Pages

Komunitas Lentera Sastra Serahkan Buku Ke Kepala Kanwil Kemenag Prov Jawa Timur.

 


Banyuwangi (Warta Blambangan) Selain Buku Melangkah Bersama Pemimpin Visioner dan Catatan Kemangi yang diserahkan oleh Dr. Moh Amak Burhanudin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi kepada Dr. Husnul Maram, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi di aula MAN 1 Banyuwangi, Komunitas Lentera Sastra juga menyerahkan puluh buku karya para anggotanya, seperti MAN 3 Banyuwangi yang menyerahkan 10  Judul Buku, kemudian MAN 2 Banyuwangi yang berada di Kecamatan Genteng yang tahun  2023 ini telah menerbitkan 24 judul buku, Kepala MTsN 12 Banyuwangi yang berada di ujung utara Herny Nilawati juga menyerahkan beberapa karyanya, serta beberapa karya Guru dan Siswa, begitupun dengan karya lainnya milik Lulu Anwariyah (Senandung Tasbih) Sri Endah Zulaikhatul Karimah (Jejak Sajak), Uswatun Hasanah (Serenada Tangling), Nurul Ludfia Rochmah dari MAN 1 Banyuwangi yang juga menyerahkan karya miliknya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menyampaikan bahwa sesuatu yang baik memang harus ditiru.
"silahkan berlomba untuk menulis dan menerbitkan buku" kata Amak.

Husnul Maram amat terkesan dengan perkembangan literasi di ujung timur Pulau Jawa ini.
"dengan menulis, maka karya kita akan dibaca banyak orang" ungkapnya.

Sementara itu Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa pada bulan mei mendatang, buku karya salah satu anggota Lentera Sastra juga akan mengikuti bedah buku dalam rangka Festival Literasi yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
"Novel dengan judul Secawan Rindu karya Ambar Afiah akan dibedah di aula Disperpusip" kata Syafaat. (syaf)

Pembinaan ASN Kemenag Banyuwangi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur

Banyuwangi (Warta Blambangan) Pembinaan ASN di Lingkungan Kemenag Kabupaten Banyuwangi diadakan di aula MAN 1 Banyuwanfi, Sabtu, (29/04/2023). bersamaan dengan launching buku karya Kepala Kemenag Banyuwangi, Moh. Amak Burhanudin yang berjudul Melangkah Bersama Pemimpin Visioner. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula MAN 1 Banyuwangi dimulai pukul 10.00 WIB dengan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Husnul Maram, dan Kabid Pendma Kanwil Kemenag Jawa Timur, Santoso.




Peserta pembinaan ASN kali ini juga diikuti oleh penyuluh, pengawas, serta pejabat dan istri di wilayah naungan Kemenag Banyuwangi. Amak Burhanudin dalam sambutannya menyampaikan beberapa program visioner untuk tercapainya prestasi, modernisasi, dan kemandirian lembaga di bawah naungan Kemenag. Ke depan di Banyuwangi akan dilaksanakan program revitalisasi masjid. Hal ini perlu dilaksanakan agar masjid kembali menjadi pusat peradaban yang dapat dimulai dengan pengelolaan masjid yang inovatif dan kreatif. 


Modernisasi dalam dunia pendidikan secara menyeluruh juga menjadi target program dari laki-laki yang memperoleh gelar doktor dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah, Tulungagung, ini. Modernisasi akan dimulai dengan proses digitalisasi pada lingkungan madrasah agar dapat bersaing secara global. Tidak hanya itu, kantin sebagai poros utama dalam memberikan asupan makanan terhadap siswa pun juga harus bersertifikat halal. Kemenag Banyuwangi terus mendorong upaya sertifikasi halal bagi UMKM dengan proses yang mudah. 



Mendukung pernyataan Amak Burhanudin, Kabid Pendma Kanwil Kemenag Jawa Timur, Santoso, mengatakan,”Kemajuan harus diawali dari Banyuwangi seperti terbitnya matahari.” Kantin halal yg diinisiasi oleh Kepala Kemenag Banyuwangi mendapat dukungan dan apresiasi penuh oleh Santoso. Mengingat kantin dalam sebuah lembaga, apalagi madrasah, merupakan hal fundamental yang juga harus menjadi perhatian. Makanan yang terpenting adalah halal dan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang siswa dalam proses pembelajaran.


Tahun depan, 2024, merupakan tahun politik. Suasana tersebut sudah mulai terasa di pertengahan tahun ini. Husnul Maram berpesan bahwa ASN Banyuwangi harus bisa menjaga kerukunan, keutuhan, dan kesejahteraan masayarakat di Banyuwangi. ASN Banyuwangi harus bisa memberikan teladan sesuai dengan lima budaya kerja Kemenag: integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan. Dengan lima budaya kerja Kemenag, ASN Banyuwangi akan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 


Husnul Maram juga menambahkan,”Ketika hidup bersosial, jangan melupakan konsep moderasi beragama. Moderasi beragama adalah cara hidup untuk rukun, saling menghormati, menjaga dan bertoleransi tanpa harus menimbulkan konflik karena perbedaan yang ada. ASN harus moderat, dapat menerima pancasila, UUD, NKRI dengan sepenuh hati, dan antikekerasan. Pria yang mendapat gelar doktor dari UIN Sunan Ampel, Surabaya ini juga memberikan wejangan bahwa kinerja dengan kerja berbeda. Kinerja pasti bekerja. Sedangkan, kerja belum tentu mempunyai kinerja. Acara ini pun kemudian ditutup dengan pembagian sertifikat bagi para penulis yang turut berkontribusi mengirimkan karya tulisnya (team)

Paguyuban Gotongroyong'45 Kopatan di Pantai Cemara

Pantai Cemara Banyuwangi menjadi saksi dari keseruan dan keakraban yang terjalin di  emak-emak yang tergabung dalam Paguyuban Gotongroyong45. 

Dengan lagu banyuwangenan dan deburan ombak Selat Bali sebagai latar belakang, suasana semakin meriah dan mengundang gelak tawa serta saling ledek di antara para emak-emak yang rata-rata berusia melampaui setengah abad.

Bung Aguk sedang memberi wejangan

Tak hanya sekadar berkumpul, emak-emak yang tergabung dalam Paguyuban Gotongroyong45 dan anggota Gerontologi Banyuwangi, mengadakan acara halal bi halal. Acara tersebut dihadiri oleh Puji Winarsih difabel yang pinter dongeng maupun bisnis berjejaring dan  Bung Aguk Darsono  pembina Paguyuban Gotong Royong 45, yang memberikan wejangan dan wawasan kepada para anggota tentang rambu-rambu organisasi, berbagai organisasi sayap dalam naungan komunitas seperti Asosiasi UMKM Sinergi Gotongroyong45,Koperasi Segoro45, JRKBB, Sanggar Merah Putih45 dan yang baru gabung Sedulur Terapis Blambangan,serta pentingnya menjaga hubungan dan silaturahmi antar anggota maupun keluarga besar..


Dalam sambutannya, Bung Aguk juga menyampaikan wacana bantuan pemerintah kepada Koperasi Gotong-royong 45, yang akan membantu usaha para anggota dengan memberikan pinjaman barang modal dengan bunga hanya 0,5% setahun. Namun yang terpenting adalah menjaga kerukunan di antara anggota dan memisahkan antara masalah pribadi dan organisasi.

Beginilah joged ala emak-emak

Tak ketinggalan, momen paling menghibur di acara tersebut adalah ketika Bunda Rehana dan Bunda Rina, emaknya Fendi Felani, salah seorang jago desain marketing di Banyuwangi, berjoged mengikuti musik yang berkumandang di area wisata Pantai Cemara. Semua emak-emak bergembira dan menikmati momen tersebut dengan penuh kebahagiaan.

Komunitas Gotongroyong45 buktikab kebersamaan dan keakraban tak mengenal usia. Semoga semakin banyak komunitas serupa yang terbentuk di berbagai daerah di Indonesia bisa merukunkan Indonesia yang bhinneka Tunggal Ika.  (Agus / Mas Gesa)

Lounching Buku Melangkah Bersama Pemimpin Visioner

Banyuwangi (Warta Blambangan) Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Dr Husnul Maram didampingi Kabid Pendidikan Madrasah Dr. Santoso melounching Buku Melangkah Bersama Pemimpin Visioner, Sabtu (29/04/2023) di aula MAN 1 Banyuwangi.


Buku yang ditulis para ASN dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi tersebut mengupas tentang Kepemimpinan Dr. Moh  Amak Burhanudin, selama satu tahun menjabat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
Beragam tulisan dari para ASN tersebut  selain keberhasilan dalam perubahan dan inovasi dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, juga beberapa masukan dari para ASN tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa tidak banyak seorang pemimpin yang bersedia untuk ditulis tentang kepemimpinannya secara jujur.
"Buku ini sebagai tanda bahwa keberadaan Amak di Banyuwangi mendapat dukungan dalam melakukan inovasi" kata Husnul Maram dalam kata sambutannya.

Amak menyampaikan bahwa ternyata banyak para penulis di Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
"Alhamdulillah ada 113 penulis yang menulis dalam buku ini walaupun ada yang diawali dengan keterpaksaan" kata Amak.

Selain Buku Melangkah Bersama Pemimpin Visioner dan Catatan Kemangi yang diserahkan Amak, beberapa penulis juga menyerahkan buku karyanya kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, seperti Lulu Anwariyah, Nurul Ludfia Rochmah, Syafaat, Susanto  Uswatun Hasanah, dan dari MAN 3 Banyuwangi yang menyerahkan 10 judul buku.

Husnul Maram menyampaikan bahwa  buku yang di lounching ini diitulis oleh penulis dari berbagai profesi" katanya.
"Pimpinan itu harus cerdas untuk memahami tugasnya, dan ini harus banyak membaca dan meningkatkan kemampuan dengan banyak membaca" kata Maram. 

BEGINILAH SERUNYA KETIKA EMAK-EMAK BERKUMPUL

Siang itu di hari Jumat (28/4/2023), Pantai Cemara Banyuwangi menjadi saksi dari keseruan dan keakraban yang terjalin di antara segerombol emak-emak yang sedang berkumpul.

Dengan lagu koplo dan deburan ombak Selat Bali sebagai latar belakang, suasana semakin meriah dan mengundang gelak tawa serta saling ledek di antara para emak-emak yang rata-rata berusia melampaui setengah abad.

Tak hanya sekadar berkumpul, emak-emak yang tergabung dalam Komunitas Gerontologi Banyuwangi, di bawah naungan Paguyuban Gotong Royong 45, juga mengadakan acara halal bi halal. Acara tersebut dihadiri oleh Bung Aguk, seorang sesepuh dan pembina Paguyuban Gotong Royong 45, yang memberikan wejangan dan wawasan kepada para anggota tentang rambu-rambu organisasi serta pentingnya menjaga hubungan dan silaturahmi antar anggota.

 

Emak-emak yang sedang asik mendengar wejangan Bung Aguk

Dalam sambutannya, Bung Aguk juga menyampaikan wacana bantuan pemerintah kepada Koperasi Gotong-royong 45, yang akan membantu usaha para anggota dengan memberikan pinjaman barang modal dengan bunga hanya 0,5% setahun. Namun yang terpenting adalah menjaga kerukunan di antara anggota dan memisahkan antara masalah pribadi dan organisasi.

 

Tak ketinggalan, momen paling menghibur di acara tersebut adalah ketika Bunda Rehana dan Bunda Rina, emaknya Fendi Felani, salah seorang jago desain marketing di Banyuwangi, berjoged mengikuti musik koplo yang berkumandang di area wisata Pantai Cemara. Semua emak-emak bergembira dan menikmati momen tersebut dengan penuh kebahagiaan.

 

Beginilah ketika Bunda Rehana & Bunda Rina sedang berjoged

Komunitas Gerontologi Banyuwangi menjadi bukti bahwa kebersamaan dan keakraban tak mengenal usia.  Semoga semakin banyak komunitas serupa yang terbentuk di berbagai daerah di Indonesia. (mas gesa) 

Pengumuman Lolos PPPK Kementerian Agama

 Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama hari ini mengumumkan hasil seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun anggaran 2022.


"Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, diumumkan ada 29.109 peserta yang lulus seleksi calon PPPK Kementerian Agama," terang Sekjen yang juga sebagai Ketua Panitia Seleksi PPPK Kemenag, Nizar di Jakarta, Kamis (27/4/2023).

Menurutnya, peserta yang dinyatakan lulus seleksi calon PPPK Kemenag adalah mereka yang memenuhi semua persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi. Selain itu, mereka juga memenuhi Nilai Ambang Batas (NAB) atau Passing Grade (PG) sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Peserta yang lulus seleksi, dalam pengumuman ditandai dengan kode 'L' yang berarti Lulus atau ‘P/L’ yg berarti memenuhi Passing Grade dan Lulus. Untuk kode lainnya berarti tidak lulus," terangnya.

Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenag Nurudin menjelaskan, bagi Peserta yang tidak lulus, dapat mengajukan sanggahan melalui akun SSCASN masing-masing pada laman https://sscasn.bkn.go.id/. Masa sanggah berlangsung tiga hari, 28 - 30 April 2023, lanjutnya.

"Panitia akan mengumumkan hasil sanggahan peserta setelah masa sanggah sesuai dengan jadwal melalui akun SSCASN masing-masing," sebut Nurudin.

"Keputusan Panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat," sambungnya.

Nurudin juga menyampaikan, seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apapun, kelulusan adalah berdasarkan kompetensi peserta. "Jika ada pihak-pihak yang menjanjikan dapat meluluskan dengan meminta imbalan tertentu, maka dipastikan hal tersebut adalah penipuan," tandasnya.

Pengumuman Hasil Seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama RI Tahun Anggaran 2022 dapat diakses melalui aplikasi PUSAKA Kementerian Agama atau melaluilink berikut:

1. Pengantar Pengumuman (https://s.id/1GYeb)

2. Lampiran 1: Hasil Integrasi Seleksi Kompetensi Pengadaan PPPK Tenaga Teknis 2022 (https://s.id/1GY4W)

3. Lampiran 2: Rincian Hasil Integrasi Seleksi Kompetensi Pengadaan PPPK Tenaga Teknis 2022 (https://s.id/1GYaQ)

Melangkah Bersama Pemimpin Visioner


Banyuwangi (Warta Blambangan) Buku yang ditulis ASN pada Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dalam rangka setahun kepemimpinan Dr. Moh. Amak Burhanudin diserahkan perwakilan penulis di ruang PTSP Kamis (27/04/2023). Para penulis yang mewakili adalah Syafaat, Ketua komunitas Lentera Sastra dan Samsul Huda, Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Banyuwangi.

Amak menyampaikan bahwa pada awalnya dirinya berharap ada 77 Penulis yang menuliskan tentang kepemimpinannya selama menjabat sebagai Kepala Kantor kementerian agama Kabupaten Banyuwangi, namun ternyata ada 113 penulis yang memberikan tulisan sebagai gambaran dari keberadaannya di Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
“ada makna tersendiri dari 113 penulis tersebut, kebetulan saya lahir pada tanggal 13 Januari” kata Amak.


Menyinggung tentang isi buku yang ditulis para ASN tersebut, Amak menyampaikan bahwa disamping pujian atas kinerja kolektif yang dilakukan, tidak sedikit yang memberikan kritikan atas kinerjanya.
“Kriitikan dan masukan yang disampaikan dalam tulisan tersebut sebagai bahan evaluasi dalam kepemimpinan” Katanya.
Lebih lanjut Doktor lulusan UIN SATU Tulungagung tersebut menyampaikan bahwa pada dasarnya parea ASN sangat mendukung dengan perkembangan layanan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, terutama dengan perubahan fisik kantor dan digitalisasi layanan.
Sementera itu Syafaat atas nama para penulis juga meminta maaf jika dalam penulisan, terutama tentang masukan ada yang kurang berkenan, hal ini bukan karrena adanya rasa kurang sepaham dengan kepemimpinan, namun karena dalam meramu bahasa untuk memberikan masukan tersebut kurang pas.
“Tidak banyak pemimpin yang berani meminta ASN dibawah binaannya untuk menuliskan dengan jujur tentang kepemimpinannya, dan P Amak telah membuktikan bahwa dengan keterbukaan kepemimpinan, akan menghasilkan banyak inovasi untuk mendekatkan dan mempermudah layanan” kata Ketua Komunitas Lentera sastra Tersebut.
Lebih lanjut Syafaat menyampaikan bahwa hal semacam ini perlu dilanjutkan, dan bukan hanya untuk Kepala Kantor Kementerian Agama, namun  juga dapat dilakukan Kepala Madrasah, sehingga dengan karya tulis tersebut dapat dijadikan referensi tentang perjalanan sebuah lembaga di pemerintahan atau lembaga pendidikan.

Buku yang ditulis oleh ASN dari berbagai profesi seperti Pengawas Madrasah  Pengawas Pendidikan Agama Hindu Kristen, Katolik, Buddha, Para Kepala KUA,  Guru Madrsah dan lain lain ini .menjadikan sebuah buku dengan corak tulisan yang bervariasi, hal ini dengan mengingat tidak semua penulis terbiasa menuangkan ide dalam karya tulis.
"P Amak mampu memberikan motivasi kepada kami untuk menulis, nyakitin dengan bahasa sederhana" ungkap Solohon, Driver yang biasa menemani Moh. Amak Burhanudin yang juga tulisannya ada di buku tersebut.

Tidak salah jika buku kumpulan opini ini diberi judul melangkah bersama pemimpin visioner, hal jnj terbukti deide-ide broliandnya  yang salah satunya dapat memberikan motivasi kepada para ASN untuk menulis. (syaf)
 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger