Pages

Tim Perintis Presisi Polresta Banyuwangi Gelar Patroli Rutin, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Banyuwangi (Warta Blambangan) Malam masih pekat ketika Tim Patroli Perintis Presisi Satsamapta Polresta Banyuwangi mulai bergerak. Dengan sigap, mereka menyusuri jalanan kota, memastikan setiap sudut tetap aman dan kondusif bagi masyarakat.

Senin dini hari (03/03/2025), patroli rutin kembali digelar, menyisir lokasi-lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan. Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., turun langsung untuk mengontrol jalannya patroli. Baginya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan warganya.

"Kontrol dini hari ini untuk memastikan personel Patroli Perintis Presisi melaksanakan tugas dengan optimal. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan jaminan keamanan dan kenyamanan," ujar Kombes Pol Rama. 


Sementara itu, Kanit Patroli Presisi Satsamapta, Ipda Eko Tjuk, S.H., menjelaskan bahwa patroli ini merupakan upaya preventif dalam menekan angka kriminalitas serta memberantas penyakit masyarakat. Timnya menyusuri gang-gang sempit, kawasan pertokoan, serta titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi kejahatan.

"Kami terus melakukan patroli rutin di tempat-tempat rawan sebagai langkah antisipasi. Ini bagian dari komitmen kami dalam menjaga situasi tetap kondusif," ungkapnya.

Dengan kesigapan dan kehadiran Tim Perintis Presisi, masyarakat Banyuwangi diharapkan bisa merasa lebih tenang dalam menjalani aktivitasnya. Patroli ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian serta tanggung jawab Polresta Banyuwangi dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan harmonis.

Pelayanan Publik di Banyuwangi Digenjot, Ipuk: Berikan Layanan Sepenuh Hati

BANYUWANGI (Warta Blambangan) Sinar matahari menghangatkan halaman Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (03/03/2025). Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) berdiri tegak dalam barisan, menyimak dengan saksama arahan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang memimpin apel perdana pasca pelantikannya.

Didampingi Wakil Bupati Mujiono, Ipuk tak hanya menyampaikan pesan seremonial, tetapi juga menegaskan komitmen terhadap pelayanan publik. Dengan suara penuh semangat, ia meminta seluruh ASN meningkatkan kualitas kerja demi kepuasan masyarakat. 


"Berikan pelayanan sepenuh hati, yang cepat dan tepat sesuai kebutuhan mereka," serunya. Wajah-wajah di hadapannya tampak serius, menyimak setiap kata yang meluncur dari pemimpin baru mereka.

Ipuk juga menyinggung pentingnya digitalisasi sebagai solusi efisiensi anggaran. Baginya, layanan publik harus semakin adaptif dengan teknologi. "Digitalisasi adalah kunci. Kita harus berlari lebih cepat agar masyarakat merasakan manfaatnya," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak kepala OPD dan camat untuk lebih inovatif dan efektif dalam mengelola anggaran. Kolaborasi menjadi kata kunci dalam membangun daerah. "Banyuwangi bisa berkembang sejauh ini karena semua pihak bahu-membahu. Jangan lelah untuk berinovasi dan mencari solusi," pesannya.

Apel pun berakhir, namun semangat yang ditanamkan Ipuk tak akan berhenti di halaman kantor pagi itu. ASN Banyuwangi diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi pelayanan publik di tanah Blambangan. (*)

Kepedulian di Bulan Ramadan, Garda Satu Banyuwangi Bagikan Kurma dan Nasi Kotak

Banyuwangi (Warta Blambangan) Senja merayap pelan di langit Banyuwangi, menyisakan semburat jingga yang memantulkan keteduhan di hati. Di sudut-sudut kota, langkah-langkah penuh keikhlasan bergerak menebar kebaikan. Organisasi Masyarakat (Ormas) Garuda Sakti Bersatu (Garda Satu) Banyuwangi kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar aksi berbagi di bulan Ramadan.

Senin (03/03/25), rombongan Garda Satu menyambangi Masjid Al Muttaqin, Sumberejo, serta Masjid Al Ikhlas dan Musala Nurul Jannah, Karangrejo. Dengan penuh semangat, mereka membagikan kurma dan nasi kotak kepada masyarakat yang bersiap menyambut waktu berbuka. Di balik setiap bingkisan, terselip doa dan harapan agar keberkahan senantiasa menyertai. 


Ketua Garda Satu Banyuwangi, Nurhadi Haeroji, S.H., menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud nyata dari komitmen organisasi dalam membantu sesama. "Kami adalah ormas yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat, sesuai dengan arahan Ketua Umum Garda Satu, Abdul Rohim, bahwa kita harus hadir dan membantu masyarakat bawah," ujarnya dengan penuh keyakinan.

Senada dengan itu, Sekretaris Garda Satu, Dedy Ary W., menambahkan bahwa kegiatan ini baru permulaan dari berbagai aksi sosial yang akan terus digalakkan. "Kami ingin berbagi dalam rangka bulan Ramadan ini, khususnya ke masjid dan musala. Kurma yang dibagikan ini untuk membantu masyarakat membatalkan puasa. Ke depannya, kami akan semakin masif dalam kegiatan berbagi, termasuk membagikan takjil," jelasnya.

Langit semakin meredup, azan Magrib berkumandang. Anggota Garda Satu berkumpul, berbaur dengan masyarakat dalam kebersamaan yang tulus. Tak ada sekat, hanya ada senyum yang menghangatkan. Malam pun turun membawa harapan, bahwa esok akan ada lebih banyak tangan yang terulur untuk sesama. (*)

Menjaga Transparansi, Kapolresta Banyuwangi Tinjau Langsung Proses Seleksi Calon Anggota Polri

BANYUWANGI (Warna Blambangan) Aula Markas Komando (Mako) Polresta Banyuwangi dipenuhi semangat para calon anggota Polri yang tengah menjalani proses pendaftaran dan verifikasi data. Di tengah kesibukan itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., turun langsung meninjau jalannya seleksi pada Senin (3/3/2025).



Langkah ini bukan sekadar formalitas. Kapolresta, didampingi Kabag SDM Polresta Banyuwangi, Kompol Akhmad Ali Masduki, S.H., M.H., ingin memastikan bahwa setiap tahapan berjalan sesuai dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).


“Kami ingin seleksi ini benar-benar bersih dan transparan. Ini adalah tahap awal dalam mencari putra-putri terbaik bangsa yang akan mengabdi kepada negara melalui Polri. Tidak boleh ada celah bagi kecurangan,” tegas Kombes Pol Rama Samtama Putra di hadapan peserta seleksi.


Fokus pada Integritas dan Digitalisasi Rekrutmen


Dalam arahannya, Kapolresta menegaskan pentingnya menjaga integritas selama proses seleksi. Ia mengingatkan agar para peserta dan orang tua tidak tergiur oleh iming-iming pihak yang menjanjikan kelulusan instan dengan cara tidak resmi.


“Kami pastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional. Jangan mudah percaya kepada oknum yang menawarkan jalan pintas. Polri membutuhkan anggota yang memiliki kompetensi dan integritas,” ujarnya.


Untuk semakin meningkatkan transparansi, Polresta Banyuwangi juga telah mengadopsi sistem digital dalam rekrutmen. Digitalisasi ini bertujuan agar setiap tahapan lebih efisien dan meminimalkan intervensi pihak yang tidak bertanggung jawab.


Kabag SDM Polresta Banyuwangi, Kompol Akhmad Ali Masduki, menambahkan bahwa proses verifikasi berjalan dengan lancar dan tertib. "Kami pastikan bahwa prinsip BETAH benar-benar diterapkan, mulai dari pemeriksaan administrasi hingga pengecekan kesehatan yang menjadi fokus utama dalam seleksi ini,” jelasnya.


Lebih lanjut, ia mengimbau para calon pendaftar untuk selalu mengakses informasi resmi melalui website Polri atau langsung datang ke Polresta Banyuwangi agar tidak terjebak informasi menyesatkan.


“Kami siap memberikan informasi lengkap dan memastikan setiap peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi,” tambahnya.


Dengan seleksi yang transparan dan profesional ini, diharapkan Polri dapat menjaring anggota yang kompeten dan berkualitas, demi mewujudkan pelayanan ter

baik bagi masyarakat.


Indahnya Harapan di Balik Goresan Kaligrafi Warga Binaan

BANYUWANGI (Warta Blambangan) Di balik tembok tinggi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, sebuah harapan baru tumbuh melalui goresan tinta. Senin (3/3), warga binaan kembali mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan mereka melalui pelatihan pembuatan kaligrafi.

Ruangan yang biasanya dipenuhi dengan rutinitas keseharian kini berubah menjadi tempat penuh semangat. Di depan meja-meja sederhana, tangan-tangan yang dulu akrab dengan masa lalu kini mulai merangkai huruf-huruf indah, membentuk ayat-ayat yang penuh makna. Dengan dipandu oleh pengrajin kaligrafi lokal, mereka belajar menguasai teknik dasar hingga rahasia keindahan dalam setiap lekukan huruf Arab. 


Kepala Lapas Banyuwangi, Mochamad Mukaffi, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan seni menulis indah. Lebih dari itu, ia ingin menanamkan kemandirian dan membangun karakter warga binaan agar mereka siap menghadapi kehidupan setelah bebas.

“Dengan mempelajari seni kaligrafi, mereka tidak hanya memperoleh keterampilan bernilai ekonomis, tetapi juga membentuk kesabaran dan ketekunan. Ini adalah bekal penting agar mereka bisa kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri,” ujarnya.

Suasana pelatihan begitu khusyuk. Mahmud, seorang pengrajin kaligrafi yang menjadi instruktur, dengan telaten mengarahkan setiap peserta. Ia meyakini bahwa kaligrafi bukan sekadar tulisan, melainkan seni yang mengajarkan nilai kehidupan.

“Kaligrafi itu tentang kesabaran, tentang ketelitian. Saya berharap mereka bisa mengambil hikmah dari setiap goresan dan menerapkannya dalam kehidupan,” kata Mahmud dengan penuh harap.

Di sudut ruangan, seorang warga binaan tampak serius menggoreskan pena. Bagi mereka, setiap huruf yang tercipta adalah simbol harapan. Harapan untuk kembali diterima, harapan untuk memulai hidup baru, dan harapan untuk menemukan makna di balik setiap kesalahan yang telah lalu.

Pergantian Tongkat Estafet Kepemimpinan di Polresta Banyuwangi


Banyuwangi (Warta Blambangan) Gedung Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi menjadi saksi perjalanan baru bagi sejumlah pejabat yang menerima tongkat estafet kepemimpinan. Tepat pukul 08.30, upacara serah terima jabatan digelar dengan penuh khidmat, dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H.

Suasana tampak penuh wibawa ketika para pejabat utama, kapolsek jajaran, serta anggota Polresta Banyuwangi berdiri tegak dalam barisan. Prosesi diawali dengan penghormatan pasukan, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan. Wajah-wajah haru dan penuh kebanggaan tampak di antara para pejabat yang telah mengabdikan dirinya, maupun mereka yang kini mengemban tugas baru. 


Di antara deretan nama yang mengalami pergeseran, Kompol Ali Arifin, S.H., yang memasuki masa purnatugas menyerahkan jabatan Kabag Logistik kepada Kompol Nurhadi Suseno, S.E., S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Kaliwates, Polres Jember. Sementara itu, tongkat kepemimpinan Kasat Narkoba kini berpindah dari Kompol Muhammad Khoirul Hidayat, S.H., M.H., kepada AKP Nanang Hariono, S.H., M.H.

Pergantian jabatan juga terjadi di tingkat kapolsek. AKP Hadi Waluyo, S.H., menyerahkan jabatan Kapolsek Banyuwangi Kota kepada AKP Hendry Cristianto, S.Sos., yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolsek Srono. Estafet kepemimpinan di Polsek Srono pun berlanjut, dengan AKP Sutarkam, S.Sos., kini mengambil alih posisi tersebut dari AKP Hendry Cristianto, S.Sos. Hal yang sama terjadi di Polsek Bangorejo, yang kini dipimpin oleh AKP Hariyanto, S.H.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa mutasi jabatan adalah hal wajar dalam dinamika organisasi. "Mutasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Saya ucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasinya, dan kepada pejabat baru, saya percaya Anda mampu membawa inovasi serta kontribusi positif bagi Polresta Banyuwangi," ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta momen hangat penuh kebersamaan. Ucapan selamat mengalir dari satu pejabat ke pejabat lainnya, diiringi jabat tangan erat dan foto bersama. Di tengah perubahan ini, semangat pengabdian tetap berkobar, menegaskan komitmen Polresta Banyuwangi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan semangat Polri Presisi.

Cahaya Ramadhan di Kementerian Agama

Banyuwangi (Warta Blambangan) Pagi itu, embun masih menggantung di ujung dedaunan ketika para pegawai Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi mulai berdatangan. Suasana yang berbeda terasa menyelimuti kantor—udara yang sejuk berpadu dengan alunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggema dari Masjid Ar-Royan. Hari pertama masuk kerja di bulan suci Ramadhan diawali dengan tadarus Al-Qur'an, serentak di seluruh unit kerja, sebagai bagian dari program Ramadhan Fest. 


Di masjid, para pegawai laki-laki duduk bersila, menyimak bacaan Al-Qur’an dengan penuh khusyuk. Sementara itu, di aula bawah kantor, para pegawai perempuan dengan suara lembut melantunkan ayat-ayat suci, menciptakan harmoni yang menenangkan jiwa. Sebelum tadarus dimulai, sholat dhuha bersama menjadi awal dari hari yang penuh keberkahan.

Di tengah suasana yang syahdu, Kepala Kantor Kementerian Agama, Dr. Chaironi Hidayat, menyampaikan pesan hangatnya. “Ramadhan adalah bulan untuk menyucikan hati dan memperkuat kebersamaan. Semoga dengan tadarus ini, kita tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga semakin bersemangat dalam melayani masyarakat,” tuturnya.

Sistem bergiliran telah diatur, memastikan bahwa setiap pegawai memiliki kesempatan untuk ikut serta tanpa mengganggu tugas utama mereka. Dengan wajah penuh ketenangan, mereka bergantian menyusuri lembar demi lembar kitab suci, seraya menyerap hikmah yang terkandung di dalamnya.

Bagi mereka, tadarus bukan sekadar rangkaian kegiatan, melainkan sebuah pengingat akan hakikat ibadah dalam bekerja. Setiap ayat yang dibaca seakan menjadi doa yang mengiringi langkah mereka dalam menjalankan amanah.

Hari itu, semangat Ramadhan menyatu dengan semangat pengabdian. Dan di antara lantunan ayat-ayat suci, ada doa-doa yang dipanjatkan dengan tulus—agar keberkahan bulan suci ini meresap ke dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger