Pages

Penegak MAN 3 Banyuwangi Dampingi KML



Kegiatan Kursus Mahir tingkat Lanjutan yang dilaksanakan mulai Jumat (17/1) di  di MAN 3 Banyuwangi, meskipun sudah ada panitia pelaksana, sebagai yang ketempatan dalam kegiatan tersebut, Pramuka dari penegak Gudep MAN 3 Banyuwangi juga andil membantu pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan pada Mahad Putra Madrasah tersebut.
Dipilihnya MAN 3 Banyuwangi yang berlokasi di Kecamatan Srono tersebut karena fasilitas yang diperlukan untuk kegiatan tersebut memenuhi syarat untuk dilaksanakannya KML. “Gedung Mahad milik MAN 3 Banyuwangi sangat representative untuk kegiatan, peserta dapat menginap di Mahad” ungkap Fathurrahman, sekretaris panitia.
Kegiatan yang dilaksanakan dua sesi tersebut semuanya dilaksanakan di MAN 3 Banyuwangi. “ untuk kegiatan diluar ruangan juga dilaksanakan disini, karena lapangan yang dimiliki MAN 3 Banyuwangi sangat luas dan mendukung untuk praktik perkemahan” ungkap Abdurahman, Pembina KML.
 Sengaja para siswa dilibatkan dalam membantu kepanitiaan dalam KML tersebut karena selain meringankan beban panitia, juga akan menambah wawasan bagi para penegak pada MAN 3 Banyuwangi. “Kita patut bersyukur karena dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan KML, dan itu sebagai pertanda bahwa Madrasah kita termasuk yang aktif dalam kegiatan kepramukaan” ungkap Qosim, Kepala MAN 3 Banyuwangi yang juga Pembina KML tersebut.
 Bukan kali ini saja MAN 3 Banyuwangi sebagai tuan rumah Kursus Mahir, pada Tahun sebelumnya, Kepala MAN 3 Banyuwangi juga dipercaya sebagai Ketua KMD yang saat itu juga diikuti oleh beberapa Pembina pramuka dari beberapa Kabupaten diluar Kabupaten Banyuwangi. Hal ini karena MAN 3 Banyuwangi mempunyai sarana yang lengkap untuk kegiatan tersebut dan mnudah dijangkau dengan transportasi umum.

Soal Soal Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Tahun 2020


Waktu Pengerjaan: 60:00 menit!

KML Kemenag Kabupaten Banyuwangi


          Kursus Mahir tingkat Lanjutan (KML) bagi Pembina Pramuka dilaksanakan di MAN 3 Banyuwangi sejak Jum’at (17/1) diikuti oleh Pembina Pramuka dari berbagai Madrasah dan Sekolah di Kabupaten Banyuwangi, dan sekitarnya. Tercatat ada 2 orang peserta dari Kabupaten Situbondo ikut dalam kegiatan tersebut.

Ketua Panitia yang juga Kepala MAN 3 Banyuwangi di Kecamatan Srono Kak Qosim menyampaikan bahwa Pramuka bukan milik satu golongan, karenanya kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama ini bukan hanya diikuti oleh Pembina Pramuka dari Madrasah dalam binaan Kementerian saja, namun juga dari Sekolah dibawah binaan Dinas Pendidikan. “Kementerian Agama menaungi semua Agama di Indonesia, dalam KML tahun ini peserta bukan hanya dari Madrasah, tetapi dari Sekolah, pesertra bukan hanya beragama Islam, tetapi juga yang beragama non Muslim” ungkap Kepala Madrasah yang pernah Menjabat Kasi Mapenda Kemenag Kabupaten Banyuwangi.
Lebih Lanjut kak Qosim menyampaikan bahwa Pramuka bukan hanya milik sekolah maupun Madrasah, tetapi milik kita semua. “pelatih kita ada yang mantan Kepala desa, panitia pelaksana yang membuat soal online juga staf dari Bimas Islam” ungkapnya. Kak Qosiim juga berpesan agar semua peserta benar benar mengikuti keguatan tersebut dengan sungguh sungguh dan bukan hanya untuk mencari sertifikat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang diwakili Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kak Suciningsih menyambut baik kegiatan yanng dilaksanakan yang juga bagian dari kegiatan dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB)  ke 74 Kementerian Agama. Dalam sambutannya mantan Kepala MAN Srono yang sekarang ganti nama menjadi MAN 3 Banyuwangi tersebut menyampaikan bahwa Pramuka sangat penting bagi pembentukan karakter siswa “Banyak yang berhasil sebagai pimpinan dari pramuka” ungkapnya. Lebih Lanjut Kak Suciningsih berharap dengan adanya KML ini para Pembina Pramuka benar benar mampu menjadi pembina yang baik bagi siswanya. Kak suciningsih juga menyinggung tentang hasil survey dari peneliti di Amerika yang hasilnya menyimpulkan bahwa unsur paling utama dalam meraih kesuksesan adalah kejujuran.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan diaula Mahad yang dibangun dari tahun anggaran 2019 tersebut, kegiatan KML yang dilaksanakan selama 6 hari tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada hari Jumat sabtu ahad selama dua minggu.

Semangat PNPNS Menbgawal Jalan Sehat HAb Kemenag


Sukses kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan Panitia Hari Amal bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi ke 74 tahun 2020 Sabtu (11/1) tak terlepas dari Pegawai Non PNS yang ada pada kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. Para PNPNS tersebut bertugas di kantong kantong parker yang sudah ditentukan panitia.
Pada pelaksanaan Jalan Sehat kerukunan tahun ini, panitia meminjam beberapa halalam Instansi sekitar Kantor Kementerian Agaman yang kebetulan libur  untuk parker peserta. “disamping beberapa kantor, kita juga memanfaatkan lahan parker Ramayana mall untuk peserta” Ungkap Akhlis Yusrianto, Sekretaris Panitia.

Petugas piƱata parker kendaraan tersebut diambilkan dari PNPNS yag ada dilingkungan kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. “Saya dan atas nama segenap panitia menyampaikan terima kasih terhadap PNPNS yang bekerja ekstra dalam kegiatan ini” Ungkap Moh. Jali selaku Ketua HAB.
Ribuan peserta yang memadati halaman dan jalanan sekitar Kantor Kementerian AGgama Kabupaten Banyuwangi tersebut dapat berjalan dengan lancer, meskipun lalu lintas sempat macet. “Kita menata peserta agar tertib” ungkap Joko, salah satu PNPNS.
Pasca pelaksanaan kegiatan tersebut, para PNPNS langsung bergerak cepat membersihkan lingkunbgan kantor hingga tak Nampak ada kegiatan yang menghadirkan ribuan orang. Lingkungan kantor Nampak bersih hanya beberapa menit setelah acara usai.

Petugas Haji kab. Banyuwangi Tulis Kisahnya dalam Sebuah Buku


Bertugas sebagai Ketua Kloter dengan Jamaah Resiko Tinggi (Risti), menulis pengalamannya dalam bentuk Buku, dimana dalam buku dengan judul “Perjalanan Haji Orang Orang Terpilih” tersebut disusun oleh Syafaat, Ketua Kloter 37 SUB tahun perjalanan haji 2017. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten Banyuwangi Suciningsih ketika menerima Buku Tersebut di ruang PTSP, Jumat (10/1) menyampaikan bahwa dengan dituliskannya sebuah pengalaman dalam bentuk Buku, banyak hikmah yang dapat diambil. “Pengalaman tersebut dapat dijadikan pelajaran bagi petugas berikutnya” ungkapnya.
Syafaat, sang penyusun buku menyampaikan bahwa dalam kloter yang dia pimpin saat itu ada enam jamaah yang meninggal, Jumlah terbanyak untuk  Embarkasi Surabaya. “dari enam jamaah yang meninggal tersebut empat diantaranya meninggal di Mina, selebihnya di Rumah sakit” ungkapnya. Lebih lanjut Syafaat menyampaikan bahwa maksud penulisan buku tersebut agar dapat dijadikan gambaran bagi jamaah haji dan petugas haji yag akan bertugas. “kekompakan team dan kerjasama dengan karu dan karom sangat penting bagi terlaksananya Ibadah Haji” ungkapnya.
Kasubbag Tata Usaha Suciningsih berharap semakin banyak ASN di Kabupaten Banyuwangi yang menulis Buku, baik Buku Fiksi maupunNon Fiksi. “ Sudah banyak guru yang menulis Buku, dan penulisan buku ini hiharapkan bukan hanya guru, namun juga ASN dengan jabatan fungsional lainnya. “Saya berharap para ASN dapat menulis buku, terlebih buku yang berkaitan dengan bidangnya” ungkap mantan Kepala MAN Srono ini.

Penyuluh Agama Non PNS Pesnggaraqn Jalan Sehat Kerukunan Berangkat Subuh

Semangat mengtikuti Jalan Sehat Kerukunan yang diselenggarakan Panitia Kegiatan Hari Amal bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Tahun 2020 juga dilakukan oleh Penyuluh Agama Non PNS Kecamatan Pesanggaran hari ini sabtu (11/1), meskipun mereka harus berangkat sebelum subuh dengan mengingat jarak yang harus mereka tempuh menuju pusat Kota Kabupaten lebih dari 65 km, bahkan ada yang Rumahnya desa sarongan yang berbatasan dengan Taman Nasional Meri Betiri Kabupaten Jember.

Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Pesanggaran Edy Sunaryo menyampaikan bahwa tadinya mereka tidak akan ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, namun pada akhirnya mereka ikut juga, karena rasa memiliki terhadap kementerian Agama yang memperingati Hari Amal Bakti (HAB) atau hari kelahiran. “Meskipun waktunya mepet, mereka berusaha ikut dan mempunyai seragam yang sama yang dimiliki ASN lainnya, meskipun panitia tidaak mewajibkannya” ungkapnya.
Salah satu Penyuluh Non PNS dari Desa kandangan, Ustad Fadhil menyampaikan bahwa sesuai dengan Tema Hab Kemenaag kali ini yakni Umat Rukun, Indonesia maju, Penyuluh juga ingin menunjukkan kerukunan tersebut dan ikut andil bagian dalam kegiatan jalan sehat kerukunan.
Achlis Yusrianto, sekretaris HAB Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi salut dengan semangat salah satu ujung tombak penyampai misi Pemerintah tersebut. “Semangat mereka sangat luar biasa” ungkapnya. Lebih lanjut Perencana Madya tersebut menyampaikan bahwa usaha nereka untuk dapat seragam meskipun dengan cara memesan sendiri kaos ke konveksi yang berbeda dengsan yang dipesan oleh penitia dengan harga sedikit blebih mahal. “Panitia tidak mewajibkan seragam peserta jalan sehat, karena yang dibutuhkan bukan kaos seragam, namun keseragaman dalaam gerak mengemban amanah Kementerian Agama” ungkapnya.

KEMENAG BANYUWANGI SATU NAFAS SATU JIWA


Pelaksanaan upacara HAB ke-74Kemenag RIdi lingkungan Kemenag Kab. Banyuwangi, Jumat, 3 Januari 2020 dilaksanakan di Stadion Ahmad Yani Jl. Ahmad Yani No. 45 dusun Petahunan, Jajag Kecamatan Gambiran. Pada

kesempatan ini juga diumumkan para pemenang beberapa jenis perlombaan menyambut peringatan HAB ke-74 Kementerian Agama yang dilaksanakan oleh Kemenag Kabupaten Banyuwangi sejak bulan Nopember 2019 lalu. Disebutkan dalam satu jenis perlombaan nama madrasahku MTsN 1 Banyuwangi sebagai juara salah satu jenis perlombaan, sontak kami bersorak gembira.
Pelaksanaan upacara kali ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Pasalnya, ada persembahan menarik dari siswa-siswi MIN 3 Banyuwangi sebelum upacara dimulai yaitu Teatrikal Puisi dan Tari Kolosal yang mengusung tema “Satu Nafas, Satu Jiwa Kementerian Agama Tonggak Pemersatu Bangsa”.
MC dengan suara lantang mengumandangkan bahwa “Persembahan Teatrikal Puisi dan Tari Kolosal ini diikuti oleh 74 penari sebagai lambang 74 HAB Kemenag RI. Dengan latar 20 colour guard sebagai simbul harapan Kementerian Agama di tahun 2020 menjadi pelopor penggerak pemersatu bangsa dengan menempatkan agama sebagai pedoman berpijak dalam moderasi beragama”.
Diiringi musik dengan lagu Ulan Andung-Andung beberapa kelompok penari putra dan putri datang dari arah berbeda namun
akhirnya berkumpul menari bersama, sebagai wujud dari kebersamaan dan ketentraman masyarakat Banyuwangi.
Dengan penuh semangat para penari menyajikan atraksi sesuai dengan perannya masing-masing. Peserta upacara nampaknya sangat antusias menyaksikan atraksi tersebut. Peserta yang tadinya sudah berbaris rapi, saling berebut ke depan mencari tempat untuk dapat secara langsung menyaksikan persembahan tari kolosal tersebut.  Alunan musik silih berganti daribeberapa jenis aliran musik. Sungguh mengagumkan, generasi muda yang penuh talenta sedang unjuk keahlian mereka masing-masing. Tentunya bukan hal yang mudah untuk dapat mempersembahkan tari kolosal sebagus ini. Hal ini tidak lepas dari para pengajar dan pelatih yang telah bekerja keras, “Selamat untuk para pengajar dan pelatih”. 
Kembali terdengar pembacaan puisi “Indonesia Dimata Dunia” dari pengeras suara dan pada akhir persembahan terdengar pembacaan Al-Qur’an surat Al-Hujurot ayat 13 yang menerangkan tentang keberagaman umat. Dengan keragaman itu, Allah menghendaki agar manusia saling mengenal, saling kerja sama dan saling memberi manfaat.
Sebuah kejutan bagi seluruh peserta upacara karena diujungpersembahan Teatrikal Puisi dan Kolosal Tari dimeriahkan dengan penampilan Demi Band penyanyi populer asal Banyuwangi dengan lagu hitsnya "Kanggo Riko". Sontak para peserta upacara maju lebih dekat untuk menyaksikan  penampilan Demi.Heboh,,, entah kata apa yang dapat melukiskan suasana saat ini, seluruh peserta riuh ikut bergoyang dan menyanyi bersama Demi.Setelah kurang lebih 45 menit menyaksikan persembahan pra acara upacara, komandan upacara mulai menyiapkan barisan.Tepat pukul 08.00 WIB. upacara dimulai.
Upacara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah digelar oleh Kantor Kementerian Agama kabupaten Banyuwangi sejak bulan Nopember 2019 lalu, yang sebelumnya telah menggelar berbagai macam perlombaan dan pertandingan antar pegawai dan satuan kerja di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.

Petugas upacara sebagian besar dari satuan kerja MIN 3 Banyuwangi.Selaku Inspektur upacara Drs. H. Slamet, S.Ag., M.H.I. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.Komandan upacara Taufik, S.Pd, dan MC Siti Khofifah, S.Pd. dari MIN 3 Banyuwangi. Pengiring Mars Kementerian Agama RI pada upacara ini dari kelompok Paduan Suara MAN 1 Banyuwangi dan iringan drumband dari grup drumband MAN 2 Banyuwangi. Hadir dalam upacara ini adalah seluruh Kepala Madrasah MI, MTs., MA Swasta dan Negeri, Kepala KUA, Kelompok Kerja Pengawas, Dharma Wanita Persatuan di seluruh lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabubaten Banyuwangi, dan para undangan dari unsur tokoh agama dan jajaran pemerintah.
Kembali dengan suara lantang MC membacakan susunan acara.Komandan upacara segera memasuki lapangan,langsung menyiapkan barisan. Serangkaian acara upacara pun dimulai. Mulai dari laporan komandan upacara kepada inspektur upacara,menyanyikan Mars Kementerian Agama, pembacaan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia, pembacaan UUD 1945 dan tibalah saatnya pada acara amanat inspektur upacara.
Amanat inspektur upacara:
Inspektur upacara membuka dengan salam danpada kesempatan ini membacakan teks amanat dari Menteri Agama menyambut HAB ke-74 Kemenag RI dengan tema “Umat Rukun Indonesia Maju”. Dalam sambutannya, Menteri Agama menyatakan bahwa “Hari Amal Bakti Kementerian Agama merefleksikan rasa syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri Kementerian Agama. Kita semua bisa berdiri di tempat ini, tidak lepas dari perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu”. Selanjutnya dituturkan bahwa “Kementerian Agama lahir di tengah kancah revolusi fisik bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan.
Sebagai bagian dari perangkat bernegara dan berpemerintahan, Kementerian Agama hadir dalam rangka pelaksanaan pasal 29 Undang-Undang Dasar 1945. Dalam UUD 1945 pasal 29 menegaskan bahwa, Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, dan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya  dan kepercayaannya itu.”.
Inspektur upacara berhenti sejenak, menghela nafas karena ternyata beliau sedang kurang sehat. Dengan suara sedikit parau, Drs. H. Slamet, S.Ag., M.H.I, melanjutkan sambutannya. Kali ini beliau menuturkan bahwa secara khusus Menteri Agama H.Fachrul Razi mengajak jajaran Kementerian Agama di seluruh Indonesia untuk memperhatikan 6 (enam) hal sebagai berikut:
1.  Pahami sejarah Kementerian Agama serta regulasi, tugas dan fungsi kementerian ini dalam konteks relasi agama dan negara;
2.  Jaga idealisme, kejujuran, integritas dan budaya kerja Kementerian Agama di tengah arus kehidupan yang serba materialistis, selaraskan antara kata dengan perbuatan, sesuaikan tindakan dengan sumpah jabatan;
3.  Tanamkan selalu bahwa bekerja adalah ibadah dan melayani masyarakat adalah sebuah kemuliaan;
4.  Perkuat ekosistem pembangunan bidang agama antar sektor dan antar pemangku kepentingan, baik sesama institusi pemerintah, tokoh agama, organisasi keagamaan dan segenap elemen masyarakat;
5.  Rangkul semua golongan dan potensi umat dalam semangat kebersamaan, kerukunan, persatuan dan moderasi beragama sejalan dengan falsafah Pancasila yang mempersatukan anak bangsa walau berbeda ras, etnik, keyakinan agama dan golongan.
6.  Implementasikan Visi dan Misi Pemerintah ke dalam program kerja Kementerian Agama di semua unit kerja pusat, daerah dan Perguruan Tinggi Keagamaan.
Akhirnya, saya meminta kepada segenap aparatur Kementerian Agama, berikanlah seluruh kemampuan yang saudara-saudara miliki untuk semakin dekat melayani umat dan menjaga nama baik Kementerian Agama. Semoga pengabdian saudara-saudara kepada negara, bangsa dan agama selalu mendapat ridla Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.
Demikian sambutan Menteri Agama telah selesai dibacakan oleh Inspektur Upacara dan ditutup dengan salam.
Selanjutnya Drs. H. Slamet, S.Ag., M.H.I menyampaikan ucapan terimakasih kepada panitia yang telah menyiapkan tempat dan sarana prasarana yang lain sehingga upacara memperingati HAB ke-74 Kementerian Agama RI tahun 2020 ini dapat berjalan dengan khitmad dan lancar. Ucapanterima kasih terutama disampaikan kepada MIN 3 Banyuwangi dengan semua rangkaian acara dan atraksinya, MAN 2 Banyuwangi dengan grup drumbandnya, MAN 1 Banyuwangi dengan paduan suaranya, seluruh ASN dan undangan yang telah hadir dalam upacara ini.
Disela-sela sambutannya, H. Slamet juga menyempatkan untuk menyebut ASN yang izin tidak mengikuti upacara, "Meski berat untuk saya memberi izin, tapi karena pelayanan masyarakat ya tetap saya beri izin" begitu tutur H. Slamet dengan ciri khas senyum ramah Beliau. Dihimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi untuk dapat hadir dalam upacara HAB Kemenag karena Hari Amal Bhakti ini merupakan hari besar Kementerian Agama. Dalam kesempatan ini pula H. Slamet menyampaikan dan menghimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama dan membawa serta keluargnya untuk dapat hadir dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat pada hari Sabtu, 11 Januari 2020. Jalan sehat ini rutin dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan memperingati HAB Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
Di akhir amanatnya, H. Slamet menuturkan “Kita semua adalah orang hebat yang sudah menghantarkan KementerianAgama menjadi kementerian yang hebat dan bermartabat”.
Usai menyampaikan sambutan, H. Slamet menutup dengan salam. MC langsung menyambut dengan seruan acara berikutnya yaitu Pembacaan Doa. Pembaca doa langsung mengambil posisi dan mulai memimpin, peserta upacara khitmad menundukkan kepala mengamini setiap kata pembaca doa. Ada yang berbeda dengan pembacaan doa kali ini yang terdengar sangat bagus dan tersusun dengan indah bersajak. Semoga doa dan harapan untuk kesejahteraan dan kemaslahatan umat diijabah oleh Allah SWT. Aamiin. Pembacaan doa selesai, acara dilanjutkan dengan penghormatan Inspektur Upacara dan pembubaran pasukan.
Upacara selesai dan dibubarkan kurang lebih pukul 09.00 WIB Peserta bersorak ramai mengucap syukur alhamdulilah. Seluruh peserta upacara segera berhambur menuju pintu keluar.
Upacara HAB kali ini merupakan upacara paling khidmat dengan kemasan rapi, tertib, disiplin dan terkesan elegan, lebih bagus dari tahun-tahun sebelumnya.Peringatan Hari Amal Bakti ke-74Kementerian Agama ini membuat kita memahami bahwa Kementerian Agama ini  merupakan mitra pemerintah yang selalu berbuat untuk kepentingan dan pemersatu umat, sehingga tema “Umat Rukun Indonesia Maju” pada HAB ke-74 ini sangatlah tepat. Semoga membawa dampak perubahan positif pada kehidupan genarasi mendatang.
Hampir lebih 1000 meter mobil berjajar parkir disepanjang jalan menuju Stadion Ahmad Yani Jajag, tempat belangsungnya upacara ini, karena diseluruh area parkir sekitar stadion sudah penuh dengan kendaraan roda dua dan empat. Hal ini yang menyebabkan jalan macet total ketika upacara selesai. Antrian panjang mobil pun terjadi, hampir lebih 20 menit kami ada dalam antrian panjang mobil akhirnya berhasil masuk jalan raya Yos Sudarso. Disinipun masih terjadi antrian panjang, maklumlah jalan ini adalah jalan Utama Jember - Banyuwangi. Kami harus sabar jalan merayap. Berhenti lagi... Jalan lagi. Sungguh pemandangan yang tidak seperti biasa, jalan protokol penuh dengan mobil mewah dengan penumpang berseragam putih hitam. Aku sempat berpikir fenomena ini berimplikasi terhadap tingkat kesejahteraan keluargabesar Kementerian Agama yang sudah tinggi, Alhamdulillaah.Perjalanan baru mulai lancar ketika sampai di lampu merah perempatan Jajag.
Upacara Peringatan HAB ke-74 KemenagRI di lingkungan Kemenag Banyuwangi kali ini berlangsung sukses dan lancar. Semoga di tahun yang akan datang lebih sukses lagi. Aamiin.

Banyuwani, 03 Januari 2019
Inun Fitriyani, S.Pd., M.Si.
MTsN 1 Banyuwangi



 
Copyright © 2013. Warta Blambangan - Semua Hak Dilindungi
Template Modify by Blogger Tutorial
Proudly powered by Blogger