Pages

Rumahku Surgaku

 Rumahku Surgaku

 

Sebesar apapun rumah yang kita huni, jika masih ikut orang tua atau mertua maka kita tidak mempunyai kuasa penuh didalamnya, begitu juga dengan apabila kita masih ngontrak, meskipun seorang suami sudah menjadi Kepala Keluarga namun juga tidak dapat melakukan banyak tindakan tanpa izin dari pemiliknya. Namun sekecil apapun tipe rumah yang kita miliki, meskipun itu KPR (Kridit Kepemilikan Rumah) dengan tipe paling kecilpun kita telah mempunyai kuasa penuh atasnya, seorang isteri benar benar menjadi bidadari dan ratu yang dapat mempercantik isi dan suasana rumah tersebut, benar benar menjadi Ibu Rumah Tangga yang dapat mendesain interior rumah yang ditempatinya.

Sebagaimana Hadits Nabi yang menyatakan bahwa Rumahku adalah Surgaku, rasanya tidak menemukan surga dunia jika rumah tangga tidak mempunyai sebuah rumah. Seorang isteri ibarat seorang ratu dan bidadari penghuni surga kecil dalam sebuah rumah. Meskipun bidadari telah bersanding sejak janji suci berdasar kalam ilahi didepan para saksi dan penghulu, namun jika belum mempunyai sebuah rumah. Bidadari dunia tersebut tidak akan benar benar menjadi seorang bidadari tanpa adanya rumah sebagai surganya. Sebagaimana doa yang disampaikan setelah akad nikah bagi yang beragama Islam yang artinya “Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu, semoga Allah juga menganugerahkan barakah atasmu, dan semoga Dia menghimpun kalian berdua dalam kebaikan.” Pasangan suami istri dengan kesungguhannya akan diberikan kemudahan dalam memperoleh rizki sebagai bekal berumah tangga dan beribadah kepada-Nya.

Tuhan akan memberikan rizki dan berkah bagi pasangan yang telah menikah, dengan tanggung jawab yang diemban setelah akad nikah, seorang laki laki akan berusaha sekuat tenaga untuk  memenuhi kewajibannya, sebagai bentuk tanggung jawabnya,  Orang bilang “The Power of Kepepet” membuat seseorang yang sebelumnya enggan melakukan sebuah pekerjaan, karena kondisi kepepet untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan ditambah dengan adanya pasangan yang dapat diajak diskusi dan memberi support, dia akan melakukan pekerjaan yang dapat dilakukannya untuk mencukupi kebutuhan hidup dan memperoleh rumah idamannya, sebagaimana pepatah bahwa “burung saja bisa membuat sarang, apalagi manusia”.

Bagi pasangan muda, mempunyai rumah merupakan impian dan idaman untuk benar benar menjadikan sebuah rumah tangga, seorang suami akan benar benar menjadi seorang Kepala Keluarga dari maghligai perkawinan yang baru dilakoninya, begitu juga dengan seorang isteri, dia tidak akan benar benar menjadi Ibu rumah tangga ketika masih numpang dirumah mertua, tidak dapat dengan bebas mengatur rumah tangganya karena masih ada Ibu Mertua sebagai Ratu dirumah tersebut. Padahal salah yang harus dilakukan oleh seorang isteri adalah mengatur rumah tangganya, menyiapkan makanan untuk suaminya, hal ini tidak dapat dilakukan dengan baik jika pasangan suami isteri tersebut belum mepunyai rumah idaman sendiri.

Memiliki sebuah rumah merupakan impian bagi pasangan suami istri, terutama yang baru menikah. Untuk mewujudkan impian tersebut tidaklah mudah, hal ini terkait dengan finansial yang harus disiapkan, terutama yang penghasilannya pas pasan, dan tidak ditopang dengan bantuan dari kedua orang tua. Namun sudah menjadi kewajiban bagi seorang suami untuk memberikan tempat berteduh yang layak bagi bidadari pujaan hatinya, meskipun tidak sedikit yang melakukan dengan cara kredit pemilikan rumah. Menempati hunian diperumahan meskipun kecil, namun terlihat pantas dan layak, hal ini dikarenakan desain perumahan tersebut sudah diatur dengan simple dan tetap terpenuhi standard kelayakan.

Memperoleh rumah dengan cara kredit merupakan salah satu solusi cepat untuk mendapatkan rumah, terlebih saat ini semakin mudah dan murah untuk mendapatkannya. Sepintas memang berat jika melihat angsuran yang harus dilakukan bertahun tahun, namun jika sudah dijalani akan serasa ringan. Karena berapapun angsuran yang kita lakukan, pada akhirnya akan menjadi milik kita, hal ini berbeda jika kita memilih untuk kontrak. Memang pada awalnya serasa berat, karena harus menyisihkan penghasilan tiap bulan untuk angsuran, namun lambat laun angsuran tersebut nyaris tak terasa, terlebih dengan angsuran flat sedangkan harga rumah cenderung terus meningkat.

Berbagai kemudahan dan subsidi telah diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) pada tahun 2020 melalui sejumlah program yang sudah berjalan seperti KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga Kredit Perumahan (SSB), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). bagi 102.500 unit rumah. Sementara untuk SBUM sebesar Rp 600 miliar bagi 150.000 unit rumah, SSB sebesar Rp 3,86 triliun, dan BP2BT sebesar Rp 134,4 miliar bagi 312 unit rumah. Hal ini sebagai sala satu upaya pemerintah memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk memperoleh hunian yang layak dan terjangkau. (pu.go.id)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan merilis capaian pembangunan rumah untuk masyarakat yang ada di dalam Program Sejuta Rumah per tanggal 11 Mei 2020 telah mencapai angka 215.662 unit. Program Sejuta Rumah masih diprioritaskan untuk pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah yakni 79 persen. Pembangunan perumahan ini sempat terhambat dengan adanya Pandemi covid-19, namun Pemerintah masih optimis akan terpenuhi sesuai yang sudah direncanakan.

Pandemi covid-19 seakan telah mengubur beberapa impian pasangan baru, bukan hanya pesta pernikahan yang sudah direncanakan menjadi berantakan, namun impian mempunyai rumah baru juga semakin jauh jadi kenyataan. Hal ini akibat Pandemi tersebut perekonomian seakan mandek, sehingga sangat berat bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mencukupi kebutuhan sehari hari. Banyak pekerja swasta terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), dan yang masih bekerjapun juga mengalami penurunan pendapatan.

Kondisi tersebut mengetuk kepekaan Pemerintah untuk memberikan kebijakan pro rakyat, terlebih untuk mewujudkan impian mempunyai rumah baru, melalui Kementrian PUPR memberikan solusi untuk jutaan orang Indonesia mengapai Mimpi Memiliki Rumah Pertama yang yang sempat sekedar hanya sekedar mimpi menjadi sesuatu kenyataan. Banyak senyum dan harapan terwujud, pasangan muda yang mungkin tak sempat melakukan pesta pernikahan (karena kondisi), dapat memperoleh rumah mungil idaman, dan menjadikan sang istri sebagai bidadari penghuni rumah surganya.

Dengan Bantuan Subsidi uang muka atau subsidi suku bunga 5 % selama 10 Tahun kredit berjalan dan bantuan uang muka untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang maksimal penghasilannya 8 juta perbulan (MBR) sangat membantu mewujudkan impian yang sempat terkubur ditengan pandemic covid-19 yang sangat berdampak pada masyarakat miskin. Pemerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah memberikan kebijakan nyata pro rakyat agar jutaan rakyat Indonesia Memiliki Rumah Impian Pertama tanpa terbebani angsuran yang mencekik, sehingga penghasilan yang menurun tersebut masih dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari hari.

 



PERAN PEMUDA INDONESIA DENGAN KARYA KARYANYA

Peranan Pemuda dalam Mengisi Kemerdekaan

Oleh, Asri Amelia S.D.*

             Sukses adalah suatu hal yang pasti dimiliki oleh setiap orang. Entah itu sukses dari segi agama, atau sukses dalam segi dunia. Namun semua orang tentu menginginkan dalam segi keduanya. Jadi semua harus seimbang.  Banyak orang yang bermimpi tentang impian kesuksesan mereka dimasa muda. Agar hidup di kedepannya tinggal leha-leha, gitu katanya.  Namun kebanyakan dari mereka tidak mau mewujudkannya, dan memilih untuk bersenang senang dulu dimasa muda.Katanya, "mumpung masih muda bro, berbahagialah dulu".  Memang benar bahagia itu perlu, tapi jika kita tidak mau bersusah payah dimasa muda ini, masa tua kita akan semakin lebih buruk.

               Sudah terbukti banyak anak muda yang sudah sukses diluaran sana. Karna dimasa muda inilah kesempatan kita untuk berjuang. Dengan  tubuh yang masih sehat serta memiliki banyak karya bisa membuat kita memberikan peluang pekerjaan bagi orang lain.  "Tapi kalau semua anak muda memiliki pemikiran yang kreatif, kenapa masih banyak anak muda yang suka mabuk, suka judi, dan sebagainya?"Itu semua merekalah yang memilih hidup seperti itu.  Disamping itu kurangnya pendidikan moral dan ilmu pengetahuan luas yang mereka dapat, juga menjadi salah satu faktor utama adanya anak muda yang memilih jalan hidup seperti itu. Tetapi jika masih ada orang yang mau merangkul pundak anak muda yang kurang akan motivasi dan ilmu pengetahuan, bisa jadi mereka juga bisa diasah untuk berfikir lebih kreatif.

              Ketika sudah banyak pemuda yang bisa berfikir kreatif, mereka bisa memberikan peluang pekerjaan bagi orang orang, serta mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Tak jarang tentunya, kita sering melihat kakek-kakek yang sudah tua, masih menggayuh becak, mencari penumpang. Ketika uang yang sudah terkumpul, hanya bisa untuk membeli sejumput nasi untuk menambah tenaganya yang akan berjuang lagi diesok pagi. Dari sini kita bisa melihat, dulu dimasa mudanya beliau buat apa, dan kemana anak-anaknya? Sampai-sampai banyak anak-anak Indonesia yang ditelantarkan oleh orang tua mereka, hanya karna sibuk kerja. Bukankah orang tua adalah madrasah bagi anak-anaknya? Untuk membentuk suatu karakter yang unggul yaitu dengan cinta dari kekuarganya.  

             Hingga banyak WNI yang rela mencari pekerjaan di luar negri menjadi seorang pembantu rumah tangga bagi orang luar negri. Jika pemuda di Indonesia lebih mengembangkan karya yang mereka miliki serta menyediakan lapangan pekerjaan yang layak, tentu tidak akan banyak WNI yang rela bekerja jauh dari keluarga hanya menjadi pembantu orang luar negri. Sama halnya negara kita masih dijajah dengan cara halus.

              Sebenarnya orang awam seperti mereka juga tidak salah, hanya saja mereka kurang dirangkul oleh tangan tangan yang mau mengajak mereka dijalan kesuksesan. Dan mereka lebih memilih hidup mandiri dengan keadaan hidup yang seadanya.  Disamping itu, kenapa juga banyak anak muda yang sudah sukses diusia 25 tahun, bahkan diusia 18 tahun sudah bisa membeli mobil dengan uang dan usahanya sendiri. Itu karena mereka memanfaatkan masa yang masih nemiliki banyak energi, dengan mencari Info-Info dan mengembangkan karya yang dimilikinya.

               Kebanyakan dari mereka rela menghabiskan masa remajanya untuk berjuang untuk menempuh hidup dimasa tua yang tinggal rapuh-rapuhnya. Hingga rela mengorbankan secangkir kopinya demi perubahan hidup dimasa mendatang. "Bro, ngga usah ngoyo-ngoyo untuk berjuang demi masa depan. Hidup harus bersyukur saja. Kita pasrahkan saja, rezeki udah ada yang ngatur".  Memang benar hidup harus bersyukur, dan rezeki sudah ada yang mengatur. Tapi tidakkah kita (rakyat Indonesia) akan tetap hidup di zona kemiskinan yang akan menyengsarakan rakyat? Akankah kita akan tetap mewariskan air mata dan kemiskinan untuk anak cucu dimasa mendatang? Akankah kita menginginkan anak cucu kita dijajah kembali oleh para penjajah karena kebodohan yang kita miliki? Tentunya kita tidak mengharapkan sesuatu yang seperti itu terjadi.

             Negara kita sedang membutuhkan generasi pejuang untuk berkarya. Itulah mengapa ada pendidikan sekolah. Yaitu tempat untuk melatih mental kita, tempat kita berorganisasi, tempat kita mengembangkan karya dan mewujudkan impian. Bukan hanya di sekolah tempat untuk belajar, sekolah hanyalah tempat pembentukan karakter. Bukan hanya sekolah tempatnya orang sukses, tapi bisa dari mana saja. Tempat orang sukses berasal dari keinginan hati dan keyakinan yang dimilikinya.

            Jadi, peran anak muda untuk berjuang dimasanya sekarang itu sangat penting. Karya-karya anak muda sekarang telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia yang akan membawa hidup masyarakat Indonesia ke dalam zona yang lebih baik. Tentu juga, dengan karya anak muda akan memberikan peluang lapangan pekerjaaan, dan krisis ekonomi di Indonesia semakin menurun. Bukankah  dulu pernah pemuda-pemudi Indonesia telah membuat sumpah pemuda yang telah diwariskan kepada generasinya? Saatnya kita membuktikan kepada pahlawan kita dulu, bahwa generasinya mampu menjunjung tinggi tanah Indonesia

          Mencoba hal yang berbeda bukan berarti kita dipandang aneh, tapi jika hanya melakukan hal sama, bagaimana mau berkembang? Berbeda dengan yang lain berarti kita menciptakan sesuatu yang unggul dalam hidup kita. Membuat karya dengan banyak perbedaan dari yang dilakukan orang-orang diluar sana akan menambah nilai plus dari apa yang kita ciptakan.

              Jangan pernah menunda hal baik untuk dilakukan. Karena tidak akan ada waktu yang tepat. Semua orang diberikan waktu 24 jam yang sama. Ketika orang lain bisa sukses, maka seharusnya kamu bisa menggapainya. Ketika hari ini kamu sedang bersantai, ingat diluaran sana banyak yang sedang berlatih dan berjuang untuk menang.

                                                        

*Siswa  Kelas XI MIPA 1, MAN 3 Banyuwangi di Srono


Banyuwangi dan Pesona Indonesia

 Banyuwangi dan Pesona Indonesia

Oleh : Ira nur Yana

Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang direkomendasikan untuk dikunjungi di era New Normal. Beberapa tempat destinasi wisata diunjung timur pulau jawa yang dikenal dengan sebutan The Sunrisw Of Java telah menerima sertifikat New Normal, artinya temat tersebut dapat dikunjungi dengan beberapa ketentuan yang harus dipatuhi. wilayah yang berbatasan dengan pulau Bali ini mempunyai keanekaragaman hayati dan non hayati sangat melimpah dan dapat memanjakan mata saat melihatnya dari kejauhan ataupun dari dekat, terutama dari wisatawan mancanegara juga wisata -wisatawan domestic. Pun juga dikenal akan aneka budaya dan alamnya yang melimpah yang di kenal sampai mancanegara. Memang alam Banyuwangi terbentang ombak paling dahsyat hingga yang seakan tenang mengalir bak aliran sungai dan memiliki pesona alam yang terkenal indah. Letak Banyuwangi diujung timur Pulau Jawa sangat subur, hal ini tak lepas dari penyerapan sinar Matahari yang diserap sempurna oleh alam, pesona Banyuwangi benar benar pesonanya Indonesia. Dunia Internasional bukan hanya mengenal Bali dan beberapa tempat wisata lainnya di Indonesia, namun kini nama Banyuwangi telah mendunia dengan beberapa spot wisatanyaa yang tidak dimiliki daerah lainnya.

Daerah ujung timur Pulau Jawa ini  memiliki keajaiban dan keindahan alam yang tidak di memiliki oleh wilayah lain seperti contohnya kawah ijen yang bukan hanya menawarkan keindahan kawah, menjadikan kawah ijen berbeda dengan yang lain adalah memiliki fenomena alam blue fire atau yang sering di sebut dengan api biru yang muncul di tengah - tengah penambangan sulphur dan fenomena blue fire ini dapat kita nimakti pada saat dinihari hingga menjelang pagi hari sekitar  pukul 05.00 WIB.. Mendaki gunung dengan tingkat kemiringan hingga 90 derajat seakan terpuaskan ketika berhasil menggapai puncak kawah menjelang subuh dan menikmati pemandangan surganya Fenomena blue fire ini hanya ada dua di dunia yaitu di kawah ijen Banyuwangi dan Islandia. Maka tidak heran keberadaan si api biru ini sangat di buru para wisatawan mancanegara dan domestik. Bukan hanya terkenal dengan blue fire nya saja  tapi kawah ijen juga memiliki keindahan alam yang sangat menarik wisatawan juga seperti memiliki penambangan belerang tradisional , pesona keindahan kawah ijen dan masih banyak lagi yang dapat kita lihat dari keindahan kawah ijen.

Tak heran jika banyak produser film yang melirik keidahan dan keelokan Banyuwangi sebagai studio alamnya, terlebih dengan banyaknya budaya yang berkembang dari perpaduan berbagai suku yang hidup diwilayah ini serta budaya berbau mistis yang masih lekat disandang. Fasilitas transportasi yang mudah dijangkau dengan kendaraan udara menjadi salah satu pertimbangan menjadikan Banyuwangi sebagai tujuan aktifitas pembuatan film. Beberapa Kementerian dan Lembaga juga menjadikan Banyuwang sebagai tujuan tempat diadakannya meeting.

Takkalah menawan juga destinasi wisata alam Banyuwangi di kancah Internasional sebagaimana destinasi alam Indonesia yang sangat terkenal di kancah internasional selain Bali yang merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat terkenal, pernah dinobatkan sebagai hutan bakau terbesar di dunia. Begitu juga dengan Hutan Bakau yang ada diwilayah Kabupaten Banyuwangi, ekowist mangrove yang dimiliki tidak elok indahnya dengan wilayah lain, beberapa penghargaan juga diperoleh dari ekowisata tersebut. dan masih banyak sekali spot wisata alamnya. bukan  hanya terkenal akan keindahan pariwisatanya saja melaikan juga memiliki keanekaragaman suku bangsa, adat istiadat, agama, ras, bahasa , makan ciri khas, pakaian tradisional yang sangat kental. Prospek Pertanian sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Timur, Banyuwangi juga dikenal dengan daerah yang subur, aneka buah bak taman surge dapat tumbuh disini.

Indonesia yang dikenal sebagai negara maritim dan agraris dilewati oleh garis khatulistiwa dan dikelilingi oleh dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia dan juga di kelilingi oleh dua Samudra yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia . Hal itu dapat dibuktikan karena luas total wilayah Indonesia adalah 7, 8 juta km² yang terdiri dari 2,01juta km² daratan 3,25 juta km² lautan dan 2,55 juta km² zona ekonomi ekslusif (ZEE) dan merupakan suatu negara / wilayah dengan luas perairan lebih besar dari pada luas daratan maka karena itu lah Indonesia di sebut negara maritim . Sebagaian besar penduduk Indonesia bermatapencarian sebagai petani dan bercocok tanam maka itulah Indonesia disebut negara agraris . Maka sebab itu Indonesia kaya akan keindahan alamnya dari sabang sampai merauke dan juga kaya akan berbagai jenis flora dan fauna  asli dari Indonesia contoh flora: bunga anggrek putih , bunga bangkai, bunga raflessia arnoldii, bunga edelweiss jawa dan lain-lain fauna : harimau Sumatra, burung cendrawasih, badak bercula satu,  burung jalak bali, komodo, orang utan itu hanya lah salah satu ikon flora dan fauna di Indonesia masih banyak lagi jenis flora dan fauna yang ada di Indonesia yang belum terekspos di dunia internasional. .

Banyuwangi diibaratkan seperti emas semakin di gali kedalam semakin bagus pemandangannya. Sekarang banyak acara - acara televisi yang menyenangkan atau memperkenalkan kepada masyarakat Indonesia agar masyarakat tahu begitu indahnya pesona alam Banyuwangi dan Indonesia bila kita dalami, negara kita sangatlah melimpah jika  kita bisa mengelolahnya dengan baik kita bisa menikmatinya dan kita bisa menyaingi negara - negara maju di luar sana.

*Penulis adalah Siswa Kelas XI IPS MAN 3 Banyuwangi di Srono.

Desaku yang Kotor karena Pencemaran

 Desaku yang Kotor karena Pencemaran

Oleh: Diva Mirza Wardatus soleha

   Desaku merupakan penghasilan ikan laut terbesar di dunia, kedua dari Bagansiapiapi. Mbludraknya kata Jawa ( melimpahnya ) sumber daya alam dari laut yang berupa ikan, memicu masyarakat untuk mengembangkan industri dari sumber daya alam berupa ikan, mulai dari pengasinan ikan, pindang ikan, minyak ikan, pakan udang, pakan /sentrat lele, tepung ikan sampai produksi pengalengan ikan di puluhan pabrik besar, sehingga limbah dari pabrik bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar untuk diambil minyaknya. Limbah pabrik inilah yang menopang perekonomian masyarakat di sekitar pabrik.

   

Dengan begitu melimpahnya ikan di selat Bali, salah satu ikan yang bisa diolah menjadi sarden adalah ikan lemuru yang kaya vitamin bagi otak manusia, dengan adanya ikan lemuru yang melimpah ini membuat industri berskala nasional membangun pabrik besar pengalengan ikan, terdapat 10 pabrik perusahaan yang berskala Nasional di Kecamatan Muncar. Salah satunya yaitu pabrik pertama kali yang memiliki IPAL ( Intalasi Pembuangan Air Limbah) pada tahun 2010 yaitu PT. Maya Muncar yang merupakan perusahaan berskala Nasional dengan mengandalkan bahan baku dari perairan Muncar yang melimpah, namun persediaan bahan baku itu tidak lama kemudian mengalami penurunan sehingga membuat perusahaan yang ada di Muncar juga mengalami penurunan, dikarenakan hasil tangkapan nelayan juga mengalami penurunan, bisa dibilang laep (kata orang Madura).

   Perlu di ingat bahwa dengan adanya wabah covid-19 pemerintah menganjurkan seluruh warga negara Indonesia untuk mematuhi protokol kesehatan, tetapi yang terjadi disekitar pelabuhan yang begitu banyak perusahaan pengalengan ikan itu terus membuka lapangan kerja untuk mengelola perusahaannya, apa daya protokol kesehatan itu kalau tidak dipatuhi oleh pekerja pabrik. Sering terlihat ibu-ibu yang bekerja di pabrik tidak memakai masker dan berkerumun setelah keluar dari pabrik, yang seharusnya pihak pabrik lebih tegas untuk mematuhi protokol kesehatan yang ketat dalam perusahaan. Tidaklah masalah untuk melakukan produksi pengalengan ikan yang dilakukan oleh pekerja perusahaan karena dengan tetap produksinya pabrik tersebut roda perekonomian tetap berjalan, namun selayaknya tetap mematuhi protocol kesehatan agar memutus rantai penularan covid-19.

   Dari produksi pengalengan ikan sangatlah memberi dampak internal maupun eksternal perusahaan. Dampak internal yang diperoleh oleh perusahaan yaitu seperti kepala ikan dan minyak ikan yang dibuang atau diproses menjadi minyak ikan melalui tahap IPAL ( Intalasi Pembuangan Air Limbah ), pembuangan ini disalurkan di aliran sungai yang bermuara ke laut. Meskipun ada warga yang berunjuk rasa menolak pembangunan IPAL sampai menimbulkan kericuhan. Dampak eksternal atau Eksternalitasnya yaitu limbah minyak ikan yang di salurkan di aliran sungai dekat perusahaan dapat dimanfaatkan oleh warga setempat untuk di proses dalam penyulingan atau pengendapan dari limbah tersebut. Limbah yang di ambil oleh warga setempat untuk melalui tahan pengendapan siap untuk di jual kepada produsen lain dalam bentuk minyak ikan.

    Perlu diketahui bahwa proses penyulingan atau pengendapan limbah minyak ikan tersebut terlihat kotor, kumuh, dan bau yang tak sedap, sehingga limbah yang dibuang di IPAL ( Intalasi Pengolahan Air Limbah ), memiliki dampak negatif yaitu pencemaran dan polusi yang mempengaruhi kenyamanan warga setempat dan masyarakat luas. Seperti disampaikan warga setempat yang mengelola limbah dari pabrik yang di buang di IPAL atau saluran sungai ( selokan sekitar pabrik ), bahwa air yang sangat keruh sampai warnanya kecoklatan dan menimbulkan bau yang busuk itulah yang di ambil oleh warga setempat untuk dikelola menjadi minyak ikan. Cara pengolahan air limbah pabrik menjadi minyak ikan tersebut termasuk mudah, tetapi banyak warga yang enggan untuk melakukan pengolahan air limbah menjadi minyak ikan tersebut, karena bau air limbah pabrik menimbulkan bau yang tidak sedap. Pengolahan air limbah itu awalnya mengambil limbah pabrik yang dibuang di saluran IPAL ( Intalasi Pengolahan Air Limbah ), selanjutnya diendapkan dalam wadah seperti tong yang khusus untuk wadah limbah yang akan diendapkan.

Setelah di endapkan beberapa hari lalu dijemur hingga kering, lalu diolah dan dimasak dengan cara dipanggang dalam tong hingga minyak ikan terlihat dan terpisah dari limbah yang berbahaya, dan memisahkan minyak ikan dari limbah yang berbahaya, minyak ikan dimasukkan dalam wadah yang berukuran 15 liter sampai 20 liter. Meskipun pengolahannya harus menahan bau yang tidak sedap pengolahan minyak ikan memiliki nilai penjualan yang lumayan bagi warga yang mengolah limbah tersebut. Dampak dari pabrik yaitu pencemaran dan polusi yang tidak baik untuk kesehatan warga setempat, seperti pencemaran air sungai besar yang ada di kecamatan Muncar seperti sungai yang berada di desa Kalimati, kenapa desa tersebut dinamakan Kalimati karena dalam bahasa Jawa Kalimati yaitu sungai yang mati atau yang sudah tercemar, sungai yang airnya kotor dan bau oleh limbah pabrik sehingga desa tersebut dinamakan Kalimati. Dampak dari polusi pabrik seperti polusi udara yang ditimbulkan oleh asap pabrik yang berwarna hitam sangat mengganggu kesehatan warga setempat terutama untuk kesehatan pernafasan.

   Perlu diketahui juga bahwa pengolahan minyak dari limbah pabrik itu bermaksud bukan dalam pengolahan petis, karena dalam pengolahan petis bukan terbuat dari limbah pabrik melainkan terbuat dari air ikan yang dimasak dalam air, yang merupakan bahan pokok dari pembuatan petis, dan bukan dari limbah pabrik.  Muncar juga terkenal dari pengolahan petis biasanya masyarakat Muncar membuat petis untuk dijadikan pokok pengolahan kelang ( kuah yang terbuat dari petis ikan).

   Pencemaran yang ada di Kecamatan Muncar bukan hanya dari limbah pabrik, melainkan juga di sebabkan oleh limbah rumah tangga yang dibuang begitu saja di sungai dan di laut, masyarakat belum sadar akan dampak dari limbah rumah tangga yang di buang tersebut. Pemerintah harus melakukan kebijakan untuk menanggulangi dampak dari limbah pabrik dan limbah rumah tangga yang ditimbulkan tersebut, kebijakan pemerintah dalam menanggulangi dampak negatif tersebut antara lain: (1.) Regulasi adalah mengendalikan perilaku masyarakat dengan aturan pembatasan, dengan adanya regulasi pemerintah dapat melarang tindakan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. (2.) Pajak pegovian  merupakan salah satu solusi untuk mengatasi eksternalitas, pajak tersebut mengandung peraturan di mana perusahaan yang menyebabkan eksternalitas harus membayar pajak dll. (3.) Patroli pembuangan sampah di setiap pemukiman masyarakat tindakan ini untuk mengurangi pembuangan limbah rumah tangga ke sungai dan pantai. Peran pemerintah sangatlah penting dalam menanggulangi eksternalitas negatif dan pencemaran oleh limbah rumah tangga, seharusnya juga harus ada kesadaran dari setiap masyarakat agar tercipta lingkungan yang sehat.

  Penulis oleh siswa XI MIPA MAN 3 Banyuwangi di Srono

 

Insecure Versus Imunitas Remaja

Insecure Versus Imunitas Remaja

Oleh : Vega Thalia

 

Kenyataannya, Remaja masih memiliki potensi yang besar, untuk mengembangkan pikiran dan tujuan ke generasi selanjutnya. Akan tetapi,  dalam proses menuju kedewasaan ini, sangat banyak sekali hambatan atau permasalahan  yang dapat memengaruhi kesehatan pikiran/mental mereka, salah satunya adalah merasa insecure, yakni perasaan tidak aman yang dapat terjadi pada setiap orang. Ketidakamanan bisa terjadi saat Anda merasa khawatir, malu, dan tidak percaya diri. Saat orang hidup dalam ketidakamanan, orang cenderung merasakan ketakutan / kecemasan dalam hal apapun. Misalnya, takut berbicara dengan lawan jenis/orang lain, takut untuk bisa meluapkan yang sedang terjadi pada dirinya.

Salah satunya alasan yang menyebabkan orang merasa tidak aman (insecure) adalah mereka menilai dirinya terlalu rendah dibandingkan orang lain. DiSaat Anda merasa kurang percaya diri dan malu karena diri sendiri, misalnya karena bentuk fisik dan kemampuan anda, maka perlahan anda akan menimbulkan rasa tidak aman/tidak percaya diri yang membuat Anda semakin membandingkan diri Anda terhadap orang lain. Keadaan seperti ini bisa membuat remaja pada umumnya merasa depresi yang berlebihan dan stres, pasalnya mereka berfikir "Dia kok bisa seperti itu? Sedangkan aku?" Pikiran seperti itulah yang dapat memicu adanya gangguan pikiran/jiwa.

Saat ini, Remaja cenderung lebih merasakan tekanan, khawatir, dan rasa akan tidak percaya diri yang berlebihan, disebabkan harapan mereka yang  tinggi dan tidak sesaui dengan realistis. Perasaan ini terjadi dalam proses pertumbuhan seorang remaja dan dapat menimbulkan dan meningkatkan/penekanan  perasaan insecure didalam hidup mereka, yang bisa berdampak negatif sekali. Rasa insecure yang berlebihan, dapat menyebabkan terganggunya pikiran/mental mereka,  mengakibatkan situasi fatal yang serius. Akan tetapi, Kesadaran masyarakat yang masih rendah dan mengikuti alur isu, dapat  mempunyai pengaruh yang sangat besar, bagi faktor fisik dan faktor kejiwaan seseorang. Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya rasa insecure:

Rasa Trauma sangat mempengaruhi perilaku dan pikiran remaja. Anak anak yang pernah mengalami trauma di masa lalunya seringkali mereka memiliki reaksi yang lebih intens/sensitif ketika mereka merasa ada hal yang mengingatkan mereka atas memori masa lalunya. Hal ini yang menyebabkan remaja semakin menjadi tidak percaya diri lagi kepada dirinya untuk mulai mencoba lagi. Rasa takut tesebut selalu menghantui yang mengakibatkan kehilangan rasa percaya diri.

 

Pergaulan dalam remaja merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam diri pribadi remaja. Pergaulan yang baik dapat membuat sifat remaja tersebut menjadi baik, begitu pula sebaliknya. Pergaulan yang buruk berpotensi memberi efek buruk pada diri remaja sendiri. Salah satu efek pergaulan buruk adalah kurangnya dukungan terhadap suatu hal baik untuk pribadi mereka. Karenanya memilih teman dan tempat bergaul sangat perlu perkembangan diri remaja. Pergaulan yang buruk akan selalu menuntun pribadi remaja menuju hal yang menggok dan tidak lurus. Hal ini yang menyebabkan remaja yang tadinya baik lalu bisa terbawa arus dan memaksakan diri mereka untuk bergaul yang didasari oleh rasa gengsi, sehingga mereka tidak menjadi dirinya sendiri.

Di saat Ekspektasi terlalu berlebihan, Rasa insecure pada diri remaja juga bisa didukung oleh ekspektasi mereka yang tinggi (halu). Hal ini dapat menyebabkan mereka merasa overthinking dalam berpikir dan menjadi depresi. Di saat mereka mengalami kondisi seperti ini, remaja akan menyesali dan menyalahkan dirinya sendiri apabila ekspektasi mereka tidak sesuai dengan ekspetasinya. Tidak jarang perasaan seperti ini mengakibatkan seseorang menjadi tertutup dan  menganggap bahwa semua yang terjadi merupakan kesalahan dia secara pribadi.

Cibiran negatif bisa berpengaruh terhadap sifat diri remaja. Banyak sekali diluar sana, remaja menyakiti dirinya sendiri, bahkan rela bunuh diri disebabkan oleh cibiran dan kritikan negatif terhadap dirinya. Hal ini biasanya disebabkan oleh kecemburuan semata, keirian bahkan rasa dendam terhadap sesama remaja. Pembullyan terhadap remaja ini mengakibatkan trauma yang berkepanjangan, menimbulkan rasa takut untuk menghadapi seseorang, dan takut menjadi bahan olokan tak berkesudahan. Akibat dari cibiran negatif ini bisa berupa hilangnya rasa percaya diri remaja, depresi, dan sampai lebih buruknya adalah mereka rela  membunuh dirinya dan impiannya. Sangat Banyak sekali Remaja merasa tertekan oleh cibiran tehadapnya, sehingga hal ini dapat mendorong mereka untuk bisa menyakiti dirinya sendiri.

Hilangnya percaya diri dan adanya rasa tidak percaya diri adalah faktor pemicu insecure-nya terjadi. Di saat Remaja tidak percaya akan dirinya sendiri, mereka akan membandingkan dirinya kepada orang lain, lalu merendahkan dirinya sendiri/mencaci. Hal tersebut memicu rasa ketidak nyamanan pada pribadi diri remaja, sebab mereka selalu membatasi diri mereka sendiri untuk berekspresi.

 

Faktor-faktor di atas tentunya dapat sekali  merugikan kesehatan mental/pikiran bagi remaja, Gangguan ini menyebabkan remaja menjadi sulit berpikir jernih dalam tindakan/aktivitasnya sehari-hari. Untuk dapat mengatasi masalah ini, anda juga harus memiliki keinginan dan tujuan dari dalam diri anda untuk bisa lepas, pergi dan memulai bergerak maju. Memotivasi diri anda sendiri untuk semakin lebih percaya diri. Dengan itu, anda bisa melihat kemampuan diri anda. Isecure dapat mempengaruhi imunitas remaja, terlebih pada mental remaja yang masih dalam masa pancaroba dan pencarian jatidiri. Kemampuan jiwa dan pikiran mengendalikan isecure sangat diperlukan agar timbul rasa percaya diri yang tinggi yang dimiliki oleh remaja.

*Penulis adalah Siswa Kelas XI IPS-2 MAN 3 Banyuwangi di Srono

 

Gejolak Kegiatan Agustusan di Tenggah Covid-19

 Gejolak Kegiatan Agustusan di Tenggah Covid-19

Oleh : Vina Zulviana Nafilla

 

Peringatan di hari spesial merupakan salah satu hal yang tak bisa lepas dalam diri setiap orang, tak terkecuali warga negara Indonesia. Apalagi kalau itu di bulan Agustus, waktu di mana bangsa Indonesia mengumumkan diri bahwa telah terbebas dari jeruji besi bangsa penjajah. Masyarakat pastinya merasa antusias menyambut berbagai kegiatan di bulan Agustus yang dinanti-nantikan. Tapi apakah masih bisa? Di tengah pandemi seperti saat ini, apa mungkin lomba 17-an, pawai kostum, dan kegiatan lainnya yang menimbulkan kehadiran banyak orang tetap bisa dilaksanakan? Pasti bisa terlaksana jika dalam kegiatan tersebut semuanya mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan. Misalnya sering mencuci tangan, selalu menjaga jarak dengan orang lain, dan juga memakai masker.

Di masa pandemi seperti saat ini kesehatan jiwa memang yang utama tapi kesehatan rohani pun tak boleh diabaikan. Jika kesehatan mental kita tetap terjaga, pastinya kesehatan raga juga akan selalu terjaga. Dari dulu mencari pekerjaan memang tak bisa di bilang mudah, apalagi di saat virus merajalela seperti sekarang. Bukan tak mudah lagi tapi super luar biasa susahnya. Dan hal itu besar kemungkinan membuat beban pikiran tersendiri bagi orang-orang. Beban pikiran yang semakin lama semakin menumpuk tidak boleh di abaikan begitu saja, karena efek akhirnya bisa meruntuhkan sistem imunitas tubuh. Oleh karena itu, menghibur diri sebenarnya juga dibutuhkan. Salah satunya adalah mengikutkan diri dalam kegiatan 17 Agustusan. Selain tidak dipungut biaya pastinya bisa memunculkan gelak tawa karena tingkah lucu selalu saja hadir dalam kegiatan tersebut.

Tapi yang dulu tidak sama dengan sekarang, kegiatan Agustusan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Diperlukan fasilitas tambahan seperti sabun cucu tangan, hand sanitizer, dan keperluan semacam lainya guna melindungi kita dari resiko besar terpapar Covid-19. Tapi jika semua itu tak diimbangi dengan kesadaran setiap orangnya, fasilitas seperti sabun cuci tangan juga sama sekali tidak ada gunanya. Sabun cici tangan, hand sanitaizer, bak yang mengalirkan air, bahkan sepanduk bertuliskan 'selalu jaga jarak' atau pun 'cuci tangan sebelum masuk' yang sudah disiapkan di depan area masuk acara berlangsung tidak akan berguna jika orang-orang hanya melewatinya bagai pajangan. Maka diperlukan satu atau dua orang yang menjaga di pintu masuk guna menegur orang yang mengabaikan protokol kesehatan seperti tidak mencuci tangan atau bahkan tidak mengenakan masker. Itu adalah misal jika kegiatan Agustusan dilakukan di lingkungan terbuka. Di masa serba canggih dengan teknologi seperti saat ini, kegiatan Agustusan pun bisa dilakukan tanpa perlu keluar rumah. Mulai dari Facebook, Twitter, sampai Instagram pastinya menawarkan berbagai perlombaan yang menggiurkan bagi para peminatnya. Seperti desain logo atau spanduk serta konten video kreatif bertemakan 'Semarak Kemerdekaan Indonesia'.

Memang tidak semua perlombaan itu gratis, ada yang mungkin dalam persyaratan mengikutinya dicantumkan nominal pendaftaran. Tapi biaya pendaftarannya pun selalu tidak sampai membuat peminatnya mundur ketika melihat nominal rupiahnya. Jika niat mengikuti sudah tertanam dalam hati, biaya sebesar apapun pasti dapat dipenuhi. Apalagi kalau dalam perlombaan tersebut dijanjikan hadiah bagi para pemenangnya. Kalah dalam perlombaan memang sudah biasa terjadi. Penantangnya juga pasti tak bisa diremehkan. Pertanyaan bisa atau tidaknya memenangkan suatu perlombaan jelas selalu menghantui. Intinya usaha dan berdoa saja dulu, apapun hasilnya serahkan pada Yang Maha Esa. Kalau menang ya berarti rezeki, kalau tidak ya berarti kemenangan itu bukan yang terbaik untuk kita dapatkan. Bisa saja setelah memenangkan lomba tersebut kita jadi sombong dan atau mungkin saja kita malah menggunakan hadiah dari kemenangan tersebut untuk hal yang tidak baik. Selain merugikan diri sendiri pastinya akan merugikan orang lain.

Seperti menang dan kalah dalam pertandingan, di masa pandemi seperti saat ini, sebenarnya kita juga sedang berlomba-lomba menghadapi musuh yaitu Covid-19. Yang menang akan selamat dan yang kalah bisa terbaring di rumah sakit mendapat perawatan atau mungkin saja bisa meninggal. Jika ingin menang dalam persaingan ini tentunya membutuhkan usaha dan doa. Tak bisa kan kita hanya berpangku tangan dan tiba-tiba menang begitu saja. Walau tak besar pasti ada usaha serta doa saat kita menginginkan sesuatu. Seperti melawan virus ini, kita bisa melakukan usaha seperti rajin mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer dan memakai masker jika keluar rumah, serta selalu menjaga jarak dengan orang lain karena bisa saja kita terinfeksi virus ini atau malah kita yang membuat orang lain terinfeksi. Bisa juga dengan selalu menjaga wudhu, karena saat berwudhu secara otomatis kita akan selalu menjaga jarak dengan orang lain dan secara otomatis pula bisa mencegah kita terpapar Covid-19.

Di sisi lain usaha, doa juga sangat penting. Berdoa agar pandemi ini segera berlalu agar keadaan segera kembali normal. Jika keadaan sudah kembali seperti biasanya, kita pun bisa mengadakan dan mengikuti kegiatan 17 Agustusan seperti tahun-tahun sebelumnya pula. Mungkin kegiatan Agustusan di lapangan terbuka tidak boleh dilaksanakan tapi masih banyak kegiatan positif yang bisa kita lakukan guna memeriahkan kemerdekaan Indonesia di tahun ini. Seperti perlombaan dalam media sosial tadi contohnya. Walau proses kegiatannya tidak membuat kita berada dalam satu lokasi, tidak bertemu secara langsung. Namun, rasa nasionalisme akan selalu melekat dalam diri kita. Karena kita Indonesia dan karena kemerdekaan ini adalah milik kita.

*Penulis adalah Siswa Kelas XI MIPA MAN 3 Banyuwangi di Srono

Peringatan Kemerdekaaan dimasa Pandemi

Peringatan Kemerdekaaan dimasa Pandemi

Oleh : Kavita Dela Agustin

Kemerdekaan adalah di saat suatu negara meraih hak kendali penuh atas seluruh wilayah bagian negaranya. Pada 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia memproklamasikan sebagai bangsa yang bebas dari kekuasaan bangsa lain, bebas mengibarkan bendera merah putih, bebas merasakan hasil dari tanah bangsa sendiri. setiap tanggal 17 Agustus rakyat Indonesia selalu merayakan hari kemerdekaan bangsa Indonesia dengan mengadakan upacara peringatan kemerdekaan setiap tahunnya yang di gelar di Istana Negara hingga ditingkat Kecamatan. Banyak festival dan ajang perlombaan yang di gelar untuk memeriahkan hari kemerdekaan, seperti lomba panjat pinang, balap karung, dan lomba makan kerupuk dan festival memakai baju adat di setiap daerah di Indonesia. Juga sebagai acara yang turut memeriahkan hari kemerdekaan, dan banyak hal positif dari acara-acara tersebut, karena perlombaan dan festival di hari kemerdekaan sangat mendidik dan dapat membuat rasa nasionalisme semakin tinggi mengingat perjuangan para pahlawan demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

Tahun 2020 ini banyak hal yang terjadi pada Indonesia bahkan dunia, salah satunya munculnya virus covid-19 yang berawal dari daerah Wuhan di Cina yang membuat semua orang ketakutan karena bentuknya yang tak terlihat dengan mata telanjang dan pengaruh negatif yang dibawanya. Munculnya virus ini membuat banyak kerugian pada setiap negara yang terdampak. Bahkan kerugian setiap individual, banyak acara-acara penting harus di tunda bahkan di batalkan karena virus covid-19 ini. Di Indonesia pandemi covid-19 sangat merugikan negara dan masyarakat, ekonomi negara dan penghasilan masyarakat turun drastic, bahkan sampai tidak ada pendapatan sama sekali. Pada detik-detik menuju hari kemerdekaan Indonesia yang ke-75 kasus covid-19 di Indonesia semakin bertambah, adanya pandemi pada tahun ini pasti sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan upacara kemerdekaan yang biasa di selenggarakan setiap tahunnya dan pasti ada perbedaan karena pelaksanaan harus mengikuti protokol kesehatan yang diajukan pemerintah.

Pasti kita sudah membayangkan perbedaan upacara kemerdekaan tahun ini dengan tahun yang lalu membayangkan para petugas upacara dan para peserta memakai masker, menjaga jarak antara satu dengan yang lainya, acara festival dan ajang perlombaan yang biasa di laksanakan bisa saja pada tahun ini di lewatkan demi mengurangi penularan covid-19. Dimasa pandemi seperti ini kita harus taat pada peraturan pemerintah tentang pelaksanaan protokol kesehatan, karena jika warga mengabaikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, maka sudah pasti penularan covid-19 di Indonesia semakin menyebar dan meningkat angka kasusnya, data yang diperoleh hingga tanggal 7 Agustus 2020 kasus covid-19 di Indonesia sudah menempati peringkat ke-2 di Asia Tenggara.

Pemerintah sebenarnya sudah menegaskan peraturan tentang pentingnya menjaga jarak dan memakai masker, tetapi tetap saja banyak masyarakat yang melanggar peraturan tersebut sehingga semakin banyak yang terkena virus covid-19. Di detik-detik hari kemerdekaan bangsa Indonesia seharusnya lebih perduli tentang kasus covid-19 agar pandemi ini segera berlalu, dan semua kembali normal. Bukan hanya kepedulian, tetapi juga ketaatan terhadap peraturan pemerintah tentang pelaksanaan protocol kesehatam tentang pencegahan penularan covid-19.Jika pandemi ini berakhir maka semua kegiatan akan kembali normal, seperti dibidang pendidikan, siswa-siswi akan mulai masuk dan bertatap muka kembali dan tidak melalui jalur online atau daring lagi, termasuk dalam bidang ekonomi dan pariwisata. Namun dengan datangnya virus covid-19 ini bisa membuat banyak pelajaran yang bisa kita ambil hikmahnya, manfaatnya, pengalaman dan nilai sejarah yang tidak kita ketahui sebelumnya. Kita tahu sejarah dunia kesehatan masa lampau, bahkan tidak terpikirkan untuk mengorek informasi sedikitpun, dan saat ini kita menjadi pelaku sejarah bahwa pernah ada pandemi  yang melanda seluruh dunia.

Pro dan kontra akibat virus covid-19 ini salah satunya di dunia pendidikan. Saat ini pendidikan jalur online atau daring sudah di lakukan hampir di seluruh daerah, karena di lakukannya pendidikan daring ini, banyak siswa-siswi dan bahkan orangtua juga merasa kesulitan, mungkin karena faktor keberadaan rumah yang tidak bisa mendapatkan sinyal yang bagus, juga kondisi ekonomi. Banyak siswa-siswi yang mengeluh tidak memiliki kuota internet dan bahkan ada yang tidak memiliki handphone android. Disatu sisi ada pihak yang di untungkan dengan adanya pembelajaran daring ini seperti pihak bimbingan online sekarang menjadi jalur alternatif untuk siswa siswi yang ada di rumah tetap bisa belajar seperti biasannya, walau sebenarnya sekolah tetap memberi pelajaran dan materi seperti biasa namun itu masih kurang bagi siswa-siswi karena pengajaran online tidak terlalu efektif di bandingkan dengan sekolah offline atau tatap muka langsung.

Dibidang pariwisata juga terkena dampak dari pandemi virus covid-19 ini, pasti semua sudah tahu bahwa pariwisata termasuk sektor besar pemasukan negara tetapi karena adanya pandemi banyak pariwisata yang ditutup untuk mencegah penularan covid-19 besar kerugian yang dialami negara menjadi pemicu keterlambatannya mengirim bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena dampak dari covid-19. Kemudian pada saat ini kita akan merayakan Indonesia merdeka yang ke-75 dan semua pasti berharap pandemi yang menyerang bangsa Indonesia akan segera berlalu dan sistem pendidikan dan semua masalah yang menimpa negeri ini akan menemui titik solusi dari permasalahan yang sedang terjadi di saat pandemi covid-19.

*Kavita Dela Agustin siswa kelas XI MIPA, MAN 3 Banyuwangi


 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger