Pages

LPPTKA BKPRMI Wisuda Santri Akbar

Banyuwangi-(Warta Blambangan) Ratusan santriwan/santriwati mengikuti rangkaian wisuda Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al- Quran (LPPTKA) di GOR Tawang Alun pada Kamis (29/12/22). Wisuda akbar ini langsung dibuka oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani  melalui virtual.


Bupati Ipuk memberikan selamat kepada seluruh santriawan/santriwati yang di wisuda. Terwujudnya santriawan/santriwati pecinta Al-quran tentunya atas peran serta dan kerja keras para guru, khususnya lembaga Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Banyuwangi yang telah memberikan kontribusi dalam mendidik para santri yang qur'ani. “Saya memberikan apresiasi sebab ini menjadi bentuk motivasi dalam menciptakan kader-kader  dalam menciptakan generasi qur'an kedepannya. BKPRMI Banyuwangi yang telah memberikan kontribusi dalam mendidik para santri dengan Al-Quran,” tutur Ipuk seraya sampaikan acara ini sejajar dengan Festival Yatim,Festival Yatim dan Festival Kita Bisa.



Sekretaris DPW BKPRMI Jawa Timur H. Ahmad Bahrudin, S.Ag mengatakan, pelaksanaan wisuda bukan hanya kegiatan seremonial belaka. Acara tersebut sarat dengan makna yang menyangkut urusan dunia akhirat karena ada penuntasan buta aksara Al- Quran di dalamnya. “Dukungan orang tua sangat diharapkan dalam pembinaan santri. Para ustadz dan ustazah diharap tidak lelah mendidik santri,” harap Sekum BKPRMI Jatim H. Ahmad Bahrudin S.Ag yang anggap investasi akherat jaminan surga buat orangtua yang amanah.


Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi melalui Dirda LPPTKA-BKPRMI Ustadz Syamsul Hadi, S.Pd menambahkan, wisuda akbar LPPTKA ini diikuti santri se-Kabupaten ini, “Hakikatnya wisuda para santriwan dan santriwati ini adalah sebagai bentuk penghargaan dan motivasi bagi anak-anak,” kata Syamsul.

Ditambahkan Penasehat BKPRMI HM.Basir Khadim,S.Ag yang juga anggota Fraksi PPP DPRD  siap bareng Kabag Kesra mendukung program tahun depan yang rutin maupun inovatif."Juga bagaimana kesejahteraan dewan assatidz lewat usaha LPPEKOP dan Koperasi serta BPJS Tenagakerja yang dicantolkan program propinsi maupun kementerian!" tambahnya saat ninjau stand Asosiasi UMKM Gotongroyong'45,Koperasi Segoro'45,Koperasi ABS dan medsos SiDiaWangi.


Acara yang diparipurna nasyid doa memulyakan Al Qur'an ini juga dihadiri oleh Ketua MUI,Kemenag,  Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno,Kepala Dinas Sosial PPKB Henik Setyowati,Kabag Kesra Pemkab HM Lukman serta perwakilan Forpimda serta utusan Dirda LPPTKA Kota Blitar, Dirwil DPW BKPRMI Bali, Dirda LPPTKA Denpasar dan Dirda LPPTKA Kota Surabaya.  Pada kegiatan tersebut juga diberikan  BKPRMI Award memberikan apresiasi kepada pengurus kecamatan  dengan 7 kategori yakni    yakni; 1. DPK *teraktif*  DPK Songgon dengan ketua   Ahmad Rosyidi, 2. DPK *teladan* dari  Purwoharjo yang diketuai oleh ustadzah Sutini, 3. DPK *terkreatif* dari Tegalsari dengan ketua Ustadzh Eko Wiyono, 4. DPK Inovatif DPK Licin yang di nahkodai oleh Ustadzh Mustakim, 5. DPK Peduli dari Genteng yang di ketuai oleh Ustadz Hasan, 6. DPK Prestasi  DPK Banyuwangi-Kota pimpinan Samsul Hadi, 7. Tim IT tercanggih terpilih tim DPK Singojuruh. (MUJIONO/AGUK/KIN)

3 Tahun Lentera Sastra Kankemenag dapat Buket Bunga.

Banyuwangi (Warta Blambangan) Menandai 3 tahun komunitas Lentera Sastra, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin mendapatkan buket bunga dari Ketua Lentera Sastra Syafaat  Rabu (28/12/22) di RM Mina Elang Buana.



Selain Kankemenag, Zaenal Abidin, Kasi PHU juga mendapatkan buket bunga sebagai tanda terima kasih  dengan mengingat beliau ikut membidani lahirnya komunitas ini ketika menjabat Kasi Pendidikan Madrasah.

Ketua Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa Lentera Sastra tidak akan dapat hadir dan diakui keberadaannya tanpa adanya suport dari Pimpinan.
"tak lupa kami sampaikan kepada Bapak Slamet yang sekarang menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo yang memberikan ruang bagi Lentera Sastra untuk berkarya" ungkapnya.


Amak Burhanudin menyampakan bahwa Komunitas yang baik ini akan lebih baik jika mengembalikan sayapnya keseluruh penjuru negeri.
"riil keanggotaan Lentera Sastra berapa personalnya dan berapa karya yang sudah dihasilkan perlu didata" ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Bimas Islam H. Mastur yang juga Ketua HAB ke 77. Mastur menyampaikan bahwa adanya komunitas Lentera Sastra memberikan suport bagi Penghulu dan Penyuluh Agama Islam untuk menulis buku. (Syaf)

MTsN 7 Banyuwangi Serahkan 4 Buku Untuk Kementerian Agama.

Banyuwangi (Warta Blambangan) Buku Karya Kepala MTsN 7 Banyuwangi Rosid Tamami dan 2 buku lsinnya karya Guru dan siswa, diserahkan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Moh Amak Burhanudin di RM Mina Elang Buana, Rabu (28/12/22)



Buku tersebut diserahkan Inganah, Guru pada MTsN 7 Banyuwangi di Kecamatan Purwoharjo dengan mengingat Kepala MTsN 7 Banyuwangi sedang berhalangan hadir.

Didampingi Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin menyampakan terima kasih kepada MTsN 7 Banyuwangi yang telah mengembangkan budaya menulis di madrasahnya.
"menulis merupakan proses menuangkan ide dari hasil membaca dan mengamati, semakin banyak membaca, senakin bagus karya tulisannya" ungkapnya.


Amak berharap para guru dan ASN dalam mengembangkan budaya literasi bukan hanya untuk target 77 oenulis Kementerian Agama saja, namun benar-benar dibudayakan dilingkungan madrasah.

Ketua Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa Rosit Tamami merupakan salah satu penggerak penulis di Kabupaten Banyuwangi. (syaf)

Herny Nilawati Serahkan Buku Karya Siswa.

Banyuwangi (Warta Blambangan) Kepala MTsN 12 Banyuwangi Herny Nilawati menyerahkan buku karya dirinya dengan judul Midel Blended Learning serta Antologi Puisi Karya Guru dengan judul Papan Tulis dan Siswa dengan judul Savana Ilmu Gerbang Utara kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Moh. Amak Burhanudin, Rabu (28/12/22) di RM Mina Elang Buana Srono. 



Kepala MTsN yang berbatasan dengan Kabupaten Situbondo tersebut menyampaikan bahwa Madrasah yang dia pimpin dalam 77 penulis Lentera Sastra mempersembahkan 5 buah judul buku, 2 sudah diserahkan beberapa hari yang lalu dan 3 diserahkan hari ini.

"Insyaallah tahun depan akan kebih banyak karya yang dapat kami persembahan" ungkapnya. 


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi didampingi Ketua Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa ide -ide kita akan lebih bermanfaat jika dituangkan dalam karya tulis.

"Literasi merupakan proses membaca, dan mengungkapkan kembali dalam bentuk tulisan maupun visual lainnya seperti bercerita maupun dalam bentuk video" ungkapnya. 


Lebih lanjut Amak berharap para penulis dilingkungan Kementerian Agama memberikan ruh agama disetiap karyanya. (syaf)

Parade Sastra 77 Berpuisi dan Bercerita Kankemenag Kab. Banyuwangi Bacakan Puisi.

Banyuwangi (Warta Blambangan) Parade sastra yang diselenggarakan Komunitas Lentera Sastra, di Rumah Makan Mina Elang Buana Kecamatan Srono Rabu (28/12/22). Kegiatan dengan penampilan 77 pembaca puisi dan bercerita tersebut serasa sangat istimewa dengan penampilan Dr. Moh Amak Burhanudin yang membacakan puisi karyanya dengan judul Kemangi, akronim dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. 



Tampilan Amak dihadapan komunitas Lentera Sastra dan para Kasi dan Penyelenggara yang hadir tersebut memberikan warna tersendiri, sebagai pertanda bahwa puisi tidak mengenal jabatan dan usia.

"saya juga menerbitkan buku, terinspirasi dengan komunitas Lentera Sastra" ungkapnya.


Lebih lanjut doktor lulusan UIN SATU tersebut menyampaikan bahwa berdasarkan pengalaman dirinya tugas di beberapa Kabupaten dan Kota, hanya di Banyuwangi ada komunitas literasi yang begitu eksis.

"dalam waktu kurang dari satu tahun, kita dapat menerbitkan 77 penulis Kementerian Agama" ungkapnya. 



Selain komunitas Lentera Sastra, hadir dalam kesempatan tersebut Aekanu Hariyono dari Killing Osing, memberikan suport terhadap komunitas Lentera Sastra.

"semangat saya untuk menulis tumbuh kembali ketika sering bertemu dengan komunitas Lentera Sastra" ungkapnya. 


Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa keberadaan Lentera Sastra telah berusia lebih dari tiga tahun dan telah menerbitkan banyak buku, beberapa tulisan dari komunitas ini juga banyak diterbitkan di jurnal nasional yang terakreditasi dan beberapa media ternama lainnya. (syaf)

FASI XII BKPRMI Dirangkai Banyuwangi BersholawatFASI XII BKPRMI Dirangkai Banyuwangi Bersholawat

Banyuwangi (Warta  Blambangan) Kegiatan Seleksi Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XII Tingkat DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Banyuwangi,digelar di SMPN 1 Glagah,24-25 Desember 2022.

Seleksi 12 cabang lomba ini diikuti 372 santri TKQ,TPQ,TQA hasil seleksi tiap DPK BKPRMI di 25 Kecamatan.Jawaranya akan digembleng pembinaan untuk mengikuti di jenjang Provinsi tahun depan.



Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi melalui Dirda LPPTKA-BKPRMI Ustadz Syamsul Hadi,Spd,sampaikan bahwasannya seleksi di tiap kecamatan diikuti segenap santri terbaik dari unsur dan lembaga manapun dengan harapan yang wakili kafilah Banyuwangi memang yang terbaik dibidang dan sesuai tingkatan usianya!" tutur pengasuh Ponpes KH Wahid Kertosari yang ini yang Tim Syahril Al-Qur'annya juara MTQ Nasional di Borneo.Ditambahkan juga BKPRMI dipandang perlu menjelang FASI XII Jatim juga akan adakan audisi lagi dengan melibatkan santri ponpes ataupun sekolah berbasis madrasah dan unggulan Al-Qur'an.Khawatirnya para pemenang umurnya sudah lewat atau kendala lain,maka kompetisi khusus kita gelar lagi untuk duta  terbaik standart FASI Nasional."Seperti nasyid,ikrar santri dan qishoh diseleksi jelang kompetisi Jatim akhir tahun depan!" tambah Ahmad Sururudin,SE.


Bupati Banyuwangi yang diwakili Kabag Kesra HM.Lukman,S.Sos,MBA,M.Si menyampaikan apresiasi pada jajaran BKPRMI yang sinergi dengan program Banyuwangi Rebord lewat merajut harmoni untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat."Mari terus kolaborasi dengan ragam elemen untuk Banyuwangi lebih baik lagi!" ucapnya seraya

mendoakan orangtua santri serta segenap assatidz dapat berkah syafaat Al-Qur'an.

Tampak hadir Ketua MUI HM.Yamin,LC,Kemenag,Camat Nanik Machrufi,SP,M.Si,Kepala SMPN 1 Glagah Dardiri,S.Pd serta anggota Fraksi PPP DPRD HM.Basir Khadim,S.Ag.


Segenap Dewan Hakim sebelum menilai dilantik dan disumpah agar amanah,jujur,adil,serta menyimpan rahasia.Mereka menilai antara lain cabang lomba adzan,kaligrafi,hafidz,MTQ,tartil,tilawah,cerdas tangkas dan bina ushollah.


Agenda yang didukung Brigade dan LPP Ekop ini menggandeng Asosiasi UMKM Sinergi Gotong-royong45 untuk penuhi kebutuhan bazzar pemberdayaan ummat. Festival ini akan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan tropy pemenang pada malam senin dirangkai gema Banyuwangi Bersholawat Ahbaabul Musthofa.(Aguk/Dafik/JN)

MAN 1 Banyuwangi kirim Judul Buku Terbanyak dalam HAB Kementerian Agama

Banyuwangi(Warta Blambangan) Kepala MAN 1 Banyuwangi Hadi Suwito didampingi para penulis pada madrasah tersebut menyerahkan 16 judul buku yang ajan di launching dakam kegiatan 77 penulis Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin diwakili salah satu panitia HAB Kemenag Kab. Banyuwangi Syafaat mfnerima buku tersebut di ruang kerja Kepala MAN 1 Banyuwangi, Jumat (23/12/22).



Hadi Suwito menyampaikan bahwa sebagai madrasah riset, MAN 1 Banyuwangi akan terus  mengembangkan insan literat,
"riset sederhana perlu kita kembangkan kepada siswa agat mereka terbiasa menganalisa sebuah kejadian" ungkapnya.

Dalam penyerahan tersebut, Hadi Suwito didampingi Nurul Ludfia Rohmah, Teguh Prasetyo, dan Nanik Ekowati sebagai penggerak literasi pada MAN 1 Banyuwangi.

Syafaat menyampaikan bahwa saat ini MAN 1 Banyuwangi sebagai penyumbang terbanyak buku 77 Penulis Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
Ketua Komunitas Lentera Sastra tersebut menyampaikan bahwa dunia literasi yang salah satunya adalah karya tulis benar-benar mengakar ada insan Kementerian Agama, baik di madrasah maupun pada KUA Kecamatan.

"kalau kita lihat list sebelum penyerahan buku, ada lebih dari 77 judul buku, dan sampai hari ini buku yang diserahkan hampir mencapai 100 judul buku" ungkapnya.

Ditempat terpisah Amak Burhanudin menyampakan bahwa dirinya akan terus memberikan motivasi dibidang literasi.
"karya kita akan lebih banyak dibaca jika dituangkan dalam bentuk tulisan" ungkapnya.
Amak bukan hanya memberikan motivasi, tetapi dirinya juga sudah menyerahkan buku yang ia tulis, dan berharap lebih banyak keluarga Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang menulis, baik dalam bentuk buku maupun lainnya. (syaf)
 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger