Pages

Ngopy Malam dan Diskusi Pelatihan Olahraga di Madrasah

Banyuwangi (Warta Blambangan) MAN 3 Banyuwangi Punya Kelas Khusus Olahraga  dan Seni



Mimpi mempunyai sekolah khusus Olahraga di sekolah negeri menjadi pembahasan beberapa guru Olahraga di Banyuwangi, sambil ngopi di Pawon Cafe and Resto, dengan dimotori Kepala MAN 3 Banyuwangi Achmad Suyuti, beberapa pegiat olahraga berharap adanya sekolah khusus Olahraga dari lembaga pendidikan dibawah naungan pemerintah, Ahad (16/04/2023)


Ahmad Suyuti menyampaikan bahwa ditingkat Provinsi, kita belum dapat eksis, hal ini salah satunya adalah adanya potensi yang belum tergarap dengan sungguh-sungguh dibidang Olahraga yang diintegrasikan dengan kurikulum di sekolah.

"perlu adanya kelas khusus olahraga jika kita ingin mewadahi anak-anak mempunyai talenta olahraga" kata Suyuti.



Beberapa guru dan pelatih olahraga hadir dalam ngopy malam tersebut, bertukar pengalaman untuk mewujudkan Kabupaten Banyuwangi yang unggul dibidang olahraga 

Lebih lanjut Suyuti menyampaikan bahwa jika seorang anak mempunyai talenta  dibidang olahraga, akan tidak tertarik jika harus belajar yang lain.


Faiz Abadi, Pengawas Madrasah menyampaikan bahwa saat ini di Banyuwangi  potensi olahraga lebih banyak lahir dari desa dibandingkan di perkotaan.

"Kevin Sanjaya dari Sumberayu menjadi juara All England, dan mulai berlatih sejak kecil dan harus sekolah diluar Kabupaten karena tidak adanya sekolah yang sesuai" kata Pengawas yang pandai berpuisi ini.


Hasil dari ngopi malam tersebut diharapkan akan muncul kelas olahraga yang ditangani secara khusus, Kepala MAN 3 Banyuwangi menyampaikan bahwa MAN 3 Banyuwangi siap membuka kelas olahraga dan bagi yang rumahnya jauh, akan di asramakan. 


Didampingi Eny Susiani dan Totok  Lasiyanto, Suyuti menyampaikan bahwa dalam kelas olahraga, bukan hanya fasilitas dan hanya dimasukkan kedalam kegiatan Ekstra, namun di kelas tersebut jam pelajaran olahraga akan ditambah minimal 8 jam perminggu. 

Ditanya tentang ketakutan para calon siswa tentang banyaknya materi Agama, Suyuti menyampaikan bahwa Kelas Olahraga tentunya materi pelajaran utama adalah olahraga.


Sementara itu Syafaat dari Komunitas Lentera Sastra ketika diminta pendapatnya, hanya menyampaikan cerita bahwa dari MAN 3 Banyuwangi, yang dulu MAN Srono telah muncul Pemain Sepak Bola Nasional Muhammad Jaenal Ikhwan. 

"saya  yakin dengan kelas olahraga ini, dunia olahraga di Banyuwangi semakin moncer" kata Syafaat. (Syaf)

Isbat Awal Syawal Digelar 20 April 2023, Kemenag Pantau Hilal di 123 Titik

 Jakarta, (WartaBlambanga)-- Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat (Penetapan) 1 Syawal 1444 H pada Kamis, 20 April 2023, di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama, Jakarta. Sidang isbat dilaksanakan secara tertutup, dan diikuti Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, serta Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.


 

"Sebagaimana biasa, Sidang Isbat awal Syawal selalu dilaksanakan pada 29 Ramadan. Tahun ini, bertepatan dengan 20 April 2023," ungkap Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, di Jakarta, Kamis (13/4/2023).

 

Kamaruddin Amin menjelaskan, sidang isbat akan diawali dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal yang disampaikan Tim Hisab Rukyat Kemenag. Berdasarkan data hisab, pada hari Kamis, 29 Ramadan 1444H / 20 April 2023 M, posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0° 45' (0 derajat 45 menit) sampai 2° 21,6' (2 derajat 21,6 menit) dengan sudut elongasi antara 1° 28,2' (1 derajat 28,2 menit) sampai dengan 3° 5,4' (3 derajat 5,4 menit).

 

Kementerian Agama, kata Kamaruddin, juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatul hilal di berbagai provinsi. Kementerian Agama akan menurunkan tim ke 123 titik lokasi di seluruh Indonesia. Mereka akan melaporkan, apakah pada hari itu hilal terlihat ataukah tidak. 

 

“Hasil hisab dan rukyatul hilal ini akan dibahas dalam sidang isbat untuk kemudian ditetapkan kapan jatuhnya 1 Syawal. Jadi kapan Hari Raya Idulfitri, kita masih akan menunggu keputusan sidang isbat,” ujar Kamaruddin. 

 

“Hasil sidang isbat akan diumumkan secara terbuka melalui konferensi pers,” tandasnya.

 

Berikut 123 lokasi pengamatan hilal di seluruh Indonesia :

 

ACEH

1. Observatorium Tgk Chik Kuta Karang Lhoknga

2. Bukit Blang Tiron Lhokseumawe

 

SUMATERA UTARA

1. Anjungan Lantai IX Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro No. 30 Medan

2. Observatorium Ilmu Falak (OIF) Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Panglima Denai Medan

 

SUMATERA BARAT

1. Hotel Rangkayo Basa Padang

2. Puncak Langkisau Carocok Painan Kabupaten Pesisir Selatan

3. Dusun Kayu Gadang Desa Santur Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto

4. Bukit Langkuik Kecamatan Bonjol

5.Puncak Gunung Medan

6.Lantai 3 Gedung DPRD Kab. Pasaman Barat di Padang Tujuh

7. Puncak Dama Kel.Kampung Jawa Kota Solok

8. Taeh Bukik

9. Pantai Gandoriah Kota Pariaman

10. Kantor Kemenag Kab Solok Selatan 

11. Jorong Sikaladi Nagari Pariangan

12. Bukit Sipora Jaya

13. Balkon, Rocy Hotel Bukittinggi

14. Puncak Lawang Kec. Matur Kab. Agam

15. Sitinjau Laut, Jalan Raya Solok - Padang

16. Kabupaten Padang Pariaman, Pantai Tiram Kec. Ulakan Tapakis

17. Puncak Nganang Kecamatan Luhak

18. Pasaman Bukik Langkuik

19. Bukit Cati Kandang Baru Kec. Sijunjung Kab. Sijunjung

 

Riau

1. Rooftop Hotel Khas Lt. 13, Pekanbaru

 

Kepulauan Riau

1. Pantai Tanjung Setumu

 

JAMBI

1.Gedung Mahligai Bank Jambi, Kota Jambi

 

SUMATERA SELATAN

1. Helipad Hotel Aryaduta Palembang

 

BANGKA BELITUNG

1. Pantai Tanjung Raya Penagan Bangka

2. Pantai Tanjung Kalian Muntok Bangka Barat

3. Pantai Tanjung Belitung

 

Bengkulu

 1. Mess Pemda lantai 3 (tiga) Provinsi Bengkulu. Jalan pasar pantai kelurahan malabero kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu

 

Lampung

 1.  POB Bukit Pantai Canti Kalianda Lampung Selatan

 2. Kampus ITERA, Jati Agung, Lampung Selatan

 

DKI JAKARTA

1. Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta

2. Masjid Hasim Asyari Jakarta Barat

3. Ponpes Hidayatullah Basmol Jakarta Barat

4. Pulau Pramuka Kepulauan Seribu

 

JAWA BARAT

1. Pasirlasih, Kab. Pangandaran

2. Cipatujah, Kab. Tasikmalaya

3. Pondok Bali, Kab. Subang

4. Santolo, Kab. Garut

5. UNISBA

6. Pantai Baro Gebang, Kab. Cirebon

7. POB Cibeas, Kab. Sukabumi

8. Observatorium Bosscha

9. SMA Astha Hannas. Kab. Subang

10. POB Gunung Putri Sukamanah, Pataruman, Kota Banjar

11. Imah Noong, Kab. Bandung Barat

 

BANTEN

1. Pantai Anyer

2. UIN SMHB Serang

3. Komplek Mercusuar Cikoneng, Anyer

 

JAWA TENGAH

1. Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang

2. BOP Watu Layar Binangun, Kec. Lasem

3. Pantai Jetis, Kec. Grabag

4. Pantai Ujungnegoro, Kandeman

5. Pantai Padelan, Kec. Ayah

6. Rooftop Hotel Aston Cilacap

7. Pantai Kartini, Kec. Jepara

8. Menara Masjid Agung Nurul Kalam

9. Pantai Alam Indah

10. Ma'had Aly TBS Kudus

11. Pelabuhan Tanjung Kendal

12. Bukit Sukobubuk, Kec. Margorejo

13. Menara Pandang, Purwokerto Barat

14. Pantai Wisata Dewi Mangrove Sari

15. Pantai Pasir Kec. Pekalongan Utara

16. POB PPMI Assalaam Pabelan, Kec. Kartasura

17. UIN KH. Abdurrahman Wahid

18. MAN 1 Surakarta

 

DI. YOGYAKARTA

1. POB Syekh Bela Belu Parangtritis Yogyakarta

 

JAWA TIMUR

1. Pantai Srau Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan

2. Bukit Banyu Urip. Desa Banyu Urip, Kec. Senori Kab. Tuban

3. Pantai Kasap Ds. Watukarung Kec. Pringkuku Pacitan

4. Pantai Gebang Bangkalan

5. Pantai Pecinan Situbondo

6. Pantai Pancur Alas Purwo Banyuwangi

7. Pantai Ambat Tlanakan Pamekasan

8. Bukit Gumuk Klasi Indah, ds. Kemiri Kec. Singojuruh Kab. Banyuwangi

9. Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Pasuruan 

10. MAN III Kec. Kandangan Kab Kediri

11. Bukit Banjarsari Wonotirto Kab. Blitar

12. Gunung Sadeng Jember

13. Gedung Pemkab Malang, Kec. Kepanjen

14. RSI Siti Hajar Sidoarjo

15. Lereng Gunung Pandan Ds. Tulung Kec. Saradan Kab. Madiun

16. Pantai Sunan Drajat/Tanjung Kodok Lamongan

17. Bukit Wonocolo Kecamatan Kedewan Kab. Bojonegoro

18. Bukit Condrodipo Kebomas Gresik

19. Pantai Taneros Kec. Ambunten Kab. Sumenep

20. Pelabuhan Kalbut, Tanjung Pecinan, Kec. Mangaran, Situbondo

21. Desa Taddan, Kec. Camplong Kab. Sampang

22. Desa Dagangan, Kec. Dagangan, Kab. Madiun

23. Bukit Pelangi, Kec. Wonotirto, Kab. Blitar

24. Pohbebek 01/03 Ds. Ketanggung, Kec. Sine Kab. Ngawi

25. Pantai Duta Ds. Randutatah, Kec. Paiton, Kab Probolinggo

26. IAIN Madura Pamekasan

27. Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kec. Mayangan, Kota Probolinggo

28. Pantai Bawean Kab. Gresik

29. Pantai Serang Kab. Blitar

30. Pantai Sapo Ds. Sergang Kec. Batuputih Kab. Sumenep

31. Pantai Kalisangka Kangean Sumenep

32. Pantai Nyamplong Kobong Jember

 

KALIMANTAN BARAT

1. Pantai Indah Kakap Kabupaten Kubu Raya

 

KALIMANTAN TENGAH

1. Menara Masjid Raya Darussalam Palangkaraya

2. Pantai Teluk Bogam Kabupaten Kotawaringin Barat

 

KALIMANTAN TIMUR

1. Hotel Selyca Mulia Samarinda

 

KALIMANTAN SELATAN

1. Pantai Wisata Galesong Takalar

 

KALIMANTAN UTARA

1. Taman Berlabuh Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara

 

BALI

1. Pantai Munduk Asem, Kabupaten Jembrana,

 

NTB

1. Pantai Loang Baloq Ampenan Mataram

 

NTT

1. Rooftop Gedung Pelayanan Bmkg NTT

 

SULAWESI SELATAN

1. Pantai Wisata Galesong Takalar

 

SULAWESI BARAT

1. Tanjung Mercusuar Sumare, Simboro Kabupaten Mamuju

 

SULAWESI TENGGARA

1. Pantai Bahari Kecamatan Tanggetada

 

SULAWESI UTARA

1. Area Parkir Apartemen MTC Mega Mas Manado

 

GORONTALO

1. Gedung Polairud Polda Gorontalo

 

SULAWESI TENGAH

1. Desa Marana Kec. Sindue, Kab. Donggala

 

MALUKU

1. Karang Panjang Patung Cristina Marta Tiahahu, Kota Ambon

 

MALUKU UTARA

1. Pantai Ropu Tengah Balu, Kec. Sahu Kab. Halmahera Barat

2. Pantai Afe Taduma, Kec. Pulau Ternate, Kota Ternate

 

PAPUA

1. Pantai Hotel Nirmala Beach, Kab. Biak Numfor

 

PAPUA BARAT

1. Pantai Masni, Kab. Manokwari

2. Hotel Waigo Kota Sorong

 

Sumber : bimasislam.kemenag.go.id



Warga Bali Meninggal di Taman Sri Tanjung Banyuwangi

 Banyuwangi (WartaBlambangan) - Warga sekitaran Taman Sritanjung, Banyuwangi dibuat gempar dengan seorang laki-laki yang tergeletak pingsan. Namun saat dicek, yang bersangkutan diketahui telah meninggal dunia, Jumat (14/4/2023) malam.


Sontak kejadian ini pun mengundang perhatian warga yang berada di sekitar lokasi kejadian yang mana area itu salah satu pusat keramaian kota.


Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. “Benar sekira pukul 22:15 WIB, dugaan awal terkena serangan jantung,” ujarnya

AKP Kusmin menjelaskan, sebelum kejadian korban bersama seorang wanita dan seorang anak kecil berjalan dari arah Jalan Susuit Tubun Banyuwangi menuju Taman Sritanjung.
“Tak berapa lama korban terjatuh, warga membantu mengevakuasi untuk mengangkat korban ke kursi area taman. Namun tak berapa lama korban meninggal dunia,” terangnya.


Saat ini korban sudah dievakuasi ke RSUD Blambangan untuk dilakukan lemeriksaan Visum at Repertum. 

Dari kartu identitas yang dibawa, diketahui korban berinisial RR (66) warga Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.
"Sementara jenazah masih di ruang Jenazah RSUD Banyuwangi sambil menunggu keluargannya dari Bali," pungkas Kapolsek. (Tim)

Kolaborasi Puisi Dalam Tari

Banyuwangi (Warta Blambangan) Pramoe Soekarno dari teater Mas Prams melakukan evaluasi terhadap latihan tari yang dilakukan anak-anak Madrasah di kampus 2 MIN 1 Banyuwangi, Sabtu (15/04/2023) dalam persiapan lounching buku Sulur Kembang Sri Tanjung yang akan menampilkan Sastrawan terkemuka di bumi The Sunrise of Java.



Didampingi Nazil Osing dan Vieva, anak-anak begitu bersemangat mendapatkan arahan dari tokoh teater Banyuwangi tersebut. Karena sangatlah jarang mereka mendapatkan bimbingan dari orang yang benar-benar ahli dibidangnya.
"arahan dari Mas Prams menjadi motivator bagi anak-anak untuk lebih giat berlatih" kata Vieva.
Nazil menyampaikan bahwa sangat sulit memadukan tari dan baca puisi.
"Kita yang harus mengikuti gerak mereka" ungkapnya.

Selain Mas Prams, Vieva dan Nazil yang membacakan parade puisi dalam tari, Ketua Lentera Sastra Syafaat dan Dosen Untag Banyuwangi Muttafaqur Rohmah juga membacakan puisi dalam Parade ini.

Syafaat berharap dengan latihan rutin ini kemampuan anak-anak untuk beradaptasi dengan orang orang dewasa semakin baik. (Syaf)

Walikota Bandung Kena OTT

Bandung, (Warta Blambangan)– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat 14 April 2023. Salah satu yang diamankan dalam OTT tersebut yakni, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana (YM)



“Betul, KPK pada Jumat, telah melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap beberapa orang yang sedang melakukan tindak pidana korupsi,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi Sabtu (15/4/2023).

Terkait dengan program Bandung Smart City dan pengadaan CCTV dan jaringan internet di Kota Bandung. Namun, kami menemukan ada dugaan korupsi di sana,” ujar Ali Fikri soal OTT KPK itu.
Menurut dia, ada transaksi berupa pemberian dan penerimaan uang terkait pengadaan unit CCTV dan internet dalam program Bandung Smart City tersebut.
Menurut dia, ada transaksi berupa pemberian dan penerimaan uang terkait pengadaan unit CCTV dan internet dalam program Bandung Smart City tersebut.
Dia mengatakan selain menangkap Wali Kota Bandung Yana Mulyana, tim KPK meringkus sejumlah pejabat di Dinas Perhubungan. KPK juga menangkap pihak swasta dalam OTT tersebut.

Ali mengungkap, pihak-pihak yang ditangkap itu telah berada di KPK untuk diperiksa lebih lanjut. Total ada 9 orang yang dibawa ke KPK.

“Sudah berada di Gedung Merah Putih KPK untuk segera diminta keterangan tim karena KPK hanya memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan sikap,” tutur Ali. (Tim).

Silaturahim ISNU Cabang Banyuwangi

Banyuwangi (Warta Blambangan) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) cabang Banyuwangi mengadakan buka bersama dan silaturahim di Sing Osing Cafe & Resto Singojuruh Jumat (14/04/2023)



Sejumlah intelektual muda dari Akademisi hadir dalam silaturahim tersebut, baik pengurus maupun anggota ISNU, seperti Dr. Ana Aniati dari IAI Ibrahimy, Dr. Nur Anim Jauhariyah dari IAIDA Blokagung, Irfan Hidayat, S.H.  M.H dari Untag Banyuwangi, Zaenal Aris Masruchi  S.H.I, M.H., M.Pd., M.M dan lain-lain,  juga nampak Hadir Ketua Lentera Sastra Syafaat  S H., M.H.I, nampak juga beberapa Pengacara dan para aktifis yang sering muncul di media.


Acara semakin seru ketika digelar dialog yang diikuti oleh para tokoh Nahdlatul Ulama yang di gadang-gadang sebagai Candidat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Banyuwangi, Yakni Drs. Guntur, M.Pd dan K. Sunandi, S.Pd.I., M.Pd.
Dalam dialog yang di moderatori Fathan tersebut dimulai padangan pembading dari akademisi, Fajar Isnaini yang menyampaikan banyak sejarah dalam perjuangan
“Kum intelektual muda berharap kedepan PCNU bisa Menjadi penengah dalam momentum apapun,” Kata Fajar
Lebih lanjut Fajar menganggap hal ini penting dengan mengingat PCNU adalah pengurus tertinggi di kabupaten atau kota yang harus dapat mengayomi seluruh banom di bawahnya.


Sunandi menyampaikan bahwa dirinya bersama Guntur mengaku siap maju dalam prosen pencalonan ketua PCNU Banyuwangi yang rencananya akan digelar setelah hari raya Idul Fitri, dengan mengusung gerakan “Arah Baru” PC-NU Banyuwangi.


Ketua ISNU Banyuwangi Abdul Azis menyampaikan bahwa Silaturahim ini merupakan kegiatan rutin yang digelar ISNU Cabang Banyuwangi untuk mempererat silarurahim di bulan Ramadhan. (Dlil)

Kemenag Kab. Banyuwangi Ikuti Diskusi Kebhinekaan di Rumah Kebangsaan

Banyuwangi *Warta Blambangan) Apresiasi disampaikan K.H. Ir. Wahyudi, S.H., M.H. kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin yang hadir dalam acara yang dilaksanakan di Rumah Kebangsaan yang terletak di Kelurahan Karangrejo Kabupaten Banyuwangi, Rabu malam (12/04/2023), dihadiri berbagai elemen masyarakat seperti, Yos Sumiatna dari Gereja Katolik  Maria, Ratu Damai, AKBP (Purn) Bagio, Tokoh Agama Buddha, Tjahyadi Sugiarto, Tokoh Konghuchu, Eko Wahyu Widayat, Ketua Walubi, Romo Suryo dan beberapa tokoh Agama lainnya, juga Tokoh Budaya Fatah Yasin Nor, Ketua paguyuban Joko Tole KH. IKROM Hamdan, Ketua Lentera Sastra Syafaat, Sanggar MP 45 Aguk Wahyu Nuryadi, Dr. Moh. Hayya dari UBI dan beberapa tokoh lainnya.



Dalam acara diskusi Kebhinekaan dengan judul Kondusivitas Idhul Fitri; tanggung jawab siapa?,  dalam diskusi dengan moderator Hakim Saud, S.H. tersebut Wahyudi menyampaikan bahwa sangat jarang pejabat ditingkat Kabupaten yang mau diskusi berlama-lama dengan masyarakat seperti Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.


Sementara itu Subag Hukum Polresta Banyuwangi Dr. Aditya Sanjaya menyampaikan harapannya agar dalam Idhul Fitri berjalan kondusif.

"arus lalu lintas akan semakin padat, karenanya diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara" ungkapnya. 

Begitupun yang disampaikan AKP Bambang SP,  Wakasad Binmas , berharap Banyuwangi yang dihuni banyak etnik dan banyak agama ini tetap kondusif dalam berbagai acara.



Dalam kesempatan tersebut semua tokoh agama menyampaikan pendapat dan gagasannya tentang Kebhinekaan dan Moderasi Beragama.


Amak menyampaikan bahwa Kementerian Agama sebagai instansi yang mempunyai tugas dibidang keagamaan selalu menekankan tentang kerukunan antar umat beragama.


Mengutip sambutan MenteriAgama dalam buku moderasi beragam, Amak menyampaikan bahwa "Moderasi harus dipahami sebagai komitmen bersama  untuk menjaga keseimbangan yang paripurna, di mana  setiap warga masyarakat, apa pun suku, etnis, budaya,  agama, dan pilihan politiknya harus mau saling mendengarkan satu sama lain, serta saling belajar melatih kemampuan  mengelola dan mengatasi perbedaan" 

Amak yang hadir bersama Kepala MAN, MTsN dan Pengawas Madrasah menyampaikan bahwa diskusi bersama beberapa elemen masyarakat seperti ini sangat baik untuk saling memahami perbedaan.

"Program penguatan moderasi beragama sehingga beribadah dapat dijalankan sesuai dengan keyakinan dengan menerapkan 4 konsep, yakni komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, adaptif budaya lokal" kata Amak.


Syafaat menyampaikan bahwa dialog malam ramadhan tersebut sangat istimewa, dengan mengingat peserta bukan hanya dari tokoh agama saja, melainkan juga Tokoh seni dan budaya.

"dengan berkumpulnya tokoh seni, budaya dan agama ini akan menciptakan harmoni yang kuat di Bumi Blambangan" kata Syafaat.


Ketua Walubi Eka Wahyu Hidayat mengaku belum pernah mengalami gesekan dengan rekan antar umat beragama. Umat Buddha yang minoritas justru merasa terayomi.


Pendeta Herman mengaku tidak asing tentang puasa Ramadhan. Karena ibunya Katolik sedangkan ia Kristen namun bapak serta adik - adiknya penganut muslim.


"Setiap Natal dikunjungi tetangga muslim. Jika mudik Lebaran Idul Fitri maka ganti warga Katolik dan Kristen yang menjaga rumah - rumah umat muslim yang pada mudik," paparnya. (Syaf)

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger