Pages

Audisi Khutbah Nikah Penghulu se-Kabupaten Banyuwangi

 Banyuwangi (Bimas Islam)-Para penghulu yang biasa mengawasi jalannya pernikahan sekaligus sering melakukan khutbah nikah dalam prosesi pernikahan, mengikuti audisi khutbah nikah bagi penghulu se-Kabupaten Banyuwangi di aula atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Kamis (24/11/02). Kegiatan yang dirangkai dalam Hari Amak Bakti ke 77 Kementerian Agama Republik Indonsia ini diikuti oleh 20 penghulu yang ada di Kabupaten Banyuwangi.


Ketua Asosiasi Penghulu Republi Indonesia (APRI) Kabupaten Banyuwangi  Fathur Rahman yang Juga Ketua III Panitia HAB ke 77 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan pengembangan diri penghulu yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

“Peserta menyusun khutbah nikah dan membacakannya di hadapan juri”, ungkapnya.

Ditunjuk sebagai dewan juri, selain Ketua Apri dan Sekretaris APRI Yusron Suhaimi, juga Abdul Azis yang baru saja meluncurkan Buku dengan judul Khotbah Nikah Singkat memikat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, melalui Kepala Sub Bagian tata Usaha H. Moh. Jali menyampaikan bahwa para penghulu tersebut sudah terbiasa melakukan khutbah nikah, bahkan ada yang menjadi Muballigh dalam pengajian umum, mereka mengikuti audisi untuk memberikan khutbah nikah secara singkat dan jelas.

“Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi mendukung penuh kegiatan ini dalam rangka peningkatan pengembangan profesi”, ungkapnya.

Jali yang menjadi PNS dari jalur CPPN atau penghulu tersebut menyampaikan bahwa khutbah nikah singkat dan jelas sangat diperlukan agar pesan yang disampaikan dapat diingat oleh mempelai.

Sementara itu Kasi Bimas Islam H. Mastur yeng mengikuti acara melalui saluran youtube memberikan apresiasi kepada seluruh peserta.

“Pada dasarnya seluruh penghulu sudah menguasai dengan baik khutbah nikah, dan enak di dengat serta mudah diterima”, tandasya.

Sebagaimana disampaikan salah satu panitia, Syafaat dari Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, bahwa audisi ini juga dapat dinikmati secara streaming, sehingga  para peserta dapat melihat kembali penampilannya dalam audisi. (syaf/yas)

Serah Terima Gedung eks KUA Kecamatan Purwoharjo di Tanah Milik Masjid

Banyuwangi (Bimas Islam)-Perjalanan gedung KUA Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi diawali dengan Gedung yang dibangun di tanah Masjid Besar NU Bairurohim, dari gedung di belakang hingga pindah di depan yang lebih dekat dengan jalan raya. 


Kemudian Gedung KUA Kecamatan Purwoharjo pindah ke Tanah milik Pemerintah Republik Indonesia cq. Kementerian Agama Republik Indonesia terletak di Jalan Sumberejo Kecamatan Purwoharjo.

Berdasarkan persetujuan  Surat Menteri Keuangan melalui Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jember Nomor : S-60/MK.6/KNL.1004/2022 tanggal 28 Oktober 2022 tentang Persetujuan Hibah Barang Milik Negara Berupa Tanah dan/atau Bangunan Pada Sekjen Kemenag Kab. Banyuwangi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi  Moh. Amak Burhanudin menyerahkan eks Gedung KUA Kecamatan Purwoharjo kepada Pengurus Masjid Besar NU Bairurohim, Selasa (22/11/2022) di gedung eks KUA Kecamatan Purwoharjo.


“Proses hibah ini sangat berliku yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar, pengelola BMN berjuang keras agar gedung  dapat dihibahkan”, ungkapnya.


Sementara Ketua Tamir Masjid NU Bairurohim  H. Suradi menyampaikan banyak terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dan semua pihak yang telah melakukan segala upaya hingga Gedung diserahkan kepada Ketua Takmir.

“Gedung ini akan kami rawat dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat”, terangnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut  Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Moh. Jali, Kasi Bimas Islam H. Mastur bersama Syafaat, pengelola BMN Neila Erdiah Eriski Sandi Dewi serta Kepala KUA Kecamatan Purwoharjo dan seluruh staf.

Suasana penuh kekeluargaan terlihat saat acara ramah tamah, meskipun Kantor Urusan Agama pindah dari lokasi tersebut, namun Kantor KKM madrasah tetap di lingkungan masjid. (syaf/yas)

Abdul Azis Lounching Buku Khutbah Nikah Penghulu

Banyuwangi (Bimas Islam)-Buku Karya Abdul Azis, Penghulu dan Kepala KUA Kecamatan sempu menulus buku Khotbah Nikah  Singkat Memikat. Buku tersebut diluncurkan dihadapan seluruh Kepala KUA Kecamatan se Kabupaten Banyuwangi di aula Kantor Urusan Agama Kecamatan Srono, Selasa (22/11/2022).



Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Mastur menyampaikan bahwa pengembangan keprofesian Kepenghuluan sangat diperlukan untuk peningkatan kemampuan penghulu.

“Buku karya Abdul Azis ini sangat mengispirasi agar para Penghulu dan Penyuluh untuk mengembangkan karya tulis”, ungkapnya.

Abdul Azis menyampaikan bahwa Buku yang saat ini diluncurkan merupakan seri pertama, sedangkan seri kedua masih dalam proses cetak.

“Alhamdulillah hari ini buku karya saya telah habis untuk dimiliki semua Kepala KUA Kecamatan se-Kab. Banyuwangi”, jelasnya.

Ketua Lentera Sastra H. Syafaat menyampaikan bahwa Abdul Azis merupakan salah satu penghulu yang produktif dibidang literasi.

“Buku karya beliau sangat inspiratif dan digunakan referensi para penghulu”, terangnya.

Lebih lanjut Syafaat berharap para penghulu maupun penyuluh lebih banyak lagi yang menjadi penulis buku yang sesuai dengan bidangnya. (syaf/yas)

Moderasi Beragama di Kecamatan Genteng

Sambil menikmati kopi yang disuguhkan, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi H. Mastur memberikan Pembinaan kepada Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Genteng di Musholla Kantor tersebut selepas Sholat Dzuhur berjamaah, Selasa (22/11/2022). Mastur berpesan agar para penyuluh dapat menempatkan diri sebagai perwakilan pemerintah yang tidak memihak pada kelompok tertentu.



"kita harus menjaga suasana kondusif pada masyarakat, terutama intern umat beragama yang sering terabaikan" ungkapnya.





Plt.Kepala KUA Kecamatan Genteng Abdul Azis menyampaikan bahwa wilayah Kecamatan Genteng merupakan Kecamatan dengan penduduk heterogen, dengan permasalahan yang beragam.


"ormas keagamaan dan beberapa aliran keagamaan yang beragam banyak dijumpai di Kecamatan Genteng yang harus disikapi dengan bijak" ungkapnya.



Sementara itu Syafaat dari Seksi Bimas Islam yang ikut hadir dalam acara tersebut menyampaikan tentang penambahan Penyuluh Agama Islam non PNS dari Pergantian Antar Waktu yang harus menyesuaikan dengan Penyuluh yang lain.




Dalam kesempatan tersebut Mastur juga menyampaikan pesan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Moh. Amak Burhanudin tentang Revitalisasi KUA Kecamatan dan Moderasi Beragama.(syaf)

Ketua LPTQ Kabupaten Banyuwangi Tutup Pelaksanaan MTQ Ke XXX

Banyuwangi -Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Banyuwangi ke XXX tahun 2022 resmi ditutup oleh Ketua LPTQ Kabupaten Banyuwangi H. Arif Setyawan, di aula Minakjinggo Pemkab Banyuwangi, Sabtu (19/112022).



Ketua panitia H. Mastur dalam laporanya mengatakan, pelaksanaan MTQ kali ini digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu. Ada dua kategori cabang lomba, yakni Tilawah dan Tahfidz. Untuk cabang tilawah meliputi golongan anak-anak, dan remaja, serta tartil. Sedangkan cabang Tahfidz meliputi MHQ 5 Juz dan Tilawah, dan MHQ 30 Juz.

Dalam kesempatan itu, Ketua LPTQ Banyuwangi H. Arief Setyawan dalam sambutannya mengatakan,
Kegiatan ini merupakan sebuah pembinaan dari pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Dirinya berterimakasih kepada seluruh dewan hakim MTQ yang telah memberikan penilaian secara obyektif.

“Kegiatan MTQ bisa berjalan dengan lancar dan berhasil”, tuturnya.


Arief  berharap, peserta yang mengikuti kegiatan MTQ ini bisa menjadi bagian dari Kabupaten Banyuwangi, dan bangga menjadi warga Banyuwangi. Lebih lanjut, Ia berharap di tahun akan datang even serupa bisa digelar lebih besar lagi.

Gelaran MTQ tahun ini juga disaksikan ratusan siswa siswi pelajar dari tingkat dasar hingga menengah atas. Tujuannya untuk memberikan motifasi kepada mereka agar lebih mencintai, mempelajari, memahami isi kandungan Alquran, dan dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari hari.

Memohon maaf dan berterimakasih sudah dapat menjalankan agenda mtq dengan sKetua LPTQ Banyuwangi H. Arief Setyawan dalam sambutannya mengatakan,
Kegiatan ini meripakan sebuah pembinaan dari pemerintah kabupaten banyuwangi, terimKasih kepada seluruh hakim mtq yang telah memberikan penilaian secara obyektif. Perlu diadakan kegiatan  Hafalan Alquran secara bersama sama.

Kegiatan LPTQ bisa berjalan dengan lancar dan berhasil. Harapannya yang mengikuti kegiatan mtq ini bisa menjadi bagian dari kab Banyuwangi, dan bangga menjadi warga banyuwangi.

Berharap di tahun akan datang mtq bisa digelar lebih besar lagi. Gelaran mtq tahun ini dihadiri oleh siswa siswi pelajar dari tingkat dasar hingga menengah atas. Tujuannya untuk memberikan motifasi kepada mereka agar lebih mencintai, mempelajari, memahami isi kandungan Alquran, dan dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari hari.

Berikut nama-nama pemenang :
I. Tartil Putra :
1. Ahmad Ghifaril M, Sempu
2. Moh. Faza Abdul Ghofur, Kalipuro
3. Ahmad Ilzam, Kec.

Tartil Putri :
1. Fatimatul Husna Bangorejo
2. Aura Tria R, Glagah
3. Aqna Syarifah, Blimbingsari

II. Tilawah Anak putra :
1. Moh. Halifi, Glagah
2. Ahmad Aqil, Muncar
3. Perantara Rahmatullah, Tegalsari

Tilawah Anak putri :
1. Afista, Cluring
2. Syifaiz ptatiwi, Kabat
3. Maisaroh, Blimbingsari

III. Remaja putra :
1. Faiz Fanani, Kabat
2. Ahmad Syarifudin, Giri
3. Ahmad Nur Faizin, Wongsorejo

Remaja putri :
1. Kunti Shoimah, Purwoharjo
2. Emil Laila, Kalibaru
3. Canna Yunita S, Banyuwangi

IV. MHQ 5 Juz :
1. Ismail H, Kabat
2. Moh. Hair jun, Tegalsari
3. Aditiya, Wongsorejo

MHQ 5 Juz putri :
1. Aliya Salsabila, Sempu
2. Syifa Aulia Rahman, Kabat
3. Alfi Nur Kamila, Tegalsari

V. 30 Juz putra :
1. Moh. Robith, Tegalsasri
2. Moh. Rofiul Kirom, Sempu
3. Moh. Imamul Hilmi, Kalibaru

MHQ 30 Juz putri,
1. Hamidatussolihah, Srono
2. Putri Syarifah, Bangorejo
3. Farihah Kamilah, Kalibaru

( syaf/yasin)

Kankemenag Kab. Banyuwangi buka Diklatsar Brigade Masjid BKPRMI

Sebanyak 150 peserta dari unsur remaja masjid, ormas kepemudaan serta ustadz mengikuti Diklatsar Brigade Masjid di Gumuk Jokosio Tegalarum Sempu,19-20 November 2022. Mereka utusan DPK BKPRMI 25 Kecamatan Se-Kabupaten Banyuwangi. Ada juga utusan dari Blitar, Tulungagung dan Surabaya serta DPW BKPRMI Jatim.



Peserta yang menempati 50 tenda itu dilatih instruktur dari  Kodim 0825, Koramil Sempu, Sekretaris BPPD Banyuwangi, Mujito, Kabid Pemuda Dispora Banyuwangi Tedi Radiansyah serta Brigade Masjid BKPRMI Jatim.

Ketua Panitia Haikal Kafili, M.Pd menyampaikan maksud  pelatihan ini untuk menyiapkan kader tangguh, cekatan, cerdas  yang tanggap saat ada event keagamaan, FASI,brelawan kebencanaan, siap bela negara dari tantangan fakta dengan isu lokal maupun global.
"Jadilah kader  memakmurkan masjid yang negarawan" ungkapnya

Harapannya peserta juga bisa menyiapkan SDM juga ditiap  desa dari ilmu yang didapat di diklatsar!" tukas Kepala Madrasah Aliyah  Unggulan Amanatul Ummah  Kalipuro ini diapit Kepala Staf Brigade asal Gintangan Untung Hermawan dan Sekum DPD BKPRMI Fathur Rahman,S.Pd.

Ditambahkan DPW Brigade Jatim, Guntur Dwi Arianto, saat adakan diklatsar angkatan 2 bahwa ada konsep yang mendasar brigade sesuai kebutuhan masjid dan jaman serta lebih paham komando dan koordinasi!" tegasnya pada media ini yang didampingi Wakil Sekretaris DPW BKPRMI Jatim Vendy Kurniawan  dan Anggota Provos Brigade Fuad Fahrurroji.



Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. H.
Moh. Amak Burhanudin, S.Ag., M.Pd.I selaku Pembina Upacara Pembukaan berpesan,  bersyukurlah terpilih sebagai peserta.Yang disiplin dan serius menyerap ilmu dari instruktur dan narasumber. Terapkan dalam menjaga agama dan negara. "Semoga kelak kita semua bisa masuk Surga!" tuturnya seraya  terkesan suasana alam dan medan tempat diklatsar yang biasa digunakan outbound dan rafting ini.(Aguk/syaf/Mujiono/JN).

Siswa-siswi SMAN 1 Giri Belajar Bab Nikah bersama KUA Kecamatan Banyuwangi

Banyuwangi (Bimas Islam)-Belajar tidak selalu dilakukan di kelas sekolah. Contohnya seperti yang dilakukan oleh siswa-siswi kelas XII IPS 1 SMAN 1 Giri ini. Sebanyak 30 siswa-siswi hadir di KUA Kecamatan Banyuwangi belajar bab nikah, Jumat (18/11/2022).

Selama satu setengah jam sejak pukul 08.00 sampai dengan 09.30, mereka sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh Lenny Inayatur Rohmah, Penyuluh Agama Islam Kua Kecamatan Banyuwangi.

“Remaja saat ini sangat mengkhawatirkan jika tidak ada pengawasan ekstra terkait kenakalan yang terjadi, tidak heran jika seringkali di KUA mendapatkan calon pengantin yang usianya masih di bawah umur”, ujarnya.


Sementara Kepala KUA Kecamatan Banyuwangi Ahmad Sakur Isnaini menyambut baik kegiatan ini.

Apalagi yang berkaitan dengan masalah pernikahan. karena di usia mereka yang masih tergolong remaja perlu dibekali ilmu yang cukup tentang pernikahan.


Dirinya berharap, agar kegiatan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin. “nanti silahkan menyerap materi dengan baik, bertanya jika ada yang belum paham, begitu selsai menerima materi, tetap terus semangat menggapai cita cita sebelum datang ke KUA”, katanya. 


Hal ini juga direspon positif oleh guru pendamping mereka, ustad hasbi. “ini pertama kalinya mereka belajar dilluar kelas, khususnya KUA”, ujarnya. “kegiatan positif semacam ini sebaiknya ditularkan untuk para siswa yang lain, supaya mendapatkan pengetahuan dan ilmu yang lebih mendalam tentang dampak pernikahan dini”, imbuhnya. (reh/yas)

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger