Pages

Ketua LPTQ Kabupaten Banyuwangi Tutup Pelaksanaan MTQ Ke XXX

Banyuwangi -Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Banyuwangi ke XXX tahun 2022 resmi ditutup oleh Ketua LPTQ Kabupaten Banyuwangi H. Arif Setyawan, di aula Minakjinggo Pemkab Banyuwangi, Sabtu (19/112022).



Ketua panitia H. Mastur dalam laporanya mengatakan, pelaksanaan MTQ kali ini digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu. Ada dua kategori cabang lomba, yakni Tilawah dan Tahfidz. Untuk cabang tilawah meliputi golongan anak-anak, dan remaja, serta tartil. Sedangkan cabang Tahfidz meliputi MHQ 5 Juz dan Tilawah, dan MHQ 30 Juz.

Dalam kesempatan itu, Ketua LPTQ Banyuwangi H. Arief Setyawan dalam sambutannya mengatakan,
Kegiatan ini merupakan sebuah pembinaan dari pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Dirinya berterimakasih kepada seluruh dewan hakim MTQ yang telah memberikan penilaian secara obyektif.

“Kegiatan MTQ bisa berjalan dengan lancar dan berhasil”, tuturnya.


Arief  berharap, peserta yang mengikuti kegiatan MTQ ini bisa menjadi bagian dari Kabupaten Banyuwangi, dan bangga menjadi warga Banyuwangi. Lebih lanjut, Ia berharap di tahun akan datang even serupa bisa digelar lebih besar lagi.

Gelaran MTQ tahun ini juga disaksikan ratusan siswa siswi pelajar dari tingkat dasar hingga menengah atas. Tujuannya untuk memberikan motifasi kepada mereka agar lebih mencintai, mempelajari, memahami isi kandungan Alquran, dan dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari hari.

Memohon maaf dan berterimakasih sudah dapat menjalankan agenda mtq dengan sKetua LPTQ Banyuwangi H. Arief Setyawan dalam sambutannya mengatakan,
Kegiatan ini meripakan sebuah pembinaan dari pemerintah kabupaten banyuwangi, terimKasih kepada seluruh hakim mtq yang telah memberikan penilaian secara obyektif. Perlu diadakan kegiatan  Hafalan Alquran secara bersama sama.

Kegiatan LPTQ bisa berjalan dengan lancar dan berhasil. Harapannya yang mengikuti kegiatan mtq ini bisa menjadi bagian dari kab Banyuwangi, dan bangga menjadi warga banyuwangi.

Berharap di tahun akan datang mtq bisa digelar lebih besar lagi. Gelaran mtq tahun ini dihadiri oleh siswa siswi pelajar dari tingkat dasar hingga menengah atas. Tujuannya untuk memberikan motifasi kepada mereka agar lebih mencintai, mempelajari, memahami isi kandungan Alquran, dan dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari hari.

Berikut nama-nama pemenang :
I. Tartil Putra :
1. Ahmad Ghifaril M, Sempu
2. Moh. Faza Abdul Ghofur, Kalipuro
3. Ahmad Ilzam, Kec.

Tartil Putri :
1. Fatimatul Husna Bangorejo
2. Aura Tria R, Glagah
3. Aqna Syarifah, Blimbingsari

II. Tilawah Anak putra :
1. Moh. Halifi, Glagah
2. Ahmad Aqil, Muncar
3. Perantara Rahmatullah, Tegalsari

Tilawah Anak putri :
1. Afista, Cluring
2. Syifaiz ptatiwi, Kabat
3. Maisaroh, Blimbingsari

III. Remaja putra :
1. Faiz Fanani, Kabat
2. Ahmad Syarifudin, Giri
3. Ahmad Nur Faizin, Wongsorejo

Remaja putri :
1. Kunti Shoimah, Purwoharjo
2. Emil Laila, Kalibaru
3. Canna Yunita S, Banyuwangi

IV. MHQ 5 Juz :
1. Ismail H, Kabat
2. Moh. Hair jun, Tegalsari
3. Aditiya, Wongsorejo

MHQ 5 Juz putri :
1. Aliya Salsabila, Sempu
2. Syifa Aulia Rahman, Kabat
3. Alfi Nur Kamila, Tegalsari

V. 30 Juz putra :
1. Moh. Robith, Tegalsasri
2. Moh. Rofiul Kirom, Sempu
3. Moh. Imamul Hilmi, Kalibaru

MHQ 30 Juz putri,
1. Hamidatussolihah, Srono
2. Putri Syarifah, Bangorejo
3. Farihah Kamilah, Kalibaru

( syaf/yasin)

Kankemenag Kab. Banyuwangi buka Diklatsar Brigade Masjid BKPRMI

Sebanyak 150 peserta dari unsur remaja masjid, ormas kepemudaan serta ustadz mengikuti Diklatsar Brigade Masjid di Gumuk Jokosio Tegalarum Sempu,19-20 November 2022. Mereka utusan DPK BKPRMI 25 Kecamatan Se-Kabupaten Banyuwangi. Ada juga utusan dari Blitar, Tulungagung dan Surabaya serta DPW BKPRMI Jatim.



Peserta yang menempati 50 tenda itu dilatih instruktur dari  Kodim 0825, Koramil Sempu, Sekretaris BPPD Banyuwangi, Mujito, Kabid Pemuda Dispora Banyuwangi Tedi Radiansyah serta Brigade Masjid BKPRMI Jatim.

Ketua Panitia Haikal Kafili, M.Pd menyampaikan maksud  pelatihan ini untuk menyiapkan kader tangguh, cekatan, cerdas  yang tanggap saat ada event keagamaan, FASI,brelawan kebencanaan, siap bela negara dari tantangan fakta dengan isu lokal maupun global.
"Jadilah kader  memakmurkan masjid yang negarawan" ungkapnya

Harapannya peserta juga bisa menyiapkan SDM juga ditiap  desa dari ilmu yang didapat di diklatsar!" tukas Kepala Madrasah Aliyah  Unggulan Amanatul Ummah  Kalipuro ini diapit Kepala Staf Brigade asal Gintangan Untung Hermawan dan Sekum DPD BKPRMI Fathur Rahman,S.Pd.

Ditambahkan DPW Brigade Jatim, Guntur Dwi Arianto, saat adakan diklatsar angkatan 2 bahwa ada konsep yang mendasar brigade sesuai kebutuhan masjid dan jaman serta lebih paham komando dan koordinasi!" tegasnya pada media ini yang didampingi Wakil Sekretaris DPW BKPRMI Jatim Vendy Kurniawan  dan Anggota Provos Brigade Fuad Fahrurroji.



Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. H.
Moh. Amak Burhanudin, S.Ag., M.Pd.I selaku Pembina Upacara Pembukaan berpesan,  bersyukurlah terpilih sebagai peserta.Yang disiplin dan serius menyerap ilmu dari instruktur dan narasumber. Terapkan dalam menjaga agama dan negara. "Semoga kelak kita semua bisa masuk Surga!" tuturnya seraya  terkesan suasana alam dan medan tempat diklatsar yang biasa digunakan outbound dan rafting ini.(Aguk/syaf/Mujiono/JN).

Siswa-siswi SMAN 1 Giri Belajar Bab Nikah bersama KUA Kecamatan Banyuwangi

Banyuwangi (Bimas Islam)-Belajar tidak selalu dilakukan di kelas sekolah. Contohnya seperti yang dilakukan oleh siswa-siswi kelas XII IPS 1 SMAN 1 Giri ini. Sebanyak 30 siswa-siswi hadir di KUA Kecamatan Banyuwangi belajar bab nikah, Jumat (18/11/2022).

Selama satu setengah jam sejak pukul 08.00 sampai dengan 09.30, mereka sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh Lenny Inayatur Rohmah, Penyuluh Agama Islam Kua Kecamatan Banyuwangi.

“Remaja saat ini sangat mengkhawatirkan jika tidak ada pengawasan ekstra terkait kenakalan yang terjadi, tidak heran jika seringkali di KUA mendapatkan calon pengantin yang usianya masih di bawah umur”, ujarnya.


Sementara Kepala KUA Kecamatan Banyuwangi Ahmad Sakur Isnaini menyambut baik kegiatan ini.

Apalagi yang berkaitan dengan masalah pernikahan. karena di usia mereka yang masih tergolong remaja perlu dibekali ilmu yang cukup tentang pernikahan.


Dirinya berharap, agar kegiatan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin. “nanti silahkan menyerap materi dengan baik, bertanya jika ada yang belum paham, begitu selsai menerima materi, tetap terus semangat menggapai cita cita sebelum datang ke KUA”, katanya. 


Hal ini juga direspon positif oleh guru pendamping mereka, ustad hasbi. “ini pertama kalinya mereka belajar dilluar kelas, khususnya KUA”, ujarnya. “kegiatan positif semacam ini sebaiknya ditularkan untuk para siswa yang lain, supaya mendapatkan pengetahuan dan ilmu yang lebih mendalam tentang dampak pernikahan dini”, imbuhnya. (reh/yas)

Bupati Buka LPTQ Kabupaten Banyuwangi

MTQ Kabupaten Banyuwangi diawali dengan pembacaan tilawah Tuna Netra yang dibawakan Nur Aena yang suaranya dapat membius audiens yang hadir dalam pembukaan MTQ Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata  Jumat (18/11/2022)



Bupati Banyuwangi  Ipuk Fiestiandani membuka MTQ Kabupaten Banyuwangi yang di laksanakan hingga Sabtu (19/11/2022), Bupati Banyuwangi berharap dari MTQ ini tumbuh bibit terbaik MTQ yang dapat menjadi yang terbaik ditingkat provinsi hingga Nasional.
"ajak anak-anak untuk melihat penampilan MTQ Kabupaten Banyuwangi agar termotivasi" ungkapnya. 

Lebih lanjut isteri Menpan RB itu menyampaikan pentingnya mempelajari Al-quran dengan mengingat Al-quran merupakan sumber utama pengetahuan.

Ipuk menyampaikan bahwa beberapa kegiatan yang berkaitan dengan mental spiritual telah masuk dalam Banyuwangi Festival seperti Festival Kitab Kuning dan Festival Al-quran.
Terkait capaian pembangunan, ipuk menyampaikan bahwa Banyuwangi menjadi kabupaten terinovatif se-Indonesia dalam rangkaian Innovative Government Award (IGA) oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) 2021.


Kepada para peserta, Ipuk berpesan agar melakukan yang terbaik dalam MTQ tingkat Kabupaten Banyuwangi.
"Yang menang tidak boleh sombong dan yang kalah tidak boleh pesimis" pesannya (syaf)

Pengambilan Sumpah Hakim MTQ Kab. Banyuwangi.


Ketua LPTQ Kabupaten Banyuwangi Arif Setiawan mengambil sumpah Dewan Hakim MTQ Kabupaten Banyuwangi Sabtu (18/11/2022) di Pendopo Sabha Swagata Banyuwangi.

Dewan hakim tersebut akan melaksanakan tugas perhakiman MTQ sampai dengan sabtu (19/11/2022) dari berbagai bidang MTQ diantaranya cabang Tilawah, dan cabang  Hifzh Al-quran, adapun beberapa cabang telah dilaksanakan Ranadlan lalu. Dua cabang MTQ yakni Cabang Syarh Al Qur'an dan Cabang Fahm Al Qur'an  akan dilaksanakan januari mendatang, hal jnj demengingat kedua cabang tersebut membutuhkan waktu yang lebih lama. (syaf)

Audit Stunting, ditemukan kasus kehamilan anak usia 15 tahun.

Dalam audit kasus Stunting 2 Kabupaten Banyuwangi di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kamis (17/11/2022), terungkap bahwa data kasus stunting di Kabupaten Banyuwangi relatif kecil, namun ditemukan beberapa kasus kehamilan yang mencengangkan, salah satunya adalah kehamilan anak usia 15 tahun yang menurut data terkena Stunting. ada juga kasus stunting dari Ibu hamil perokok yang berhenti merokok ketika diketahui hamil.
Sebagian besar kasus stunting yang dialami ibu dibawah umur dari akibat pernikahan yang tidak diinginkan karena hamil di luar nikah.


Kepala Dinas Sosial,  PP dan KB Henik Setyorini  A.P., M.Si dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa kesadaran tentang kesehatan agar tidak terjadi stunting  pada masyarakat sangat penting.
"kesadaran tentang pentingnya gizi bagi ibu dan calon ibu sangat penting dilakukan secara bersama-sama" ungkapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Amir Hidayat Skm.Mkes menyampaikan bahwa saat ini angka stunting tertinggi hingga 400 balita di Kabupaten Banyuwangi berada di Kecamatan Cluring angka stunting, sedangkan terendah di Kecamatan Blimbingsari dan Glenmore.
"seribu hari pertama kehidupan yang di mulai  sejak kehamilan sangat penting terutama tenrang  kecukupan gizi" ungkapnya

Lebih lanjut Hamzah menyampaikan bahwa target 2022 kurang dari 17 persen, yang pada tahun-tahun berikutnya bisa zero.


Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Penyusun Bahan Pembinaan Keluarga Sakinah pada Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H.Syafaat menyampaikan bahwa  salah saru upaya kesadaran remaja tentang bahaya nikah muda dan narkoba, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi akan melakukan gerakan KUA Goes to School dengan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) mandiri dengan mengerahkan Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan,.
"Kerjasama dengan semua pihak sangat penting untuk peningkatan sumber daya manusia di bumi Blambangan" ungkapnya. (syaf)

Pegiat Lentera Sastra Jadi Instruktur Visitasi AKMI.

Setelah Nurul Ludfia Rochmah, kini Nur Khofifah yang masuk dalam team Visutasi AKMI Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia, yang merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid madrasah jenjang MI, MTs dan MA sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Kedua orang tersebut merupakan pegiat Lentera Sastra Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.

Nurul Ludfia Rochmah masuk dalam Team tahun 2022 sedangkan Nur Khofifah di tahun 2023. 


Nur Khofifah saat ini masih dalam masa pelatihan dan sosialisasi yang dilakukan Dirjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia.

"Sejak 15 November saya mengikuti kegiatan Instruktur di Hilton Grand Inn Jakarta" ungkap Nur Khofifah. 


Kebanggaan tersendiri bagi guru MIN 1 Banyuwangi yang biasa dipanggil Mbak Vieva ini, karena berkesempatan bergabung dengan 34 peserta lainnya se Indonesia, karena tidak semua Kabupaten atau Kota ada yang lolos dalam perekrutan.

Mbak Vieva merasa bersyukur karena dalam Komunitas Lentera Sastra saling mendukung dan memberikan informasi. 


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Moh. Amak Burhanudin menyampaikan bahwa selama beliau bertugas di beberapa Kabupaten dan Kota, baru di Banyuwangi menemukan komunitas Lentera Sastra.

Peraih gelar doktor UIN SATU Tulungagung tersebut memberikan motivasi dan inspirasi bagi pengembangan diri ASN di Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. 



Ketua Lentera Sastra H. Syafaat merasa bangga dengan kiprah para pegiat Lentera Sastra ditingkat nasional.

"saya bangga karena berada di tengah-tengah orang hebat yang kiprahnya hingga ditingkat nasional" ungkapnya.

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger