Pages

Foto Kegiatan KML 2020 di MAN 3 Banyuwangi Kecamatan Srono



























































































Penegak MAN 3 Banyuwangi Dampingi KML



Kegiatan Kursus Mahir tingkat Lanjutan yang dilaksanakan mulai Jumat (17/1) di  di MAN 3 Banyuwangi, meskipun sudah ada panitia pelaksana, sebagai yang ketempatan dalam kegiatan tersebut, Pramuka dari penegak Gudep MAN 3 Banyuwangi juga andil membantu pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan pada Mahad Putra Madrasah tersebut.
Dipilihnya MAN 3 Banyuwangi yang berlokasi di Kecamatan Srono tersebut karena fasilitas yang diperlukan untuk kegiatan tersebut memenuhi syarat untuk dilaksanakannya KML. “Gedung Mahad milik MAN 3 Banyuwangi sangat representative untuk kegiatan, peserta dapat menginap di Mahad” ungkap Fathurrahman, sekretaris panitia.
Kegiatan yang dilaksanakan dua sesi tersebut semuanya dilaksanakan di MAN 3 Banyuwangi. “ untuk kegiatan diluar ruangan juga dilaksanakan disini, karena lapangan yang dimiliki MAN 3 Banyuwangi sangat luas dan mendukung untuk praktik perkemahan” ungkap Abdurahman, Pembina KML.
 Sengaja para siswa dilibatkan dalam membantu kepanitiaan dalam KML tersebut karena selain meringankan beban panitia, juga akan menambah wawasan bagi para penegak pada MAN 3 Banyuwangi. “Kita patut bersyukur karena dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan KML, dan itu sebagai pertanda bahwa Madrasah kita termasuk yang aktif dalam kegiatan kepramukaan” ungkap Qosim, Kepala MAN 3 Banyuwangi yang juga Pembina KML tersebut.
 Bukan kali ini saja MAN 3 Banyuwangi sebagai tuan rumah Kursus Mahir, pada Tahun sebelumnya, Kepala MAN 3 Banyuwangi juga dipercaya sebagai Ketua KMD yang saat itu juga diikuti oleh beberapa Pembina pramuka dari beberapa Kabupaten diluar Kabupaten Banyuwangi. Hal ini karena MAN 3 Banyuwangi mempunyai sarana yang lengkap untuk kegiatan tersebut dan mnudah dijangkau dengan transportasi umum.

Soal Soal Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Tahun 2020


Waktu Pengerjaan: 60:00 menit!

KML Kemenag Kabupaten Banyuwangi


          Kursus Mahir tingkat Lanjutan (KML) bagi Pembina Pramuka dilaksanakan di MAN 3 Banyuwangi sejak Jum’at (17/1) diikuti oleh Pembina Pramuka dari berbagai Madrasah dan Sekolah di Kabupaten Banyuwangi, dan sekitarnya. Tercatat ada 2 orang peserta dari Kabupaten Situbondo ikut dalam kegiatan tersebut.

Ketua Panitia yang juga Kepala MAN 3 Banyuwangi di Kecamatan Srono Kak Qosim menyampaikan bahwa Pramuka bukan milik satu golongan, karenanya kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama ini bukan hanya diikuti oleh Pembina Pramuka dari Madrasah dalam binaan Kementerian saja, namun juga dari Sekolah dibawah binaan Dinas Pendidikan. “Kementerian Agama menaungi semua Agama di Indonesia, dalam KML tahun ini peserta bukan hanya dari Madrasah, tetapi dari Sekolah, pesertra bukan hanya beragama Islam, tetapi juga yang beragama non Muslim” ungkap Kepala Madrasah yang pernah Menjabat Kasi Mapenda Kemenag Kabupaten Banyuwangi.
Lebih Lanjut kak Qosim menyampaikan bahwa Pramuka bukan hanya milik sekolah maupun Madrasah, tetapi milik kita semua. “pelatih kita ada yang mantan Kepala desa, panitia pelaksana yang membuat soal online juga staf dari Bimas Islam” ungkapnya. Kak Qosiim juga berpesan agar semua peserta benar benar mengikuti keguatan tersebut dengan sungguh sungguh dan bukan hanya untuk mencari sertifikat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang diwakili Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kak Suciningsih menyambut baik kegiatan yanng dilaksanakan yang juga bagian dari kegiatan dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB)  ke 74 Kementerian Agama. Dalam sambutannya mantan Kepala MAN Srono yang sekarang ganti nama menjadi MAN 3 Banyuwangi tersebut menyampaikan bahwa Pramuka sangat penting bagi pembentukan karakter siswa “Banyak yang berhasil sebagai pimpinan dari pramuka” ungkapnya. Lebih Lanjut Kak Suciningsih berharap dengan adanya KML ini para Pembina Pramuka benar benar mampu menjadi pembina yang baik bagi siswanya. Kak suciningsih juga menyinggung tentang hasil survey dari peneliti di Amerika yang hasilnya menyimpulkan bahwa unsur paling utama dalam meraih kesuksesan adalah kejujuran.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan diaula Mahad yang dibangun dari tahun anggaran 2019 tersebut, kegiatan KML yang dilaksanakan selama 6 hari tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada hari Jumat sabtu ahad selama dua minggu.

 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger