Pages

Lentera Sastra Ucapkan Selamat untuk Rektor Terpilih Ibrahimy Genteng.

Banyuwangi (Lentera Sastra)-Pemilihan Rektor Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng, Selasa (29/11/22) berahir dengan terpilihnya Lukman Hakim.

Pembantu Rektor yang juga Ketua BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Banyuwangi mengungguli kandidat kuat lainnya Ainur Rofik.

Ketua Komunitas Lentera Sastra (Terminal Literasi Pegawai Kementerian Agama) Kabupaten Banyuwangi H. Syafaat menyampaikan ucapan selamat kepada Rektor terpiliih.
"aktifitas diluar kampus rektor terpillih sangat mendukung untuk perkembangan kampus" ungkapnya.
Syafaat yang juga alumni Ibrahimy Genteng menyampaikan bahwa dirinya sudah lama mengenal rektor terpilih yang aktif di beberapa organisasi  seperti MUI dan BAZNAS.


Seperti diberitakan sebelumnya, pemilihan rektor IAII Genteng sempat menghangat, bahkan ada beberapa media online yang memberikan terpilihnya kandidat lainnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemilihan rektor IAII Genteng sempat menghangat, bahkan ada beberapa media online yang memberikan terpilihnya kandidat lainnya.
Lukman Hakim terpilih sebagai rektor baru IAI Ibrahimy Genteng setelah mengungguli pesaingnya, Ainur Rofiq.Dua nama ini sebelumnya mengungguli tiga kandidat calon rektor baru IAI Ibrahimy yang ikut dalam proses penjaringan.
Menurut Ketua Yayasan IAI Ibrahimy, KH Muafiq Amir, proses terpilihnya Lukman Hakim sudah dilakukan secara demokratis sesuai tahapan statuta.
Sebagai catatan, ada lima calon yang dianggap memenuhi syarat administrasi. Mereka adalah Ainur Rofik, Lukman Hakim, Irfan Afandi, Kurniatul Faizah dan Muhamad Iqbal. (syaf)

FGD Hasil Pemetaan Penyuluh Agama Islam.

Banyuwangi (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr Moh Amak Burhanudin mengikuti Forum Group Diskusi (FGD) Percepatan Hasil Pemetaan Penyuluh Agama Islam, bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur secara daring.

Acara dengan narasumber Direktur Penerangan Agama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Ahmad Zayadi diikuti Kankemenag Rabu (30/11/22) diruang Zoometing, Bersama Kepala Sub Bagian Tata Usaha Moh. Jali, Ketua Ppkjaluh serta Mastur, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam didampingi Syafaat.


Mastur menyampaikan bahwa Pemetaan penyuluh Agama Islam baik PNS maupun non PNS dilaksanakan tanggal 1 November 2022, sedangkan susulan dilaksanakan tanggal 3 November 2022.
"Pemetaan dilaksanakan di aula Mahad Putra MAN 3 Banyuwangi, sedangkan susulan bagi 6 orang yang berhalangan dilaksanakan tanggal 3 November di Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi" ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi merasa puas dengan hasil Pemetaan yang dilakukan  Amak berharap kepada para Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan informasi kepada masyarakat bukan hanya melakukan penyuluhan secara konvensional, tetapi kuga melalui media digital.
"Kita berharap semakin banyak konten yang dibuat oleh para Penyuluh yang dapat dinikmati secara online" ungkapnya.


Acara yang dipandu AW Efendi tersebut diikuti oleh Kankemenag Kab/kota se-Jawa Timur dan kasi Bimas Islam, dibuka oleh Kakanwil Kemenag Prov  Jawa Timur Husnul Maram.

Dalam arahannya Direktur Penais menyampaikan bahwa Wawasan Kebangsaan sangat penting untuk persatuan dan keutuhan bangsa. Mantan Kakanwil Kemenag Prov. Jawa Timur tersebut 7berpesan kepada para Penyuluh agar memberikan penyuluhan dengan bagasa agama.
"Lambang negara menempatkan lambang negara tepat ditengah sebagai simbul bahwa semua bermuara pada ketuhanan" ungkapnya. (syaf)

Mudzakarah Rekomendasikan Penyesuaian Biaya Perjalanan Ibadah Haji

Situbondo (Kemenag)-Mudzakarah Perhajian Indonesia tahun 2022 merekomendasikan adanya penyesuaian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Penyesuaian diperlukan seiring terus membesarnya penggunaan nilai manfaat dana operasional haji.



Demikian salah satu diktum rekomendasi yang dibacakan oleh Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyyah Situbondo KHR Ahmad Azaim Ibrahimy pada penutupan mudzakarah.

“Mengingat besarnya penggunaan nilai manfaat dana haji pada operasional haji tahun 1443 H/2022 M, untuk keberlangsungan penyelenggaraan ibadah haji ke depan dan pemenuhan syarat istitha’ah, maka perlu penyesuaian biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH),” ujar KH R Ahmad Azaim membacakan butir rekomendasi di Situbondo, Selasa (29/11/2022).

Selain itu, mudzakarah juga merekomendasikan larangan penggunaan dana talangan. “Tidak mentolerir penggunaan dana talangan dan segala bentuk pembiayaan haji yang bertentangan dengan pemenuhan kaidah istitha’ah dan menjadikan daftar antren haji semakin panjang,” sebut KH R Azami Ibrahimy.

Forum yang dihadiri para ulama, akademisi, pimpinan ormas Islam, serta para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi ini meminta pemerintah untuk menyosialisasikan kebijakan penyelenggaraan haji dengan melibatkan stakeholder terkait.

Rekomendasi ini ditandatangani secara simbolis oleh tujuh perwakilan peserta. Mereka yang bertanda tangan adalah Dr KH Miftah Faqih (PBNU), Dr KH Faisol Masar (Al Irsyad), Dr KH Aim Muhammad Furqon (Persis), Dr H Masmin Afif (Kakanwil Kemenag DIY), Drs H A Rijal, MPd (Kabid PHU Kanwil Aceh), Dr H Muallif M.Pd (Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi NTB), dan KH Agus Salim (Forum Komunikasi KBIHU). Usai penutupan, Rekomendasi ini juga ditandatangani oleh seluruh peserta mudzakarah.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menyambut baik rekomendasi Mudzakarah Perhajian Indonesia 2022 yang mengangkat tema “Bipih dan Keberlanjutan Penyelenggaraan Ibadah Haji” ini. Hilman berkomitmen untuk mengimplementasikan diktum yang telah direkomendasikan.

“Kami di Kemenag akan semakin percaya diri untuk memperjuangkan rumusan yang telah direkomendasikan agar bisa diimplementasikan dalam bentuk kebijakan yang lebih operasional,” tegasnya.

Berikut Rekomendasi Mudzakarah Perhajian Indonesia 1444 H/2022 M

Untuk dapat terselenggaranya pelaksanaan ibadah haji yang lebih baik dan berkualitas, kami seluruh peserta mudzakarah perhajian Indonesia 1444 H/2022 M merekomendasikan:

1. Pemerintah melakukan persiapan haji 1444 H/2023 M lebih dini, baik dalam penyiapan layanan maupun pembinaan manasik kepada jamaah haji;

2. Meningkatkan layanan kepada jamaah haji dengan inovasi program dan perbaikan kualitas pelayanan, baik pelayanan umum, bimbingan ibadah maupun kesehatan;

3. Pemerintah melakukan perbaikan kualitas kecakapan petugas haji secara menyeluruh melalui proses seleksi berbasis kompetensi;

4. Mendorong pemerintah untuk mengupayakan dikembalikannya kuota normal pada penyelenggaraan haji tahun 1444 H/2023 M dalam rangka mengurangi panjangnya antrean haji (waiting list);

5. Untuk melindungi dan menjamin pelaksanaan pembayaran DAM sesuai ketentuan fikih, maka pemerintah perlu mengatur pembayaran tersebut melalui lembaga yang ditunjuk;

6. Memberikan perhatian khusus kepada jamaah haji lansia untuk mendapatkan prioritas keberangkatan dalam rangka mengurangi risiko penarikan setoran awal BIPIH;

7. Tidak mentolerir penggunaan dana talangan dan segala bentuk pembiayaan haji yang bertentangan dengan pemenuhan kaidah istitha’ah dan menjadikan daftar antren haji semakin panjang;

8. Mengingat besarnya penggunaan nilai manfaat dana haji pada operasional haji tahun 1443 H/2022 M, untuk keberlangsungan penyelenggaraan ibadah haji ke depan dan pemenuhan syarat istitha’ah maka perlu penyesuaian biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH);

9. Dalam rangka penyampaian informasi yang benar dan komprehensif terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah kepada masyarakat, maka pemerintah perlu melakukan sosialisasi secara masif dengan melibatkan stakeholder terkait.


Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Sumberejo Banyuputih Situbondo Jawa Timur.

(Siaran Pers Kementerian Agama RI)

Hafidz Haifdzoh Banyuwangi Ikuti Seleksi Tahun 2022

Banyuwangi-(Kenenag) Para Huffadz di Kabupaten Banyuwangi mengikuti seleksi yang diselenggarakan LPTQ Provinsi Jawa Timur di aula atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Selasa (29/11/22), H.N.Y. Shirotol Mustaqim, MA dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menguji 101 huffadz tersebut.

Hadir dalam kegiatan tahunan tersebut Kabag Kesmas Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi M. Lukman didampingi beberapa staf  Lukman berharap para Huffadh yang akan mendapatkan dana insentif dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut dapat menjaga hafalannya.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Moh. Amak Burhanudin di tempat terpisah menyampaikan bahwa menghafal Al-Quran sangat penting, dan para hufadh ini mengajarkan para santri menghafal Al-Quran.



“Semoga dengan insentif yang akan diberikan pemerintah menambah semangat pengabdian bagi hufadz”, ungkapnya. (syaf/yas)

Damar Adji Bius Staf Khusus Menteri Agama

Banyuwangi (MTsN 3 Banyuwangi) -Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi bukan hanya berubah jadi tempat singgah para pejabat Kementerian Agama Republik Indonesia yang akan mengikuti Mudzakarah perhajian di Pondok Pesantren Sukorejo Situbondo, Hadirnya Damar Adji, penyanyi cilik MTsN 3 Banyuwangi Senin, (28/11/22), merubah suasana seperti resto newah.



Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dihadiri pula oleh para ulama perwakilan se Indonesia untuk membahas masalah haji. Meskipun hanya singgah, para tamu sangat terkesan dengan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, terlebih ketija Jebeng Thulik dari MAN  2 Banyuwangi membagikan udeng dann skayer  kepada para tamu.

Damar Adji yang merupakan salah satu siswa terbaik MTsN 3 Banyuwangi dibidang tarik suara, dengan prestasi suara emasnya merasa bangga dapat berpartisipasi dalam acara tersebut.

"Saya merasa bangga dan tidak menyangka bisa ikut serta berpartisipasi dalam acara ini", jelasnya.


Banyak apresiasi yang diberikan kepada Damar Adji dan Nadine sebagai siswa MTsN 3 Banyuwangi yang masih duduk di kelas 7 tetapi punya potensi bakat yang luar biasa.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. H. Moh Amak Burhanudin menyampakan bahwa Kabupaten Banyuwangi yang terletak di ujung timur Pulau Jawa disamping kaya dengan destinasi wisata, juga kaya akan seni dan budaya.
"Suara Damar Adji dalam membawakan lagu osing tidak kalah dibandingkan dengan penyanyi lainnya, semoga karier dibidang tarik suaranya bisa mendunia" ungkapnya.

Misbahul Munir yang merupakan salah satu guru dari MTsN 3 Banyuwangi juga ikut serta berpartisipasi dengan menjadi pembawa acara dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa hal ini merupakan salah satu kesempatan yang luar biasany baginya.

"Merupakan suatu kesempatan yang luar biasa bagi saya mampu menjadi bagian dalam kegiatan ini", terangnya.

Seluruh tamu dalam kegiatan tersebut berharap semoga Kementerian Agama kabupaten Banyuwangi mampu untuk terus melahirkan generasi muda dengan segudang prestasi dan karya. (ainun)

Imunisasi HPV dalam Giat BIAS di MI Darun Najah II Bayuwangi


Banyuwangi (MI Darunnajah II)-Para orang tua saat ini patut bersyukur karena pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan sudah mulai memberikan imunisasi HPV. Imunisasi HPV adalah imunisasi yang diberikan untuk mencegah kanker seviks yang disebabkan oleh infeksi HPV (Human Papilloma Virus). Pencegahan kanker serviks karena HPV tipe 16 dan 18 melalui imunisasi, keberhasilannya dapat mencapai seratus persen, jika diberikan sebanyak dua dosis pada saat anak perempuan berusia 9 -13 tahun. Oleh karena itu, vaksin HPV diberikan khusus untuk siswi kelas V saja.

Dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), sebanyak 29  siswi kelas V MI Darun Najah II mendapatkan vaksin HPV. Terlebih dahulu orang tua dan siswi telah diberikan sosialisasi dan berbagai penjelasan tentang vaksin HPV. Pada saat yang bersamaan kelas 1 juga mendapatkan vaksin MR yang dilaksanakan oleh petugas Puskesmas Sobo, Jum’at (16/9/2022).

Hadir dalam kegiatan ini kepala Puskesmas Sobo Dadang Tripitoko. Dirinya menyampaikan bahwa untuk siswi kelas 1 yang hari ini sedang sakit atau izin, harus dipantau pihak madrasah agar tetap melakukan vaksin susulan di pusat kesehatan yang sudah ditentukan yaitu di Puskesmas Sobo atau di BKIA kelurahan Tukangkayu setiap hari Rabu.


“Imunisasi HPV jika dilaksanakan secara mandiri biayanya  akan sangat mahal yaitu mencapai 1,3 juta setiap 1 kali vaksin, oleh karena itu gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.


Yang menarik pada kegiatan imunisasi tersebut, setiap siswi mendapatkan Kartu Imunisasi Anak Sekolah yang berisi catatan imunisasi yang sudah didapatkan oleh setiap siswa. kartu tersebut harus disimpan dengan baik oleh madrasah untuk imunisasi berikutnya dan nanti akan diberikan kepada siswi bersamaan dengan raport saat siswa telah lulus. (majid)

Saya (bukan) Seorang Guru

 Saya (bukan) Seorang Guru

Oleh : Syafaat

 

Ketika saya diminta untuk menjadi narasumber kelas menulis bagi Wakil Kepala Madrasah bidang Hubungan Masyarakat dan Guru Bahasa Indonesia, yang saya pikirkan adalah apa yang harus saya sampaikan kepada mereka yang seharusnya lebih berpengalaman di bidang kehumasan dan tata cara menulis. Sedangkan saya sendiri (secara resmi) belum pernah menjabat humas juga belum pernah (benar-benar) menjadi guru di sekolah.

Dalam setiap pelatihan yang saya dilibatkan didalamnya, saya sering menyampaikan tentang ketidakmampuan saya di bidang ini, karenanya saya lebih memilih saling berdiskusi dan saling memberi informasi, setidaknya dengan metode ini, kekurangan saya sedikit tertutupi, ketidakmampuan saya tidak banyak diketahui. Dan yang lebih penting adalah saya mendapatkan banyak pengalaman karenanya.


Saya menyadari kekurangan saya tersebut, dan saya sangat bersenanghati jika diberi kesempatan untuk tampil di depan mereka yang menurut saya mempunyai banyak pengalaman tersebut, karena saya akan banyak mendapatkan ilmu dari pengalamannya. Seperti dalam sebuah pelatihan yang dilaksanakan Lentera Sastra dengan peserta para guru tersebut, saya tidak memberikan materi apa-apa kepada mereka, karena memang pengetahuan saya di bidang ini tidaklah sebanyak mereka, dan sebaliknya saya mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman dari para peserta.

Bagi saya yang merasa kekurangan ilmu di bidang karya tulis, metode diskusi ini sangat efektif di lakukan agar saya bisa menulis dengan baik, agar peserta juga menyadari kemampuannya, bahwa mereka sebenarnya sudah mampu dan bisa menulis, terlebih bagi para guru yang setiap hari akan muncul banyak ide dari pengalaman mengajar, dari pengalaman berinteraksi dengan para siswa dari berbagai latar belakang strata sosial. 

 Biasanya saya memberikan materi yang akan saya sampaikan sehari sebelum pelaksanaan pelatihan, dengan maksud agar para peserta memahami alur yang akan kita diskusikan dalam pelatihan, dan seringkali saya tidak dapat menjelaskan dengan benar-benar jelas dari materi saya sendiri, karena beberapa materi tersebut saya dapatkan melalui internet yang saya sendiri juga belum benar-benar memahami, namun tetap saja saya sampaikan dengan mengingat setiap materi harus ada alur yang jelas agar benar-benar dapat di pahami.

Setiap pelatihan menulis yang saya ikuti, selalu sama yang peserta tayakan, yakni harus memulai darimana mereka menulis, dan itu juga yang seringkali saya berbeda dalam menjawabnya, karena saya belum pernah mendapat teori tentang darimana yang baik kita menulis sebuah berita maupun opini, karena ketika saya menulis sebuah artikel ataupun opini, saya membiarkan pikiran saya liar menulis apapun yang saat itu ingin saya tulis, saya tidak pernah membatasi ide-ide tersebut untuk berhenti pada satu titik saja, saya hanya berpedoman bahwa dalam opini, cerpen maupun puisi minimal ada permasalahan, pembahasan dan hasil ahir, meskipun dengan bahasa yang berbeda.

Seringkali penulis pemula tidak dapat menulis ide yang sudah ada di kepala dalam karya, mereka berhenti dalam beberapa paragraf saja, dan tidak dapat meneruskan syahwat yang sebenarnya sudah tertangkap mata, merasuki pikiran dan siap dituangkan dalam dalam selembar karya, seringkali ide yang akan di tulis dalam berlembar-lembar karya tersebut tidak kunjung terselesaikan, dan itu juga yang yang seringkali menjerat saya ketika sedang menulis. Beberapa kali saya berganti tema dalam menulis artikel, berbeda antara angan-angan sebelum menulis dengan fakta tulisan.

Seringkali saya memberikan umpan balik kepada peserta tentang sesuatu yang sebenarnya saya sendiri tidak memahaminya, karena saya yakin para peserta ini sebenarnya telah memahaminya tanpa mereka sadari, para peserta sebenarnya mempunyai potensi pada diri yang dapat di eksploitasi. Saya tidak akan bercerita bagaimana dulu saya juga ragu untuk menyampaikan kata cinta untuk sang pujaan hati, hingga beberapa waktu lamanya saya juga tidak menyampaikannya dengan kalimat cinta, namun sang pujaan hati dapat memahaminya meskipun dengan bahasa yang berbeda, karena sebuah ungkapan tidak harus dengan bahasa yang sama.

Dalam sebuah berita, sudah diketahui bersama bahwa ada sarat yang harus di penuhi yakni unsur 5W 1H yang urutanya tidak harus sama, yang dimulainya dapat darimana saja, baik dari What, Who, When, Why, Where, dan How. Asalkan menarik dan benar untuk dibaca, karena berita harus benar-benar nyata, dan itu merupakan hal yang dasar dan mudah untuk dilakukan. Saya sering memberikan saran agar ketika menulis dimulai dengan menulis berita, kemudian menulis artikel, cerita fiksi dan lain sebagainya, karena ide fiksi berasal dari dunia nyata.

Beberapa kali pelatihan menulis artikel, saya mengajak peserta untuk menuliskan artikel pada saat itu juga, dan beberapa kali saya lakukan, tingkat keberhasilannya lebih tinggi ketika dilakukan terhadap anak-anak dan remaja  daripada orang dewasa. yang lebih sering melakukan plagiasi terhadap karya orang lain. Saya pernah diminta untuk memberikan pelatiham menulis pentigraf untuk siswa kelas lima dan enam, baru kecut dan apek siswa  yang tak sengaja menyengat hidung tak menyurutkanku untuk memberi motivasi kepada mereka untuk menulis, dan faktanya mereka dapat menulis pentigraf tanpa plagiasi, bahasanya masih sangat polos yang ketika saya susia mereka belum dapat memunculkan karya seperti mereka.

 

Banyuwangi, November 2022

Salam Lentera Sastra

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger