Pages

Isbat Nikah Masal di Kabupaten Banyuwangi.

Banyuwangi (Warta Blambangan)- Beberapa pasangan permohonan isbat nikah masal tidak dikabulkan oleh Hakim Pengadilan Agama Banyuwangi di Hall Hotel Tanjung Asri Banyuwangi, Jumat (02/12/2022).


Pasangan yang tidak dikabulkan tersebut menurut penetapan Pengadilan Agama Banyuwangi, Pasangan yang tidak dikabulkan dikarenakan tidak menenuhi hukum pernikahan.

Ketua Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama Kabupaten Banyuwangi K.H.  Ali Makki Zaini menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik dari semua pihak sehingga isbat nikah terpadu yang di motori Pengurus Cabang Fatayat Kabupaten Banyuwangi.
Lebih lanjut Gus Maki menyampaikan bahwa Isbat Nikah ini merupakan salah satu catatan sejarah indah PC Fatayat NU Kabupaten Banyuwangi.

Hadir dalam Isbat Nikah terpadu tersebut selain Hakim Pengadilan Agama Banyuwangi yang melaksanakan sidang isbat nikah ditempat, juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang diwakii Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Moh. Jali, Kasi Bimas Islam H. Mastur didampingi H. Syafaat, juga dihadiri sepuluh Kepala KUA Kecamatan yang mewilayahi tempat pencatatan nikah.


Plh. Ketua Pengadilan Agama Banyuwangi Drs. H. Muhammad, M.H. menyampaikan bahwa yang ditolak yakni dari data yang masuk ada 46 berkas, saat verifikasi yang disidang 41 perkara dan yang  dikabulkan ada 36 pasang, diantaranya ketika nikah mempelai perempuan belum cerai. ada juga yang ketika nikahbelum berumur 19 tahun, dan saat pengajuan permohonan pengesahan nikah juga masih belum berumur 19 tahun.
"Yang seperti ini harus menikah di KUA Kecamatan ketika persyaratan telah terpenuhi" ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut setelah penyerahan salinan penetapan putusan pengadilan, juga diserahkan Kutipan Akta Nikah (Buku Nikah) dari 3 pasangan manten Isbat Nikah oleh Syafaat dari Seksi Bimas Islam, H. Amin Naki  Kepala KUA Kecamatan Srono Serta Hasan, Kepala KUA Kecamatan Pesanggaran.
"Kutipan Akta Nikah merupakan bukti outentik adanya pernikahan bagi umat Islam yang diakui oleh perundang-undangan yang beelaku di Indonesia" ungkap Syafaat.
Labih lanjut Syafaat menyampaikan bahwa KUA Kecamatan tidak dapat mencatat pernikahan diluar yang diawasi oleh penghulu dalam wilayah kerjanya, kecuali dengan penetapan Pengadilan.

Ketua Fatayat NU Cabang Banyuwangi Mariyana, S.Pd menyampaikan bahwa Isbat Nikah Massal yang di fasilitasi PC Fatayat NU Kabupaten Banyuwangi di Hallroom Hotel Tnjung Asri ini merupakan tahap ketiga atau tahap terahir.
"kita menggunakan istilah resepsi dengan mengingat kegatan ini merupakan kegiatan Isbat Nikah terpadu terahir yang dilaksanakan ber4sama di tahun 2022 (syaf)


 

Hari Aids se Dunia di Taman Blambangan

 

Banyuwangi (Warta Blambangan)- Hari Aids se dunia diperingati bersama di Taman Blambangan Banyuwangii, Kamis (01/12/22) oleh seluruh komunitas peduli Aids di Kabupaten Banyuwangi. Sebelum acara puncak di Taman Blambangan, di mulai dengan Long Mach dari KPA Kabupaten Banyuwangi menuju Taman Blambangan.


Selain Komisi Penangginagnag AIDS, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana serta dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang membawa rombongan Penyuluh Agama Islam, dari LRPPN-Bi Banyuwangi yang di motori Hakim Said serta Syafaat dari komunitas Lentera sastra juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Yang menarik dari acara tersebut adalah penyerahan buku yang di susun oleh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama bidang penanggulangan AIDS  juga diserahkan kepada dr. Andriyani Hamzah, Kepala bidang  Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi. Buku yang disusun para penyuluh tersebut diberi pengantar oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. H. moh. Amak Burhanudin.

Dalam Pengantyarnya Amak menyampaikan bahwa Pencegahan  penyalahgunaan  NAPZA  merupakan  tugas  bersama  yang membutuhkan  kerjasama  antar  lembaga  terkait  dan  dilakukan  secara berkesinambungan.  Hal  ini  dengan  mengingat  semakin  meningkatnya  jumlah  korban penyalah  gunaan  NAPZA  yang  telah  merambah  dunia  pendidikan  hingga  jenjang paling dasar.


‘Buku tersebut sebagai salah satu referensi tentang penanggulangan NAPZA dan HIV oleh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi” ungkap Amak.

Pembina LRPPN-BI Banyuwangi Hakim Said memberikan apresiasi terhadap buku yang disusun para Penyuluh Agama Islam, dirinya juga menyatakan siap hadir  dalam bedah buku yang akan di gelas di aula MAN 1 Banyuwangi.

Sementera itu Ketua komunitas Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa penyuluhan melalui media, bail tertulis maupun online akan terus dilakukan agar kesadaran masyarakat tentang bahaya penyalah gunaan NAPZA dan AIDS semakin meningkat.

“para korban MAPZA perlu diadakan rehabilitasi, dan bukan malan dibiarkan, begitu juga dengan penyandang AIDS yang perlu untuk diperlakukan sebagaimana layaknya manusia lainnya” ungkapnya. (syaf)

Semangat Bola Voli Plastik Kemenag Banyuwangi

Banyuwangi (Kemenag) Panitia peringatan Hari Amal Bakti ke 77 tahun 2023 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan pertandingan bola Voli Plastik bagi ASN di lapangan parkir Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi  Kamis (01/12/22).


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin menyampakan pentingnya sportivitas dalam pertandingan yang dibagi dalam grup putra dan putri dengan lima pemain.
"selamat bertanding, jaga sportivitas dalam pertandingan" ungkapnya.


Even tahunan yang biasa dilaksanakan di halaman tersebut dilaksanakan di lapangan parkir dengan mengingat renovasi Kantor yang belum sekesai. Meskipun lapangan terbatas, tidak menyurutkan semangat para peserta dalam pertandingan. (syaf)


Lentera Sastra Ucapkan Selamat untuk Rektor Terpilih Ibrahimy Genteng.

Banyuwangi (Lentera Sastra)-Pemilihan Rektor Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng, Selasa (29/11/22) berahir dengan terpilihnya Lukman Hakim.

Pembantu Rektor yang juga Ketua BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Banyuwangi mengungguli kandidat kuat lainnya Ainur Rofik.

Ketua Komunitas Lentera Sastra (Terminal Literasi Pegawai Kementerian Agama) Kabupaten Banyuwangi H. Syafaat menyampaikan ucapan selamat kepada Rektor terpiliih.
"aktifitas diluar kampus rektor terpillih sangat mendukung untuk perkembangan kampus" ungkapnya.
Syafaat yang juga alumni Ibrahimy Genteng menyampaikan bahwa dirinya sudah lama mengenal rektor terpilih yang aktif di beberapa organisasi  seperti MUI dan BAZNAS.


Seperti diberitakan sebelumnya, pemilihan rektor IAII Genteng sempat menghangat, bahkan ada beberapa media online yang memberikan terpilihnya kandidat lainnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemilihan rektor IAII Genteng sempat menghangat, bahkan ada beberapa media online yang memberikan terpilihnya kandidat lainnya.
Lukman Hakim terpilih sebagai rektor baru IAI Ibrahimy Genteng setelah mengungguli pesaingnya, Ainur Rofiq.Dua nama ini sebelumnya mengungguli tiga kandidat calon rektor baru IAI Ibrahimy yang ikut dalam proses penjaringan.
Menurut Ketua Yayasan IAI Ibrahimy, KH Muafiq Amir, proses terpilihnya Lukman Hakim sudah dilakukan secara demokratis sesuai tahapan statuta.
Sebagai catatan, ada lima calon yang dianggap memenuhi syarat administrasi. Mereka adalah Ainur Rofik, Lukman Hakim, Irfan Afandi, Kurniatul Faizah dan Muhamad Iqbal. (syaf)

FGD Hasil Pemetaan Penyuluh Agama Islam.

Banyuwangi (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin mengikuti Forum Group Diskusi (FGD) Percepatan Hasil Pemetaan Penyuluh Agama Islam, bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur secara daring.

Acara dengan narasumber Direktur Penerangan Agama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Ahmad Zayadi diikuti Kankemenag Rabu (30/11/22) diruang Zoometing, Bersama Kepala Sub Bagian Tata Usaha Moh. Jali, Ketua Ppkjaluh serta Mastur, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam didampingi Syafaat.


Mastur menyampaikan bahwa Pemetaan penyuluh Agama Islam baik PNS maupun non PNS dilaksanakan tanggal 1 November 2022, sedangkan susulan dilaksanakan tanggal 3 November 2022.
"Pemetaan dilaksanakan di aula Mahad Putra MAN 3 Banyuwangi, sedangkan susulan bagi 6 orang yang berhalangan dilaksanakan tanggal 3 November di Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi" ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi merasa puas dengan hasil Pemetaan yang dilakukan  Amak berharap kepada para Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan informasi kepada masyarakat bukan hanya melakukan penyuluhan secara konvensional, tetapi kuga melalui media digital.
"Kita berharap semakin banyak konten yang dibuat oleh para Penyuluh yang dapat dinikmati secara online" ungkapnya.


Acara yang dipandu AW Efendi tersebut diikuti oleh Kankemenag Kab/kota se-Jawa Timur dan kasi Bimas Islam, dibuka oleh Kakanwil Kemenag Prov  Jawa Timur Husnul Maram.

Dalam arahannya Direktur Penais menyampaikan bahwa Wawasan Kebangsaan sangat penting untuk persatuan dan keutuhan bangsa. Mantan Kakanwil Kemenag Prov. Jawa Timur tersebut 7berpesan kepada para Penyuluh agar memberikan penyuluhan dengan bagasa agama.
"Lambang negara menempatkan lambang negara tepat ditengah sebagai simbul bahwa semua bermuara pada ketuhanan" ungkapnya. (syaf)

Mudzakarah Rekomendasikan Penyesuaian Biaya Perjalanan Ibadah Haji

Situbondo (Kemenag)-Mudzakarah Perhajian Indonesia tahun 2022 merekomendasikan adanya penyesuaian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Penyesuaian diperlukan seiring terus membesarnya penggunaan nilai manfaat dana operasional haji.



Demikian salah satu diktum rekomendasi yang dibacakan oleh Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyyah Situbondo KHR Ahmad Azaim Ibrahimy pada penutupan mudzakarah.

“Mengingat besarnya penggunaan nilai manfaat dana haji pada operasional haji tahun 1443 H/2022 M, untuk keberlangsungan penyelenggaraan ibadah haji ke depan dan pemenuhan syarat istitha’ah, maka perlu penyesuaian biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH),” ujar KH R Ahmad Azaim membacakan butir rekomendasi di Situbondo, Selasa (29/11/2022).

Selain itu, mudzakarah juga merekomendasikan larangan penggunaan dana talangan. “Tidak mentolerir penggunaan dana talangan dan segala bentuk pembiayaan haji yang bertentangan dengan pemenuhan kaidah istitha’ah dan menjadikan daftar antren haji semakin panjang,” sebut KH R Azami Ibrahimy.

Forum yang dihadiri para ulama, akademisi, pimpinan ormas Islam, serta para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi ini meminta pemerintah untuk menyosialisasikan kebijakan penyelenggaraan haji dengan melibatkan stakeholder terkait.

Rekomendasi ini ditandatangani secara simbolis oleh tujuh perwakilan peserta. Mereka yang bertanda tangan adalah Dr KH Miftah Faqih (PBNU), Dr KH Faisol Masar (Al Irsyad), Dr KH Aim Muhammad Furqon (Persis), Dr H Masmin Afif (Kakanwil Kemenag DIY), Drs H A Rijal, MPd (Kabid PHU Kanwil Aceh), Dr H Muallif M.Pd (Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi NTB), dan KH Agus Salim (Forum Komunikasi KBIHU). Usai penutupan, Rekomendasi ini juga ditandatangani oleh seluruh peserta mudzakarah.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menyambut baik rekomendasi Mudzakarah Perhajian Indonesia 2022 yang mengangkat tema “Bipih dan Keberlanjutan Penyelenggaraan Ibadah Haji” ini. Hilman berkomitmen untuk mengimplementasikan diktum yang telah direkomendasikan.

“Kami di Kemenag akan semakin percaya diri untuk memperjuangkan rumusan yang telah direkomendasikan agar bisa diimplementasikan dalam bentuk kebijakan yang lebih operasional,” tegasnya.

Berikut Rekomendasi Mudzakarah Perhajian Indonesia 1444 H/2022 M

Untuk dapat terselenggaranya pelaksanaan ibadah haji yang lebih baik dan berkualitas, kami seluruh peserta mudzakarah perhajian Indonesia 1444 H/2022 M merekomendasikan:

1. Pemerintah melakukan persiapan haji 1444 H/2023 M lebih dini, baik dalam penyiapan layanan maupun pembinaan manasik kepada jamaah haji;

2. Meningkatkan layanan kepada jamaah haji dengan inovasi program dan perbaikan kualitas pelayanan, baik pelayanan umum, bimbingan ibadah maupun kesehatan;

3. Pemerintah melakukan perbaikan kualitas kecakapan petugas haji secara menyeluruh melalui proses seleksi berbasis kompetensi;

4. Mendorong pemerintah untuk mengupayakan dikembalikannya kuota normal pada penyelenggaraan haji tahun 1444 H/2023 M dalam rangka mengurangi panjangnya antrean haji (waiting list);

5. Untuk melindungi dan menjamin pelaksanaan pembayaran DAM sesuai ketentuan fikih, maka pemerintah perlu mengatur pembayaran tersebut melalui lembaga yang ditunjuk;

6. Memberikan perhatian khusus kepada jamaah haji lansia untuk mendapatkan prioritas keberangkatan dalam rangka mengurangi risiko penarikan setoran awal BIPIH;

7. Tidak mentolerir penggunaan dana talangan dan segala bentuk pembiayaan haji yang bertentangan dengan pemenuhan kaidah istitha’ah dan menjadikan daftar antren haji semakin panjang;

8. Mengingat besarnya penggunaan nilai manfaat dana haji pada operasional haji tahun 1443 H/2022 M, untuk keberlangsungan penyelenggaraan ibadah haji ke depan dan pemenuhan syarat istitha’ah maka perlu penyesuaian biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH);

9. Dalam rangka penyampaian informasi yang benar dan komprehensif terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah kepada masyarakat, maka pemerintah perlu melakukan sosialisasi secara masif dengan melibatkan stakeholder terkait.


Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Sumberejo Banyuputih Situbondo Jawa Timur.

(Siaran Pers Kementerian Agama RI)

Hafidz Haifdzoh Banyuwangi Ikuti Seleksi Tahun 2022

Banyuwangi-(Kenenag) Para Huffadz di Kabupaten Banyuwangi mengikuti seleksi yang diselenggarakan LPTQ Provinsi Jawa Timur di aula atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Selasa (29/11/22), H.N.Y. Shirotol Mustaqim, MA dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menguji 101 huffadz tersebut.

Hadir dalam kegiatan tahunan tersebut Kabag Kesmas Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi M. Lukman didampingi beberapa staf  Lukman berharap para Huffadh yang akan mendapatkan dana insentif dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut dapat menjaga hafalannya.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Moh. Amak Burhanudin di tempat terpisah menyampaikan bahwa menghafal Al-Quran sangat penting, dan para hufadh ini mengajarkan para santri menghafal Al-Quran.



“Semoga dengan insentif yang akan diberikan pemerintah menambah semangat pengabdian bagi hufadz”, ungkapnya. (syaf/yas)

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger