Pages

Herny Nilawati Serahkan Buku Karya Siswa.

Banyuwangi (Warta Blambangan) Kepala MTsN 12 Banyuwangi Herny Nilawati menyerahkan buku karya dirinya dengan judul Midel Blended Learning serta Antologi Puisi Karya Guru dengan judul Papan Tulis dan Siswa dengan judul Savana Ilmu Gerbang Utara kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Moh. Amak Burhanudin, Rabu (28/12/22) di RM Mina Elang Buana Srono. 



Kepala MTsN yang berbatasan dengan Kabupaten Situbondo tersebut menyampaikan bahwa Madrasah yang dia pimpin dalam 77 penulis Lentera Sastra mempersembahkan 5 buah judul buku, 2 sudah diserahkan beberapa hari yang lalu dan 3 diserahkan hari ini.

"Insyaallah tahun depan akan kebih banyak karya yang dapat kami persembahan" ungkapnya. 


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi didampingi Ketua Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa ide -ide kita akan lebih bermanfaat jika dituangkan dalam karya tulis.

"Literasi merupakan proses membaca, dan mengungkapkan kembali dalam bentuk tulisan maupun visual lainnya seperti bercerita maupun dalam bentuk video" ungkapnya. 


Lebih lanjut Amak berharap para penulis dilingkungan Kementerian Agama memberikan ruh agama disetiap karyanya. (syaf)

Parade Sastra 77 Berpuisi dan Bercerita Kankemenag Kab. Banyuwangi Bacakan Puisi.

Banyuwangi (Warta Blambangan) Parade sastra yang diselenggarakan Komunitas Lentera Sastra, di Rumah Makan Mina Elang Buana Kecamatan Srono Rabu (28/12/22). Kegiatan dengan penampilan 77 pembaca puisi dan bercerita tersebut serasa sangat istimewa dengan penampilan Dr. Moh Amak Burhanudin yang membacakan puisi karyanya dengan judul Kemangi, akronim dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. 



Tampilan Amak dihadapan komunitas Lentera Sastra dan para Kasi dan Penyelenggara yang hadir tersebut memberikan warna tersendiri, sebagai pertanda bahwa puisi tidak mengenal jabatan dan usia.

"saya juga menerbitkan buku, terinspirasi dengan komunitas Lentera Sastra" ungkapnya.


Lebih lanjut doktor lulusan UIN SATU tersebut menyampaikan bahwa berdasarkan pengalaman dirinya tugas di beberapa Kabupaten dan Kota, hanya di Banyuwangi ada komunitas literasi yang begitu eksis.

"dalam waktu kurang dari satu tahun, kita dapat menerbitkan 77 penulis Kementerian Agama" ungkapnya. 



Selain komunitas Lentera Sastra, hadir dalam kesempatan tersebut Aekanu Hariyono dari Killing Osing, memberikan suport terhadap komunitas Lentera Sastra.

"semangat saya untuk menulis tumbuh kembali ketika sering bertemu dengan komunitas Lentera Sastra" ungkapnya. 


Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa keberadaan Lentera Sastra telah berusia lebih dari tiga tahun dan telah menerbitkan banyak buku, beberapa tulisan dari komunitas ini juga banyak diterbitkan di jurnal nasional yang terakreditasi dan beberapa media ternama lainnya. (syaf)

FASI XII BKPRMI Dirangkai Banyuwangi BersholawatFASI XII BKPRMI Dirangkai Banyuwangi Bersholawat

Banyuwangi (Warta  Blambangan) Kegiatan Seleksi Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XII Tingkat DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Banyuwangi,digelar di SMPN 1 Glagah,24-25 Desember 2022.

Seleksi 12 cabang lomba ini diikuti 372 santri TKQ,TPQ,TQA hasil seleksi tiap DPK BKPRMI di 25 Kecamatan.Jawaranya akan digembleng pembinaan untuk mengikuti di jenjang Provinsi tahun depan.



Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi melalui Dirda LPPTKA-BKPRMI Ustadz Syamsul Hadi,Spd,sampaikan bahwasannya seleksi di tiap kecamatan diikuti segenap santri terbaik dari unsur dan lembaga manapun dengan harapan yang wakili kafilah Banyuwangi memang yang terbaik dibidang dan sesuai tingkatan usianya!" tutur pengasuh Ponpes KH Wahid Kertosari yang ini yang Tim Syahril Al-Qur'annya juara MTQ Nasional di Borneo.Ditambahkan juga BKPRMI dipandang perlu menjelang FASI XII Jatim juga akan adakan audisi lagi dengan melibatkan santri ponpes ataupun sekolah berbasis madrasah dan unggulan Al-Qur'an.Khawatirnya para pemenang umurnya sudah lewat atau kendala lain,maka kompetisi khusus kita gelar lagi untuk duta  terbaik standart FASI Nasional."Seperti nasyid,ikrar santri dan qishoh diseleksi jelang kompetisi Jatim akhir tahun depan!" tambah Ahmad Sururudin,SE.


Bupati Banyuwangi yang diwakili Kabag Kesra HM.Lukman,S.Sos,MBA,M.Si menyampaikan apresiasi pada jajaran BKPRMI yang sinergi dengan program Banyuwangi Rebord lewat merajut harmoni untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat."Mari terus kolaborasi dengan ragam elemen untuk Banyuwangi lebih baik lagi!" ucapnya seraya

mendoakan orangtua santri serta segenap assatidz dapat berkah syafaat Al-Qur'an.

Tampak hadir Ketua MUI HM.Yamin,LC,Kemenag,Camat Nanik Machrufi,SP,M.Si,Kepala SMPN 1 Glagah Dardiri,S.Pd serta anggota Fraksi PPP DPRD HM.Basir Khadim,S.Ag.


Segenap Dewan Hakim sebelum menilai dilantik dan disumpah agar amanah,jujur,adil,serta menyimpan rahasia.Mereka menilai antara lain cabang lomba adzan,kaligrafi,hafidz,MTQ,tartil,tilawah,cerdas tangkas dan bina ushollah.


Agenda yang didukung Brigade dan LPP Ekop ini menggandeng Asosiasi UMKM Sinergi Gotong-royong45 untuk penuhi kebutuhan bazzar pemberdayaan ummat. Festival ini akan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan tropy pemenang pada malam senin dirangkai gema Banyuwangi Bersholawat Ahbaabul Musthofa.(Aguk/Dafik/JN)

MAN 1 Banyuwangi kirim Judul Buku Terbanyak dalam HAB Kementerian Agama

Banyuwangi(Warta Blambangan) Kepala MAN 1 Banyuwangi Hadi Suwito didampingi para penulis pada madrasah tersebut menyerahkan 16 judul buku yang ajan di launching dakam kegiatan 77 penulis Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin diwakili salah satu panitia HAB Kemenag Kab. Banyuwangi Syafaat mfnerima buku tersebut di ruang kerja Kepala MAN 1 Banyuwangi, Jumat (23/12/22).



Hadi Suwito menyampaikan bahwa sebagai madrasah riset, MAN 1 Banyuwangi akan terus  mengembangkan insan literat,
"riset sederhana perlu kita kembangkan kepada siswa agat mereka terbiasa menganalisa sebuah kejadian" ungkapnya.

Dalam penyerahan tersebut, Hadi Suwito didampingi Nurul Ludfia Rohmah, Teguh Prasetyo, dan Nanik Ekowati sebagai penggerak literasi pada MAN 1 Banyuwangi.

Syafaat menyampaikan bahwa saat ini MAN 1 Banyuwangi sebagai penyumbang terbanyak buku 77 Penulis Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
Ketua Komunitas Lentera Sastra tersebut menyampaikan bahwa dunia literasi yang salah satunya adalah karya tulis benar-benar mengakar ada insan Kementerian Agama, baik di madrasah maupun pada KUA Kecamatan.

"kalau kita lihat list sebelum penyerahan buku, ada lebih dari 77 judul buku, dan sampai hari ini buku yang diserahkan hampir mencapai 100 judul buku" ungkapnya.

Ditempat terpisah Amak Burhanudin menyampakan bahwa dirinya akan terus memberikan motivasi dibidang literasi.
"karya kita akan lebih banyak dibaca jika dituangkan dalam bentuk tulisan" ungkapnya.
Amak bukan hanya memberikan motivasi, tetapi dirinya juga sudah menyerahkan buku yang ia tulis, dan berharap lebih banyak keluarga Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang menulis, baik dalam bentuk buku maupun lainnya. (syaf)

Study Tiru Kanwil Kemenag Prov Jogjakarta.

Banyuwangi (warta Blambangan) Bidang Pendidikan Keagamaan Islam pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta melaksanakan Study Tiru di Kabupaten Banyuwangi, Rabu (21/12/22). 



Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Moh. Amak Burhanudin menyampakan terima kasih atas kepercayaan Kanwil Kemenag Prov Jogjakarta menjadikan Banyuwangi sebagai tempat study tiru. Bidang Pakis Kanwil Kemenag Prov DIY melaksanakan Study Tiru tentang kemandirian pesantren, sebagai tempat Study Tiru dipilih Pondok Pesantren Darussalam Blogagung, yang telah mempunyai beberapa unit usaha. 


Kabid Pakis Kanwil Kemenag Prov DIY menyampaikan bahwa Banyuwangi layak dijadikan study tiru.

"inovasi yang dilakukan Kabupaten Banyuwangi sangat nenginspirasi" ungkapnya. 


Rombongan Kanwil Kemenag Prov DIY  juga sangat terkesan dengan inovasi yang dilakukan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, terlebih  kegiatan bersamaan dengan kegiatan donor darah dan ada beberapa guru yang menyerahkan buku karyanya. (syaf)

Dunia Literasi MI Darunnajah 2 Banyuwangi

Banyuwangi (Wart Blambangan) Sebagai madrasah literasi MI Darun Najah II terus berupaya untuk meningkatkan minat baca siswi, Selasa, (20/12/22) didatangi 2 unit mobil perpustakaan keliling milik Perpusda Kabupaten Banyuwangi.



        Siswa yang seluruhnya perempuan nampak senang mendapatkan  referensi baru dari koleksi buku-buku Perpusda, siswi juga mendapat tugas menyalin atau merangkum buku yang dibacanya. 


Petugas dengan telaten melayani dengan membantu mengambilkan dan mengarahkan buku yang dicari oleh siswi sesuai dengan kelasnya.



        Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari PKS (Perjanjian Kerja Sama) yang telah dilakukan oleh Kepala MI Darun Najah II dengan  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi. Kabid Perpustakaan Hadi Santoso menyampaikan bahwa Perpusda siap melatih pustakawan pada madrasah untuk belajar di perpusda dan tidak ada biaya sepeserpun.

"untuk pelayanan di Perpusda Banyuwangi. Kegiatan kami juga menerima kunjungan siswi ke Perpusda dengan terjadwal," ungkapnya. 


Kepala MI Darunnajah 2 Majidatul Himmah, S.Ag menyampaikan bahwa dengan kehadiran mobil perpustakaan keliling tersebut memberikan semangat bagi siswa untuk lebih rajin membaca. Majid juga menyampaikan bahwa madrasahnya juga mendapatkan bimbingan dalam pengelolaan perpustakaan dari Dinas Perpusip.

"Madrasah kami juga mengembangkan perpustakaan digital  sehingga lebih mudah di akses!" tutunya. (Eni)

Hari Jadi Banyuwangi ke 251

 Banyuwangi – Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-251 jatuh pada Minggu, 18 Desember 2022, diperingati dengan upacara di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berpesan untuk senantiasa menjaga kekompakan seluruh stakeholder dan elemen masyarakat.

“Dengan spirit harjaba ini, saya mengajak seluruh stakeholder dan berbagai elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan. Dengan kekompakan inilah, akan menjadi bekal kita untuk membawa Banyuwangi lebih baik lagi ke depannya,” ungkap Ipuk.

Kekompakan tersebut, lanjut Ipuk, telah terbukti berhasil dalam membawa Banyuwangi selama ini dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Dengan tagline Banyuwangi Rebound, telah berhasil merajut kekompakan masyarakat Banyuwangi untuk bisa keluar dari pandemi,” imbuhnya.

Tidak hanya penanganan pandemi, namun dengan berbagai inovasi dan kolaborasi semua pihak, Banyuwangu juga terus mencatatkan prestasi. Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi rebound dari minus 3,58 menjadi 4.08. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat mencapai 71,94 yang merupakan peningkatan tertinggi di Provinsi Jawa Timur pada tahun ini.

“Angka kemiskinan kita tahun ini, juga menurun menjadi 7,51 persen. Ini Angka kemiskinan kita tahun ini, juga menurun menjadi 7,51 persen. Ini merupakan yang terendah selama 10 tahun terakhir,” papar Ipuk.

Selain itu pada tahun 2022, Banyuwangi bebas status desa berkembang.

“Jangankan desa tertinggal, desa berkembang saja sudah tidak ada. Semuanya sudah naik status menjadi desa kategori maju dan mandiri yang ditetapkan oleh Kementerian Desa. Bahkan 2 desa Banyuwangi masuk dalam 10 besar nasional desa terbaik, desa dengan Indeks Desa Membangun (IDM) tertinggi di Indonesia,” beber Ipuk.

Ajakan untuk meningkatkan kekompakan tersebut, juga disambut antusias oleh sejumlah stakeholder dan para tokoh masyarakat. Di antaranya dari Kapolresta Banyuwangi AKBP Deddy Foury Millewa. Menurutnya kekompakan merupakan salah satu pondasi penting untuk menjaga keamanan.

“Semoga keamanan tetap terjaga dan situasi aman, nyaman dan kondusif,” harapnya.

Hal yang senada juga disampaikan oleh sejumlah Forum Pimpinan Daerah lainnya yang turut hadir. Antara lain Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol Kav Eko Julianto Ramadhan, Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori, dan Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Muhammad Rawi.

Sedangkan harapan dan doa bagi Banyuwangi juga dipanjatkan oleh para tokoh masyarakat.

“Semoga Banyuwangi semakin maju dan tetap lestari budayanya,” ungkap Kepala DKB Banyuwangi Hasan Basri.

Harapan yang sama juga disematkan oleh Ketua PHDI Banyuwangi Suminto. Berbagai prestasi yang telah diraih terus bisa dipertahankan. “Kalau bisa ditingkatkan,” harapnya. (*)




 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger