Memperingati hari Pahlawan 10 November , Raudlotul Athfal (RA) Perwanida Banyuwangi melakukan doa bersama dilanjutkan tabur bunga di makam pahlawan Wisma Raga Satria, Sabtu (12/11/2022). Terlibat dalam kegiatan tersebut seluruh siswa, guru dan orang tua yang mengenakan seragam olah raga .
Tabur Bunga RA Perwanida Banyuwangi
Diklat Jurnalistik MAN 1 Banyuwangi
Benih-benih menulis terus ditanamkan dalam pikiran siswa MAN 1 Banyuwangi agar selalu tumbuh jiwa menulis bagi siswa dari waktu ke waktu.
Nurul Ludfia Rochmah, S.Pd., M.Pd dan Syafaat, S.H., M.H.I. dari Lentera Sastra Dipercaya menjadi Narasumber untuk menyemai jiwa menulis dihati seratus siswa yang bergabung dalam eksis jurnalistik.
Siswa kelas 10 tersebut diberi motivasi dengan cara disampaikan beberapa karya kakak kelasnya yang telah di muat di harian cetak terbesar di Jawa Timur.
Acara yang digelar di lantai atas hari sabtu (12/11/2022) tersebut berjalan cukup dinamis, terlebih ketika kedua Narasumber memberikan tantangan kepada peserta untuk menuliskan karya, baik berita maupun opini yang akan diberikan hadiah berupa buku karya para Narasumber bagi yang dapat menyelesaikan di hari itu juga.
Kepala MAN 1 Banyuwangi Drs. H. Abdul Hadi Suwito berharap para peserta dapat menjadi penulis handal dan dapat menyamai atau melebihi para Narasumber.
Syafaat menyampaikan bahwa dalam rangka Hari Amal Bakti ke 77 Kementerian Agama Republik Indonesia, Panitia HAN Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menyampaikan lomba menulis opini bagi siswa Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Banyuwangi.
"Tim penilai opini dari Jawa Pos Radar Banyuwangi sehingga lebin independen" ungkapnya.
Syafaat juga menyampaikan bahwa selain hadiah dari panitia, karya terbaik juga akan dimuat di Jawa Pos Radar Banyuwangi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Moh. Amak Burhanudin berharap dengan kerja sama dengan media, para pelajar madrasah dibawa binaan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi lebih produktif dibidang literasi (syaf)
Penyuluh Agama Islam Dan JP KUA Kecamatan Belajar Jurnalistik.
Jambore Santri Nusantara Songsong Generasi Qur'ani Yang Gemilang
Ratusan anak terlihat gembira kala mengikuti Jambore Santri Nusantara yang digelar di Lapangan Buyukan Kramat Kelurahan Kertosari Banyuwangi, Sabtu-Minggu,5-6 November 2022 yang menggandeng Kakak Pembina Kwaran Pramuka dan Outdoorkrisna serta LPPTKA dan YKPRMI.
Ketua Panitia, MA.Subhan Hidayat menyampaikan tujuan JSN ini membekali anak untuk mandiri dan kreatif hidup di alam merangsang koqnituf dan motoriknya.harapannya juga anak sholeh-sholehah ini bisa menjadi kader agama yang berwawasan kebangsaan hingga bisa melanjutkan perjuangan para shuhada."Maka selain unjuk kreasi seni dan ketrampilan kerjasama tim, di jambore ini juga ada kompetisi kejuaraan serta materi dasar uji yang didapat di taman pendidikan dan madrasah!" ungkap Subhan yang sehari-hari guru smp swasta ini.
Dirda LPBH,H.Mujiono,SH mengucapkan terima kasih kepada Pemda Kabupaten Banyuwangi
yang dari unsur eksekutif ada Kabag Kesra HM.Lukman,S.Sos,M.Si dan unsur legislatif hadir HM.Basir Khadim,S.Ag dari Komisi IV DPRD unsur Fraksi PPP yang mendukung kegiatan hingga sampai ke guru ngaji di desa manfaatnya.Selain JSN,bulan November ini juga mengadakan pelatihan management dan kurikulum TPA/TPQ di Banjar-Licin serta pelatihan Brigade se- Jatim di Sempu."Semoga sinergi yang baik ini menjadi energi positif dalam membentuk karakter santri sekaligus ustadz-ustadzah sebagai generasi qur'ani yang siap menyongsong masa depan yang gemilang!" ujar pengacara yang turut menjadi kafilah Jatim dalam MTQ Nasional di Pulau Borneo bulan lalu.
Sementara itu, Camat Danisworo memotivasi peserta JSN tetap jaga adab selama kegiatan serta mau sosialisasi ke warga sekitar lapangan maupun pondok yang ada di sebelah lapangan."Bersyukur bisa silaturahmi dengan banyak teman setelah sempat terbatasi karena pandemi.Jaga kebersihan,kesehatan dan berbahagia!" tutur Camat sambil menyapa Kapolsek,Kepala KUA dan pimpinan ormas keagamaan seperti NU,Muhammadiyah dan LDII serta MUI.
Peserta jambore Samaniah dari TPQ Nurul Jadid Lingkar Ketapang bersyukur bisa ikut ajang yang bermanfaat untuk menguji ilmu dan mental."Benar semua isi pidato bapak-bapak tadi.Bila selama ini tafakur di madrasah,pondok dan masjid, ini di kehidupan yang bertemu yang baru kenal, tentu menyenangkan sekaligus tantangan.Semoga doa kita terkabul!" (Aguk/Dafik/JN)
Festival Sastra Banyuwangi Tahun 2022
Festival Sastra yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi du Rumah Kreatif, Sabtu (05/11/2022) dihadiri oleh beberapa pimpinan komunitas sastra Banyuwangi Seperti Lentera Sastra dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dewan Kesenian Belambangan (DKB) dan lain-lain.
Kegiatan ini dibuka Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Dia menyebut, Festival Sastra ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas para pelajar dan anak muda di Banyuwangi.
“Saya meyakini, kreativitas di bidang sastra ini memiliki banyak manfaat,” jelas Ipuk.
Lebih lanjut Ipuk menambahkan bahwa Festival Sastra ini memberikan banyak manfaat, diantaranya memperkaya literatur kata-kata yang akan bermanfaat untuk menunjang komunikasi.
Selain itu kegiatan ini akan memperkuat narasi yang akan disampaikan.
“Lebih jauh dengan bersastra ini juga akan mampu membentuk karakter kita,” tegasnya.
Dengan pendekatan sastra, dia berharap, bisa menjadi sarana untuk menekan patologi sosial di kalangan pelajar. Seperti tawuran antar pelajar, pergaulan bebas atau bahkan penyalahgunaan narkoba. “Lewat sastra ini, kita bisa menanamkan pendidikan karakter bisa menjadi cara yang lebih mudah diterima oleh para pelajar,” katanya.
Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa dukungan Bupati Banyuwangi dalam perkembangan Literasi, terutama Sastra sangat luar biasa.
"Suatu saat juga perlu ada Festival baca puisi bagi pejabat" ungkapnya.
Lebih lanjut pegawai Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi ini menyampaikan bahwa keinginan anak untuk menjadi seorang penulis semakin meningkat, hal inj terbukti dengan munculnya beberapa karya baik buku maupun artikel yang di publikasikan yang ditulis oleh siswa. (syaf)
Menulis Syair Anak IGRA Banyuwangi
Ketua PD-IGRA Kabupaten Banyuwangi Roatul Marfuah menyampaikan bahwa kegiatan yang dibagi dalam dua sesi ini dimaksudkan agar kemampuan guru dalam mengekplorasi kemampuan dibidang menulis puisi semakin terasah.
"Puisi yang ditulis diharapkan mempunyai karakter khas" ungkapnya.
Lebih lanjut Roatul Marfuah menyampaikan bahwa hasil dari pelatihan ini semua peserta wajib menulis puisi yang akan dibukukan.
"Dalam rangka HAB ke 77 Kementerian Agama Republik Indonesia, kita akan menerbitkan beberapa buku" ungkapnya.
Narasumber dalam kegiatan tersebut Syafaat dari Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang juga Ketua Komunitas Lentera Sastra.
Syafaat menyampaikan beberapa teori tentang puisi.
"tidak ada teori yang dapat disampaikan untuk dapat menulis puisi dengan baik, yang dapat dilakukan agar dapat menulis dengan baik adalah dengan cara menulis dan terus berkarya" ungkapnya.
Syafaat menyampaikan bahwa karena temanya adalah puisi anak, yang dimaksud adalah puisi yang layak dibaca anak, maka kita bayangkan jika kita adalah anak" ungkapnya lagi.
Ditempat terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Moh. Amak Burhanudin menyampakan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi terus mendorong para guru untuk terus berkarya, sehingga puisi yang dihasilkan mempunyai ciri khas insan Kementerian Agama.
Acara yang diselenggarakan tersebut dibagi dalam dua sesi, yakni sesi pertama yang dimulai pukul 09:00 dan sesi Kedua dimulai pukul 13:00. (Team)
Pemetaan Susulan Wawasan Kebangsaan dan Pemahaman Keagamaan
Lima orang penyuluh Agama Islam non PNS Kabupaten Banyuwangi mengikuti Pemetaan Susulan Wawasan Kebangsaan dan Pemahaman Keagamaan di ruang Meeting Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Kamis (03/11/2022).





.jpg)




