Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar Rapat Koordinasi terkait proses penerbitan Kutipan Akta Nikah yang hilang. Rakor yang diadakan di Warung Kesrut Bakungan Kecamatan Glagah, Jumat (25/11/22) tersebut dihadiri perwakilan dari Polresta Banyuwangi Idham Kholid dan Hariyanto, Panitera Pengadilan Agama Banyuwangi Subandi bersama Moh. Arif Fauzi.
Rakor Penyelesaian Kehilangan Buku Nikah.
Pesan Kankemenag Kab Banyuwangi untuk para Penghulu.
Sebagai pejabat yang bertugas mengawasi pelaksanaan pernikahan, para penghulu mempunyai tugas strategis dalam prosesi akad nikah, karenanya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. H. Moh. Amak Burhanudin dihadapan para penghulu yang mengikuti penutupan audisi Khutbah Nikah di aula atas Kamis (25/02/22) berharap para penghulu dapat menempatkan diri dengan baik.
Buku Khotbah Nikah Untuk Kankemenag Kab Banyuwangi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. H. Moh. Amak Burhanudin mendapatkan buku istmewa karya Kepala KUA Kecamatan Sempu H. Abdul Azis dengan judul Khotbah Nikah Singkat Memikat di aula atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Kamis (24/11/2022).
Amak yang juga memberikan pengantar dalam buku tersebut berharap semakin banyak buku yang ditulis oleh para Penghulu, terutama terkait tugas kepenghuluan.
"Penghulu menyampaikan khutbah nikah sudah biasa, namun menjadi luar biasa jika khutbah tersebut dituangkan dalam bentuk buku" ungkapnya.
Lebih lanjut Amak menyampaikan bahwa dengan menulis teks khutbah, karya akan semakin banyak dibaca orang, baik sekarang maupun yang akan datang.
Dengan didampingi pengurus APRI cabang Banyuwangi, Azis menyampaikan bahwa buku seri pertama tersebut dilengkapi dengan khutbah yang pernah dibacakan oleh Nabi Muhammad SAW.
"saya berharap rekan-rekan Penghulu tidak kesulitan mencari referensi khutbah nikah" ungkapnya.
Sekretaris APRI Kabupaten Banyuwangi H. Yusron Suhaimi menyampaikan bahwa dengan adanya buku yang ditulis Abdul Azis, dijadikan referensi para penghulu sehingga dalam menyampaikan khutbah nikah semakin banyak tema sesuai kondisi.
Disampaikan oleh Azis bahwa dirinya lebih bersemangat menulis dan dibukukan ketika di Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi ada komunitas Lentera Sastra, yang beranggotakan para pegiat literasi. (syaf)
Audisi Khutbah Nikah Penghulu se-Kabupaten Banyuwangi
Banyuwangi (Bimas Islam)-Para penghulu yang biasa mengawasi jalannya pernikahan sekaligus sering melakukan khutbah nikah dalam prosesi pernikahan, mengikuti audisi khutbah nikah bagi penghulu se-Kabupaten Banyuwangi di aula atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Kamis (24/11/02). Kegiatan yang dirangkai dalam Hari Amak Bakti ke 77 Kementerian Agama Republik Indonsia ini diikuti oleh 20 penghulu yang ada di Kabupaten Banyuwangi.
“Peserta menyusun khutbah nikah dan membacakannya di hadapan juri”, ungkapnya.
Ditunjuk sebagai dewan juri, selain Ketua Apri dan Sekretaris APRI Yusron Suhaimi, juga Abdul Azis yang baru saja meluncurkan Buku dengan judul Khotbah Nikah Singkat memikat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, melalui Kepala Sub Bagian tata Usaha H. Moh. Jali menyampaikan bahwa para penghulu tersebut sudah terbiasa melakukan khutbah nikah, bahkan ada yang menjadi Muballigh dalam pengajian umum, mereka mengikuti audisi untuk memberikan khutbah nikah secara singkat dan jelas.
“Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi mendukung penuh kegiatan ini dalam rangka peningkatan pengembangan profesi”, ungkapnya.
Jali yang menjadi PNS dari jalur CPPN atau penghulu tersebut menyampaikan bahwa khutbah nikah singkat dan jelas sangat diperlukan agar pesan yang disampaikan dapat diingat oleh mempelai.
Sementara itu Kasi Bimas Islam H. Mastur yeng mengikuti acara melalui saluran youtube memberikan apresiasi kepada seluruh peserta.
“Pada dasarnya seluruh penghulu sudah menguasai dengan baik khutbah nikah, dan enak di dengat serta mudah diterima”, tandasya.
Sebagaimana disampaikan salah satu panitia, Syafaat dari Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, bahwa audisi ini juga dapat dinikmati secara streaming, sehingga para peserta dapat melihat kembali penampilannya dalam audisi. (syaf/yas)
Serah Terima Gedung eks KUA Kecamatan Purwoharjo di Tanah Milik Masjid
Banyuwangi (Bimas Islam)-Perjalanan gedung KUA Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi diawali dengan Gedung yang dibangun di tanah Masjid Besar NU Bairurohim, dari gedung di belakang hingga pindah di depan yang lebih dekat dengan jalan raya.
Kemudian Gedung KUA Kecamatan Purwoharjo pindah ke Tanah milik Pemerintah Republik Indonesia cq. Kementerian Agama Republik Indonesia terletak di Jalan Sumberejo Kecamatan Purwoharjo.
Berdasarkan persetujuan Surat Menteri Keuangan melalui Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jember Nomor : S-60/MK.6/KNL.1004/2022 tanggal 28 Oktober 2022 tentang Persetujuan Hibah Barang Milik Negara Berupa Tanah dan/atau Bangunan Pada Sekjen Kemenag Kab. Banyuwangi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Moh. Amak Burhanudin menyerahkan eks Gedung KUA Kecamatan Purwoharjo kepada Pengurus Masjid Besar NU Bairurohim, Selasa (22/11/2022) di gedung eks KUA Kecamatan Purwoharjo.
“Proses hibah ini sangat berliku yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar, pengelola BMN berjuang keras agar gedung dapat dihibahkan”, ungkapnya.
Sementara Ketua Tamir Masjid NU Bairurohim H. Suradi menyampaikan banyak terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dan semua pihak yang telah melakukan segala upaya hingga Gedung diserahkan kepada Ketua Takmir.
“Gedung ini akan kami rawat dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat”, terangnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Moh. Jali, Kasi Bimas Islam H. Mastur bersama Syafaat, pengelola BMN Neila Erdiah Eriski Sandi Dewi serta Kepala KUA Kecamatan Purwoharjo dan seluruh staf.
Suasana penuh kekeluargaan terlihat saat acara ramah tamah, meskipun Kantor Urusan Agama pindah dari lokasi tersebut, namun Kantor KKM madrasah tetap di lingkungan masjid. (syaf/yas)
Abdul Azis Lounching Buku Khutbah Nikah Penghulu
Banyuwangi (Bimas Islam)-Buku Karya Abdul Azis, Penghulu dan Kepala KUA Kecamatan sempu menulus buku Khotbah Nikah Singkat Memikat. Buku tersebut diluncurkan dihadapan seluruh Kepala KUA Kecamatan se Kabupaten Banyuwangi di aula Kantor Urusan Agama Kecamatan Srono, Selasa (22/11/2022).
Moderasi Beragama di Kecamatan Genteng
Sambil menikmati kopi yang disuguhkan, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi H. Mastur memberikan Pembinaan kepada Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Genteng di Musholla Kantor tersebut selepas Sholat Dzuhur berjamaah, Selasa (22/11/2022). Mastur berpesan agar para penyuluh dapat menempatkan diri sebagai perwakilan pemerintah yang tidak memihak pada kelompok tertentu.
"kita harus menjaga suasana kondusif pada masyarakat, terutama intern umat beragama yang sering terabaikan" ungkapnya.

Plt.Kepala KUA Kecamatan Genteng Abdul Azis menyampaikan bahwa wilayah Kecamatan Genteng merupakan Kecamatan dengan penduduk heterogen, dengan permasalahan yang beragam.
"ormas keagamaan dan beberapa aliran keagamaan yang beragam banyak dijumpai di Kecamatan Genteng yang harus disikapi dengan bijak" ungkapnya.
Sementara itu Syafaat dari Seksi Bimas Islam yang ikut hadir dalam acara tersebut menyampaikan tentang penambahan Penyuluh Agama Islam non PNS dari Pergantian Antar Waktu yang harus menyesuaikan dengan Penyuluh yang lain.
Dalam kesempatan tersebut Mastur juga menyampaikan pesan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Moh. Amak Burhanudin tentang Revitalisasi KUA Kecamatan dan Moderasi Beragama.(syaf)
.jpg)







