Pages

Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak


 Banyuwangi (Warta Blambangan) Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengadakan workshop Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2023, Senin- Selasa (15-16/05/2023) di aula Minak Jinggo Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi yang diikuti oleh 50 orang peserta, perwakilan dari Dinas, Instansi dan Lembaga terkait. Hal ini dilakukan dengan tujuan memberi acuan bagi upaya-upaya pengembangan Kabupaten Layak Anak di Banyuwangi  secara menyeluruh dan berkelanjutan.


Kepala Dinas Sosial  Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Henik Setyorini, menyampaikan bahwa Workshop ini dilatar belakangi keinginan menjadikan Kabupaten Banyuwangi sebagai Kabupaten Layak Anak. Dengan mengingat Anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan
keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Sebagai penerus bangsa yang kelak bertanggung jawab dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia maka setiap anak harus dipastikan mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk hidup, tumbuh,
berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabatnya, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Dalam upaya menjamin pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Bayuwangi,
"terbitnya Peraturan Daerah Banyuwangi nomor 7 Tahun 2018 menjadi payung hukum bagi penyusunan program-progam pemerintah dalam penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak dan penguatan Forum Anak" kata Henik
Lebih lanjut Henik menyampaikanbahwa, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan
Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan workshop
Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak yang akan menjadi acuan  dalam merealisasi mandat Peraturan Daerah tersebut.
"target jangka pendek adalah Kabupaten Banyuwangi lolos verifikasi dari data KLA yang kita unggah" Kata Henik lagi.
Dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak, kita adalah super team dari beberapa Dinas maupun  Instansi.
Untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten saja, namun harus didukung oleh semua elemen masyarakat baik Lembaga Swadaya Masyarakat maupun media massa, serta institusi pusat maupun provinsi.
Selain melibatkan aparat penegak hukum, Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak juga melibatkan Kementerian Agama, dengan mengingat Kementerian Agama bukan hanya menaungi Lembaga pencatatan pernikahan di KUA Kecamatan saja, terapi juga Lembaga pendidikan keagamaan dan Lembaga lain di masyarakat.
Mewakili Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Syafaat yang hadir dalam Rakor tersebut menyampaikan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dalam upaya pencegahan perkawinan anak, telah melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat melalui KUA Kecamatan, dengan beberapa programnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin menyampakan bahwa berbagai upaya telah dilakukan baik melalui lembaga formal seperti sekolah dan Madrasah, juga tempat ibadah, kepedulian terhadap tumbuh kembang anak juga dilaksanakan melalui RIRA (Rumah Ibadah Ramah Anak) dan melalui Majelis Taklim. (syaf)

Peran Penting SEKAR WANGI Dalam Mengendalikan Potensi Bonus Demografi Untuk Pembangunan Berkelanjutan

SEKAR WANGI Ambil Peran Penting Dalam Mengendalikan Potensi Bonus Demografi Melalui Partisipasi dan Advokasi Anak dan Remaja Sebaya dalam Pembangunan Berkelanjutan.


Youth Center PKBI Cabang Banyuwangi baru saja melantik 17 pengurus periode 2023-2025 yang diberi nama "SEKAR WANGI" atau Sebaya Kader Relawan Banyuwangi. Pada pertemuan kedua, para pengurus telah mendapatkan pembekalan dari Direktur Eksekutif YC Sebaya Jatim, Zahrotul Ulya, S.Kep., M.M., dan Ketua PKBI Jatim, Dr. Noer Saudah, S.Kep, M.Kes, terkait konseling remaja dan materi kesehatan seksual dan reproduksi di Indonesia.



Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Tamanbaru Banyuwangi pada Kamis, 11 Mei 2023, bertujuan untuk meningkatkan mental dan keahlian anggota Youth Center PKBI SEKAR WANGI dalam hal advokasi anak dan remaja sebaya, sekaligus memperkenalkan materi kesehatan seksual dan reproduksi yang lebih dalam.

Kegiatan ini merupakan bentuk upaya  mengembangkan keterampilan dan kemampuan anak dan remaja sebaya untuk memimpin dan mengorganisir aksi-aksi sosial yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan, melalui program-program advokasi dan kampanye sosial yang melibatkan anak dan remaja sebaya.

Materi pelatihan yang disampaikan secara interaktif  dan  berkelompok.  Peserta dibagi menjadi 5 kelompok untuk memberikan pendapat terkait studi kasus yang telah diberikan dengan menuliskan faktor yang disebabkan, dampak dan juga upaya bagaimana PKBI terutama dari YC ini menanggulangi penyebab yang ada di studi kasus tersebut. Setelah itu, para peserta melakukan pengelompokkan untuk memberikan pendapat terkait dua kasus yakni kekerasan seksual dan pernikahan dini.

Dalam sesi presentasi hasil studi kasus terkait, para peserta memberikan latar belakang masalah, faktor penyebab, dampak, dan upaya yang harus dilakukan untuk menangani masalah tersebut. Setelah itu, dilakukan sesi konseling group, di mana para peserta diajarkan cara melakukan konseling kelompok yang dibimbing oleh Kak Pricil dan Kak Rima.

Selain itu, para peserta juga diberikan penjelasan mengenai jobdesk masing-masing divisi yang ada di YC PKBI SEKAR WANGI, serta penentuan koordinator masing-masing divisi dan reposisi. "Memang tupoksi sesuai SK yang tertulis namun pada prakteknya fleksibel saling membantu dan kolaborasi!" tutur Kak Rima dengan senyum semangat memperhatikan kapasitas organisasi dan publik speaking peserta yang luar biasa.



Wakil Ketua YC PKBI SEKAR WANGI, Derisca Tiara, mengungkapkan kegembiraannya melalui proses 3 bulan yang akhirnya berhasil melantik, melatih, dan terwujud nama serta tupoksi advokasi. "Semoga terus kompak dan bermanfaat buat sejawat dan masyarakat, menyongsong generasi emas 2045!" ucap calon perawat yang juga aktif di Promotor UKS dan relawan Forum Banyuwangi Sehat.

Perihal penting, menarik dan patut disyukuri  bahwa  pada kesempatan itu Bapak HM. Eko Susanto, SH, yang merupakan Penasehat PC PKBI dan telah aktif selama 45 tahun di BKKBN, Paguyuban KB Lestari Pembauran Blambangan, serta PKBI,  mengungkapkan bahwa tongkat estafet kaderisasi di organisasi tersebut telah berjalan dengan baik dan bermartabat. Bapak  HM. Eko Susanto, SH juga menyampaikan bahwa keluarganya telah memutuskan untuk menghibahkan rumah mereka di Jl KH Agus Salim 100 Banyuwangi untuk digunakan sebagai kegiatan Klinik Youth Center dan menjadi sekretariat PKBI.


Pada kesempatan lainnya di sela-sela istirahat siang, Andre Waluyo Founder Aplikasi Gata alias Aplikasi Keluarga Tangguh,  mengenalkan serta mendemokan aplikasi  asli Bhumi Blambangan tersebut kepada salah seorang narasumber  Sebaya Kader Relawan  Jatim. - “Wah, aplikasi  ini sangat menarik dan bermanfaat sekali ya Pak, mungkin ke depan kita bisa bekerja sama”,  kata mbak Narasumber yang pintar dan manis tersebut. :)  (mas gesa/selvie/AWN/wartablambangan)


YC PKBI SeKaR Wangi Terbentuk dan Siap Advokasi Anak dan Remaja Sebaya

Banyuwangi (Warta Blambangan) Guna meningkatkan mental dan keahlian anggota Youth center PKBI Periode 2023-2025 yang telah dilantik oleh YC PKBI Jatim di Warung Seblang terkait konseling remaja sekaligus pengenalan lebih dalam mengenai materi kesehatan seksual dan reproduksi di Indonesia. Pada pertemuan kedua telah terbentuk nama dari Youth center cabang banyuwangi  yaitu dengan sebutan SEKAR WANGI yang dipadankan Sebaya Kader Relawan Banyuwangi.  Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Tamanbaru Banyuwangi,Kamis,11 Mei 2023.



Pertemuan hari kedua merupakan kelanjutan usai dapat pembekalan di hari pertama oleh Direktur Eksekutif YC Sebaya Jatim Zahrotul Ulya, S.Kep., M.M. dan Ketua PKBI Jatim Dr.Noer Saudah,S.Kep,M.Kes.


Pelatihan diikuti 17 pengurus yang terdiri dari mahasiswa Stikes,Unair,Uniba,Stikom,Untag serta yang sudah sarjana dengan mengabdi sebagai guru Mtsn 1 dan pengelelola usaha PKK Tukangkayu. Fasilitator yang bertugas pada pertemuan kedua adalah Nafila Ikrima S.Psi dan  Priskilla Narendra,P.si selaku Pengurus Daerah YC Jatim yang didampingi Humas PKBI Banyuwangi Aguk Wahyu Nuryadi dan Pengembangan SDM PKBI Yeti Chotimah,M.Pd.



Materi pelatihan interaktif yang memadukan materi melalui via LCD Proyektor dan Peserta dibagi menjadi 5 kelompok untuk memberikan pendapat terkait studi kasus yang telah diberikan dengan menuliskan faktor yang disebabkan, dampak dan juga upaya bagaimana PKBI terutama dari YC ini menanggulangi penyebab  yang ada di studi kasus tersebut. Setelah itu dengan melakukan pengelompokkan guna untuk memberikan pendapat terkait studi kasus yang telah diberikan terdiri dari 2 kasus yakni kekerasan seksual dan pernikahan dini. Setelah berdiskusi dengan kelompok masing-masing ada sesi presentasi hasil studi kasus terkait (latar belakang masalah, faktor, dampak dan upaya yang harus dilakukan untuk menangani dari masalah tersebut), lalu ishoma, setelah itu lanjut konseling group dimana kita diajarkan cara untuk melakukan konseling kelompok yang dibimbing oleh Kak Pricil dan Kak Rima yang smart, lalu menjelaskan jobdesk masing-masing divisi yang ada di YC PKBI SEKAR WANGI serta penentuan koordinator masing-masing divisi serta reposisi."Memang tupoksi sesuai SK yang tertulis namun pada prakteknya fleksibel saling membantu dan kolaborasi!" tutur Kak Rima dengan senyum semangart memperhatikan kapasitas organisasi dan publik speaking peserta luar biasa.


Wakil Ketua YC PKBI SekarWangi Derisca Tiara mengungkapkan gembira melalui proses 3 bulan "akhirnya dilantik,dilatih,terwujud nama dan tupoksi advokasi,"semoga terus kompak sinergi dengan PIK R, insan genre BKKBN,UKS,Pramuka dan bermanfaat buat sejawat dan masyarakat menyongsong generasi emas 2045!" tutur calon perawat yang juga aktif di Promotor UKS dan relawan Forum Banyuwangi Sehat ini.

Juga amat bersyukur dan tafakur Penasehat PC PKBI HM.Eko Susanto,SH yang usia sudah kepala 8 dan aktif 45 tahun di BKKBN,Juang Kencana,Paguyuban KB Lestari Pembauran Blambangan serta PKBI ini tongkat estafet kaderisasi sudah berjalan mulus bermartabat."Saya juga sudah musyawarah keluarga bahwasannya rumah saya di Jl KH Agus Salim 100 kami hibahkan untuk kegiatan Klinik YC dan jadi sekretariat PKBI!" ucapnya haru sembari suguhi konsumsi tamu Jatim dan SEbaya KAder Relawan Banyuwangi.(Selvie/AWN/JN)

PERGUNU Pungkasi Workshop Penulisan Artikel di TKM Khodijah 157 Rogojampi

Banyuwangi (Warta Blambangan) PERGUNU Banyuwangi mengadakan acara penutupan workshop penulisan artikel ilmiah sekaligus dengan halal bihalal pengurus PERGUNU dan peserta workshop di TKM Khadijah 157 Jl Puntadewo Stasiun Rogojampi,Kamis (11/04/23).


Menurut ketua panitia workshop H.Mohamad Shodiqin, S Pd, MM, kegiatan ini merupakan akhir dari rangkaian kegiatan workshop penulisan artikel ilmiah dan sekaligus pemberian sertifikat kepada para narasumber (Rahman Bayu Sasono - Radar Banyuwangi, Aguk Wahyu Nuryadi - Wartawan faktanews,JRKI,Jurnalnews &majalah Keboendha,Yeti Chotimah,M.Pd -Penulis buku ,Syafaat,M.HI -Ketua Lentera Sastra Kemenag plus Iroe Penulis artikel Media PGRI Jatim serta peserta workshop yang kala itu dibuka Kadispendik Jatim Perwakilan Banyuwangi di Aula MWC NU di bulan Ramadhan seraya peringati harlah PERGUNU dan buka bersama.


Diawali dengan

 pembacaan sholawat badar dan dilanjutkan pemateri terakhir penulis produktif Media PGRI Jatim Iroe Sukartono Mahdi, MPd tentang evaluasi, apresiasi dan editor artikel peserta.

Menurut beliau kalau mau menulis,segera menulis,jangan banyak pertimbangan. Mantan guru SMPN 2 Banyuwangi,SMAN 1 Giri dan SMAN 1 Glagah yang kini mengampuh pelajaran Bahasa Indonesia di SMKN 1 Pelayaran Kalipuro  ini banyak menekankan evaluasi dengan kosakata dari tulisan peserta yang dikumpulkan untuk layak dimuat di Radar Banyuwangi,majalah Keboendha serta Media PGRI Jatim.


Sementara itu Ketua PERGUNU H. Witjanarko MPd, sampaikan kabar gembira kepada para guru Nahdlatul Ulama ada banyak beasiswa bagi guru-guru untuk jenjang S1, S2 dan S3, nanti akan kami beri rekomendasi bagi yang minat dan penuhi syarat serta spesial  harus punya kartu keanggotaan PERGUNU Banyuwangi.



Acara ini diakhiri dengan prasmanan dan pemberian sertifikat serta kartupers jurnalnews  diakhiri doa oleh almukarom Abdallah.(S'Qin/AWN/JN)

Pemberdayaan SDM Remaja Masjid Dalam Pengembangan Fungsi Masjid

 


Surabaya (Warta Blambangan) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mengadakan Pemberdayaan SDM Remaja Masjid Dalam Pengembangan Fungsi Masjid di Hotel Aston Inn Jemursari Surabaya, Rabu - Kamis (10 - 12/05/2023) yang diikuti 50 peserta dari unsur Remaja Masjid dan Admjn Simas (Sistim Informasi Kemasjidan)

Dr. Husnul Maram dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa Pemberdayaan SDM Remaja Masjid sangat penting untuk menuju Masjid paripurna.

Ketua panitia pelaksana Misbahul Munir (Kabid Urais) menyampaikan bahwa dalam kesempatan ini ada 50 peserta yang mewakili tiap-tiap Kabupaten atau Kota.


Manajemen Masjid dibahas tuntas oleh para Narasumber, mulai dari administrasi Kemasjidan  Entrepreneurs Masjid, Pemberdayaan Masjid melalui bidang Idaroh, Pembinaan bidang Riatah hingga orientasi program kerja Remaja Masjid 

Utusan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Syafaat menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, terlebih berkaitan dengan Masjid Ramah Anak.
"kebetulan saya  adalah anggota satgas KLA (Kabupaten Layak Anak) yang berkepentingan dengan perkembangan Rumah Ibadah Ramah Anak" kata Syafaat. (Syaf)

Ngopi Tubruk Moderasi Beragama

 Banyuwangi (Warta Blambangan) Pokja Kampung Moderasi Beragama Kecamatan Songgon pada Hari Rabu, 10 Mei 2023 bertempat di Balai Desa Sumberarum Kecamatan Songgon mengadakan Sosialisasi dan pemantapan Pokja Rintisan KMB Kecamatan Songgon. Hadir pada kesempatan itu Plt Camat Songgon  dan semua pengurus Pokja Kampung Moderasi Kecamatan Songgon diantaranya  Ketua MUI, Ketua DMI, Ketua MWC NU, Ketua PC Muhammadiyah, Ketua LDII, Ketua PHDI (Hindu), Perwakilan Gereja GPIB Saloom, tokoh Agama dan tokoh  Masyarakat Kecamatan Songgon serta penyuluh Agama Islam Se Kecamatan Songgon



Acara yang dikemas dalam Sosialisasi dan pemantapan pengurus ini menetapkan Desa Sumberarum Kecamatan Songgon sebagai Desa Rintisan Kampung Moderasi Kecamatan Songgon. Menurut Plt Camat Songgon Tanto Sulistriyono, S.Sos.M.Si. Keberadaan Pokja Kampung Moderasi Beragama sangat penting, selain memberikan rasa rukun dan aman antar umat beragama juga berdampak pada situasi yang aman dan kondusif baik menjelang maupun pada pesta demokrasi 5 tahunan pada 2024 mendatang. Kepala Desa Sumberarum Ali Nurfatoni menyampaikan rasa terima kasihnya sekaligus bangga, desanya dijadikan sebagai rintisan kampung Moderasi Beragama Kecamatan Songgon, ini sebagai bukti sekaligus upaya kedepan untuk merawat dalam perbedaan agama sesama agama. Sementara itu Ketua Pokja Kampung Moderasi Beragama Kecamatan Songgon H. Fathur Rahman, S.Ag.M.Pd.I. menyampaikan terkait Kepdirjen Bimas Islam Nomor 137 tahun 2023 tentang Pedoman Pembentukan Kampung Moderasi Beragama tahun 2023. Fathur juga berharap, Forum Silaturrahmi Umat Beragama (FSUB) Kecamatan Songgon bisa diperkuat dan sinergi dengan program Ngopi Tubruk (Ngobrol Pagi Tumbuhkan Kerukunan) KUA Kecamatan Songgon sehingga kerukunan umat dan antar umat beragama dapat dirawat dan dijaga dengan baik sehingga kegiatan ekonomi dan sosial kemasyarakatan dapat tumbuh dan berkembang secara aman dan damai. (Fat)

Syafaat, Ketua Lentera Sastra dan Sukses Launching Antologi Puisi Sulur Kembang Sri Tanjung

 


Banyuwangi (Warta Blambangan) Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat sebagai Koordinator pelaksana Kegatan Launching Antologi Puisi Sulur Kembang Sri Tanjung di Pendopo Sabha Swagata Banyuwangi  Senin (08/05/2023) yang dihadiri Bupati Banyuwangi Hj Ipuk Fiestiandani menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan mensukseskan acara tersebut.

Terima kasih atas bantuan hingga suksesnya Launching Antologi Puisi *Sulur Kembang Sri Tanjung* kepada 

1. Bupati Banyuwangi Hj Ipuk Fiestiandani 

2. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin 

3. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi Zen kostolani 

4. Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat 

5. Ketua DKB Hasan Basri 

6. Rumah Budaya Halimah Munawir 

7. Penerbit Dio Media

8. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Suratno 

9. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Yanuar M Bramudya 

10. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Banyuwangi 

11. Kepala MIN 1 Banyuwangi 

12. Bagian Protokol Pemkab Banyuwangi 

13. Padepokan Alang-alang Kumitir Punjul Ismuwardoyo 

14. Killing Osing Banyuwangi Aekanu Hariyono 

15. Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi 

16. Teater Mas Prams Pramoe Soekarno 

17. Kepala MAN 3 Banyuwangi Ahmad Suyuti

18. Sanggar Merah Putih Bung Agung WN

19. Ketua Pokjaluh Islam Andi Mikoyanto

20. Tim liputan media center dan

Semua pihak yang membantu pelaksanaan kegiatan

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger