Pages

Supeno Isi Pensiun Buka Usaha Kerupuk Ikan

Banyuwangi (Warta Blambangan Tak terbayangkan oleh mantan KTU SMPN3 Rogojampi,Supeno,kala memasuki purnatugas per 1 Nopember 2022 akan buka usaha kerupuk.Maunya santai menikmati masa tua dengan bertani dan berkebun di kampungnya Gepuro Desa Watukebo Kecaman Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi.



"Sikon berubah saat Allah mengirim tamu asal Singotrunan Banyuwangi kota yang sudah lama buka usaha kerupuk menawarkan semua alat usahanya.Dengan perjanjian siap transfer ilmu dan pengalama) n minimal 3 bulan serta mau dibayar saat pesangon taspen cair. Juga bawa tenaga pengadon dan penampung pemasaran produksinya!"  tuturnya disela mengajari tenaga pengadon baru.Ia sekarang punya 2 karyawan laki pengadon asal Gumuk Agung dan Benelan Lor.Yang pengadon awal kembali ikut juragannya awal yang mengawali buka usaha lagi setelah pandemi berlalu."Tak terasa sudah setahun usaha kerupuk ikan kami, barokallah!" ujarnya seraya pengalaman kerjanya yang mesti disiplin,tanggungjawab dan kekeluargaan banyak membantu bentuk supertim yang terus bersemi senyum mekar penuh kesabaran.


Usaha kerupuknya ia beri nama "Mekar Lestari" sama dengan nama koperasi di instansi SMPN 3 Rogojampi.Harapannya terus berkembang lumintu berkelanjutan.Bila awal punya karyawati 4, sekarang sudah mencapai 20 orang yang tiap sabtu total bayaran 3 juta lebih."dengan adanya kesibukan usaha ini Alhamdulillah saya dapat penghasilan pensiunan ditambah hasil kerupuk!" " ungkapnya sambil ramah mempersilahkan media ini menikmati gorengan krupuk dan buah pepaya bawaan pekerjanya.


Bayaran karyawannya sistem borongan.Tiap orang bisa beda pendapatan sesuai kinerjanya.Bila 3 bulan awal produksi 3 resep adonan, sekarang sudah mencapai 5-7 resep.Perhari bisa habiskan 1-2 kwintal tepung tapioka sebagai bahan utama.Resep adonan ada ikan laut yang dibeli di Muncar,garam kasar dan penyedap rasa yang terkenal.Per resep bisa hasilkan 7 sak plastik isi 5 kg. Per sak harga ke konsumen bisa 100 ribu."Alhamdulillah selain konsumen awal asal Malang yang tiap kirim 1 truk,kini juga ada pelanggan besar asal Genteng dan Srono. Kami kewalahan penuhi pesanan!" tutur ayah 3 anak yang berstatus pendidik di Makasar, karyawati di Surabaya dan yang bungsu alumni SMPN 3 Rogojampi kini polisi mengawal jendral bintang 3 di Bogor usai tugas briimob di Papua.

Ia sengaja tak tambah usaha penggorengan kerupuk untuk berbagi  rejeki.Kerupuk precet pakai sistem penggorengan 2 wajan hangat dan panas.Ia sudah bahagia banyak membantu tetangga membuka lapangan pekerjaan. Kami bertetangga yang saling membutuhkan dan memberi manfaat.Banyak usaha kerupuk serupa di bumi blambangan,karena orang Banyuwangi memang penggemar ragam jenis  kerupuk.Dan mekar lestari selalu menjaga takaran  ikan segar dan rasa tetap nyaman di lidah.


Dan usahanya ini sudah ber NIB dan proses halal setelah ikuti pelatihan di Dinas Koperasi,UKM dan perdagangan kelanjutan program Bunga Desa Bupati  Ipuk Fiestiandani.

Sedang istri Supeno yang tugas mencatat arus keuangan juga usaha LPG 3 Kg yang tiap datang mencapai 100 tabung melon.


Suparti (57) yang tugas di tungku dan open mengaku bersyukur bisa kerja di kampungnya.Sebelumnya kerja 15 tahun di perusahaan udang di Labanasem Kabat."Bisa sehat dan ngemong cucu.Serta nabung beras 5 ribu per bayaran hingga saat Ramadhan bisa bikin kopat dan zakat fitrah sekeluarga karena dapat 1 zak beras 25kg.Yang tiap bayaran nabung 10 ribu ya dapat 50 kg. Syukur Alhamdulillah semua jadi seduluran!"  ungkap emak 2 anak yang sudah 7 tahun menjanda karena suami meninggal.Ada 6 janda yang kerja di perusahaan Mekar Lestar ni. (Bung Aguk/WB)

Satuan Pendidikan Ramah Anak Bagi Guru Pasraman

Banyuwangi (Warta Blambangan) Workshop yang dilaksanakan Penyelenggara Bimas Hindu pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi di aula bawah, Rabu (30/08/2033) yang dibuka Dr Moh Amak Burhanudin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi  selain diisi Narasumber dari Luar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, juga diisi oleh Syafaat, S.H., M.H.I dari Seksi Bimbingan Masyarakat Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.



Dalam arahannya, Amak menyampaikan tentang 5 kunci keberhasilan guru dalam mendidik. Diantaranya, Syukur dan Cinta, artinya selalu bersyukur kepada Tuhan dalam menjalani profesi sebagai seorang pendidik. Berikutnya, memiliki Kompetensi. Anak didik menjadi pintar, cerdas, dan berhasil tergantung guru. Di era teknologi dan digital kata Amak, guru harus bisa menyesuaikan.

“Teknologi tidak boleh dijauhkan dari anak didik, guru harus bisa menguasai teknologi”, ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, bahwa salah satu keberhasilan guru dalam mendidik adalah berfikir positif, dan menjadi teladan bagi murid-muridnya. Amak berharap ke depan guru agama hindu di Banyuwangi ada yang masuk PPPK.



Syafaat menyampaikan tentang SRA (Satuan Pendidikan Ramah Anak) yang salah satunya juga Pendidikan di Pasraman.
"ratifikasi konvensi hak anak telah dituangkan dalam undang-undang perlindungan anak" kata Syafaat.

Lebih lanjut Syafaat juga menyampaikan tentang Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA), yang pada intinya bagaimana anak  ketika orang-orang dewasa beribadah, mereka dapat mengikuti ke tempat ibadah dengan aman dan nyaman tanpa mengganggu mereka yang sedang beribadah.
"kalau anak-anak tidak kita biasakan ke tempat ibadah, bisa jadi suatu saat tempat ibadah akan sepi dari orang yang melaksanakan ibadah" katanya.

Pengawas Pendidikan Agama Hindu Mamik Sutiyasning menyampaikan bahwa dengan adanya materi SRA dan Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) ini sebuah hal yang perlu ditindak lanjuti, sebab selama ini kita telah merasa bahwa semua yang dilakukan sudah ramah terhadap anak.
"belum semua tenaga pendidik memahami tentang perundang-undangan perlindungan anak dan penerapannya, karenanya perlu adanya workshop seperti ini" katanya.

Para peserta sangat antusias terhadap materi yang disampaikan para Narasumber, baik narasumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi maupun Narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi 

IWAPI Kebyar Kemerdekaan RI ke -78 di Boom Marina

Banyuwangi (Warta Blambangan) Kemeriahan pekik merdeka *Dirgahayu Kemerdekaan RI Ke-78*  mewarnai   kebyar merah putih IWAPI DPC BANYUWANGI, yang juga melibatkan para pelaku UMKM yang bernaung didalam ranting dan cabang IWAPI Banyuwangi.



Kegiatan semarak kebyar IWAPI Banyuwangi ini bertempat di halaman YATCH kawasan pantai Boom Marina Banyuwangi, hari Minggu tanggal 27 Agustus 2023.


Digagas para pengurus dan anggota DPC IWAPI Banyuwangi, acara gayeng dan meriah ini meliputi pameran bazar umkm serta beragam lomba antar kalangan sendiri, dengan maksud dan tujuan untuk ikut serta bergembira memperingati HUT RI ke- 78.


 Mamik Yuniarti sebagai pemandu acara lomba yang kocak memberikan semangat kepada para peserta lomba di


 area PPI Pantai Boom Marina depan YATCH tiba-tiba menjadi ramai dan seru penuh semarak dengan adanya kegiatan IWAPI ini.

 Ketua IWAPI DPC Banyuwangi  Retno Herlina kosgorowati  melepas balon merah putih sebagai tanda suka cita seluruh anggota IWAPI Banyuwangi memperingati HUT RI Ke-78.

Diawali dengan senam bersama "goyang dumang" untuk menghangatkan suasana. Kegiatan ini juga dihadiri sesepuh IWAPI.

Setelah itu diadakan jalan sehat seputar jalan Boom Marina dan dilanjutkan pembagian doorprice serta lomba kemerdekaan.

Hadiah di dapatkan dari para sponsor kalangan sendiri.

Dari IWAPI, oleh IWAPI, untuk IWAPI


Di hari Minggu 27 Agustus yang penuh warna merah putih semakin bermakna karena seluruh anggota baik dari cabang maupun beberapa ranting IWAPI Kabupaten Banyuwangi saling bersinergi untuk membeli produk dari anggota untuk anggota.Juga nimbrung Asosiasi UMKM Sinergi Gotong-royong'45.


“Kita isi   meriah dan lebih bermakna dalam isi kemerdekaan dalam tasyakur nan tafakur. IWAPI harus berani berkarya kebih kreatif dan terus mengembangkan diri, ” tutur ibu Retno Herlina selaku Ketua DPC IWAPI Banyuwangi, dan seruan ini disambut sorak sorai gembira dari semua anggota yang hadir dengan dress code merah putih tersebut


Alhamdulillah, acara sederhana dan rukun dari DPC IWAPI Banyuwangi ini membuat pengunjung yang juga dari keluarga anggota yang ikut hadir,  berdecak kagum, dan terpukau dengan semangat  IWAPI yang usianya sudah tidak muda, namun memiliki semangat pitulas tahun tersebut. 


Mbak Dhenok Darsono panggilan akrab dari Ketua IWAPI DPC BANYUWANGI  mengungkapkan rasa syukur alhamdulillah, dan merasa puas atas kerjasama dan kekompakan seluruh anggota dan segenap pengurus  DPC IWAPI, maupun Ranting Banyuwangi, Ranting Rogojampi, Ranting Blimbingsari  serta pihak Pelindo yang melayani dengan hati.


“Alhamdulillah   adanya kolaborasi para pihak yang lebih meluas dari beragam komunitas untuk bisa bersinergi dalam kegiatan kebyar merah putih seperti ini kian berkah dan menyehatkan!" tambah Alya diangguki Faizah dan Laila dari ranting. Pengurus DPC iWAPI t mengunjungi satu persatu stand yang berjualan, sambil cicipi dan  juga memborong menu yang disajikan di setiap stand.


Acara di tutup dengan foto bersama seluruh anggota cabang dan ranting.


Sampai jumpa lagi pada kemeriahan Merah Putih bersama IWAPI Banyuwangi tahun 2024 dengan harapan beda warna kaos dan banyak bendera partai, Indonesia tetap rukun maju sejahtera dengan pesta demokrasi yang membahagiakan. (Puzie/Dafik/WB)

Teater Tradisional Seni Topeng Madura Bertahan Didukung Cucu Generasi Mileneal Songgon

Banyuwangi (Warta Blambangan) isa jadi Nasrudin tersenyum di alam lain saat menyaksikan pentas Seni Topeng di Depan SDN 2 Songgon,Senin 28 Agustus hingga jelang Subuh 29 Agustus 2023.Bukan gara-gara guyonan goro-goro punakawan.Namun menyaksikan anak cucunya guyub rukun  melestarikan seni Topeng yang kriya aseli dari Sumenep yang dibuat leluhurnya.Jadi tak ada topeng baru yang dibuat di Banyuwangi.Hanya saja sesekali dicat untuk kebutuhan pentas sebagaimana busana ada yang baru. 



Didirikan tanggal 8 Februari 1962 oleh Muraksan yang kelahiran Sumenep yang awalnya bernama Rukun Famili di era reformasi berganti nama "Laras Mustoko Jalmo" untuk menyesuaikan jaman dan kearifan lokal dipandegani anaknya Matno.sekarang dipimpin cucu ponakan Ayu Santoso yang juga mulai siapkan generasi ke empat: para cicit."selain diawali tari khas pulau garam,kami juga tampilkan tari darrah Banyuwangi seperti Jejer Jaran Dawuk atau Kembang Pesisiran atau jaran goyang.Hanya saja masih diiringi kaset.Kedepannya akan kami siapkan gamelan hidup,kami mau sinau.Kami sendiri sudah punya seni jaranan yang sering tanggapan!" tutur M.Wahyudi, pemandu acara yang bisa berbahasa jawa halus dan madura serta Indonesia seperti yang disampaikan semalam.

Ditambahkan pengurus M.Sholeh Baudi (43),panjak ada 11 orang yang sebagian merangkap jadi pemain dan yang pimpin doa niat hajat tuan rumah berdasarkan mocoan dan Kitab Pendawa oleh Kae Sawidin.Ada kru panggung bagian lighting,penarik layar bergambar ,juru rias dan juru busana.Dalang Rustam dan saat ruwatan Riswanto.Total 40 orang plus 1 Sutradara Budiono.Semalam ambil cerita "Prahara Wibisono Mbalelo". "Kami siap cerita Petruk Jadi Ratu atau Gatot Koco Kembar, kami perlu sekitar 1 bulan latihan.Dan bersyukur pemainnya ada yang sekolah di SMPN 1 dan 2 Songgon serta Mts swasta hingga optimis seni topeng bisa bertahan di era milenal ini!" ungkap Sholeh pada media ini seraya pamit untuk siapkan di balik  tobong pertunjukkan.

Sholeh juga ungkapkan perkumpulan seni topeng yang diurusnya sudah punya Nomer Induk Kesenian yang ijinnya dibuat di Mall Pelayanan Publik dan pernah sekali dapat bantuan dana hibah untuk perbaikan sarana prasarana."inginnya kami bagaimana bisa diundang Bupati untuk tampil di disbudpar atau acara festival Banyuwangi!" mimpinya dibenarkan Wahyudi dan Wiji Misto yang Ketua Kelompok Peternak Kambing dan Susu Etawa organik serta kopi khas puputan Tegalrejo Bayu.


Pertunjukan Seni Topeng layaknya janger,rengganis atau damarwulan. Namun mirip ke wayang orang yang pemain bertopeng ndak berbicara,namun ada dalang. Cerita umumnya dari sumber yang sama yakni kisah barata yudha atau latar belakang sejarah.


Sementara pentas semalam adalah nadar tuan rumah yang bila punya anak laki akan mengundang Seni Topeng sekaligus ruwatan saat perkawinan putra keduanya.Anak pertama perempuan sudah memberinya kompoi cucu."Alhamdulillah, panjang umur dan ada rejeki hingga melaksanakan nadar.Bahagia plong rasanya!" tutur  Mah Suwardi didampingi istrinya sambil menyalami tamu yang memberi doa restu agar keluarga putranya saqinah dan samawa serta melahirkan generasi yang sholeh-sholehah.

Awali pertunjukan orangtua lakukan ritual buka kupatan isi beras kuning dan jelang subuh pengantin dilakukan prosesi mandi kembang.


Ditengah ratusan penonton anak-anak hingga lansia,tampak bule yang beristri putri madura yang menyekolahkan anaknya di SDN Rogojampi yang aktif dokumentasi dari gawainya,ada anggota Polsek Songgon yang turut menjaga suasana kamtibmas.Juga seniman pencipta lagu Djhon Sawo yang berharap pemda turun tangan dan dalang kuasai vokal ragam karakter serta Penyair  dan pelaku teater dari Sanggar Merah Putih'45 Bung Aguk Darsono."Sutradara dan dalang serta pelatih tari maupun wiyogo, perlu diajak pelatihan bersama pelaku teater tradisionil Jawa dan Osing yang diadakan Disbudpar bareng Dewan Kesenian Blambangan.Ini perlu revitalisasi dan apresiasi yang mau nguri-nguri budaya bangsa yang berkarakter.Agar Seni Topeng terus hidup dengan seni pertunjukan yang ikuti perkembangan jaman serta ada ilmu dari narasumber maupun sesama pemain teater dari berbagai latar belakang!" Kata Bung Aguk yang juga aktif di media majalah budaya Keboendha dan Komunitas Gotong-royong Empat Puluh Lima ini.(AWN/YC/WB)

Lomba Baca Puisi dan Mewarnai Boneka Karakter Memaknai Bazaar UMKM Merdeka

Banyuwangi (Warta Blambangan) Kebyar Dirgahayu Kemerdekaan RI Ke-78  juga dilakukan pelaku UMKM dengan menggandeng parapihak kolaborasi bertempat di Pasar Wisata Sobo Terpadu Banyuwangi,25-27  Agustus.



Digagas Pegadaian yang menggandengan AKRAB, acara meliputi pameran,bazaar,pentas seni serta jalan sehat yang menggandeng Panitia Semarak Merah Putih Pemerintah Kelurahan Sobo Kecamatan Banyuwanngi yang dimotori Made Maharta dan Waluyo  yang diikuti lebih dari 2000 pembeli tiket seharga 5 ribu yang sediakan hadiah kulkas,sepeda gunung,kompor gas,kipas angin dan produk umkm.


Sabtu pagi 26 Agustus Pasar Wisata Sobo Terpadu yang kiosnya masih sepi penjual dan pembeli itu jadi semarak.Komunitas senam adakan gerak badan dan lomba khas agustusan.

Di pagi yang ceria itu kian bermakna kala Ownwer Ocha Floris dan asesoris menggandeng kru Sanggar Merah Putih'45 mengadakan lomba mewarnai boneka berkarakter dan baca puisi yang diikuti sekitar 45 peserta.Untuk mewarnai tembikar dengan cat tembok ini masih ajang awal yang bisa booming dalam parade menuju ke lembaga sekolah atau kala umkm car freeday gesibu Blambangan untuk songsong lomba menyemarakkan Harjaba 18 Desember  atau Peringatan Hari Anak Nasonal tahun depan."Kita target ada event mewarnai boneka desain celengan yang diikuti sewu jebeng thulik cilik!" tutur S.Rahmat Ketua Juri mewarnai yang pendiri Pakarwangi dibenarkan creator desain yang juga fasda UMKM naik kelas,Fendi Felani yang menilai kreasi peserta didukung dengan dokumentasi yang dibuatnya dari berbagai angle.

Sedang juri baca puisi Indah Catur Cahyaningtyas dari Sahabat Aura Lentera terpukau dengan penampilan segenap peserta.Semua bagus dan berkelas vokal,ekspresi dan penjiwaannya.Maka perdebatan panjang terjadi saat menentukan jawara.Pengamatan dan catatan saat apresiasi begitu hidup dengan dewan juri pemain film yang sudah 3 periode jadi pengurus Dewan Kesenian Blambangan (DKB)Pramoe Soekarno, Indah CC yang biasa mengasah talenta difabel dan santri ke Festival Anak Sholeh serta sekretaris Sanggar Merah Putih"45 Nuchbah MF,S.Pd yang mulai TK sering juara baca puisi.

Peserta memang ada yang sudah meraih prestasi di ajang Porseni MI Kemenag, Lomba Literasi Bahasa Dinas Pendidikan ataupun yang diadakan EO Senyum Agmadina Banyuwangi maupun EO Jember dan Bali.Hingga jawara dari berbagai sekolah.

Kali ini untuk baca puisi juara 1 diraih Azalea 

Zukhruflizzah dari MI Islamiyah Rogojampi,disusul MIN 1 Sobo atas nama Aura yang saat Porseni MI Di Muncar ditetapkan juara 3.Lanjut juara 3 Raeesa dari SDN 1 Rogojampi.Harapan direbut Siswi SDN 1 Klatak dan SDN 1 Kepatihan.Dalam mengisi Bulan Bahasa Oktober mereka kompetisi lagi dalam Liga Puisi yang diselenggarakan media cetak lokal terbesar Banyuwangi.


Ketua Panitia M.Zainullah pada media ini ungkapkan syukur nan puas atas animo segenap masyarakat.

"Alhamdulillah rangkaian seluruh acara sudah berjalan lancar dan berharap event mendatang lebih sukses dan berkah dengan kebersamaan,sinergi dan kolaborasi para pihak!" tutur owner Ocha yang akrab dipanggil Adam ini dengan senyum khasnya.

Hadir di pembukaan dan pamungkas acara pejabat Pegadaian,PNM Mandiri dan Dinas Koperasi,Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi.(AWN/Aguk/WB)

Kunjungan Anggota Komisi VIII DPR RI di Kantor Kemenag Kab. Banyuwangi

 Banyuwangi (Warta Blambangan) Ina Ammania, Anggota Komisi VIII DPR RI, melakukan inspeksi mendadak terhadap pelaksanaan haji di Mekah, Arab Saudi, guna memastikan penerapan poin-poin yang dihasilkan oleh Panitia Kerja Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH). Hasil kunjungannya membuka beberapa permasalahan penting.


Ina Ammania, yang berasal dari PDI Perjuangan, menyoroti pentingnya penyediaan pelayanan yang merata bagi jemaah lansia yang menjalani ibadah haji. “Kami perlu memperhatikan kebutuhan mereka secara khusus. Tapi, pelayanan ini juga harus mempromosikan kemandirian,” tegasnya sambil menegaskan pentingnya koordinasi dalam menghadapi tantangan ini.

Sebagai anggota Komisi VIII yang memiliki hubungan erat dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Nasional, Ina Ammania merasa memiliki tanggung jawab yang semakin besar. Ditambah lagi, tahun 2024 menjadi momen penting baginya karena ia sendiri akan menjalani ibadah haji. Pengalaman di lapangan semakin memperdalam pemahamannya tentang perlunya pelayanan haji yang berkualitas dan kerjasama lintas sektor.

Banyuwangi dipilih sebagai lokasi kunjungan Ina Ammania untuk mengalami langsung pelayanan haji. “Kunjungan ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang pelaksanaan haji. Kami juga berencana untuk menyelenggarakan acara manasik sepanjang tahun 2024 di Hotel Elroyal,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar observasi, kunjungan Ina Ammania mencerminkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji. Dengan pendekatan ini, perbaikan konkret dapat diimplementasikan, memberikan kenyamanan dan kesuksesan ibadah haji bagi semua jemaah, termasuk para lansia.

Unair Surabaya Adakan Pengabdian Masyarakat di MAN 3 Banyuwangi


Banyuwangi (Warta Blambangan) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengadakan kegiatan Pengabdian masyarakat di MAN 3 Banyuwangi untuk pemberdayaan murid SMA/MA pada penanggulangan resistensi anti mikrobiologi dengan tema cegah bakteri resistensi antibiotik mulai dari kita, Sabtu (26/08/2023) di aula Mahad MAN 3 Banyuwangi di Kecamatan Srono.



Kepala MAN 3 Banyuwangi Ahmad Suyuti menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini setidaknya dapat memberikan motivasi kepada para siswa untuk masuk ke fakultas kedokteran, terutama Unair. 


Mengenai kegiatan yang sangat bermanfaat ini Suyuti berharap kegiatan yang dilakukan bersama Departemen mikrobiologi kedokteran FK Unair, KSM mikrobiologi klinik RSUD Dr. Soetomo, Prodi Spesialis Mikrobiologi Klinik FK Unair memberikan banyak manfaat.

"karena bahayanya bakteri resistensi antibiotik ini, perlu adanya desiminasi bagi masyarakat" ungkapnya.


Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unair yang juga Kepala Depatemen Mikrobiologi Klinik RSUD dr. Soetomo  Dr. dr.  Eko Budi Koendhori, Sp.MK(K) menyampaikan terima kasih atas sambutan istimewa dari MAN 3 Banyuwangi, beliau berharap apa yang disampaikan team dari Unair Surabaya dapat memberikan manfaat, baik untuk MAN Banyuwangi, maupun masyarakat sekitar.

"Mencegah resistensi antibiotik sangat penting, dengan mengingat penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat membuat kita kembali ke masa dimana tidak ada obat yang dapat digunakan untuk mengobati infeksi" katanya.


Kegiatan yang dilakukan ini diisi oleh narasumber dari para Dosen yang menyelesaikan studi doktoralnya di negeri sakura Jepang.

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger