Pages

Pemantapan Manasik Haji Tahap 2 Kabupaten Banyuwangi.

Banyuwangi (Warta Blambangan) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi mengadakan Pemantapan manasik haji tahap kedua bagi seluruh Jamaah Haji Kabupaten Banyuwangi Tahun 2023 di Gedung Wanita Paramita Kencana  Kamis (08/06/23).



Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi diwakili plh. Kepala yang dijabat Kasubag Tata Usaha Moh. Jali menyampaikan bahwa jamaah haji Kabupaten Banyuwangi ada 971 orang dan Insyaallah hari ini ada 53 jamaah yang berangkat dan bergabung dengan kloter 43.Jali juga mengingatkan agar jamaah haji mentaati aturan yang sudah ditentukan 

"sebagai masyarakat yang berbeda pekerti luhur harus tetap kita jaga di tanah suci" katanya.



Sementara itu plh. Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh H. Muklis menyampaikan bahwa jamaah haji tahun ini sangat istimewa, disamping banyaknya jamaah haji lansia, juga waktu pelunasan yang hingga mendekati pemberangkatan.

"Hari ini tanggal 8 Juni dari Banyuwangi sudah ada yang berangkat untuk mencukupi Kabupaten lain yang kurang!"" kata Muklis seraya sampaikan koper sudah lengkap untuk segenap jamaah.

Jamaah Haji Kabupaten Banyuwangi yang bergabung dalam Kloter 62, 63 dan 64 yang merupakan gelombang kedua dan akan terbang ke Bandara King Abdul Azis dan langsung menuju ke Kota Makkah, para Jamaah Haji ini harus sudah siap menggunakan kain ihrom sejak di Embarkasi Sukolilo Surabaya.


Mengenai Pemberangkatan, Muklis menyampaikan bahwa Jamaah Kloter 62 dan 63 akan diberangkatkan kamis pagi (15/06/23) di depan Kantor Bupati Banyuwangi.


Muklis menyampaikan bahwa disamping 971 jamaah haji tersebut juga ada 51 cadangan yang berangkat tidak bersamaan dengan jamaah lain.


Para jamaah cadangan ini harus siap berangkat kapanpun ketika ada panggilan.


Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan para petugas haji, baik ketua kloter, pembimbing ibadah maupun tim kesehatan.Semoga jamaah sehat,selamat dan jadi haji mabrur. (Syaf)

498 Koper Jamaah Haji Banyuwangi Tiba

 

Contoh Koper
dan Tas Jamaah

Banyuwangi (Warta Blambangan) Koper Jamaah Haji Kabupaten Banyuwangi tiba dan ditempatkan di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Rabu (07/05/2023).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi melalui Plh. Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh H. Muklis menyampaikan bahwa selain Koper, Tas Jinjing dan Tas Dokumen, juga akan diserahkan Buku Tuntunan manasik Haji.

“Tehnis pengambilan koper akan kita sampaikan besok pada acara pemantapan manasik haji di Gedung Wanita Paramita Kencana” kata Muklis.

Ditanya tentang koper lainnya, Muklis menyampaikan bahwa tidak akan lama lagi semua Koper akan tiba di Kabupaten Banyuwangi.

Lebih lanjut Kadi PD-Pontren tersebut menyampaikan bahwa koper yang diterima jamaah telah dilengkapi dengan cover merah putih yang dapat ditulisi Nomor Kloter dan Embarkasi.

Mengenai penanda di masing-masing kloter, muklis menyampaikan bahwa hal ini akan dijelaskan oleh masing-masing Ketua Kloter dalam anaca pemantapan manasik haji Kabupaten Banyuwangi.



Muklis menyampaikan bahwa pemantapan manasik haji yang akan diselenggarakan hari kamis tersebut sangat penting, karena ini merupakan manasik terahir.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi akan melaksanakan pemantapan manasik haji tahan kedua hari kamis besok.

“kita harapkan semua jamaah haji hadir dengan menggunakan pakaian Nasional Haji” kata Muklis. (Team)

Pemantapan Manasik Haji Banyuwangi


Banyuwangi (Warta Blambangan) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi akan melaksanakan pemantapan manasik haji bagi jamaah haji Kabupaten Banyuwangi di Gedung Wanita Paramita Kencana Kamis (08/05/2023). Hal ini disampaikan Plt. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi H. Muklis, Selasa (06/05/2023)  di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.

Muklis menyampaikan bahwa jamaah haji Kabupaten Banyuwangi yang bergabung dalam Kloter 62, 63 dan 64 akan berangkat ke Embarkasi Surabaya rencananya hari Kamis (15/06/2023), masuk asrama pukul 15;00 WIB, 17:00 WIB dan pukul 19:00 WIB. Jamaah ini akan masuk ke gelombang kedua, yakni ke Kota Makkah dulu untu menunaikan Ibadah Haji, baru kemudian ke Kota Madinah.

Dalam pemantapan tersebut akan disampaikan hal-hal tehnis berkaitan dengan pemberangkatan haji.

"kegiatan ini sangat penting, karena berkaitan dengan tehnis pelaksanaan pemberangkatan dan kegiatan selama di tanah suci" kata Muklis.

lebiih lanjut Muklis menyampaikan bahwa Jamaah Haji Kabupaten Banyuwangi  berjumlah 971 orang. 

Ditanya tentang koper jamaah, Muklis menyampaikan bahwa insyaallah koper akan datang besok pagi. (07/05/2023) dan akan segera di distribusikan, adapun tentang mekanisme barang bawaan, akan disampaikan saat manasik haji tahap kedua.(Syaf)

Pembinaan Kepenghuluan Kanwil Kemenag Prov Jawa Timur.


Banyuwangi (Warta Blambangan) 
Kepala Bidang Urusan Agama Islam pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Misbahul Munir, memberikan Pembinaan Kepenghuluan di Hall Room Hotel Santika Banyuwangi, Selasa (06/05/23) yang diikuti para Penghulu di Kabupaten Banyuwangi.



Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi diwakili Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H. Muklis menyampaikan bahwa Penghulu merupakan Pemuka Agama dari Kementerian Agama.
"Penghulu juga seorang layaknya Kyai!" ungkap Muklis yang sebelumnya lama  menjabat sebagai penghulu itu.

Misbahul Munir menyampaikan bahwa sebagai ASN, penghulu harus siap ditempatkan dimanapun dan dengan jabatan apapun.
"Dengan jabatan apapun, ASN pada Kementerian Agama insyaallah bermanfaat bagi negara!" ungkapnya.

Lebih lanjut Misbahul Munir menyampaikan bahwa saat ini tenaga penghulu di Provinsi Jawa Timur sangat kekurangan.
"bagi Jabatan Pelaksana yang sedang diajukan sebagai penghulu, semoga dapat segera terbit SK nya," ungkapnya.

Misbahul Munir juga menyampaikan tentang tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) mempunyai hak yang sama dengan ASN, termasuk menduduki jabatan Struktural atau mendapatkan tugas tambahan.

Kabid Urais  menyampaikan agar para penghulu tidak abai dalam hal administrasi.
Para penghulu diingatkan tentang tugas dan fungsi Kementerian Agama  dan yang lebih spesifik adalah tusi Kantor Urusan Agama.

Panitia pelaksana kegiatan dari Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Syafaat, menyampaikan bahwa pembinaan penghulu ini diikuti oleh 50 orang peserta. (Syaf)

Densus 88/AT Geledah Rumah Terduga Teroris Banyuwangi


Banyuwangi (Warta Blambangan) Tim Densus 88 Anti Teror menggeledah kediaman SN, terduga teroris asal Kecamatan Rogojampi Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (04/06/2023). Penggeledahan dilakukan oleh sejumlah personel yang tiba dengan menggunakan mobil dan berlangsung selama kurang dari satu jam.

Tim Densus 88 datang ke rumah SN, sejak pukul 06.00 WIB Dalam penggeledahan itu, Densus 88 membawa sejumlah barang dari rumah SN. Barang tersebut berupa obat-obatan, pakaian, buku, hingga beberapa dokumen.

Terkait penggeledahan dan penangkapan suaminya itu, SH, istri terduga teroris tersebut belum mau memberikan komentar lebih lanjut. "Mohon maaf, saya masih belum bisa memberikan pernyataan apa pun," kata istri SN, kepada awak media, Minggu (4/6/2023).

Sementara itu Kepala Dusun Susukan Kidul, Hairiyah menyampaikan bahwa pihaknya melihat Densus 88 menggeledah rumah SN. "Iya, tadi saya hanya menyaksikan penyidik dari Jakarta," ungkap Hairiyah. Tak hanya itu, Hairiyah juga mengaku melihat Tim Densus 88 mengamankan sejumlah barang-barang  pribadi milik SN. "Juga mengambil beberapa barang pribadi milik pak SN," ujarnya.

Sebelumnya, Densus 88 Anti Teror menangkap SN, di tempat biasanya SN beraktifitas di Dusun Susukan Kidul, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, pada Sabtu (3/6/2023) siang. "Iya benar, siap. Informasinya ada warga kami yang ditangkap Densus 88," kata Kepala Desa Gladag, Chaidir Sidqi, kepada Kompas.com. Menurut Chaidir, penangkapan terhadap warganya itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. "Ditangkap di rumahnya sekitar jam 12-an," ujarnya.

Kapolsek Rogojampi Kompol Sudarsono, mengaku tidak tahu persis terkait dengan adanya kabar penangkapan warga terduga teroris itu. "Mohon maaf saya tidak tahu persis ya," kata Sudarsono saat dikonfirmasi. Meski tidak tahu persis, namun Sudarsono membenarkan kabar ada warga di wilayah hukumnya yang diduga ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror.(Team)


Isteri Terduga Teroris Banyuwangi Syok Suaminya Diambil Densus 88

 


Banyuwangi (Warta Blambangan) Isteri SN, Terduga Teroris sempat syok mendengar suaminya dijemput orang yang diduga Densus 88, Sabtu siang (02/06/2023) di PKBM tempat biasanya suaminya melakukan aktifitas.

Dengan suara lirih seperti habis menumpahkan air mata, perempuan dengan empat orang anak ini balik bertanya kepada wartawan yang menemuinya, kenapa suaminya ditangkap. Para awak media dan beberapa sahabat juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, hal ini dengan mengingat SN selama ini tidak mempunyai tabiat yang mencurigakan.

Selain berprofesi sebagai pengacara dan dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Banyuwangi, SN juga aktif pada kegiatan sosial,sperti penyediaan ambulan bagi warga yang tidak mampu dan lain sebagainya. Beberapa lembaga juga bekerjasama dengan lembaga yang dipimpin SN, terutama berkaitan dengan aksi tanggap bencana. Lali-laki kelahiran tahun 1982 ini dikenal lowprofile, dan senang bebuat sosial. Beberapa Warga Belajar (WB) binaannya merasa terbantu dengan model pendidikan luar sekolah yang dikelola SN. Tidak pernah sedikitpun SN mengajarkan yang aneh-aneh.

“saya kira yang menjemput SN itu temannya, karena berpakaian preman” kata Lukman, warga yang menyaksikan SN dijeput Densus 88.

Beberapa kolega SN juga sempat terkejut ketika SN dijemput Densus 88, dan berharap meskipun direktur PKBM tersebut tersandungg masalah, tidak merugikan warga belajar dalam binaan PKBM yang dikelola SN.

Isteri SN ditemani putri bungsuya menyampaikan bahwa para pengelola PKBM tetap memperhatikan kelangsungan WB agar tetap bisa melanjutkan pendidikan.

SN yang baru saja meraih gelar Ph.D dari salah satu Universitas di Malaysia ini juga merupakan salah satu pengurus DPW FK PKBM Provinsi Jawa Timur. Perannya sangat besar dalam ikut serta penuntasan wajib belajar 12 tahun di Kabupaten Banyuwangi.

Dr.H, Rektor dimana SN mengabdikan diri sebagai dosen manyampaikan bahwa SN juga merupakan Dosen Pembina Kampus Mengajar angkatan 5.

“semoga dugaan yang dialamatkan kepada SN terbukti tidak benar’ Kata Dr.H.

Hal yang menimpa SN tersebut membuat banyak koleganya tidak percaya, terlebih dengan aktifitas sosial yang dilakukan SN, terkait dugaan ajaran yang menyimpang, para kolega tidak pernah mendapati SN menyampaikan hal yang menyimpang. Hubungan dengan instansi pemerintah juga cukup baik. (Team)

Derap Inovasi Kampung Moderasi Beragama Kabupaten Banyuwangi.

Banyuwangi (Warta Blambangan) Dipimpin Sekretaris Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Moderasi Beragama (KMB) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Syafaat, para Ketua Pokja KMB Kecamatan yang dijabat Kepala KUA Kecamatan dan Penyuluh Agama Islam selaku Sekretaris Pokja, mengikuti kegiatan rapat koordinasi Pokja KMB di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Rabu (31/05/2023)


Dalam kesempatan tersebut masing-masing Ketua Poka KMB melaporkan tentang rintisan KMB di masing-masing Kecamatan, serta dinamisasi masyarakat yang ada di dalamnya.

Dari 25 Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi ada satu desa yang mempunyai enam enis tempat ibadah dari enam agama yang diakui di Indonesia.

“di Desa Rogojampi selain Masjid dan Musholla, juga ada Kelenteng, Pura, Vihara, Gereja Kristen dan Gereja Katolik Stasi” kata Syafaat.

Ketua Pokja KMB Kabupaten Banyuwangi Mastur yang juga Kasi Bimas Islam menyampaikan bahwa dari semua rintisan KMB tersebut akan dipiih 3 KMB yang akan di launching secara nasional.

‘penilaian berdasarkan 11 indikator yang sudah ditentukan” kata Mastur.

Di Tempat terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Moh. Amak Burhanudin menyampaikan bahwa di Kabupaten Banyuwangi sebelum ada istilah KMB, beberapa Desa maupun Kelurahan yang ada di Kabupaten Banyuwang dengan keanekaragaman etnik, agama dan kepercayaan, telah menggunakan beberapa istilah tentang keanekaragaman tersebut, seperti Kampung Kerukunan, Kampung Pancasila dan lain-lain.

“perbedaan etnik dan agama tidak menjadikan masyarakat tersekat, namun dapat menjadikan harmoni yang kuat” kata Amak.

Dengan adanya KMB ini menjadikan wadah bagi antar umat beragama semakin bersatu, tidak menjadkan perbedaan tersebut sebagai sekat dalam menjalin kerukunan hidup bermasyarakat.

Ketua APRI (Asosiasi Peghulu Republik Indoesia) Cabang Banyuwangi Fathurrohman yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyampaikan bahwa dengan KMB ini komunikasi antar pemeluk agama semakin erat.


“pada setiap KUA Kecamatan ada rumah moderasi sebagai tempat diskusi bersama’ katanya.

Lebih lanjut fathurahman menyampaikan bahwa KMB ini bukan untuk mencampur adukkan agama, tetapi menanamkan sikap menghormati kepercayaan agama lain.

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger