai Tanjung Raya Penagan Bangka
35. Pantai Tanjung Kalian Muntok Bangka Barat
36. Pantai Tanjung Pendam Belitung
Bengkulu
37. Mess Pemda lantai 3 (tiga) Provinsi Bengkulu. Jalan Pasar Pantai Kelurahan Malabero Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu
Lampung
38. POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda Lampung Selatan
39. Kampus ITERA, Jati Agung, Lampung Selatan
40. Pantai Labuhan Jukung, Krui, Pesisir Barat
DKI Jakarta
41. Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta
42. Masjid Hasim Asyari Jakarta Barat
43. Pondok Pesantren Hidayatullah Basmol Jakarta Barat
44. Pulau Pramuka Kepulauan Seribu
Jawa Barat
45. Pantai Pasirlasih, Kabupaten Pangandaran
46. Pantai Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya
47. Pantai Pondok Bali, Kabupaten Subang
48. Imah Noong, Kabupaten Bandung Barat
49. Albiruni (UNISBA)
50. Pantai Baro Gebang, Kabupaten Cirebon
51. POB Cibeas, Kabupaten Sukabumi
52. Bosscha Lembang, Kabupaten Bandung Barat
53. Tower Observatory Hilal Manalusu Cikelet, Kabupaten Garut
54. POB Gunung Putri Sukamanah, Kota Banjar
55. SMA Astha Hannas, Kabupaten Subang
Banten
56. Pantai Anyer
57. UIN SMHB Serang
58. Komplek Mercusuar Cikoneng, Anyer
Jawa Tengah
59. Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang
60. BOP Watu Layar Binangun, Kecamatan Lasem
61. Pantai Jetis, Kecamatan Grabag
62. Pantai Ujungnegoro, Kandeman
63. Pantai Padelan, Kecamatan Ayah
64. Rooftop Hotel Aston Cilacap
65. pantai Kartini, Kecamatan Jepara
66. Menara Masjid Agung Nurul Kalam
67. Pantai Alam Indah
68. Ma'had Aly TBS Kudus
69. Pelabuhan Tanjung Kendal
70. Bukit Sukobubuk, Kecamatan Margorejo
71. Menara Pandang, Purwokerto Barat
72. Pantai Wisata Dewi Mangrove Sari
73. POB PPMI Assalaam Pabelan, Kecamatan Kartasura
74. UIN KH. Abdurrahman Wahid
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
75. POB Syekh Bela Belu Parangtritis Yogyakarta
76. Markaz JAC Depok Sleman
77. Bukit Brambang Patuk Gunungkidul
78. Lantai 3 Bandara YIA
Jawa Timur
79. Masjid Al Hikmah Puger
80. Pantai Srau Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan
81. POB Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang
82. Pantai Wotgalih Kec. Yosowilangun Kabupaten Lumajang
83. Pantai Gebang Bangkalan
84. Pelabuhan Taddan Sampang
85. Pantai Pancor
86. Pantai Plengkung
87. Gumuk Klasi Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Pasuruan, Alamat: Krampyangan
88. Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur 67127
89. Lantai 3 Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso
90. MAN. 3 Kediri Kandangan Kediri
91. Bukit Gandrung Tanggulasi Medowo Kandangan
92. Bukit Banjarsari Wonotirto Kabupaten Blitar
93. Observatorium Jokotole IAIN Madura (Pamekasan)
94. Gunung Sekekep Pulung
95. Ibnu Syatir PP Al-Islam Joresan
96. Watoe Dhakon Observatory Fakultas Syariah IAIN Ponorogo
97. Observatoruim Darul Huda Mayak Ponorogo
98. Lereng Gunung Pandan Ds. Tulung Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun
99. Ds. Dagangan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun
100. Pantai Tanjung Kodok Lamongan
101. Bukit Wonocolo Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro
102. Bukit Condro Dipo Kebomas Gresik
103. Pelataran Command Center lt 9 Kominfo Gedung Pemkab Malang.
104. Pantai Taneros Kec. Ambunten Kabupaten Sumenep
105. Menara Rukyatul Hilal Desa Banyururip Kecamatan Senori Kabupaten Tuban
Kalimantan Barat
106. Pantai Indah Kakap Kabupaten Kubu Raya
Kalimantan Tengah
107. Menara Masjid Raya Darussalam Palangkaraya
108. Lantai atas Aquarius Boutique Hotel
109. Pantai Teluk Bogam Kabupaten Kotawaringin Barat
110. Pelabuhan Segintung Kabupaten Seruyan
Kalimantan Timur
111. Puncak/Lantai Atas Hotel Plaza Mulia
Kalimantan Selatan
112. Zury Expres Hotel, Banjarmasin
Kalimantan Utara
113. Taman Berlabuh Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara
Bali
114. Pantai Patra Jasa Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung
Nusa Tenggara Barat (NTB)
115. Pantai Loang Baloq Ampenan Mataram
Nusa Tenggara Timur (NTT)
116. Rooftop Gedung Pelayanan BMKG NTT
Sulawesi Selatan
117. Rooftop Mall GTC Makassar
118. Appabatu Desa Parak, Kecamatan Bontomanai
Sulawesi Barat
119. Tanjung Mercusuar Sumare, Simboro Kabupaten Mamuju
Sulawesi Tenggara
120. Pantai Bahari Kecamatan Tanggetada
Sulawesi Utara
121. Area Parkir Apartemen MTC Mega Mas Manado
Gorontalo
122. Pantai Desa Botu Barani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten. Bone Bolango, Gorontalo
Sulawesi Tengah
123. Desa Marana Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala
124. Desa Lamo, Kecamatan Pagimana
Maluku
125. Karang Panjang, Kota Ambon
126. Desa Latulahat, Kota Ambon
127. Desa Wakasihu, Maluku Tengah
128. Hotel Tirta Kencana Jl. Raya Amahusu No.1, Kota Ambon
Maluku Utara
129. Pantai Ropu Tengah Balu, Kecamatan Sahu Kabupaten Halmahera Barat
130. Pantai Afe Taduma, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate
Papua
131. Pantai Lampu Satu Merauke
Papua Barat
132. Pantai Masni SP 7 Kabupaten Manokwari
133. Hotel Waigo, Jl.Yos Sudarso, Kota Sorong
134. Kampus STAI Al Mahdi Jl. Sam Ratulangi Kabupaten Fakfak, .
Orang itu Pingsan di Depanku
Setelah Sholat subuh di Masjid Nabawi, saya tidak
langsung pulang, seperti biasa saya jalan jalan disekitar
Masjid yang sampai saya meninggalkan Masjid ini meski
belum pernah mengitarinya, sehingga tidak tahu pasti
bersapa luas Masjid ini sebenarnya. Seperti biasa saya berdiri
pada sebuah tembok sekitar satu setengah meter diluar
pintu enam, pintu dimana menuju hotel kami. Saya bisa
melihat ribuan jamaah yang keluar dari pintu tersebut, dan
jamaahpun bisa mengensali saya, kadangkala mereka
mendekati saya dan ingin pulang bersama secara
rombongan. Maklumlah dihari hari awal di kota Madinah
banyak jamaah yang sesat jalan karena salah dalam memilih
gang atau keliru saat berbelok arah, meski sebenarnya hotel
kami sangat mudah untuk dicari dari pintu enam ini.
Beberapa jamaah berhenti sebentar disekitar taman
diluar pintu enam, dimana banyak burung dara bertebaran
disini, pedagang dengan lapak lapak kecil juga tak henti
hentinya menawarkan dagangan dengan bahasa Indonesia
yang terlihat kaku. Beberapa jamaah mampir di Masjid
Umamah yang ada di luar pintu enam. Masjid ini tidaklah
besar, tempatnya disebelah kiri setelah keluar dari pintu
enam , Umamah adalah Nama Shahabat Nabi dari Kaum
Anshor yang mula mula masuk Islam, sebelah kanan ada
Masjid Abu Bakar yang juga tidak terlalu luas. Beberapa jamaah menyempatkan diri ziarah dan masuk kedalam
masjid tersebut.
Pagi itu setelah saya berkeliling sekitar pintu enam,
saya ingin ke Musium Perjalanan Nabi, seperti pagi
sebelumnya, saya duduk duduk disekitar taman burung (
sebutan kami untuk menandai tempat dari hotel menuju
pintu enam yang banyak burung daranya, meski tidak
banyak tanaman ), saya mulai mendekati kembali ke
Halaman Masjid Nabawi setelah payung payung raksasa
mulai mekar, sebuah pemandangan yang tidak didapatkan
ditempat lain. Saya memasuki Masjid lagi untuk melalukan
Sholat Dhuha. Saya sengaja Sholat didalam masjid sambil
mengambil air zamzam daan memasukkan kedalam botol
semprotan. Saya sudah berjanji dengan beberapa jamaah
untuk berangkat bersama ke Musium Perjalanan Nabi dan
dilanjutkan ke Maqom Baqi’, kita sepakat berkumpul di
Carpacking 5, sebuah tempat dihalaman belakang Masjid
Nabawi dimana dibawahnya ada tempat parkir Mobil,
memang karena adanya perluasan halaman Masjid Nabawi,
jalanan disekitar Masjid berada di terowongan dibawah
halaman tersebut, termasuk tempat parkirnya, begitu juga
dengan tempat wudlu yang berada di bawah halaman.
Ketika saya keluar dari Masjid Manawi, tepat didepan
saya secara mengejutkan ada seorang laki laki sekira usia
lima puluhan diatas kursi roda kejang kejang, dari mulutnya
keluar sedikit busa, beberapa tentara keamanan Masjid
mendekat memberikan pertolongan dengan mengangkat
orang tersebut dan membaringkan ke lantai. Tidak ada
jamaah yang oleh mendekat, mungkin takut terjadi sesuatu
yang tidak diinginkan. Mata saya memburu diantara jamaah mungkin ada teman atau saudara dari jamaah tersebut,
ternyata tidak ditemukan, saya juga heran, mengapa juga
jamaah dengan kursi roda ini ke Masjid sendirian, Akhirnya
merepotkan juga saat terjadi musibah seperti ini.
Saya mendekati jamaah tersebut dan menunjukkan
kartu identitas sebagai petugas PPIH, karena dalam kondisi
seperti ini hanya petugas dengan identitaslah yang
diperkenankan mendekat, namun saya tidak dapat berbuat
banya selain mengamankan barang barang terpenting
miliknya. Kondisi jamaah masih juga belum membaik hingga
datang ambulan dari RSAS. Tidak ada pilihan bagi petugas
yang sedang menghadapi jamaah yang sedang
memburuhkan pertolongan meskibukan dari anggota
jamaah kloternya kecuali ikut dalam ambulan tersebut
dengan mengabaikan rencana ke Musium perjuangan nabi.
Ambulan membawa jamaah ke RSAS Al Anshor,
sebuah rumah sakit yang berlokasi di sekitar Masjid Nabawi,
rumah sakit ini tidaklah terlalu besar, namun fasilitasnya
sangat komplit. Pasien yang datang langsung mendapatkan
penanganan, pemeriksaan lengkap untuk mengetahui secata
detail penyakitnya. Saya menanda tangani berkas berkas
dalam bahasan Arab dan inggris yang diperlukan dari jamaah
yang ternyata dari Embarkasi Solo ini. Sekali kali saya
membuka kamus bahasa Arab pasaran yang saya simpan
dalam android, agar saat berkomunikasi dengan pegawai
rumah sakit tidak terlalu terlihat plonga plongo, sesekali
terpaksa dengan Bahasa Inggris jika sudah mentok tidak
dapat menggunakan Bahasa Arab, yang terpenting kami
sama sama memahami maksudnya.
Saya menghubungi Ketua Kloter dari pasien dengan
menggunakan Android yang dibawa pasien tersebut, sambil
menunggu tim kloternya datang, saya berjalan jalan melihat
kondisi sekitar rumah sakit, kebetulan ada dua orang jamaah asal Medan yang ingin menjenguk saudaranya yangdirawat
di RSAS Al Anshor, dia menunjukkan dapih B sebagai
identitas saudaranya yang dirawat dirumah sakit tersebut,
saya mengarahkannya untuk menemui resepsionis, dan oleh
resepsionis diberikan sebuah catatan kecil dengan
menggunakan Bahasa Arab tanpa harokat dan yang
kemudian diarahkannya ke loket. Beberapa saat kemudian
kedua orang ini kembali dengan tersenyum bingung
menunjukkan kepada saya bahwa dia diberi obat saat berada
di loket.
Saya ingin menolong orang ini, namun saya juga
harus menjaga pasien yang saya bawa sertaa menunggu
tiem kloternya, Akhirnya kedua jamaah tersebut saya suruh
untuk bertanya kepada petugas yang ditemuinya dengan
menunjukkan Dapih B serta berkata Aena Pasien Hadha
hingga kemudian ditunjukkan tempatnya. Ternyata ampuh
juga mantra yang saya berikan kepadanya meski saya juga
nggak terlalu yakin apakah benar atau tidak bahasa Arab
tersebut.
Hari menjelang siang ketika Team Kloter dari Solo
datang, kedatangannya agak lambat karena harus
berkoordinasi dengan sektor sebab tidak tahu alamat RSAS
Al Anshor, sementara saya juga tidak tahu bagaimana
nantinya saya kembali ke Hotel dimana saya menginap. Jika
saya harus jalan kaki, saya harus melangkahkan kaki ini
kemana ?? sedangkan saya tidak tahu arah didaerah mana
saya sekarang berada. dan satu satunya jalan untuk sampai
ke Hotel adalah saya harus naik taksi sendiri denhan sopir
yang tiodak mengeti Bahasa Indonesia sama sekali, apalagi Bahasa Osing
Bimtek PPIHK Tiga Provinsi Selesai
Surabaya (Warta Blambangan) Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter Embarkasi Surabaya Terintegrasi dengan Kementerian
Kesehatan yang diikuti 530 peserta dari Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali dan
Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dilaksanakan sejak 29 Pebruari 2024 sampai 9
Maret 2024 ditutup oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa
Timur Dr. Husnul Maram di Hall Muzdalifah Asrama Haji Surabaya. Dalam penutupan
kegiatan yang dilakukan sejak sholat subuh hingga hampir tengah malam tersebut
dilakukan untuk menyiapkan jamaah haji Embarkasi Surabaya sejumlah 106 kloter
(Kelompok Terbang) yang setiap kloter dipimpin oleh satu orang Ketua Kloter,
seorang Pembimbing Ibadah Kloter dan Tiga orang tenaga Kesehatan. Hadir dalam
penutupan tersebut disamping Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya Gatarman,
Kepala Bidang PHU (Penyelenggara Haji dan Umroh) Provinsi Jawa Timur Dr. Abdul
Haris, Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Bali Dr. Nasihudin, juga para
fasilitator, baik dari Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan maupun para
praktisi yang menjadi narasumber maupun fasilitator. Dalam sambutannya, Husnul
Maram menyampaikan bahwa mabrurnya jamaah haji bagi petugas adalah ketika sukses
membersamai jamaah. "pahala bagi petugas haji lebih besar ketika menjalankan
tugas dibandingkan dengan ibadah sunah di tanah suci" kata Maram. Berkaitan
dengan pelaksanaan Bimbingan Tehnis, Husnul Maram menyampaikan bahwa peserta
Bimtek saat ini sangat istimewa, karena diikuti oleh peserta terbanyak
dibandingkan tahun sebelumnya, dan mengikuti kegiatan tanpa ada yang
meninggalkan kegiatan. Disamping itu para peserta, dari pendidikan banyak yang
strata tiga hingga profesor, begitupun dengan tenaga kesehatan yang juga banyak
dari dokter spesialis. Menyinggung tentang pemberangkatan haji, Husnul Maram
menyampaikan bahwa dalam pemberangkatan haji tahun ini fast track atau
pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan di Bandara Juanda Surabaya, sehingga
ketika berada di Bandara Arab Saudi tidak perlu lagi pemeriksaan imigrasi.
Tentang pelaporan administrasi, Husnul Maram mengingatkan bahwa saat ini semua
pelaporan secara online, dan diharapkan para petugas haji disarankan mempunyai
paket data yang kuat, sehingga tidak menghambat pelaporan dan koordinasi.
Kepada media ini, salah satu peserta asal Kabupaten Banyuwangi Syafaat menyampaikan bahwa selama Bimbingan Teknis berlangsung banyak yang baru dalam penyelenggaraan haji tahun ini yang harus disampaikan kepada jamaah.
Dirinya menyampaikan bahwa para PPIHK akan menyampaikan semuanya kepada jamaah haji diwilayahnya.
Sambut Ramadlan, Takmir Masjid Jamik Baiturrahim Kepanjen Bina 100 lebih Imam Masjid & Mushola
Rabu, 06 Maret 2024- 22:21
Jelang datangnya bulan Suci Ramadan, Takmir Masjid Baiturrahim di Desa Curungrejo, Kepanjen, Kabupaten Malang, telah memberikan pembinaan terhadap para imam masjid dan mushola.
Pemberian pembinaan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada imam rowatib di masing-masing mushola dan masjid, yang akan memimpin/menjadi imam sholat rowatib dan taraweh selama bulan Ramadan.
Ketua Takmir Masjid Baiturrahim, H.Mohamad Iksan mengatakan, terdapat 100 lebih orang Imam yang terdiri dari lima masjid dan 33 musola mengikuti pembekalan serta pembinaan tersebut.
"Pada kegiatan pembinaan ini kami menghadirkan pengasuh utama Gus Athoillah Mursyid salah satu pengasuh PPAI Al-Karomah,"
Lebih lanjut dia mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan bagian dari salah satu pelaksanan "Program Menyambut dan Menjemput Berkah Ramadan 1445H/2024M" yang diadakan oleh Masjid Jamik Baiturrahim Curungrejo Kepanjen.
"Secara keseluruhan rangkaian kegiatan Ramadhan ada 10 Program unggulan. Rangkaian program ini diawali dengan pembinaan terhadap Imam Masjid serta Mushola," ucapnya.
Sedangkan sepuluh program unggulan itu disebutkannya, Buka Puasa Gratis, Pesantren Ramadhan, Nuzulul Qur'an, Kuliah Subuh, tausiyah dan sebagainya.
Sedangkan khusus untuk pembekalan terhadap Imam tersebut, sebagai bentuk penyegaran agar dapat menjalankan tugasnya sebagai imam dengan sebaik mungkin sesuai kaidah ilmu tajwid terutama dalam hal bacaan surat Al-Fatihah, Surat-surat pendek dan syarat rukun sholat
"Ini sebagai bentuk penyegaran tentang tata cara salat terutama bacaan surat Al-Fatihah sebagai salah satu syarat dan rukun salat," urainya.
Melalui pelatihan yang digelar Takmir Masjid Baiturrahim Curungrejo-Kepanjen ini diharapkan saat Ramadlan dengan sebaik mungkin dan sesuai tuntutan. (*)
Direktur Bina Haji Ingatkan Peran PHD dalam Kloter
Surabaya (Warta Blambangan) Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Dt
Arsad Hidayat memberikan materi Bimbingan Tehnis PPIH Kloter Embarkasi Surabaya Terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan, Rabu (06/03/2024) di Hall Muzdalifah Asrama Haji Surabaya dengan materi Jati diri petugas haji.
Dalam kesempatan tersebut Arsad Hidayat menyampaikan bahwa dirinya lebih senang menyebut pelayan tamu-tamu Allah SWT daripada petugas haji.
"Allah sendiri yang memberikan amanah ini dan dianggap mampu melayani tamu-tamunya" katanya.
Karena petugas haji harus bertindak secara profesional dan niatkan mulai saat ini untuk melayani tamu-tamu Allah, sehingga yang kita lakukan dicatat sebagai amal ibadah.
Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa petugas kloter harus benar-benar menyiapkan diri sebelum berangkat ke tanah suci.
Direktur bina haji juga mengingatkan bahwa disamping PIHK (Petugas Ibadah Haji Daerah), juga ada PHD (Petugas Haji Daerah) yang diusulkan pemerintah daerah yang harus membantu PPIH.
"PHD juga petugas haji yang direkrut dengan ujian" katanya.
Lebih lanjut Arsad Hidayat menyampaikan bahwa PHD mempunyai kewajiban yang sama dengan PIHK dan bukan sebagai jamaah biasa.
Direktur Bina Haji mengingatksn bahwa pemerintah tidak segan-segan memulangkan petugas haji sebelum puncak haji jika ada petugas haji yang tidak menjalankan kewajibannya.
"di PIHK sebagai pimpinan adalah Ketua Kloter, meskipun di tanah air jabatan PIHK lebih tinggi" katanya.
Berkaitan dengan adanya KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh) tetap koordinasi, dan harus dapat menempatkan diri bahwa dalam kloter ada strukturnya.
Khusus Ketua Kloter, Arsad Hidayat mengingatkan agar Ketua Kloter benar-benar tahu kondisi jamaahnya.
Kepada semua PIHK, disampaikan agar menjaga etika dan komitmen untuk selalu melaksanakan tugas secara benar'.
"PIHK selalu dipantau oleh jamaah dan sangat mudah untuk di viralkan di media sosial" ingatnya.
Aplikasi Mudah Bagi Jamaah Haji
Surabaya (Warta Blambangan) Jamaah Haji Indonesia dengan berbagai latar belakang pendidikan mengakibatkan ketidaksamaan pengetahuan perhajian dan semua permasalahan di tanah suci. Hal inilah yang melatarbelakangi panitia pelaksana Bimbingan Tehnis PPIH Kloter Embarkasi Surabaya Terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memberikan materi tentang penggunaan aplikasi agar memudahkan jamaah dengan menggunakan perangkat Handphone.
Kegiatan yang dilakukan di Hall Muzdalifah Asrama Haji Embarkasi Surabaya yang diikuti 560 peserta ini menghadurkan narasumber Nur Yasin Syirotol Mustaqim – Kepala Seksi MTQ pada Bidang Penais Zawa Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur atau biasa dipanggil Ustad Sirot, Selasa (05/04/2024)
Ustad Sirot menyampaikan bahwa untuk mempermudah pencarian bisa menghubungi WA auto respon di 08888000077
"pada WA tersebut langsung secara otomatis akan terjawab sesuai dengan menu yang ada" katanya.
Selain WA auto respon, Ustad Sirot juga menyampaikan aplikasi manasik haji dan umroh melalui play store.
"silahkan unduh aplikasi Ilmu Manasik dan ada menu audio sehingga lebih mudah" katanya lagi.
Materi ini disambut baik oleh para peserta pelatihan yang akan diteruskan kepada para jamaah.
dr. Nurlaila Ayu Purwaningsih, salah satu peserta dari TKHK ( Tim Kesehatan Haji Kloter) menyampaikan bahwa materi ini sangat penting, terutama agar mudah berkomunikasi dengan Bahasa Arab. Hal ini dengan mengingat dalam pekerjaan melayani jamaah yang pasti akan bersinggungan dengan pihak di Rumah Sakit Arab Saudi maupun dengan pihak Maktab.
Hal serupa juga disampaikan Syafaat, ketua Kloter asal Kabupaten Banyuwangi yang menyampaikan bahwa beberapa aplikasi diberikan, termasuk aplikasi untuk mencari lokasi Handphone.
"dengan aplikasi ini memudahkan kita mencari jamaah dengan mencari posisi Handphone yang dimiliki" kata Syafaat.
Semua aplikasi yang memudahkan dalam komunikasi dan koordinasi tersebut akan di desiminasikan kepada para jamaah melalui para ketua Rombongan maupun Ketua Regu.
122 Siswa MI Darunnajah II Ikuti Wisuda
Banyuwangi (warta Blambangan)
MI Darunnajah II Tukangkayu berhasil mengwisuda santriwati 89 anak untuk hafal juz 30 dan 32 anak untuk hafal juz 1 pada angkatan III yang digelar di Aula Mts Darunnajah,Senin (4/3/2024).
Kepala MI Darunnajah II,Majidatul Himmah,S.Ag menyampaikan program hafidz tiap hari mulai pukul 06.30-07.30.Usai sholat dhuha dan sarapan pelajaran umum hingga sholat dhuhur berjamaah.Juga ada kelas atas yang sampai jelang asyar.Sementara ektra dilaksanakan tiap Sabtu pukul 10.17-11.45 untuk tilawah,mewarnai,kaligrafi,puisi,pildacil,nasyid,pantomin hingga olahraga.Juga ada kegiatan tadabur alam serta ektra wajib pramuka.Bila ada lomba tentu ada tambahan jam p…






